Bab 3

"Kalau boleh tahu benda pusaka apa baju pengantin itu sampai tak bisa disentuh oleh Api?"

"Ini adalah pusaka pesugihan," jawab pria itu.

"Pesugihan??" Tini tampak tak percaya mendengar jawaban pria itu

"Bukankah pesugihan itu identik dengan tumbal, tapi Bude Arsih itu hidup seorang diri jadi darimana ia mendapatkan tumbal untuk pesugihannya," tutur Tini berusaha memberikan alibinya

"Tidak semua tumbal pesugihan dari keluarga sendiri, ada juga pesugihan yang boleh memberikan tumbal orang lain,"

Kembali Tini terhenyak mendengar jawaban pria itu. Antara percaya dan tidak wanita itu kemudian mengajak pria itu untuk berbincang lebih intens di kediamannya.

"Terus terang saja aku penasaran Mas, apalagi pesugihan ini tidak mengharuskan tumbal dari keluarga tapi orang lain lalu bagaimana caranya?"

Pria itu kemudian menjelaskan tentang pesugihan Gaun pengantin. Dimana orang-orang yang menjalaninya tidak akan pernah menikah seumur hidupnya. Karena setiap kali ia bertemu dengan pria yang ia sayangi maka Sang Ratu Kidul akan mengambil nyawanya sebagai tumbal. Sebaliknya saat kekasihnya mati ia akan mendapatkan harta kekayaan sesuai mahar yang ia berikan saat perjanjian.

"Bagaimana kita bisa tahu jika pria itu menyukai kita dan akan menjadi tumbal?" telisik Tini makin penasaran

Lelaki itu tersenyum sinis kemudian menyeruput kopinya.

"Setelah menjalani ritual pesugihan gaun pengantin setiap wanita akan terlihat sangat cantik dan memiliki aura yang memikat khususnya di mata para pria. Tidak sulit mendapatkan pria manapun yang ingin kau jadikan tumbal, semuanya akan bertekuk lutut di kakimu setelah berjabat tangan denganmu," jawab pria itu

"Lalu apa saja yang dibutuhkan untuk Melaka ritual itu?" tanya Tini lagi membuat pria itu mulai mengerti arah pembicaraan gadis itu

"Apa kau tertarik untuk melakukan ritual pesugihan gaun pengantin?" tanyanya sinis

"Gak tau juga sih, tapi terus terang saja aku penasaran," jawab Tini tanpa basa-basi

"Jangan pernah menganggap pesugihan adalah sesuatu yang mudah untuk mendapatkan kekayaan. Karena semua jenis pesugihan itu resikonya besar, mungkin kau melihat kehidupan Arsih yang nyaris sempurna, tapi cobalah lihat kebelakang. Berapa kali ia harus meratap dan menangis darah karena kehilangan pria yang ia sayangi. Dan asal kau tahu kematiannya pun tidak lepas dari karma yang harus ia terima karena ia mencoba menolak seorang pria yang sedari awal sudah ia targetkan menjadi tumbal. Dia harus menebus nyawa kekasihnya dengan nyawanya. Jadi kalau menurut saya jangan melakukan pesugihan jika kau ingin hidup bahagia," jawab Jaka

"Kau tahu banyak tentang pesugihan ini apa kau seorang dukun?" tanya Tini

"Aku bukan seorang dukun, aku hanya seorang perantara yang menjembatani pertemuan antara Nyi Ratu Kidul dengan para pelaku pesugihan," jawab pria itu berterus terang

"Jadi kau juru kuncinya. Lalu apa guba baju pengantin itu?"

"Gaun pengantin ini menjadi waktu untuk mengukur berapa lama hubungan antara pelaku pesugihan dengan tumbal. Hubungan mereka pasti berakhir saat gaun pengantin yang dibuat oleh pelaku pesugihan selesai di jahit. Sang Tumbal yang biasanya mengalami kebangkrutan karena harta bendanya sudah diberikan kepada pelaku pesugihan akan menghilang dan kemudian mati," jawab Jaka Kelana

"Bagaimana jika si pelaku pesugihan memutuskan hubungan mereka sebelum gaun itu jadi, apa yang akan terjadi padanya?" tanya Tini

"Pelaku pesugihan akan menjadi tumbal berikutnya," jawab Pria itu dengan santai

"Mengerikan sekali,"

"Untuk itu, jangan pernah mencoba untuk melakukan ritual pesugihan, lebih baik mensyukuri apa yang ada agar kau bisa hidup bahagia daripada hidup bergelimang harta tapi tak pernah bahagia," ucap kelana kemudian berpamitan

Setelah kepergian Jaka Tini kembali ke kediaman kerabat Arsih untuk membantu memandikan jenazah wanita yang selalu membantunya itu.

Setibanya di rumah duka ia begitu terkejut saat mengetahui tak ada seorangpun yang mau memandikannya.

Jasad Arsih yang mengeluarkan bau yang sangat busuk membuat semua orang tak berani mendekatinya.

Namun Tini nekad memandikan jenazah itu meskipun ia harus memakai masker berlapis seperti wafer tango.

Saat memandikan jenazahnya, gadis itu menemukan bunga kantil yang masih digenggam oleh Arsih.

Ia mengambilnya dan memasukannya kedalam saku bajunya.

Selesai memandikan jenazah Arsih wanita itu terkejut saat melihat sosok wanita cantik berdiri dihadapannya dengan memakai baju bak Puteri Keraton.

Seketika aroma busuk yang menyeruak dari tubuh Arsih berubah menjadi wangi aroma melati setelah kedatangan wanita itu.

"Matur nuwun cah ayu sudah mau membersihkan Arsih," ucap wanita itu kemudian menghilang.

Tidak lama beberapa orang menepuk-nepuk pipi gadis itu berusaha membangunkannya.

Perlahan Tini membuka matanya dan ia begitu terkejut saat mendapati banyak orang yang mengerubunginya.

"Apa yang terjadi denganku?" tanyanya dengan wajah kebingungan

"Kamu tadi pingsan abis mandiin jenazah Arsih, kamu pasti gak tahan baunya ya?" ucap salah seorang wanita paruh baya kemudian memberikan segelas teh manis kepadanya

"Terimakasih Yu," ucap Tini kemudian meminum air pemberiannya

Karena hari sudah sore dan mayat Arsih juga sudah dimakamkan, Tini memutuskan kembali ke rumahnya.

Setibanya di rumah karena terlalu lelah Tini memutuskan untuk langsung tidur.

Tak ada yang aneh malam itu hanya saja saat tengah malam ia mulai terusik saat mendengar bunyi pintu rumahnya di gedor-gedor oleh seseorang.

Saat ia keluar ternyata seorang penagih hutang yang datang. Pria itu menagih hutang Herman kepadanya dan mengancam akan menyita rumah Tini jika ia tidak melunasi sisa hutang Herman.

Tini yang merasa stress dan tidak punya apa-apa lagi untuk dijual terpaksa menemui Jaka Kelana di desa sebelah.

Sebenarnya ia juga tak ingin melakukan ritual pesugihan namun ia tak punya pilihan lain selain melakukannya. Apalagi wanita itu tak mau menjual rumahnya untuk melunasi hutang Herman.

"Apa saya bisa berhenti menjalani ritual ini setelah tujuan saya tercapai?" tanya Tini

"Tentu saja akan ada harga yang harus dibayar jika kau memutuskan berhenti, menjalani ritual ini,"

"Apa kau tidak bisa membantuku suatu hari nanti jika aku ingin berhenti?" tanya Gadis itu lagi

"Sudah ku bilang aku bukan dukun yang bisa membantumu memutuskan hubungan dengan pesugihan aku hanya seorang perantara yang mempertemukan mu dengan Kanjeng Ratu Kidul, itu saja. Masalah yang lainnya itu urusan mu dengan beliau dan saya tidak berhak ikut campur. Kalau kau masih ragu sebaiknya urungkan saja niatmu sebelum kau melakukan ritual yang aku sebutkan nanti," jawab Jaka

Karena tak punya pilihan lain Tini akhirnya menyetujui syarat-syarat yang di berikan oleh Jaka. Gadis itu menganggap jika ia tidak menikah seumur hidupnya itu adalah hal yang tidak begitu berat, ia yakin bisa menjalaninya.

Ki Jaka Kelana kemudian meminta Tini untuk menyiapkan Gentong (tempat air ), ayam cemani, bunga setaman, dupa, dan Sempur warna merah. Ia menyuruh Tini untuk mempersiapkan sebuah kamar kosong untuk melakukan ritual pesugihan dengan Kanjeng Ratu Kidul.

Setelah persyaratan dipenuhi Jaka Kelana membawa Tiwi ke sungai terpanjang di desa itu.

Ia menyuruh gadis itu untuk menunggu kedatangan sang Ratu di tempuran air.

Malam itu cuaca sangat cerah membuat Tini tak kesulitan untuk menjalani ritual pemanggilan Sang Ratu Kidul bersama Jaka Kelana.

Meski suasana mistis begitu kental namun gadis itu berusaha menyembunyikan ketakutannya.

Ia melihat Jaka mulai membakar dupa dan membaca mantera, lelaki I menggerakkan tangannya dan sesekali memukul-mukul tanah seperti memanggil seseorang.

Tidak lama air yang tenang berubah menjadi pusaran yang deras, angin berhembus kencang seolah menyambut kedatangan seseorang. Suara gamelan dan gemerincing suara delman mulai terdengar.

Saat sesosok wanita cantik muncul dari dasar sungai Jaka Kelana kemudian meninggalkan Tini bersama wanita itu.

Terpopuler

Comments

Al Fatih

Al Fatih

Tini....,, akhirnya kau ikut juga pesugihan itu.....,,

2023-10-29

0

🦈Mom Panji

🦈Mom Panji

pesugihan gaun pengantin wah kasihan Dong laki" yang menjadi korbannya

2023-04-03

1

🦈Mom Panji

🦈Mom Panji

nekat amat ya si Tini padahal harus ada tumbal lo

2023-03-20

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!