Ruby Aileen Levarendo.
Kerap di sapa Ruy oleh teman-teman sekolahnya. Dia adalah gadis periang dan ramah lingkungan. Anak yang berkelana di Indonesia sejak kabur dari negara asalnya, Australia. Dan dua tahun lebih telah berlalu sejak masa itu. Sudah lumayan lama bukan?
Ia kabur dari negara asalnya, bertepatan setelah kelulusan sekolah menengah pertama. Dan melanjutkan hidup serta pendidikannya di sini. Tidak heran warga sekolahnya kerap berbicara bahwa ia memiliki wajah yang mirip orang barat, tapi Ruby selalu berdalih untuk menyembunyikan identitas asli dan jati dirinya.
Begitu pula rambutnya yang asli adalah berwarna blonde sebelum ia cat color hitam. Bola matanya tidak biru atau pun warna-warna lain yang mencolok. Hanya berwarna hazel yang tidak terlalu menyita perhatian.
Suatu alasan dasar yang mengharuskan dirinya kabur ke negara indonesia adalah perjodohan paksa yang di lakukan oleh kedua orang tuanya. Ruby tidak habis pikir dengan jalan logika orang tuanya yang menjodohkannya di masa usianya yang masih amat mudah. Impian Ruby adalah menikah di usia yang matang dan ia harus menggapai mimpinya dulu.
Dokter. Itu adalah impiannya. Kalau tidak, setidaknya orang yang di jodohkan dengannya seumuran dengannya atau tidak, masih yang memiliki paras di atas rata-rata. Demi tuhan, Ruby ingin menjatuhkan diri ke dasar lautan kala mengetahui pria yang di jodohkan dengannya adalah seorang CEO.
Selain tidak tahu dari mana berasal dan bagaiman rupa orang yang akan di jodohkan dengannya, Satu fakta yang Ruby ketahui. Rata-rata Pria yang menjabat sebagai CEO di dunia adalah pria yang umurnya sudah memasuki paruh baya, jarang menemukan CEO muda di seluruh semesta ini.
Bagi Ruby pernikahan bukanlah hal yang main-main, menikah sekali seumur hidup adalah prinsipnya. Dan ia tidak ingin menghabiskan sisa hidupnya bersama dengan Pria tua yang wajahnya sudah berkeriput. Membayangkan saja sudah membuatnya bergidik tidak sudi. Hingga ia memutuskan untuk kabur, pergi jauh untuk menghindari itu.
Suatu keuntungan Ruby pernah belajar sepuluh bahasa walau belum mahir dan fasih, tapi cukup memudahkan masuk ke negara asing manapun. Termasuk Indonesia.
Ponsel Ruby ia buang setelah pesawat landing di negara Indonesia dan menggantinya dengan yang baru. Nomor baru, seluruh akun sosial, mulai dari Instagram, Twitter Telegram, WhatsApp, rata-rata di gantikan yang baru. Manfaatnya adalah agar supaya tidak akan ada yang melacak keberadaannya dan menemukannya di negara mana ia berada.
Levarendo Family adalah keluarga konglomerat yang menduduki tiga besar di negara Australia. Dengan kata lain, Ruby bukan lah keturunan dari kalangan rakyat jelata. Hanya di Indonesia, ia tidak di hargai dan di sanjung karena memang tak ada yang mengetahui seluk beluknya.
Di asal usulnya tidak sedikit orang yang menghormatinya, bukan hanya pelajar sepantaran dengannya. Bahkan dari kalangan mahasiswa, orang-orang dewasa yang berada di bawah kekuasaan Levarendo, segan terhadapnya.
Siapa yang tak kenal Ruby Aileen Levarendo? anak bungsu dari pasangan klan Levarendo. Selain harta yang melimpah ruah yang di miliki Ibu dan Ayahnya, Ruby juga memiliki Kakak laki-laki yang menjadi anak sulung.
Di masa SMA-nya kelas sepuluh. Alan menyatakan cinta padanya setelah melakukan pendekatan selama dua bulan dan Ruby menerimanya senang hati.
Siapa coba yang tidak bahagia? cowok yang ia damba kan dan ia puja-puja mengungkapkan sebuah perasaan padanya melalui rangkaian kata manis dan setangkai bunga mawar yang membuat hati siapapun di posisinya pasti akan terlena.
Tiada masa-masa terbahagia dalam periode kehidupan Ruby di Indonesia selain bersama Alan. Di sisi lain juga Ruby bahagia bisa bersahabat dengan Sandra namun tidak sebahagia saat bersama Alan, ia dapat menerima kasih sayang yang tulus seperti Kakaknya lakukan sejak masih tinggal di Australia.
Tapi apa? Ruby malah menelan kenyataan pahit setelah sekian lama. Ia telah salah menilai, bagaimana bisa Alan dan Sandra tega melakukan itu padanya? dua orang yang sama berharga baginya. Sejauh apapun Ruby memikirkan, ia tidak menemukan apa alasannya. Apakah penyebabnya adalah ia yang terlalu sibuk belajar dan bekerja hingga tidak banyak memliki waktu luang untuk Alan?
Iya. Ruby akui ia memang sibuk, terlebih sudah memasuki kelas ujian di mana adalah kelas penentuan, mesti belajar yang konsisten agar bisa mendapat nilai yang layak masuk universitas yang unggul dan bergengsi.
Tapi mengapa harus sampai selingkuh?
Setidaknya masih di diskusikan baik-baik. Mengapa harus memilih opsi yang jelas melukainya? Ruby benar-benar tidak mengerti jalan pikir mereka, terlalu rumit.
Hanya satu kata yang bersarang di batin Ruby, Kecewa. Ia kecewa, sungguh.
*****
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 109 Episodes
Comments
Yuki✨
G smua prend😐
2023-05-19
0
Yuki✨
😳😳
2023-05-19
0
Yuki✨
Ganti jdul aj kak jadi sultan yang terdampar😭
2023-05-19
1