Pencarian

"Jiwa yang hilang akan ditemukan jika sudah waktunya dan percayalah pada takdir yang akan membawamu padanya."

*****************#####*****************

Setelah menerima surat yang diberikan oleh Dian. Wajah Eza pun menjadi panik ia tahu seberapa kritisnya seseorang sampai menyebabkan hewan suci nya kehilangan energi.

Segera Eza kembali ke ibu kota dan bergegas menuju hutan teratai. Disisi lain Dian kedatangan Luna yang tiba-tiba saja masuk ke dalam kamar Senja.

Di sana Luna hanya diam menatap seisi kamar kemudian berjalan mendekati Lily dan Kun yang sedang tertidur pulas.

"Ada perlu apa Nona Luna datang kesini?"

Dian mencoba bersikap santai, ia tidak ingin masalah nona nya diketahui oleh siapa pun termasuk oleh sahabatnya.

"Berapa lama Senja akan berada di mansion Duke?" tanya Luna sambil menyentuh bulu Kun yang halus.

"Saya kurang tahu Nona, mungkin jika urusan Nona Senja sudah selesai ia akan segera kembali ke asrama," balas Dian dengan wajah yang tertunduk menghadap lantai.

"Begitu."

Perasaan Luna tidak karuan, ia merasa ada yang salah dengan Dian sejak kepergian Senja dua hari yang lalu. Selain itu pelayan Senja yaitu Amel dikabarkan mulai dekat dengan Sarah dan ini membuatnya khawatir.

Luna tahu jika Dira tidak akan sembarangan berbicara dengan siapa pun terlebih lagi dengan seorang pelayan. Luna mengetahui satu fakta tentang kasus bunuh diri Senja yang juga melibatkan Amel, pelayan pribadinya sebelum Dian datang.

Melihat Senja yang selalu bersama Dian dan tidak pernah membawa Amel kemana pun. Hal itu sudah membuktikan bahwa Amel bukanlah pelayan yang loyal terhadapnya.

"Aku bahkan sempat berpikir jika Amel adalah pelayan pribadi Sarah."

Selain Arina, Sarah juga sangat membenci Senja. Hal itu bisa saja membuat Sarah dan Dira berkomplotan di belakang Arina. Mengingat Dira yang selalu melakukan apa pun demi keuntungannya membuat Luna yakin bahwa ada sesuatu yang tidak beres dengan ini.

"Jika Dira berencana mengkhianati Arina, itu bukanlah hal baru lagi. Dira sudah sering melakukan itu, bahkan padaku," gerutu Luna mengingat kejadian dimana Dira menuduhnya melakukan pembunuhan terhadap kakak perempuan mereka, Hailey.

Hal itu terjadi ketika Luna tanpa sengaja melihat Dira memasukkan racun ke dalam teh yang akan diminum Hailey. Pada akhirnya sihir Hailey tidak sanggup untuk mengontrol tubuhnya sehingga mengakibatkan ia mati dengan kondisi tubuh berlumuran darah.

Hailey memiliki dua elemen yang sangat cocok untuk menjadikannya sebagai kandidat terkuat putri mahkota setelah adik ketiganya. namun Selir Jina yang cemburu membuat Hailey menjadi sakit-sakitan dengan racun yang ia berikan melalui Dira.

Meskipun Hailey sangat cerdas dan berbakat tapi posisinya tidak terlalu kuat. Ibunya hanyalah selir biasa dari kalangan Vincount. Oleh karena itu selir Jina menjadi cemburu dan menyuruh para pelayan untuk selalu menyakitinya.

Namun setelah Hailey mendapatkan kekuatannya, ia lantas mendapatkan banyak dukungan dari para petinggi kekaisaran. Selir Jina yang cemburu tidak bisa terima akan hal itu sehingga ia selalu menaruh racun bunga Yuan ke dalam minuman Hailey melalui Dira.

Hailey yang polos tidak menyadarinya. Ia terus meminum teh itu sampai akhirnya ia mati mengenaskan dengan keadaan tersiksa. Sayangnya Luna tidak bisa berbuat apa-apa.

Ia ingin menghentikan Dira namun pelayan selir Jina mencegahnya dan membuat ia terkurung lama di dalam lemari pakaian sampai kakak laki-kakinya datang dan membebaskan Luna.

"Aku tidak akan membiarkan hal yang sama terjadi pada Senja, sahabatku,"

Luna dengan tegas menggelengkan kepalanya. Ia merasa sakit dan lelah karena memikirkan Hailey.

"Kak Hailey yang meninggal begitu saja membuat selir ketiga merasa frustasi. Ia dengan bodohnya memutuskan untuk bunuh diri."

Luna begitu kesal setelah mengingat kejadian yang membuat kerajaan berduka dalam waktu yang lama. Ingatan-ingatan itu terus menghantui hidup Luna sampai pada akhirnya ia bertemu dengan Senja di hari pengujian akademik.

Sejak saat itu, mimpi buruk Luna mulai berkurang. Luna mendapatkan kembali tujuan hidupnya setelah kehadiran Senja yang membuat Luna kembali teringat akan keadaan kakak perempuannya dulu.

Kondisi Senja dan Hailey tidak jauh berbeda dan sejak saat itulah Luna berjanji tidak akan pernah membuat Senja merasakan apa yang dulunya pernah dirasakan Hailey.

"Untung saja ibu bisa membuktikan jika aku tidak bersalah tapi sayangnya selir Jina terlalu licik," gumam Luna sedih.

"Apakah Nona mengatakan sesuatu?" tanya Dian setelah mendengar Luna berbicara samar.

Dian merasa sedikit panik. Ia takut jika Luna mengetahui tentang kondisi nona nya setelah mengelus lama tubuh Kun.

"Bukan apa-apa," jawab Luna santai.

Luna lalu berbalik dan menatap lama wajah Dian. Hal itu sempat membuat Dian gugup bahkan tubuhnya pun sedikit bergetar.

"Ada yang bisa saya bantu Nona?" tanya Dian kaku namun Luna hanya diam dengan ekspresi wajah kesal.

Entah apa yang sedang dipikirkan Luna yang pasti saat ini Dian benar-benar dalam keadaan kalut. Lama Luna menatap Dian tanpa berkata sedikitpun.

"Kabarkan segera padaku jika Senja sudah kembali," seru Luna lalu beranjak pergi meninggalkan kamar Senja setelah ia merasakan energi aneh yang berasal dari lantai bawah kamar ini.

****

Hutan teratai

"Apa ini?"

Prof Edward sedikit panik dalam semedinya, ia sudah beberapa kali merasakan energi besar yang tidak terkontrol dari dalam hutan.

"Kenapa sampai sekarang Senja tidak juga memanggilku? Apa ia baik-baik saja?"

Prof Edward mulai terlihat panik, ia lalu membuka matanya dan mencoba untuk mencari asal energi acak tersebut.

"Aku harus mengeceknya terlebih dahulu, energi ini datangnya tiba - tiba dan langsung menghilang setelah satu jam lamanya."

Prof Edward lalu memasuki hutan teratai. Di dalam hutan Prof Edward tidak menemukan apa pun. Lama ia mencari tapi energi acak itu semakin memudar.

"Ada yang tidak beres dari hutan ini, kuharap Senja bisa menghubungi ku sesegera mungkin."

Prof Edward kemudian menemukan bangkai seekor beruang yang sudah berubah menjadi hitam pekat. Baru pertama kali ia melihat hewan suci mati dengan cara mengenaskan seperti ini.

"Hyu apa kau mengetahui sesuatu?"

Prof Edward yang penasaran akan kondisi beruang itu pun bertanya pada Hyu, Phoenix merah miliknya.

"Sepertinya ia habis terkena racun tuan," jawab Hyu setelah mengecek kondisi tubuh beruang tersebut.

"Racun?"

Prof Edward sedikit menimbang perkataan Hyu. "Tapi sejauh yang aku tahu belum pernah ada racun yang bisa membunuh hewan suci sampai seperti ini,"

"Itu bisa saja," seru Hyu sambil menatap tajam ke arah Prof Edward.

"Ini bisa dilakukan oleh mereka yang bersekutu dengan klan Nara," lirih Hyu sedikit kesal dengan wajah yang memerah.

"Klan Nara, bukannya klan itu sudah lama hilang?"

Prof Edward mulai kembali mengingat kejadian 30 tahun yang lalu sejak dimusnahkannya klan Nara secara masal oleh petinggi bangsawan.

"Mereka dimusnahkan karena kemampuan meracik racun yang bisa membunuh seluruh hewan magic hanya dalam waktu semalaman,"

Prof Edward tidak percaya jika klan Nara masih hidup sampai sekarang setelah pemusnahan yang berlangsung selama 30 tahun itu.

"Hal itu bisa saja terjadi tuan, tidak semua klan Nara dibunuh pada saat itu. Beberapa diantara mereka bersembunyi di hutan, mungkin ini sudah saatnya bagi mereka untuk membalas dendam setelah menunggu dalam waktu yang lama," jelas Hyu sambil terbang ke pundak Prof Edward.

"Kau benar, tapi kita tidak bisa memberitahukan semua pihak akan hal ini. Mereka bisa saja tidak percaya atau kemungkinan terburuknya adalah...."

Prof Edward berhenti sejenak, ia lalu menelan saliva nya yang terasa pahit sebelum melanjutkan pembicaraannya.

"Mungkin saja beberapa bangsawan kerajaan sudah mengetahui hal ini dan mereka malah bekerja sama. Selain itu, tanpa orang dalam tidak mungkin seorang penyusup bisa masuk dengan bebas."

Bisik Prof Edward sambil menatap ke langit dimana ia melihat samar sebuah perisai raksasa yang berbentuk kubah melindungi tempat ini.

Perisai itu sangat kuat karna dijaga di lima sudut kerajaan, meski begitu tidak banyak warga yang mengetahuinya kecuali para bangsawan petinggi saja.

"Kita harus segera melaporkan ini pada putra mahkota," tutur prof Edward kemudian beranjak pergi dari tempat tersebut.

Episodes
1 Prolog
2 Pertukaran Takdir
3 Buku Diary Senja
4 Perubahan
5 Pertemuan
6 Kesetiaan
7 Hari Pemilihan
8 Sahabat
9 Sadar
10 Black Forest
11 Magis Pet pt 1
12 Magis Pet [ 2 ]
13 Akademik Sihir
14 Siapa Kamu?
15 Perjalanan Ekspedisi
16 Hutan Teratai
17 Hutan Teratai [ Pt 2 ]
18 Kegelisahan
19 Terselubung
20 Pencarian
21 Pulih
22 Pulih pt 2
23 Pulih pt 3
24 RENCANA
25 Jebakan
26 Rahasia Permaisuri Mawar
27 Rahasia Permaisuri Mawar pt 2
28 Investasi
29 Investasi pt2
30 Investasi Pt3
31 Kesepakatan
32 Siasat
33 Persiapan
34 Ujian Akademik
35 Let's Start the Games
36 LSTG Pt 2
37 LSTG Pt 3
38 LSTG Pt 4
39 LSTG Pt 5
40 Finish Games
41 Permulaan Rencana
42 Akhir dari Pengkhianatan
43 Rumah baru
44 Rahasia Gelap
45 Eksekusi
46 Umpan
47 Tertarik
48 Tertarik Pt 2
49 Kerajaan Aruna
50 Party
51 Party Pt 2
52 Party Pt 3
53 Sumpah
54 Sumpah Pt 2
55 Kerajaan Guira
56 Kerajaan Guira Pt 2
57 Kerajaan Guira Pt 3
58 Kerajaan Guira Pt 4
59 Kerajaan Guira Pt 5
60 Perangkap
61 Wilayah Timur
62 Wilayah Timur Pt 2
63 Wilayah Timur Pt 3
64 Wilayah Timur Pt 4
65 Lucas de Green
66 Lucas de Green pt 2
67 Kerajaan El-Aufi
68 Kerajaan El-Aufi Pt 2
69 Penyamaran
70 Persimpangan Jalan
71 Teman Jalan
72 Teman Jalan pt 2
73 Teman Jalan pt 3
74 Teman Jalan pt 4
75 Pertemuan
76 Pertemuan pt 2
77 Pertemuan pt 3
78 Pertemuan pt 4
79 Pertemuan pt 5
80 Pertemuan pt 6
81 Kunjungan Sahabat
82 Kunjungan Sahabat pt 2
83 Perubahan Rencana
84 Takut
85 Panik
86 Panik pt 2
87 Kelinci Percobaan
88 Gelisah
89 Kesalahpahaman
90 Pesta Teh
91 Pesta Teh pt 2
92 Festival Rakyat
93 Festival Rakyat pt 2
94 Festival Rakyat pt 3
95 Festival Rakyat pt 4
96 Festival Rakyat pt 5
97 Festival Rakyat pt 6
98 Danau Sinju
99 Danau Sinju pt 2
100 Danau Sinju pt 3
101 Danau Sinju pt 4
102 Danau Sinju pt 5
103 Memantau
104 Wajah Baru
105 Pukulan Kecil
106 Keputusan
107 Fakta
108 Fakta pt 2
109 Pesta Kedewasaan [End Season 1]
110 End Season
Episodes

Updated 110 Episodes

1
Prolog
2
Pertukaran Takdir
3
Buku Diary Senja
4
Perubahan
5
Pertemuan
6
Kesetiaan
7
Hari Pemilihan
8
Sahabat
9
Sadar
10
Black Forest
11
Magis Pet pt 1
12
Magis Pet [ 2 ]
13
Akademik Sihir
14
Siapa Kamu?
15
Perjalanan Ekspedisi
16
Hutan Teratai
17
Hutan Teratai [ Pt 2 ]
18
Kegelisahan
19
Terselubung
20
Pencarian
21
Pulih
22
Pulih pt 2
23
Pulih pt 3
24
RENCANA
25
Jebakan
26
Rahasia Permaisuri Mawar
27
Rahasia Permaisuri Mawar pt 2
28
Investasi
29
Investasi pt2
30
Investasi Pt3
31
Kesepakatan
32
Siasat
33
Persiapan
34
Ujian Akademik
35
Let's Start the Games
36
LSTG Pt 2
37
LSTG Pt 3
38
LSTG Pt 4
39
LSTG Pt 5
40
Finish Games
41
Permulaan Rencana
42
Akhir dari Pengkhianatan
43
Rumah baru
44
Rahasia Gelap
45
Eksekusi
46
Umpan
47
Tertarik
48
Tertarik Pt 2
49
Kerajaan Aruna
50
Party
51
Party Pt 2
52
Party Pt 3
53
Sumpah
54
Sumpah Pt 2
55
Kerajaan Guira
56
Kerajaan Guira Pt 2
57
Kerajaan Guira Pt 3
58
Kerajaan Guira Pt 4
59
Kerajaan Guira Pt 5
60
Perangkap
61
Wilayah Timur
62
Wilayah Timur Pt 2
63
Wilayah Timur Pt 3
64
Wilayah Timur Pt 4
65
Lucas de Green
66
Lucas de Green pt 2
67
Kerajaan El-Aufi
68
Kerajaan El-Aufi Pt 2
69
Penyamaran
70
Persimpangan Jalan
71
Teman Jalan
72
Teman Jalan pt 2
73
Teman Jalan pt 3
74
Teman Jalan pt 4
75
Pertemuan
76
Pertemuan pt 2
77
Pertemuan pt 3
78
Pertemuan pt 4
79
Pertemuan pt 5
80
Pertemuan pt 6
81
Kunjungan Sahabat
82
Kunjungan Sahabat pt 2
83
Perubahan Rencana
84
Takut
85
Panik
86
Panik pt 2
87
Kelinci Percobaan
88
Gelisah
89
Kesalahpahaman
90
Pesta Teh
91
Pesta Teh pt 2
92
Festival Rakyat
93
Festival Rakyat pt 2
94
Festival Rakyat pt 3
95
Festival Rakyat pt 4
96
Festival Rakyat pt 5
97
Festival Rakyat pt 6
98
Danau Sinju
99
Danau Sinju pt 2
100
Danau Sinju pt 3
101
Danau Sinju pt 4
102
Danau Sinju pt 5
103
Memantau
104
Wajah Baru
105
Pukulan Kecil
106
Keputusan
107
Fakta
108
Fakta pt 2
109
Pesta Kedewasaan [End Season 1]
110
End Season

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!