Keesokan harinya.
aku yang masih tertidur mendengar samar samar suara seseorang sedang memanggil ku dengan menyebut nama Ku.
"Andin."
"Andin."
"Andin."
Perlahan aku membuka mata ku, dengan mata yang masih mengantuk aku melihat Anak kecil yang melempari aku Batu sedang berdiri di luar jendela pintu kamar ku, Entah siapa yang membuka Jendela hingga dia bis melihat ku dari luar.
"Andin." Panggil anak itu lahi sembari melambaikan tangan nya meminta aku mendekat.
Aku pun berjalan mendekat saat diri ku di panggil, dengan mata yang masih mengantuk aku bertanya pada nya. "Ada apa?, kamu ngapain disini?." Tanya Ku pada nya
"Andin main Yuk." ajak nya yang membuat aku semakin bingung. bagaimana aku tidak bingung, karena dia tahu nama ku, sementara aku tidak kenal siapa dia.
"Kamu tahu nama ku?." Tanya ku pada nya, Ia tersenyum dan mengangguk.
"Main yuk Andin!." Ajak nya lagi.
"Aku mandi dulu ya."Ucap ku pada nya. dia menganggukan kepala nya lagi tanda mengiyakan.
"Tapi nama kamu siapa?"Tanya ku lagi pada nya. tapi dia sudah pergi.
Aku pun segera berlari keluar dari kamar dan mengambil handuk untuk mandi. Ibu ku yang saat itu berada di dapur aku hiraukan, karena Memang aku sedang ingin cepat, Aku tidak sabar untuk bermain dengan nya.
Meski di awal Aku kesal di melempari ku batu, tapi aku seperti mengerti karena ia ingin mengajak ku bermain, Setelah beberapa hari disini, Aku tidak pernah keluar rumah atau pun memiliki teman, sekarang ada yang mengajak ku bermain, tentu saja tidak aku tolak.
Saat aku keluar dari kamar, ibu ku memanggil ku. "Dek, mau kemana?." Tanya Ibu ku?."
"Aku mau main sama Teman Bu."balas Ku.
"Siapa?."
"Ada itu di luar."Balas Ku.
"Jangan main jauh jauh ya."ujar Ibu ku lagi, Aku mengangguk dan segera berlari ke luar rumah.
Saat aku sampai di depan, Aku tidak menemukan siapa pun, tidak ada anak itu, tidak ada anak anak, hanya ada beberapa orang yang lewat untuk pergi berkebun.
Aku berjala kebeberapa rumah, berharap dia sedang menunggu mungkin di tempat lain, tapi tidak ada juga. Aku mengendus kesal karena aku merasa di tinggalkan.
Saat aku berbalik, Aku terkejut saat aku melihat dia ada di belakang ku, dia tersenyum pada ku.
"Kamu dari mana aja sih?." Tanya ku agak ketus.
"Maaf, aku tadi cariin ini untuk kamu. ia memberikan ku sebuah bunga yang indah, Aku pun tersenyum dan menerima nya.
"Makasih."ucap ku, suasana hati ku saat itu saat itu benar benar baik setelah menerima bunga dari nya.
Yah, mungkin semua anak anak seperti aku, suasana hati sangat mudah cepat berubah.
"Nama kamu siapa?."Tanya ku.
"Nama ku Ana."Balas Nya. aku tersenyum, ana lalu mengajak ku bermain di samping rumah Kakek. kamu duduk bermain di samping rumah Kakek, dia sangat menyenangkan.
Ditengah bermain, tiba tiba saja Ibu ku memanggil ku. "Andin."
"Iya Bu, Aku disini."Jawab ku.
Ibu ku berjalan menghampiri. "kamu lagi main apa?." Tanya Ibu ku.
"Lagi main sama Ana Bu."Balas Ku.
Ibu mengerutkan kening nya dan melihat sekitaran. Saat aku menoleh ke samping ku, Ana sudah menghilang. Tapi ibu ku tidak bertanya lagi, ia mengajak ku masuk ke dalam rumah. karena Ana sudah pergi, aku pun ikut saja masuk ke dalam Rumah, hati ku kesal karena ana pergi tanpa berpamitan pada ku.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 37 Episodes
Comments