Ch. 3. Tragedi Lampu Merah

Bab. 3

Urusan dengan Ciruz Brook Band sudah selesai. Mereka juga sudah melakukan meeting bersama sekalian tadi. Juga ada sang ketua osis yang ternyata juga menemani Yuan meeting bersama band yang sedang digandrungi oleh anak SMA tersebut.

Meskipun belum terkenal kenal amat, tetapi mereka mampu menarik perhatian anak SMA yang ada di Jakarta. Selain lagu dan suaranya enak di dengar, wajah dan postur tubuh mereka pun juga mempunyai nilai jual yang sangat tinggi.

Tinggi, tampan, berkharisma dan cool, itulah yang tergambar jelas dalam sosok personil band mereka. Juga sangat ramah, kecuali sang vokalis. Namun, justru itulah magnet para remaja.

"Lo gimana? Gue anter ya?" tawar Yuan pada Melani ketika mereka sudah berada di luar cafe.

"Gue naik taxi aja. Tadi gue nggak pulang, kan? Lengket banget ini badan. Bau ntar lo," ujar Melani menolak secara halus.

"Yaelah, kayak sama siapa aja. Gue bukan cowok, jadi nggak apa-apa. Daripada lo keluar uang, kan sayang, Yaang!" ujar Yuan lagi.

Namanya juga Melani, sekali bilang tidak ya jelas akan tetap menolaknya.

"Udah, sana buruan pulang. Daripada Mas-mu yang jutek itu ngomel-ngomel nggak jelas!" usir Melani sembari mengibaskan tangannya ke depan. Lalu mendorong motor Yuan dari belakang.

"Beneran, lo nggak apa-apa?" tanya Yuan lagi.

Ini sudah malam. Ia tidak mau kalau terjadi sesuatu pada temannya itu. Terlebih lagi tadi Melani tidak pulang sama sekali demi menunggu kedatangan personil Ciruz Brook Band. Hanya Yuan lah yang pulang, karena gadis itu begitu risih ketika merasakan tubuhnya penuh keringat. Harus segera mandi dan ganti baju.

Melani menggeleng. "Gue lebih takut kalau Mas Seno marah. Yang ada malah gue kena juga, ntar," ujar Melani.

Yuan mengangguk paham. Punya kakak yang sangat galak dan juga disiplin akan waktu, pasti akan menanyakan kepada teman-teman yang berhubungan dirinya kenapa bisa ia pulang terlambat.

"Ya udah, lo hati-hati ya, Yaang. Jangan jelalatan matanya. Jaga hati buat Mas Seno. Kalau lo jadi kakak ipar orang lain, bakalan gue rebut suami lo ntar!" ujar Yuan dengan tatapan seriusnya.

Membuat Yuan mendengkus malas. "Ck! Nggak adik. Nggak kakaknya. Sama-sama posesif banget!" cicit Melani yang malah mendapat kekehan dari Yuan.

"Aminin dong, Yaang! Kan seru kalau semisal kita jadi iparan beneran," ujar Yuan yang sudah berada di atas motornya.

"Ogah banget. Udah sana pulang!" usir Melani lagi.

Kali ini Yuan pamit pada Melani dan menyalakan mesin motor maticnya tersebut. Melani melambaikan tangannya setelah itu berjalan menuju ke arah jalan raya dan mulai menunggu taxi yang lewat.

Tidak berselang lama, Yuan sampai juga di persimpangan lampu merah yang terletak tidak jauh dari rumahnya. Yuan menghentikan laju motornya, dan menunggu pergantian lampu lalu lintas tersebut.

"Kasihan banget dah gue. Udah pulangnya malem, nggak dapat edisi terbatas dari Pangeran Damian. Akh ... nyesel banget jadi anggota osis," gumam Yuan sembari memukul setir motornya. Menggoyangkan kaki untuk mengusir kejenuhan yang melanda.

Ketika lampu mulai berganti dengan warna hijau, Yuan bersiap untuk menarik tuas gas nya. Akan tetapi, ada sebuah tangan yang secara tiba-tiba menarik lengannya hingga tubuhnya hampir terhuyung ke samping. Beruntung, orang itu dengan sigap membantu Yuan menepikan motornya.

"Eh eh eh ... kenapa ini syaa ditarik tarik?" tanya Yuan sedikit panik. Karena tiba-tiba saja dirinya ditarik seperti ini.

Orang itu tidak bicara sama sekali. Setelah menepikan motor milik Yuan, lalu dengan santainya menarik Yuan menuju sebuah sedan mewah yang terparkir tidak jauh dari tempat mereka berdiri saat ini.

"Ini ada apa ya? Apa salah saya? Kok tiba-tiba menarik saya sep—auw!"

Ucapan Yuan berganti dengan sebuah pekikan ketika tubuhnya terasa melayang dan pandangannya seolah terbalik. Entah, apakah dunia sudah terbalik atau dirinya berada dalam posisi yang terbalik?

"Bantu saya!" ucap orang itu dengan suara yang tegas. Tetap melanjutkan langkah kakinya seraya menggendong Yuan seperti karung beras.

Terpopuler

Comments

Fifid Dwi Ariyani

Fifid Dwi Ariyani

trussehat

2024-03-21

0

E Dnisa

E Dnisa

tenang saja Yuan , kamu di culik sama pangeran ko buktinya, mobil nya sedang mewah. pasti pangeran. hehehehe

2024-01-08

1

Regen

Regen

diangkat ky karung. kkkk

2023-10-31

0

lihat semua
Episodes
1 Ch. 1. Menistakan Idola Sekolah
2 Ch. 2. Gagal Mengelabuhi
3 Ch. 3. Tragedi Lampu Merah
4 Ch. 4. Negosiasi
5 Ch. 5. Penolakan
6 Ch. 6. Cari Istri
7 Ch. 7. Meminta Restu
8 Ch. 8. Menantu?
9 Ch. 9. Sah
10 Ch. 10. Terpesona
11 Ch. 11. Pertemuan Pertama
12 Ch. 12. Meminta Pertanggung Jawaban
13 Ch. 13. Menendang Si Jun
14 Ch. 14. Desiran Aneh
15 Ch. 15. Suami M3sum
16 Ch. 16. KDRT?
17 Ch. 17. Kamu Benci Sama Saya?
18 Ch. 18. Sarapan Bareng
19 Ch. 19. Tidak Mau Dibantah
20 Ch. 20. Meminta Maaf
21 Ch. 21. Lampu Temaram
22 Ch. 22. Sumpah Serapah
23 Ch. 23. Jeritan Batin
24 Ch. 24. Dihukum
25 Ch. 25. Pangeran Datang
26 Ch. 26. Jaga Batasan
27 Ch. 27. Rencana Epik
28 Ch. 28. Merubah Panggilan
29 Ch. 29. Tidak Tahan
30 Ch. 30. Kejahilan Rio
31 Ch. 31. Tugas Seorang Istri
32 Ch. 32. Perjanjian
33 Ch. 33. Setipis Tisu
34 Ch. 34. Menggoda Pengantin Baru
35 Ch. 35. Mengumpat Atau Bersyukur
36 Ch. 36. Wajar
37 Ch. 37. Kecupan Pagi
38 Ch. 38. Main Drama?
39 Ch. 39. Seratus Juta
40 Ch. 40. Terjun Bebas
41 Ch. 41. Skandal
42 Ch. 42. Sejuta Arti
43 Ch. 43. Meminta Lebih
44 Ch. 44. Minta Ganti
45 Ch. 45. Sudah Halal, Bisa Apa?
46 Ch. 46. Hotel
47 Ch. 47. Meminta Sekarang
48 Ch. 48. Permulaan
49 Ch. 49. Mantan Gadis
50 Ch. 50. Nambah Lagi
51 Ch. 51. Siapa Pelakunya?
52 Ch. 52. Risau
53 Ch. 53. 3 M?
54 Ch. 54. Keisengan Rio
55 Ch. 55. Pembuktian
56 Ch. 56. Sudah Ada Pawangnya
57 Ch. 57. Zacky Berulah
58 Ch. 58. Kejar Target
59 Ch. 59. Ego Yang Tinggi
60 Ch. 60. Sangat Malu
61 Ch. 61. Fakta Menggemparkan
62 Ch. 62. Mbak Bulan?
63 Ch. 63. Rencana Yuan
64 Ch. 64. Pindah Alam
65 Ch. 65. Mematung Berjamaah
66 Ch. 66. Interogasi
67 Ch. 67. Di Luar Kepala
68 Ch. 68. Mengumumkan Hubungan
69 Ch. 69. Gala Makan Siang Di Sekolah
70 Ch. 70. Perdebatan Anak Mami
71 Ch. 71. Berharap Tidak Ingat
72 Ch. 72. Hamil?
73 Ch. 73. Menjenguk Baby
74 Ch. 74. Satu Anak Saja
75 Ch. 75. Persiapan Persalinan
76 Ch. 76. Akhir
Episodes

Updated 76 Episodes

1
Ch. 1. Menistakan Idola Sekolah
2
Ch. 2. Gagal Mengelabuhi
3
Ch. 3. Tragedi Lampu Merah
4
Ch. 4. Negosiasi
5
Ch. 5. Penolakan
6
Ch. 6. Cari Istri
7
Ch. 7. Meminta Restu
8
Ch. 8. Menantu?
9
Ch. 9. Sah
10
Ch. 10. Terpesona
11
Ch. 11. Pertemuan Pertama
12
Ch. 12. Meminta Pertanggung Jawaban
13
Ch. 13. Menendang Si Jun
14
Ch. 14. Desiran Aneh
15
Ch. 15. Suami M3sum
16
Ch. 16. KDRT?
17
Ch. 17. Kamu Benci Sama Saya?
18
Ch. 18. Sarapan Bareng
19
Ch. 19. Tidak Mau Dibantah
20
Ch. 20. Meminta Maaf
21
Ch. 21. Lampu Temaram
22
Ch. 22. Sumpah Serapah
23
Ch. 23. Jeritan Batin
24
Ch. 24. Dihukum
25
Ch. 25. Pangeran Datang
26
Ch. 26. Jaga Batasan
27
Ch. 27. Rencana Epik
28
Ch. 28. Merubah Panggilan
29
Ch. 29. Tidak Tahan
30
Ch. 30. Kejahilan Rio
31
Ch. 31. Tugas Seorang Istri
32
Ch. 32. Perjanjian
33
Ch. 33. Setipis Tisu
34
Ch. 34. Menggoda Pengantin Baru
35
Ch. 35. Mengumpat Atau Bersyukur
36
Ch. 36. Wajar
37
Ch. 37. Kecupan Pagi
38
Ch. 38. Main Drama?
39
Ch. 39. Seratus Juta
40
Ch. 40. Terjun Bebas
41
Ch. 41. Skandal
42
Ch. 42. Sejuta Arti
43
Ch. 43. Meminta Lebih
44
Ch. 44. Minta Ganti
45
Ch. 45. Sudah Halal, Bisa Apa?
46
Ch. 46. Hotel
47
Ch. 47. Meminta Sekarang
48
Ch. 48. Permulaan
49
Ch. 49. Mantan Gadis
50
Ch. 50. Nambah Lagi
51
Ch. 51. Siapa Pelakunya?
52
Ch. 52. Risau
53
Ch. 53. 3 M?
54
Ch. 54. Keisengan Rio
55
Ch. 55. Pembuktian
56
Ch. 56. Sudah Ada Pawangnya
57
Ch. 57. Zacky Berulah
58
Ch. 58. Kejar Target
59
Ch. 59. Ego Yang Tinggi
60
Ch. 60. Sangat Malu
61
Ch. 61. Fakta Menggemparkan
62
Ch. 62. Mbak Bulan?
63
Ch. 63. Rencana Yuan
64
Ch. 64. Pindah Alam
65
Ch. 65. Mematung Berjamaah
66
Ch. 66. Interogasi
67
Ch. 67. Di Luar Kepala
68
Ch. 68. Mengumumkan Hubungan
69
Ch. 69. Gala Makan Siang Di Sekolah
70
Ch. 70. Perdebatan Anak Mami
71
Ch. 71. Berharap Tidak Ingat
72
Ch. 72. Hamil?
73
Ch. 73. Menjenguk Baby
74
Ch. 74. Satu Anak Saja
75
Ch. 75. Persiapan Persalinan
76
Ch. 76. Akhir

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!