Teman Kecil 6

Malam harinya. Kami semua duduk di ruang tamu, aku dan Kakak ku duduk menonton Tv, sementara Ayah dan Kakek masih mengobrol membicarakan banyak hal.

"Pak, Ada apa sih dengan kampung ini, Kenapa kok gak ada warga yang boleh keluar saat malam?." Tanya Ibu ku.

Aku yang merasa sangat bosan saat itu mendekati Ibu ku, Karena pertanyaan itu membuat aku pun ikut penasaran, Dulu waktu aku datang, Aku selalu bisa bermain hingga malam dengan anak anak yang ada disekitar sini, Namun saat ini kenapa tidak dengan sekarang?.

"Ini semua karena orang luar, mereka yang datang ke kampung ini sudah melanggar peraturan di desa ini, itu sebab nya membuat Marah Jin jin yang ada di hutan Sana, dan efek nya ke penduduk desa ini, setiap malam yang keluar pasti akan melihat Hantu hantu yang akan menganggu mereka dan ikut masuk ke dalam rumah mereka."Tutur Kakek.

"Memang nya gak ada Yang bisa mengatasi hal ini pak?." Tanya Ibu ku lagi.

"Iya, derajat kita kan lebih Tinggi dari pada setan, kenapa jadi takut pada mereka pak."Saut Ayah ku.

"Yah, Semua memilih untuk tutup mata agar aman, mereka yang mencari ilmu saat malam juga sudah sangat jarang ada, karena mereka juga di ganggu, bahkan ada yang menjadi gila." Cerita kakek membuat Aku yang mendengar merasa merinding.

"Andin, Kamu kan masih kecil, kakek ingin memberitahu kamu, Kalau Suatu saat ada yang mengajak kamu bermain ke hutan di ujung jalan sana, kamu harus menolak nya ya?, mereka itu bukan manusia, mereka itu Jin yang menyerupai manusia, Sudah banyak anak hilang karena masuk ke hutan sana, dan di temukan dalam keadaan meninggal."Ucap Kakek pada ku.

"Di culik hantu ya Kek?."Tanya Ku.

Tiba tiba saja, pintu rumah kami di ketok, Aku yang saat itu sedang tegang pun terkejut, jantung ku pada saat itu rasa nya akan terlepas pada tempat nya. suasana di rumah mendadak jadi hening. karena seperti nay yang lain juga ikut tegang

Ayah ku terlihat berdiri untuk membuka nya. Namun kakek segera menarik tangan Ayah untuk kembali duduk. Kakek mengunakan telunjuk untuk meminta kami diam tidak bersuara.

Pintu itu di ketok sebanyak 3 kali, dengan jeda yang sangat lama.

Tok

Tok

Tok

"Siapa pak?." Tanya Ayah ku.

"Mereka." Jawab Kakek.

"Mereka tahu disini ada orang baru yang datang, Itu sebab nya mereka datang, kalau kamu bukakan pintu, maka mereka akan masuk.

Muka ayah pun tampak terlihat tegang.

Tok Tok Tok Tok Tok Tok Tok

Tiba saja pintu itu di ketukan sangat. cepat, Membuat aku lansung memeluk ibu ku, ibu ku pun mencoba menenangkan ku.

"Buk, Adek Takut."Ucap ku pelan da rasa nya aku ingin menangis saja waktu itu.

"Sudah tidak apa apa, pergi lah tidur, mereka tidak akan bisa masuk, Rumah ini sudah di doakan."Ucap Kakek setelah ketukan itu berhenti.

"Iya, Ayo sayang kita tidur."Ajak Ibu ku. aku pun mengangguk, dengan masih memeluk Ibu ku, kami berjalan masuk ke dalam kamar.

Semalaman aku sangat sulit tidur karena takut, aku terus memeluk Ibu ku dan tak mau melepaskan nya, Di malam hari mendengar cerita horor, rasa takut ku berlipat 100x lipat.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!