Teman Kecil 2

"Buk, Kita jam berapa pulang ke kampung?." tanya Ku pada Ibu Ku. Sontak semua pandangan memandang ke arah aku, Aku yang di tatapan seperti itu tentu saja langsung diam dan berpikir apa ada yang salah dengan ucapan ku tadi.

"Kamu kok tahu Kita mau pulang kampung, Kan Ibu belum kasi kamu?, baru aja Ibu mu suruh kakak bangunin kamu."tanya Ibu ku yang semakin membuat ku bingung.

"Bapak, kakak kasi tahu adek?." Tanya Ibu ku pada Bapak dan Kakak ku. panggilan adek adalah panggilan yang kadang di berikan pada ku.

"Engak."

"Iya, Bapak juga engak kasi tahu adek." ucap Bapak ku wajah nya sangat bingung.

"Tadi kan Ibu ke kamar adek, Ibu bilang suruh Adek gak usah sekolah, karena Mau ke rumah Nenek, Makanya Adek jadi tahu, Pas adek tanya Ibu lagi, Ibu udah jalan keluar." Tutur ku menjelaskan kalau aku memang dengar dari ibu ku langsung, tak mungkin aku bermimpi, dan mimpi itu bisa sama persis seperti rencana Orang tua ku.

Ibu dan Ayah ku saling melihat seperti orang yang terkejut. Tapi aku hanya diam setelah ibu ku mengatakan.

"Mungkin Ibu lupa, Ayo cepat habiskan makan nya, nanti siang kita berangkat."Balas Ibu ku.

Kami pun melanjutkan makan kami, Aku juga tidak mengatakan perihal mimpi yang aku mimpikan kalau aku bermimpi bertemu dengan nenek, karena perkataan ibu ku sebelum nya membuat aku masih bertanya tanya, apa aku benar benar mimpi atau memang ibu ku lupa.

Itu kejadian aneh pertama yang aku alami dalam hidup.

•••

Setelah berkemas, hari itu juga kami berangkat dengan mobil, Ayah ku yang mengemudikan mobil nya, Posisi ibu ku duduk di samping ayah, sementara aku dan Kakak duduk di belakang. sementara di kursi belakang lagi kosong hanya ada beberapa tas saja.

Di awal awal kami mengobrol, membicarakan soal sekolah, perjalanan kami sangat menyenangkan karena di penuhi rasa semangat dan antusias untuk segera sampai, hingga beberapa saat tidak ada topik lagi, Kak Leo pun sudah tertidur aku pun menyandarkan kepala ku dan melihat Keluar jendela, di tengah melamun kan tiba tiba saja ayah mengerem Mendadak membuat kami semua terkejut.

"Astaga, Ada apa itu pak?." Tanya Ibu ku. Aku pun ikut menengok tapi tidak terlihat.

"Kecelakaan Bu."Balas Bapak ku.

Aku pun melihat di samping jalan pada saat itu yang di penuhi hutan hutan, Ku lihat seseorang sedang duduk berdiri mematung dengan wajah yang pucat dan seperti orang yang dengan pikiran kosong menatap ke arah ku, Antara heran dan takut membuat aku segera menyembunyikan wajah ku dengan menaikan kembali ke kaca pintu mobil.

Hingga mobil ayah ku kembali berjalan dan melewati Orang orang yang bertabrakan itu. baru lah aku kembali melihat keluar jendela dan saat aku menoleh kembali kebelakang sosok itu sudah hilang dari sana. Aku kembali di buat sangat terkejut saat aku melihat seseorang terkapar dengan pakaian dan Postur yang sama dengan orang yang ku lihat berdiri di pinggir jalan tadi.

"Dek, gak usah liat dek."Ucap Ayah ku, mungkin maksud ayah ku itu terlalu mengerikan untuk di lihat Aku lansung duduk tegap, tak berani lagi melihat keluar jendela, itu terlalu tidak masuk akal untuk ku yang saat itu belum mengerti apa apa.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!