Dosenku Suamiku

Dosenku Suamiku

tanpa sadar

semua hanya tentang waktu,dimana waktu bertemu,waktu mengenal dan waktu saling pendekatan hingga mencintai,tidak bisa lepas dari yang namanya jodoh,meski berawal dari sebuah perasaan saling membutuhkan satu sama lain,perasaan berkolaborasi...membentuk suatu hubungan dengan hanya bermodal komitmen.Akhirnya keduanya sling jatuh kedalam perasaan cinta.

perasaan yang hanya bisa sedetik saja merasuk kedalam hati seorang manusia dan mungkin butuh waktu sampai seumur hidup untuk melupakannya.(bagi salah seorang.termasuk tokoh dalam kisah ini.)

**** ini hanya kisah fiktif belaka,mohon untuk lebih bijak,tidak untuk anak di usia lima belas tahun kebawah.terimakasih...🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏 ****

Pengenalan tokoh tokoh dalam cerita.

ANINDIRA PUTRI.

seorang wanita biasa dengan paras cantik natural karena tanpa riasan tebal seperti gadis pada umumnya.

pembawaan yang kalem lembut dan pengertian menjadi pelengkap paras nya.

mahasiswa semester akhir yang hanya bekerja serabutan di sebuah kedai dekat kampusnya.

RENDI WIJAYA.

seorang usahawan muda tampan cool yang merangkap menjadi dosen di salah satu universitas ternama,ia juga menjadi pemegang saham terbesar di sana.

pembawaan Rendi yang dingin dan terkesan cuek lebih mendominasi baginya.

hingga sampai pada titik dimana ia menjalin komitmen dengan seseorang,ia tetap menjaga hatinya.

NINDI WIJAYA.

perpaduan dari nama anin dan Rendi,

anak dari pasangan yang terpaksa menikah.

pembawaan judes,nyolot,nyablak,asal ngomong dan blak blakan,namun mempunyai hati yang tidak tegaan,suka menolong dan rajin menabung.

ARGA SANJAYA.

tampan,unyu,humoris,hingga berjuluk playboy akut.

mendapatkan gelar pengusaha termuda di usianya yang ke 22tahun.

sorang jenius dengan iQ di atas rata rata.

ia seorang pengusaha di banyak bidang.

hingga terdapat kabar tersembunyi...bahwa ia seorang putera angkat pimpinan mafia.

ADITYA WIBAWA.

tersiar kabar permusuhan antara keduanya Aditya dan Arga,namun...ternyata hanya sebuah kedok untuk saling mendukung satu sama lain dari para orang orang yang menjatuhkan.keduanya adalah saudara tiri dari kedua orang tua yang berbeda.

di asuh oleh satu ayah ngkat yang bergelar pimpinan mafia.

SATRIA.

peran pendukung yang sangat mencintai Nindi dari masih sekolah.

HANIFA NADIFA.

atau nama panggilan ifa,peran pendukung yang membuat luluh hati Aditya.

YURA.

pimpinan perusahaan kecil,yang mampu membuat luluh hati satria.

waktu menunjukkan pukul sebelas siang saat ponsel rendi bergetar lalu berbunyi,di lihatnya pada layar ponselnya,

"aslan yang sedang menghubungi,"gumam rendi,dan seketika itu pula ia menerima panggilannya.

"halo"

sahut rendi dengan raut wajah datar tanpa ekspresi,

"rend...cepat lah kesini...aku di kedai depan fakultas A"

kata aslan dari seberang telepon.

"oke...oke...sebentar lagi sampai,"

ucap rendi sambil menginjak gas mobilnya,rendi menuju...tempat dimana aslan sebutkan tadi.

lima belas menit kemudian rendi sampai di depan kedai yang di sebutkan aslan tadi, lalu rendi terlihat celingukan mencari cari dimana keberadaan aslan,

"rend...sini..."

tiba-tiba lambaian aslan terlihat dari dalam kedai,

rendi pun tahu itu adalah orang yang sedang ia cari si aslan...dan dia berjalan mendekat ke arahnya.

"rend...kopi..."

kata aslan...saat rendi sudah sampai di dekatnya,

sambil menyodorkan kopi hitam pahit tanpa gula

kesukaan rendi,

"ini...."

tanya rendi...sebelum rendi menyeleseikan ucapannya yang langsung di sahut aslan,

"ini kopi hitam murni pahit kesukaanmu rend..."

kata aslan yang lalu di sambut senyum kecil di bibir rendi.

"nin...anin.."

panggil aslan pada sosok gadis mungil yang mengisyaratkan agar yang punya nama anin mendekat

"iya pak..."sahut anin yang baru tiba di dekat tempat duduk aslan dan rendi.

"bungkuskan satu nasi ya nin...mau ku bawa pulang"

kata aslan pada anin.

"ia pak tunggu sebentar"

sahut anin lalu beranjak pergi dari tempatnya berdiri dan mengambilkan apa yang di inginkan pelanggan warung tempat nya kerja itu.

"siapa lan kok manggil kamu pak??"

tanya tendi tiba tiba dan dengan kebingungan.

"mahasiswi sini rend...pagi dia kerja disini...sorenya dia kuliah,kasihan sih rend...udah tidak punya orang tua dia."

jawab aslan singkat,karena anin siswi yang teladan meski nggak pintar.

aslan lumayan kenal,karena hampir setiap hari aslan ngopi di tempat anin bekerja ini.

"oh..."sahut rendi begitu saja.

aslan dan rendi melanjutkan bincang bincang mereka mengenai kepindahan rendi yang akan mengajar di fakultas A.

tiba tiba berdiri nenek nenek di luar kedai yang terlihat meminta minta,

pakaiannya lusuh...wajah keriput dengan mata cekung dan tubuh sedikit gemetar,

rendi yang melihat pun refleks merogoh kantongnya dan hendak memberi nenek tersebut,namun anin lebih dulu memberikan bungkusan nasi untuk nenek tersebut,

"nek...maaf tidak bisa memberi uang...nenek terima nasi ini saja ya..."

sambil senyum dan menyalami anin nenek tersebut beryerimakasih lalu berpamitan pergi,tidak lupa doa tulus dari bibir nenek itu ucapkan untuk anin.

dengan tanpa sadar dari tadi rendi mengawasi anin sampai rendi tersadar saat suara bentakan itu begitu nyaring di dengar rendi.bahkan tergolong keras.

"anin....lagi lagi kamu memberikan nasi untuk pengemis...besok-besok pasti pengemis itu datang kesini lagi!!makanan itu aku potong dari gaji kamu.."

ucap seseorang dengan nada marahnya yang di tujukan pada anin.

terlihat anin hanya menundukkan kepala dan tidak bisa berkata-kata.

hanya kata "maaf buk..."yang terucap dari bibir anin,dan sesekali tangannya menyeka air mata dan peluh di keningnya beegantian.

"kasihan",

gumam rendi seketika terucap dari mulutnya yang mungkin merasa iba pada pandangan pertama.

"pasti ini hanya simpati,kenapa hatiku sakit,"

ucap dalam hati rendi.

"oke rend...sekarang sampai disini dulu,istriku bisa ngomel kalau aku pulang telat ",

ucap aslan sambil menyambar tas kerjanya dan beranjak pergi,

"oke"

sahut rendi sambil melambaikan tangannya pada aslan yang berlalu pergi berjalan menjauh dan menghilang dari pandangan rendi.

sesekali rendi melirik gadis yang lumayan kurus dan berkulit kuning pucat yang sedang duduk di pojokan dengan sesekali masih menyeka air mata,namun jika sekilas orang lain lihat,ia sedang menyeka keringatnya.

lalu ia pun pergi begitu saja,karena kopi itu sudah di traktir oleh aslan.

esok harinya rendi menghentikan mobilnya tepat di depan kedai tempat anin bekerja,

"satu kopi hitam tanpa gula,"katanya pada wanita yang menunggu kedai.

"tunggu sebentar pak.."sahut anin yang langsung membuatkan apa yang di pesan palanggan.

"apa aku se tua itu ?"

gumam rendi dengan alis dan kening mengkerutnya.

beberapa menit kemudian,

"ini pak kopi hitam anda..."

sambil menyerahkan kopi cup di tangannya kepada rendi,

dan rendi menyerahkan uang lima puluh ribuan untuk anin lalu beranjak pergi begitu saja.

"tunggu tuan...kembalian anda..."

sambil sedikit berteriak anin memberikan uang kembalian,

tapi rendi langsung pergi,

"untukmu saja kembaliannya..."sahut rendi seketika.

namun anin pun berlari mengejar rendi sebelum rendi menaiki mobilnya dan benar-benar pergi.

"tuan...maaf...saya tidak bisa menerima uang anda...terimakasih..."

sambil tangannya menyerahkan uang kembalian untuk rendi,

"oh...oke oke"sahut rendi.

hingga sore itu saat rendi melintasi taman,

tanpa sadar pandangannya tertuju pada sosok yang sedang duduk di tepi kolam ikan tengah taman,taman itu terlihat sepi...karena bentuknya yang pas pasan,melingkar dengan tanpa pagar pembatas,dan hanya ada satu pohon besar di tengahnya yang bawahnya yang terdapat kolam ikan bundar kecil.

"sepertinya itu anin..."

gumam rendi seketika mengenali sosok tersebut.

"...kenapa aku ingat nama gadis itu sih..."

kata rendi sambil terus melajukan mobilnya menuju jalan utama.

dan esok harinya...entah itu sengaja atau tidak.

rendi tanpa sengaja melihat kerumunan orang,rendi hanya memperhatikannya dari dalam mobil yang berjarak tidak jauh dari kerumunan,

terlihat anin mencoba memapah nenek nenek,

seketika rendi tercengang...dan terus menatapnya yang tanpa anin sadari.

"ada apa lagi sih anak itu?"gumam rendi,

saat ada seseorang yang melintas yang akan melewati mobilnya,seketika rendi membuka kaca mobilnya sembari bertanya,"maaf...ada apa ya disana itu??"

"ada nenek nenek kena tabrak lari pak"

sahut orang tersebut lalu pergi begitu saja.

"benar benar ya anak itu,dirinya sendiri sudah susah sok baik pula,sok nolong...tidak melihat diri sendiri...dasar!"

gumam rendi sembari mengamati anin yang membonceng nenek tersebut dengan sepeda ontel nya,

"ah...sudahlah..."ucap rendi dengan tanpa perasaan dan menancap gas mobilnya berlalu pergi meninggalkan tempat itu.

Terpopuler

Comments

Puji Astuti

Puji Astuti

membaca yg kedua kaliny terlalu bagus ceritanya

2019-11-21

1

Rinnie Erawaty

Rinnie Erawaty

aku baca ulang lagi ini cerita....

2023-12-21

0

Sarlina Sihotang

Sarlina Sihotang

ceritanya keren

2023-05-08

0

lihat semua
Episodes
1 tanpa sadar
2 tak tega
3 hujan itu
4 terkejut
5 tak sengaja
6 lamaran dadakan
7 deg deg kan
8 tak nyaman
9 ciuman pertama
10 semakin dekat
11 senang
12 makin berani
13 sesuatu yang indah
14 cemburu
15 terpesona
16 sebatas teman
17 cincin tunangan
18 kata-kata pedas
19 saaaaaahhhhhh.....
20 malam pertama tertunda
21 honeymoon dadakan
22 manisnya
23 mengganggu
24 pengalaman baru
25 untuk pertama kalinya
26 bercak yang tertinggal
27 tidak sama dengan derama
28 fase malu-malu
29 ingatan kesedihan
30 dan lagi lagi
31 salah gosip
32 mencicil
33 cepat akrab
34 terbongkar
35 terbongkar 2
36 kepanikan hanya karena hal sepele
37 bu desi dan pemikirannya
38 kelakuan yang tidak biasa
39 hukuman
40 manja
41 keanehan yang manis
42 tidak tahan
43 kenapa tiba tiba ada suara jangkrik
44 mulai gosip
45 di balik cemoohan yang menjatuhkan
46 kabar bahagia yang belum pasti
47 perlunya sikap posesif
48 gara-gara sambel mangga
49 Masih dengan sambal mangga
50 Ke khawatiran yang menggoda
51 Lagi-lagi godaan
52 perasasaan itu
53 makin cantik
54 benar-benar positif
55 cerita lalu
56 perasaan yang menyiksa
57 persahabatan
58 kekhawatiran yang nyata
59 kentalnya persahabatan
60 ungkapan sangat cinta
61 absurd lagi
62 malaikat maut
63 di sela sibukku ada kamu
64 bujukan pesta
65 gara gara eskrim
66 tanpa sadar egois
67 semangat setelah begadang
68 menerka nerka
69 kenangan itu
70 Hampir tak percaya
71 berasa inces
72 nyalon
73 tak mengenali
74 meleleh
75 bersinar
76 kejutan
77 bahagiaku kamu
78 pensiun
79 candaan yg nyata
80 bumil sensitif
81 pagi yg beda
82 slalu perhatian
83 hawa mematikan
84 devil ku
85 jahil
86 salah faham
87 berat...kau tak akan kuat
88 temu kangen
89 rasa sedikit sendu
90 terlalu
91 manis
92 benar2 nyata
93 termakan gosip
94 bisikan yg mengusik
95 giyuran
96 sesungguhnya
97 di bikin geram
98 gosip terpanas
99 berhati2
100 kerinduan
101 kerinduan 2
102 melepas kerinduan
103 di tinggal lagi
104 dan 3stel pakaian lagi
105 lagi2 gosip
106 salah menafsirkan
107 percaya
108 syahdu
109 masih mikir hukuman
110 bubur
111 sedih
112 tertawa di atas kecemasan.
113 saling percaya
114 senja yg sejuk
115 tingkah konyol
116 bengong lagi.
117 dikira hilang
118 kencan berlari
119 perasaan tulus
120 surprise
121 turun temurun
122 tendangan yg menyenangkan
123 salah sasaran
124 beban berat
125 permohonan maaf
126 rumah kakek
127 konser
128 ingatan kesedihan
129 seperti kesurupan
130 slalu cool
131 buah
132 syahdu
133 rencana ke vila
134 jeweran kakek
135 ungkapan cinta
136 sisilain rendi
137 pemikiran tanpa batas
138 bisikan jahil
139 ngambek.
140 karenamu
141 pagi itu.
142 jangan jangan jangan
143 untung bukan absurd
144 amsyong
145 takjub
146 romansa
147 hampir saja
148 dan lagi lagi
149 gara-gara tikus
150 persiapan kamar baru
151 trimester akhir
152 setelah seminggu menahannya
153 mulai tekanan kerjaan
154 saling mengkhawatirkan
155 tangis yang menjadi
156 lagi-lagi bersabar
157 goyang lidah
158 melahirkan.
159 nindi wijaya
160 arga sanjaya
161 tiga kali pertemuan
162 Siang itu
163 si belel vs seratus lima puluh
164 Dan bertemu lagi
165 Kehebohan di pagi hari
166 Dan lagi-lagi di katain lagi
167 Syok
168 Awal pendekatan
169 Bercanda yang bikin melongo
170 perhatian
171 Keceplosan
172 Tekad
173 Sandal melayang
174 Welcome
175 Curahan hati
176 Gokil
177 Gara-gara hujan
178 Dejavu
179 selalu ada kesempatan
180 RASA YANG TERLUPA
181 LAGI-LAGI KESEMPATAN
182 MASUK LUBANG JEBAKAN SENDIRI
183 PERASAAN YANG TERLAMBAT
184 KILAS KENANGAN YANG MENYENANGKAN
185 HABIS GELAP TERBITLAH TERANG
186 KEMBALINYA KEPERCAYAAN.
187 SWEET
188 SEDIKIT BUMBU CEMBURU
189 SEMULUS PANTAT BAYI
190 KAMAR HOTEL XXX
191 KESEMPATAN.
192 BELAJAR BERSAMA.
193 KEPERCAYAAN.
194 TAK NYAMBUNG.
195 AKHIR SALAH PAHAM.
196 KETAHUAN PAPA.
197 BARANG ONLINENAN.
198 SETENGAH GALAU.
199 PANIK.
200 MATI RASA.
201 MERASA BEGO
202 KEMUNCULAN PESAING.
203 NIAT TERSELIBUNG
204 berpapasan
205 awal mula playboy akut
206 hanya pura pura bego
207 sedikit cemburu
208 icipan manis
209 gagal lagi deh...
210 kembali muda lagi
211 menghantui pikiran
212 lamunan arga
213 mungkinkah hamil?
214 i love you
215 perasaan muda lagi
216 warung sate
217 mulai aneh
218 di kacangin
219 meleset
220 lupa
221 gara gara video
222 jepretan foto
223 calon
224 sayang
225 lelaki yang selalu kalah
226 menuju ke
227 pukulan berujung manis
228 hasil yang di tunggu
229 kabar bahagia
230 nggak kaget
231 salah kira
232 oh ternyata
233 intinya
234 syok singkat
235 keanehan rendi
236 menikmati
237 pusat perhatian
238 siang yang indah
239 masih sekuat dulu
240 tubrukan
241 julukan
242 bad mood
243 salah kirim
244 cemburu nya arga
245 perkenalan lain
246 maksud baik
247 permainan tanpa ujung
248 sisi lain arga
249 mantan arga
250 kenyataan yang tak sama
251 kesalah pahaman lagi
252 liburan
253 gemetar
254 duaaaaarr.....
255 firasat
256 tawa riang diatas tangis
257 monster
258 terungkap
259 balasan
260 raja kerajaan mafia
261 insiden
262 memori
263 titik terang
264 butuh penjelasan
265 petir menyambar
266 terkoyak lebar
267 berani
268 bodoh
269 sandiwara manis
270 tikus yang lolos
271 tertangkap basah
272 kena kau
273 mencari pengalaman
274 perhatian dan hangat
275 godaan dunia
276 cemburu yang menakutkan
277 bukan mengintip atau sengaja melihat
278 tiga pasangan tanpa sengaja
279 kekasih dadakan
280 argaku kembali
281 sesuatu yang menyengat
282 oh...ternyata
283 cahaya bulan
284 tiba tiba redup lalu petang
285 kebersamaan 3 pasangan
286 khawatir setengah mati
287 kejahilan arga
288 apakah ini serangan jantung?
289 ciuman pertama tak terlupa
290 sebisanya mengelak
291 senyum bahagia
292 kecurigaan rendi
293 geli geli gatal
294 barbeque
295 kejutan
296 malam yang hangat
297 perasaan yang sama
298 ada yang tertinggal
299 cantik cantik ngaco
300 harusnya bukan kucing tapi gorila
301 awal mula gosip
302 gosip 1
303 bawel bawel gemesin
304 hari berkabung
305 gentle
306 dibalik hati yang dingin
307 percikan perasaan
308 bentuk yang tidak beraturan
309 wajah yang membuat iba
310 ketidak sengajaan
311 Gara gara wine
312 Virus bodoh
313 Lampu hijau
314 Gara gara kecolongan
315 Dewasa
316 Arti lampu hijau yang lain
317 Bak Cinderela dalam negeri dongeng
318 Ada yang salah
319 Mirip orang gila
320 Perasaan yang belum di rasakan sepenuhnya.
321 Hidup mati bergantung si sepatu
322 Goresan karena ketulusan
323 Posesif yang muncul tiba tiba
324 Ajakan nikah yang hoax
325 Niat pergi menjauh
326 Sembunyi dalam kegelapan
327 Dibalik rasa
328 Nikmati rasa itu sampai puas
329 Alasan penolakan
330 Kerinduan yang menyiksa
331 Khayalan yang nyata
332 Malam minggu pertama yang mantap
333 Kabar yang membuat syock
334 Bos datar
335 Fix calon suami
336 Kangen rasa itu
337 Curahan hati antara lelaki
338 Saat gila kerja
339 Kebangetan apa lagi pengiritan?
340 Hubby...
341 Puber kadaluarsa
342 Dibalik alasan wajah me merah
343 Tiba tiba tidak bisa merubah kata iya menjadi tidak
344 Dibalik ketakutan ifa
345 Lagi lagi niat kawin lari
346 Lebih dari sekedar terkejut
347 Kejutan manis yang benar benar mengejutkan
348 Kebahagiaan dua pasangan
349 Kelihatanya saja sadis
350 Tipe orang yang berbeda beda
351 Jahilan manis
352 Persiapan kurang dari seminggu
353 "Atau" yang di artikan beda
354 Ini rumah apa istana?
355 Romansa dua pasangan yang berbeda
356 Tidak bisa di bantah atau tawar lagi
357 miss you
358 Bincang hangat putri dan papanya
359 Rasanya sudah terasa
360 Lagi lagi dejavu
361 Segera menyusul
362 Suasana membahagiakan
363 Dan salah arti
364 Harus ke pending lagi
365 Kaget dengan kehadiranya
366 Eh tak tahunya
367 Penyatuan yang indah
368 Dan lagi lagi heboh
369 Khawatir saat tanpa kabar
370 Dan salah alamat
371 Sakit yang membuatnya manja
372 Tak banyak tuntutan
373 Hal konyol yang bisa terjadi saat datang bulan
374 Menikmati hari
375 Rasa yang setimpal
376 Memantapkan hati
377 Muncul impian
378 Menuju acara melamar
379 Will you marry me?
380 Biang lala
381 Malam panjang yang benar benar panjang
382 Kedatangan yang tanpa di sadari
383 Sikap dewasa yang datang dengan sendirinya
384 Sikap bijak
385 Jeng jeng!! perdebatan konyol
386 Jadi jadian
387 Diam saat diremehkan
388 Niat baik yang ternyata salah
389 Kesalah pahaman yang telah usai
390 Bagai CCTV yang ada dimana mana
391 Kejutan yang mengejutkan sampai bikin jantungan
392 Ungkapan perasaan
393 Seteguh mercusuar
394 Sarapan dalam artian lain
395 Pertemuan tak terduga
396 Lagi lagi seperti tercekik
397 Dan langkah selanjutnya
398 Terpecahkan juga
399 Benar benar jawaban yang melegakan
400 Kelahiran sang jagoan Wijaya
401 Tanpamu serasa berat
402 Di sela capek mendapatkan hadiah
403 Malam mingguan yang langka
404 Kelebihan sedikit saja
405 Hebatnya kejujuran
406 Murni kebetulan
407 Hadiah yang membahagiakan
408 Ribetnya menuju hari H
409 Fitting pertama
410 Mencoba empat gaun sekaligus
411 Rencana pindahan
412 Hari yang cerah
413 Kesibukan
414 Selesai dengan pindahan
415 Malam yang membahagiakan
416 Kendala fitting
417 Suasana yang mengharu
418 Satu minggu menuju hari H
419 Gelisah di malam sebelum pernikahan
420 Detik detik menuju ikrar sakral pernikahan
421 Akhirnya ikrar sakral itu pun terlaksana
422 Kamar yang berubah dari monoton menjadi manis
423 Malam panjang yang panas
424 Malam pertama tak terlupakan
425 Jamu yang berbeda
426 Perjalanan panjang menuju ke pantai
427 Garden Party
428 Pasangan yang legendaris
429 Tanpa jeda dan spasi
430 Sudah semakin sensitif
431 Persiapan pesta kedua
432 Dikira mabuk kendaraan
433 Keunikan tersendiri
434 Pesta dansa
435 Memantapkan pilihanya
436 Masih dalam acara pesta
437 Tanpa sadar sudah berbeda
438 Haru
439 Hanya ada bahagia
440 Apakah kalah romantisnya?
441 Masih malam di pantai
442 Suara syahdu
443 Selalu ada alasan jahil
444 Mendadak horor
445 Keinginan yang lumayan langka
446 Kebahagiaan yang sudah terwujud
447 Seputar kamar mandi
448 Ekspektasi dan realita yang tak sama
449 Seputar sarapan
450 Pasangan yang selalu renyah
451 Kadang Tom and Jerry, kadang Romeo and Juliet
452 Terkesan gila kerja
453 Negosiasi sengit
454 Masalah sepele
455 Rasa cemburu yang ikut menyisip hati
456 Masih mencari
457 Kesalahpahaman karena cemburu
458 Manis
459 Korban drama
460 Selalu ada ada saja
461 Ketiga pasangan dengan tingkah romantis tersendiri
462 Cool banget
463 Kepo
464 Meninggalkan Hotel
465 Keanehan yang lain
466 Keanehan yang di tepis keduanya
467 Kebetulan
468 Menyejukan
469 Ketahuan cemburuanya
470 Romansa
471 Mimpi yang berarti
472 Keunikan tersendiri
473 Hah...sekarang beralih permainn ke burung?
474 TAMAT
475 BONUS
476 Bonus +++
Episodes

Updated 476 Episodes

1
tanpa sadar
2
tak tega
3
hujan itu
4
terkejut
5
tak sengaja
6
lamaran dadakan
7
deg deg kan
8
tak nyaman
9
ciuman pertama
10
semakin dekat
11
senang
12
makin berani
13
sesuatu yang indah
14
cemburu
15
terpesona
16
sebatas teman
17
cincin tunangan
18
kata-kata pedas
19
saaaaaahhhhhh.....
20
malam pertama tertunda
21
honeymoon dadakan
22
manisnya
23
mengganggu
24
pengalaman baru
25
untuk pertama kalinya
26
bercak yang tertinggal
27
tidak sama dengan derama
28
fase malu-malu
29
ingatan kesedihan
30
dan lagi lagi
31
salah gosip
32
mencicil
33
cepat akrab
34
terbongkar
35
terbongkar 2
36
kepanikan hanya karena hal sepele
37
bu desi dan pemikirannya
38
kelakuan yang tidak biasa
39
hukuman
40
manja
41
keanehan yang manis
42
tidak tahan
43
kenapa tiba tiba ada suara jangkrik
44
mulai gosip
45
di balik cemoohan yang menjatuhkan
46
kabar bahagia yang belum pasti
47
perlunya sikap posesif
48
gara-gara sambel mangga
49
Masih dengan sambal mangga
50
Ke khawatiran yang menggoda
51
Lagi-lagi godaan
52
perasasaan itu
53
makin cantik
54
benar-benar positif
55
cerita lalu
56
perasaan yang menyiksa
57
persahabatan
58
kekhawatiran yang nyata
59
kentalnya persahabatan
60
ungkapan sangat cinta
61
absurd lagi
62
malaikat maut
63
di sela sibukku ada kamu
64
bujukan pesta
65
gara gara eskrim
66
tanpa sadar egois
67
semangat setelah begadang
68
menerka nerka
69
kenangan itu
70
Hampir tak percaya
71
berasa inces
72
nyalon
73
tak mengenali
74
meleleh
75
bersinar
76
kejutan
77
bahagiaku kamu
78
pensiun
79
candaan yg nyata
80
bumil sensitif
81
pagi yg beda
82
slalu perhatian
83
hawa mematikan
84
devil ku
85
jahil
86
salah faham
87
berat...kau tak akan kuat
88
temu kangen
89
rasa sedikit sendu
90
terlalu
91
manis
92
benar2 nyata
93
termakan gosip
94
bisikan yg mengusik
95
giyuran
96
sesungguhnya
97
di bikin geram
98
gosip terpanas
99
berhati2
100
kerinduan
101
kerinduan 2
102
melepas kerinduan
103
di tinggal lagi
104
dan 3stel pakaian lagi
105
lagi2 gosip
106
salah menafsirkan
107
percaya
108
syahdu
109
masih mikir hukuman
110
bubur
111
sedih
112
tertawa di atas kecemasan.
113
saling percaya
114
senja yg sejuk
115
tingkah konyol
116
bengong lagi.
117
dikira hilang
118
kencan berlari
119
perasaan tulus
120
surprise
121
turun temurun
122
tendangan yg menyenangkan
123
salah sasaran
124
beban berat
125
permohonan maaf
126
rumah kakek
127
konser
128
ingatan kesedihan
129
seperti kesurupan
130
slalu cool
131
buah
132
syahdu
133
rencana ke vila
134
jeweran kakek
135
ungkapan cinta
136
sisilain rendi
137
pemikiran tanpa batas
138
bisikan jahil
139
ngambek.
140
karenamu
141
pagi itu.
142
jangan jangan jangan
143
untung bukan absurd
144
amsyong
145
takjub
146
romansa
147
hampir saja
148
dan lagi lagi
149
gara-gara tikus
150
persiapan kamar baru
151
trimester akhir
152
setelah seminggu menahannya
153
mulai tekanan kerjaan
154
saling mengkhawatirkan
155
tangis yang menjadi
156
lagi-lagi bersabar
157
goyang lidah
158
melahirkan.
159
nindi wijaya
160
arga sanjaya
161
tiga kali pertemuan
162
Siang itu
163
si belel vs seratus lima puluh
164
Dan bertemu lagi
165
Kehebohan di pagi hari
166
Dan lagi-lagi di katain lagi
167
Syok
168
Awal pendekatan
169
Bercanda yang bikin melongo
170
perhatian
171
Keceplosan
172
Tekad
173
Sandal melayang
174
Welcome
175
Curahan hati
176
Gokil
177
Gara-gara hujan
178
Dejavu
179
selalu ada kesempatan
180
RASA YANG TERLUPA
181
LAGI-LAGI KESEMPATAN
182
MASUK LUBANG JEBAKAN SENDIRI
183
PERASAAN YANG TERLAMBAT
184
KILAS KENANGAN YANG MENYENANGKAN
185
HABIS GELAP TERBITLAH TERANG
186
KEMBALINYA KEPERCAYAAN.
187
SWEET
188
SEDIKIT BUMBU CEMBURU
189
SEMULUS PANTAT BAYI
190
KAMAR HOTEL XXX
191
KESEMPATAN.
192
BELAJAR BERSAMA.
193
KEPERCAYAAN.
194
TAK NYAMBUNG.
195
AKHIR SALAH PAHAM.
196
KETAHUAN PAPA.
197
BARANG ONLINENAN.
198
SETENGAH GALAU.
199
PANIK.
200
MATI RASA.
201
MERASA BEGO
202
KEMUNCULAN PESAING.
203
NIAT TERSELIBUNG
204
berpapasan
205
awal mula playboy akut
206
hanya pura pura bego
207
sedikit cemburu
208
icipan manis
209
gagal lagi deh...
210
kembali muda lagi
211
menghantui pikiran
212
lamunan arga
213
mungkinkah hamil?
214
i love you
215
perasaan muda lagi
216
warung sate
217
mulai aneh
218
di kacangin
219
meleset
220
lupa
221
gara gara video
222
jepretan foto
223
calon
224
sayang
225
lelaki yang selalu kalah
226
menuju ke
227
pukulan berujung manis
228
hasil yang di tunggu
229
kabar bahagia
230
nggak kaget
231
salah kira
232
oh ternyata
233
intinya
234
syok singkat
235
keanehan rendi
236
menikmati
237
pusat perhatian
238
siang yang indah
239
masih sekuat dulu
240
tubrukan
241
julukan
242
bad mood
243
salah kirim
244
cemburu nya arga
245
perkenalan lain
246
maksud baik
247
permainan tanpa ujung
248
sisi lain arga
249
mantan arga
250
kenyataan yang tak sama
251
kesalah pahaman lagi
252
liburan
253
gemetar
254
duaaaaarr.....
255
firasat
256
tawa riang diatas tangis
257
monster
258
terungkap
259
balasan
260
raja kerajaan mafia
261
insiden
262
memori
263
titik terang
264
butuh penjelasan
265
petir menyambar
266
terkoyak lebar
267
berani
268
bodoh
269
sandiwara manis
270
tikus yang lolos
271
tertangkap basah
272
kena kau
273
mencari pengalaman
274
perhatian dan hangat
275
godaan dunia
276
cemburu yang menakutkan
277
bukan mengintip atau sengaja melihat
278
tiga pasangan tanpa sengaja
279
kekasih dadakan
280
argaku kembali
281
sesuatu yang menyengat
282
oh...ternyata
283
cahaya bulan
284
tiba tiba redup lalu petang
285
kebersamaan 3 pasangan
286
khawatir setengah mati
287
kejahilan arga
288
apakah ini serangan jantung?
289
ciuman pertama tak terlupa
290
sebisanya mengelak
291
senyum bahagia
292
kecurigaan rendi
293
geli geli gatal
294
barbeque
295
kejutan
296
malam yang hangat
297
perasaan yang sama
298
ada yang tertinggal
299
cantik cantik ngaco
300
harusnya bukan kucing tapi gorila
301
awal mula gosip
302
gosip 1
303
bawel bawel gemesin
304
hari berkabung
305
gentle
306
dibalik hati yang dingin
307
percikan perasaan
308
bentuk yang tidak beraturan
309
wajah yang membuat iba
310
ketidak sengajaan
311
Gara gara wine
312
Virus bodoh
313
Lampu hijau
314
Gara gara kecolongan
315
Dewasa
316
Arti lampu hijau yang lain
317
Bak Cinderela dalam negeri dongeng
318
Ada yang salah
319
Mirip orang gila
320
Perasaan yang belum di rasakan sepenuhnya.
321
Hidup mati bergantung si sepatu
322
Goresan karena ketulusan
323
Posesif yang muncul tiba tiba
324
Ajakan nikah yang hoax
325
Niat pergi menjauh
326
Sembunyi dalam kegelapan
327
Dibalik rasa
328
Nikmati rasa itu sampai puas
329
Alasan penolakan
330
Kerinduan yang menyiksa
331
Khayalan yang nyata
332
Malam minggu pertama yang mantap
333
Kabar yang membuat syock
334
Bos datar
335
Fix calon suami
336
Kangen rasa itu
337
Curahan hati antara lelaki
338
Saat gila kerja
339
Kebangetan apa lagi pengiritan?
340
Hubby...
341
Puber kadaluarsa
342
Dibalik alasan wajah me merah
343
Tiba tiba tidak bisa merubah kata iya menjadi tidak
344
Dibalik ketakutan ifa
345
Lagi lagi niat kawin lari
346
Lebih dari sekedar terkejut
347
Kejutan manis yang benar benar mengejutkan
348
Kebahagiaan dua pasangan
349
Kelihatanya saja sadis
350
Tipe orang yang berbeda beda
351
Jahilan manis
352
Persiapan kurang dari seminggu
353
"Atau" yang di artikan beda
354
Ini rumah apa istana?
355
Romansa dua pasangan yang berbeda
356
Tidak bisa di bantah atau tawar lagi
357
miss you
358
Bincang hangat putri dan papanya
359
Rasanya sudah terasa
360
Lagi lagi dejavu
361
Segera menyusul
362
Suasana membahagiakan
363
Dan salah arti
364
Harus ke pending lagi
365
Kaget dengan kehadiranya
366
Eh tak tahunya
367
Penyatuan yang indah
368
Dan lagi lagi heboh
369
Khawatir saat tanpa kabar
370
Dan salah alamat
371
Sakit yang membuatnya manja
372
Tak banyak tuntutan
373
Hal konyol yang bisa terjadi saat datang bulan
374
Menikmati hari
375
Rasa yang setimpal
376
Memantapkan hati
377
Muncul impian
378
Menuju acara melamar
379
Will you marry me?
380
Biang lala
381
Malam panjang yang benar benar panjang
382
Kedatangan yang tanpa di sadari
383
Sikap dewasa yang datang dengan sendirinya
384
Sikap bijak
385
Jeng jeng!! perdebatan konyol
386
Jadi jadian
387
Diam saat diremehkan
388
Niat baik yang ternyata salah
389
Kesalah pahaman yang telah usai
390
Bagai CCTV yang ada dimana mana
391
Kejutan yang mengejutkan sampai bikin jantungan
392
Ungkapan perasaan
393
Seteguh mercusuar
394
Sarapan dalam artian lain
395
Pertemuan tak terduga
396
Lagi lagi seperti tercekik
397
Dan langkah selanjutnya
398
Terpecahkan juga
399
Benar benar jawaban yang melegakan
400
Kelahiran sang jagoan Wijaya
401
Tanpamu serasa berat
402
Di sela capek mendapatkan hadiah
403
Malam mingguan yang langka
404
Kelebihan sedikit saja
405
Hebatnya kejujuran
406
Murni kebetulan
407
Hadiah yang membahagiakan
408
Ribetnya menuju hari H
409
Fitting pertama
410
Mencoba empat gaun sekaligus
411
Rencana pindahan
412
Hari yang cerah
413
Kesibukan
414
Selesai dengan pindahan
415
Malam yang membahagiakan
416
Kendala fitting
417
Suasana yang mengharu
418
Satu minggu menuju hari H
419
Gelisah di malam sebelum pernikahan
420
Detik detik menuju ikrar sakral pernikahan
421
Akhirnya ikrar sakral itu pun terlaksana
422
Kamar yang berubah dari monoton menjadi manis
423
Malam panjang yang panas
424
Malam pertama tak terlupakan
425
Jamu yang berbeda
426
Perjalanan panjang menuju ke pantai
427
Garden Party
428
Pasangan yang legendaris
429
Tanpa jeda dan spasi
430
Sudah semakin sensitif
431
Persiapan pesta kedua
432
Dikira mabuk kendaraan
433
Keunikan tersendiri
434
Pesta dansa
435
Memantapkan pilihanya
436
Masih dalam acara pesta
437
Tanpa sadar sudah berbeda
438
Haru
439
Hanya ada bahagia
440
Apakah kalah romantisnya?
441
Masih malam di pantai
442
Suara syahdu
443
Selalu ada alasan jahil
444
Mendadak horor
445
Keinginan yang lumayan langka
446
Kebahagiaan yang sudah terwujud
447
Seputar kamar mandi
448
Ekspektasi dan realita yang tak sama
449
Seputar sarapan
450
Pasangan yang selalu renyah
451
Kadang Tom and Jerry, kadang Romeo and Juliet
452
Terkesan gila kerja
453
Negosiasi sengit
454
Masalah sepele
455
Rasa cemburu yang ikut menyisip hati
456
Masih mencari
457
Kesalahpahaman karena cemburu
458
Manis
459
Korban drama
460
Selalu ada ada saja
461
Ketiga pasangan dengan tingkah romantis tersendiri
462
Cool banget
463
Kepo
464
Meninggalkan Hotel
465
Keanehan yang lain
466
Keanehan yang di tepis keduanya
467
Kebetulan
468
Menyejukan
469
Ketahuan cemburuanya
470
Romansa
471
Mimpi yang berarti
472
Keunikan tersendiri
473
Hah...sekarang beralih permainn ke burung?
474
TAMAT
475
BONUS
476
Bonus +++

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!