[ S1] Penjara Cinta Psikopat
P.C.P//Kamu milikku
Adelyne terus berlari dengan cepat menjauhi pria berhoodie itu
Merasa pria itu tidak mengejarnya lagi membuat adelyne berhenti
Adelyne Quella
[ Terengah Engah ]
Adelyne Quella
Syukurlah dia sudah tidak mengejarku [ Mengusap keringatnya ]
Adelyne Quella
Tapi Handphoneku...
Adelyne Quella
Ah sudahlah yang penting nyawamu masih aman
Adelyne Quella
[ Melotot ]
Adelyne dengan perlahan berbalik dan benar saja pria berhoodie itu berada tepat di hadapannya
Adelyne Quella
[ Ingin berlari ]
Someone
[ Menarik kuat Lengan adelyne ]
Adelyne Quella
Tuan tolong lepaskan aku
Adelyne Quella
Aku berjanji tidak akan melapor siapapun tuan kumohon lepaskan aku
Someone
Aku tidak percaya, bagaimana jika ku bebaskan kau tetap melaporkannya
Adelyne Quella
Percayalah tuan
Someone
Aku lebih percaya pada orang mati
Adelyne Quella
//Dia ingin membunuhku//
Adelyne Quella
Tuan tolong jangan bunuh saya tuan
Adelyne Quella
Perjalanan saya masih panjang, saya belum meraih cita cita saya tuan
Adelyne Quella
Saya mohon Lepaskan saya tuan
Someone
Kamu pikir aku peduli!
Adelyne Quella
Huaa tolong hiks biarkan aku hidup tuan, aku berjanji akan melakukan apapun asalkan tuan tidak membunuhku
Pria itu tersenyum di balik maskernya
Tiba tiba ia memikirkan sesuatu yang menarik
Someone
Apa perkataanmu dapat ku percaya
Adelyne Quella
Saya Bersungguh-sungguh tuan
Someone
Baiklah kalo begitu, aku tidak akan membunuhmu
Adelyne Quella
Tapi apa tuan
Someone
Kau harus menjadi kekasihku selamanya
Someone
Kenapa kau tidak mau!❄️
Adelyne Quella
//Bagaimana ini, mana mau aku menjadi kekasih seorang Psikopat//
Adelyne Quella
Tuan apa tidak ada pilihan lain
Adelyne Quella
Anu itu tuan...
Someone
Kuberi waktu 5 detik untuk memutuskan, jika dalam 5 detik ini kau belum memutuskan...
Someone
[ Mengeluarkan pisau ]
Someone
Maka pisau ini akan menancap pada jantungmu
Adelyne Quella
[ Menelan Saliva ]
Adelyne Quella
//Bagaimana ini//
Adelyne Quella
//Adelyne pentingkanlah nyawamu, ingatlah nyawamu taruhannya//
Someone
[ Mengarahkan pisau ]
Someone
Katakan Dengan jelas
Adelyne Quella
[ Memejamkan Matanya ]
Adelyne Quella
Aku siap menjadi kekasihmu!
Someone
God girl [ Mengusap Kepala adelyne ]
Adelyne Quella
Hm bisakah tuan jauhkan pisau itu dariku
Someone
Kenapa?kamu takut hm
Someone
Tenanglah, Karna kamu sudah menjadi kekasihku, aku tidak akan melukaimu
Someone
[ Menarik adelyne]
Kini jarak adelyne Sangat dekat dengan pria itu adelyne bahkan mencium Wangi maskulin tubuh pria itu
Adelyne Quella
//Kenapa wangi tubuhnya familiar sekali//
Ucapan pria itu membuat adelyne terkejut sekaligus takut
Adelyne Quella
Untuk apa tuan [ Ketakutan ]
Someone
Turuti saja jika kamu ingin tetap hidup!❄️
Adelyne Quella
[ Terpaksa menutup mata ]
Someone
[ Menyibak rambut adelyne kesamping ]
Someone
Jangan buka matamu sampai aku menyuruhnya, jika aku melihat kau membuka mata, akan kucokel matamu❄️
Adelyne Quella
[ Menggangguk patuh ]
Someone
[ Membuka Maskernya ]
Clark Ersya Damian
[ Menatap Wajah adelyne ]
Adelyne Quella
//Ya ampun sebenarnya pria ini mau apa//
Tiba tiba adelyne merasakan sesuatu yang basah di lehernya
Adelyne Quella
[ Membuka matanya ]
Mata Adelyne Membulat saat mendapati jika pria itu sedang melakukan sesuatu di lehernya
Adelyne Quella
Tuan apa yang tuan lakukan ah
Clark menghentikan aksinya mengusap tanda merah yang baru saja ia ciptakan
Clark Ersya Damian
Kamu hanya milikku [ Deep Voice ]
Adelyne kembali menutup mata saat pria itu menghentikan kegiatannya
Adelyne Quella
Emphh [ Kembali membuka mata ]
Clark Ersya Damian
[ Mencium bibir adelyne ]
Adelyne tidak bisa melihat wajah pria itu, yang jelas jika di lihat Lihat pria itu sangatlah tampan terlihat dari matanya
Clark Ersya Damian
[ Menarik Lengkuk adelyne memperdalam ciumannya ]
Adelyne Quella
Ugh //Aku tidak bisa bernafas//
Clark Ersya Damian
[ Me!um@c Bibir adelyne penuh nafs* ]
Adelyne Quella
[ Mendorong dada Clark ]
Adelyne Quella
Emphh Emphh! [ Memukul dada Clark ]
Clark Ersya Damian
[ Menahan tubuh dan Lengkuk adelyne ]
Adelyne tidak cukup tenaga untuk melepaskan diri, perlawanannya membuat tenaganya terkuras
Clark Ersya Damian
[ Mengigit Bawah Bibir adelyne hingga berdarah ]
Adelyne Quella
Akhh! [ Erangya di sela Ciuman ]
Clark Ersya Damian
[ Mengisap darahnya ]
Adelyne semakin lemah, Clark tidak memberikan ruang untuknya bernafas hingga adelyne tidak sadarkan diri
Clark Ersya Damian
[ Melepaskan Ciumannya ]
Adelyne Quella
[ Pingsan ]
Clark Ersya Damian
Aku tidak akan pernah melepaskanmu
Clark Ersya Damian
[ Menggendong Tubuh adelyne ]
Comments
Wini Noviyani
Lengkuk ataw tengkuk?
2024-11-04
0
Laeli Kurniasih
oker
2024-09-23
0
liam
wow
2024-05-14
1