Bab. 4
Yuan terus memberontak dan menolak ketika seorang pria kekar memindahkan tubuhnya dengan begitu mudah dan kini dirinya berada di dalam mobil pria itu.
Yuan semakin menyipitkan mata, memastikan kalau orang yang tengah menculik dirinya sekarang ini merupakan sosok yang ia kenali.
Ketika pria itu memutari mobilnya lewat depan, dengan pencahayaan lampu jalan yang kurang jelas menurut Yuan. Karena posisi pria itu berada tepat di bawah lampu. Sehingga di bagian wajah pria itu tampak gelap karena bayangan kepalanya.
Namun, Yuan seperti tidak asing dengan postur tubuh dan gerak pria itu.
"Kayak kenal, deh," gumam Yuan. Matanya mengikuti langkah kaki pria itu.
Daaaann ... ketika pria itu masuk ke dalam mobil. Lalu duduk di balik kemudi, Yuan langsung berteriak dengan suara yang sangat keras.
"Pak Rio?" tanyanya memastikan namun tidak bisa mengontrol suaranya. Ekspresinya terkejut dengan apa yang ia lihat sekarang ini.
Pria itu menoleh dengan wajah datarnya. Lalu kembali lagi menghadap ke depan sembari menghidupkan mesin mobilnya. Mengabaikan Yuan yang tampaknya masih sangat shock.
"Kenapa Bapak culik saya? Ini bisa saya laporkan, loh!" ucap Yuan yang semakin panik di saat mobil yang mereka tumpangi mulai melaju. "Bapak! Anda dengar saya bicara, tidak?"
Yuan mulai memberanikan diri menggoyangkan lengan pria yang ada di sampingnya tersebut. Raut mukanya yang datar dan biasa saja, sedangkan dirinya sudah panik duluan. Benar-benar definisi guru jahanam memang.
"Diam!" sentak pria yang Yuan ketahui bernama Rio.
Membuat Yuan menarik tangannya kembali dan langsung bungkam. Wajahnya yang marah seperti itu membuat dirinya takut. Tidak heran jika pria ini dijuluki sebagai guru killer di sekolah.
Merasa gadis yang duduk di sebelahnya tidak bersuara lagi, Rio menoleh ke samping. Raut ketakutan dari gadis itu menyapa pandangan Rio. Ada rasa bersalah di dalam hati. Dirinya yang memaksa, dirinya yang butuh bantuan gadis ini. Namun, dirinya juga yang membuat bungkam seketika. Bahkan tatapan takut itu terlihat begitu jelas dari pancaran netra Yuan.
"Yang kamu lakukan tadi sangat berbahaya untuk kita. Saya sedang mengemudi, kalau sampai nanti setirnya oleng, yang ada malah terjadi kecelakaan. Memangnya kamu mau matii di usia segini?" ucap Rii dengan suara yang lebih lembut.
'Daripada Bapak culik kayak gini. Lebih baik mati secara konyol.' batin Yuan sangat kesal dengan tindakan pria di sebelahnya.
Akan tetapi tidak mendapat respon sama sekali dari gadis yang ada di sebelahnya. Membuat Rio menghela napas. Menjelaskan situasi dirinya saat ini secara singkat, mungkin akan mengurangi rasa takut yang di dera oleh gadis yang ada di sampingnya.
"Saya minta maaf, mungkin perbuatan saya cukup membuat kamu kaget. Tapi saya memiliki situasi yang sangat mendesak banget. Saya mohon, bantu saya, ya?" ucap Rio dengan nada yang lembut. Sangat berbeda sekali ketika pria itu mengajar di sekolah.
'Ck! Giliran ada maunya, lembut banget. Tadi aja bentak-bentak.' cibir Yuan. Tentu saja, hanya bisa terucap di dalam hati. Tanpa bisa menyuarakannya dengan jelas dan benar.
"Kamu anak kelas dua belas A, kan?" tanya Rio memastikan ulang ketika tidak mendapat respon sedikit pun dari gadis yang ada di sampingnya. Bahkan gadis itu terlihat tengah menatap ke arah luar jendela.
Rio sabar menunggu sembari melajukan mobilnya menuju ke sebuah gedung mewah. Hingga beberapa menit berlangsung, mobil yang mereka tumpangi pun sampai ke tempat tujuan. Membuat Yuan mengedarkan pandangan nya ke sekitar.
"Bagaimana? Mau bantu saya?" tanya Rio menatap intens ke arah Yuan. Sementara yang ditatap justru tampak memindai bangunan yang sekarang ada di depan mobil.
***
Ayaaang ... Yuta minta tolong ya, kalau ada typo tolong tandain. Biar bisa Yuta revisi langsung. Makasih Ayang. Ketcup batcsah dulu😚
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 76 Episodes
Comments
erinatan
sorry ye kak Yuan eyke masih normal🤣🤣🤣
2025-03-30
0
Agustina Kusuma Dewi
cup cup muah muach
2024-06-13
0
Hera Dita
setau saya, anak kelas 12, sudah mulai sertijab sama pengurus OSIS baru dech... jadi udah gak boleh ngurusin urusan OSIS setelah selesai MOS anak baru. karena itu program trakhir dari OSIS kelas 12. kan persiapan UAN
2024-05-18
1