Chapter 20

"Hei! siapa di sana? Jangan bersembunyi seperti seorang pengecut dan menyerang secara diam-diam, jika kalian memiliki kemampuan, maka tunjukkan diri kalian dan bertarunglah bersama kami!" teriak salah seorang dari kesembilan pria yang berpakaian serba hitam itu.

Tak lama beberapa anak panah pun kembali melesat ke arah ke sembilan orang pria berpakaian hitam itu, sehingga membuat mereka meloncat kesana kemari untuk menghindari serangan yang diberikan secara beruntun dari 4 penjuru arah.

Hingga akhirnya kesembilan orang itu pun kehilangan kesabaran, mereka kembali berteriak dengan sangat kencang, "Dasar pecundang! kalian hanya bisa menyerang dari belakang!" teriaknya dengan sangat kencang.

Hal itu tentu saja membuat segerombolan prajurit kekaisaran pun segera berlarian ke arah suara, mereka terlihat telah mengangkat pedangnya dan bersiap untuk menyerang para penyusup yang telah memasuki istana kekaisaran.

Menyadari kebodohannya, ke-9 orang itu pun segera berbalik arah, mereka sepertinya akan melarikan diri dari tempat itu, salah seorang dari mereka pun dengan cepat meraih tangan rekannya yang tengah terluka, kemudian segera mengangkatnya.

Namun pergerakan mereka ternyata tidaklah semudah seperti yang mereka fikirkan, jika para prajurit itu berlari dari arah kanan, maka beberapa anak panah pun kembali melesat dengan sangat cepat ke arah mereka, hingga akhirnya mau tak mau mereka pun tak bisa keluar dari tempat itu, dan harus berhadapan dengan para prajurit kekaisaran, yang saat ini sudah mulai berdatangan satu persatu ke tempat itu.

"Ada penyusup..!" teriak salah seorang prajurit.

Mendengar teriakan dari arah paviliun milik selir, para prajurit yang lain pun segera berlarian ke arah sana, mereka harus mengamankan keadaan, jangan sampai Kaisar Wei Huang harus turun tangan mengatasi masalah yang saat ini terjadi di salah satu Paviliun milik selirnya.

Xuan Jian beserta Xiu Lan yang saat ini masih berdiri dengan santai di atas sebuah dahan pohon, hanya bisa tersenyum menyeringai, keduanya terlihat menampakan keinginan untuk membunuh, namun melihat begitu banyaknya prajurit yang datang, akhirnya mereka pun mengurungkan niatnya untuk bergabung dan menghajar 10 orang yang telah memasuki kediaman milik salah seorang selir Kaisar itu.

Akhirnya keempatnya pun segera melesat Kembali menuju ke paviliun milik selir Feng Ling, mereka harus memastikan jika 10 orang pria berpakaian hitam yang juga dikirim untuk melenyapkan selir Kaisar itu, tidak mendapatkan keinginannya.

Sesaat keempatnya terlihat mengerutkan dahi, karena di tempat itu mereka tak melihat adanya kesepuluh orang yang dikirimkan oleh Perdana Menteri Xue untuk menghabisi selir Feng Ling.

Xuan Jian pun segera memerintahkan kedua orang pengawal bayangan milik selir Xiao Xia untuk memasuki paviliun itu dan mengecek keadaan di dalam, sedangkan dirinya bersama Xiu Lan bergegas kembali melesat menuju paviliun bobrok, karena mereka merasa takut jika ke-10 orang itu mengurungkan niat mereka untuk membunuh selir Feng Ling dan menggantikannya dengan selir Xuan Yang.

Sepertinya firasat mereka tidak salah, tanpa diduga-duga, mereka pun melihat pergerakan dibalik pepohonan besar yang berada tak jauh dari paviliun bobrok yang ditempati oleh ketiga selir itu.

Saat ini 10 orang pria berpakaian serba hitam tengah mengendap-ngendap di paviliun bobrok itu, sepertinya mereka sudah mengetahui jika saat ini ketiga orang selir Kaisar telah berada di satu tempat, yaitu di paviliun bobrok, tempat pengasingan selir Xuan Yang.

Namun baru saja mereka akan menerobos masuk menuju paviliun bobrok itu, tiba-tiba saja beberapa anak panah beserta pisau-pisau kecil beterbangan dan melesat dengan sangat cepat menuju ke arah mereka, sehingga mau tak mau Mereka pun terpaksa harus menghindar.

"Badjingan mana yang telah berani menyerang kami secara diam-diam? segera keluar dan tunjukkan batang hidung kalian, sebelum aku benar-benar menghancurkan paviliun ini!"ucap salah seorang pria yang disinyalir sebagai ketua dari ke-10 orang itu.

Hap...

Hap...

Akhirnya Xuan Jian dan juga Xiu Lan pun segera meloncat dari dahan pohon yang saat ini digunakan keduanya untuk bersembunyi, kemudian segera menjejakan kaki mereka di atas tanah.

Lengkungan tipis terlihat di wajah cantik Xuan Jian, meskipun saat ini dia menggunakan pakaian serba hitam dan juga sebuah cadar tipis, namun nyatanya senyuman gadis itu terlihat sangat manis setelah cadar tipis miliknya tersinari oleh cahaya rembulan, sehingga membuat ke-10 orang itu menyadari jika saat ini yang tengah berdiri dan menghadang mereka adalah dua orang gadis yang masih belia.

"Hei kalian, gadis bodoh! pergi dari tempat ini! atau aku terpaksa harus memenggal kepalamu?" ucap pria yang lain.

Mendengar ucapan yang begitu tajam dari orang-orang berpakaian hitam itu, Xuan Jian segera memuntahkan kata-kata sarkasnya.

"Bukankah kalian sejak tadi mengendap-ngendap bagaikan maling? Lalu kenapa kalian menganggap kami seorang pecundang? sebelum kami menjadi seorang pengecut, kalian telah melakukan hal yang sama! Jika kalian memang memiliki kemampuan dan juga kekuatan untuk bisa membunuh seseorang, bukankah lebih baik jika kalian langsung menentang orang itu untuk bertarung antara hidup dan mati?" tanya Xuan Jian.

"Dasar bocah ingusan! Apa kau pikir kekuatanmu cukup untuk menandingi kami? Kau hanya berdua dan kami bersepuluh? bagaimana bisa kau menghadang serangan kami? Aku bahkan bisa menumbangkanmu dalam dua gerakan saja." ucap sang ketua dari pria berbaju hitam itu.

Xuan Jian hanya tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan dari pria itu. "Hentikan bualanmu, pria tua! Kau tak lebih dari seorang kacung di mataku, bahkan saat ini meskipun semua orang menghormatimu seperti seorang ketua, nyatanya kau hanyalah seorang babu dari Perdana Menteri Xue yang bisa disuruh-suruh! Bukankah apa yang aku katakan ini benar?" tanya Xuan Jian.

Mendengar ucapan gadis itu, si ketua pun berang dengan segera dia menarik pedang yang tergantung di pinggangnya, dan langsung melesat cepat untuk menyerang.

Xuan Jian masih berdiri dengan tegak di tempatnya, dia bahkan tidak terganggu dengan gerakan yang dibuat oleh pria itu, namun saat pedang itu hampir menyentuh dada miliknya, dengan gerakan yang sangat lembut dan juga halus, Xuan Jian segera mengelak ke arah kiri, kemudian dia pun menggunakan tinjunya untuk memukul perut dari pria tua itu, hingga membuatnya tersungkur.

"Gerakanmu terlalu mudah ditebak, pria tua! Sepertinya kau juga sudah tidak memiliki kekuatan yang sama seperti saat mudamu! Bagaimana mungkin kau bisa bergerak dengan sangat lambat, sehingga aku bisa menumbangkanmu dalam satu kali gerakan saja! cibir Xuan Jian sambil tertawa terbahak-bahak.

Ke-9 orang yang menyaksikan ketua mereka saat ini telah tersungkur di tanah, dengan cepat segera menarik pedang mereka dan langsung menyerang kedua orang pengganggu, yang saat ini tengah berdiri dengan penuh kesombongan.

Sepertinya mereka tidak bisa belajar dari sikap sembrono yang dilakukan oleh ketua mereka, dan bahkan mengikuti kesalahan yang dibuatnya, untuk menyerang kedua orang yang hingga saat ini masih tertawa dengan sangat lantang tanpa merasa takut sedikitpun, meskipun mereka telah terkurung oleh 9 orang pria.

Terpopuler

Comments

Seven8

Seven8

kok malah mereka yg teriak... mereka jg nyerangnya diam2

2024-10-06

2

Fifid Dwi Ariyani

Fifid Dwi Ariyani

trysceria

2024-02-11

1

va

va

bodoh sekali😭😇

2023-11-02

3

lihat semua
Episodes
1 Chapter 01
2 Chapter 02
3 Chapter 03
4 Chapter 04
5 Chapter 05
6 Chapter 06
7 Chapter 07
8 Chapter 08
9 Chapter 09
10 Chapter 10
11 Chapter 11
12 Chapter 12
13 Chapter 13
14 Chapter 14
15 Chapter 15
16 Chapter 16
17 Chapter 17
18 Chapter 18
19 Chapter 19
20 Chapter 20
21 Chapter 21
22 Chapter 22
23 Chapter 23
24 Chapter 24
25 Chapter 25
26 Chapter 26
27 Chapter 27
28 Chapter 28
29 Chapter 29
30 Chapter 30
31 Chapter 31
32 Chapter 32
33 Chapter 33
34 Chapter 34
35 Chapter 35
36 Chapter 36
37 Chapter 37
38 Chapter 38
39 Chapter 39
40 Chapter 40
41 Chapter 41
42 Chapter 42
43 Chapter 43
44 Chapter 44
45 Chapter 45
46 Chapter 46
47 Chapter 47
48 Chapter 48
49 Chapter 49
50 Chapter 50
51 Chapter 51
52 Chapter 52
53 Chapter 53
54 Chapter 54
55 Chapter 55
56 Chapter 56
57 Chapter 57
58 Chapter 58
59 Chapter 59
60 Chapter 60
61 Chapter 61
62 Chapter 62
63 Chapter 63
64 Chapter 64
65 Chapter 65
66 Chapter 66
67 Chapter 67
68 Chapter 68
69 Chapter 69
70 Chapter 70
71 Chapter 71
72 Chapter 72
73 Chapter 73
74 Chapter 74
75 Chapter 75
76 Chapter 76
77 Chapter 77
78 Chapter 78
79 Chapter 79
80 Chapter 80
81 Chapter 81
82 Chapter 82
83 Chapter 83
84 Chapter 84
85 Chapter 85
86 Chapter 86
87 Chapter 87
88 Chapter 88
89 Chapter 89
90 Chapter 90
91 Chapter 91
92 Chapter 92
93 Chapter 93
94 Chapter 94
95 Chapter 95
96 Chapter 96
97 Chapter 97
98 Chapter 98
99 Chapter 99
100 Chapter 100
101 Chapter 101
102 Chapter 102
103 Chapter 103
104 Chapter 104
105 Chapter 105
106 Chapter 106
107 Chapter 107
108 Chapter 108
109 Chapter 109
110 Chapter 110
111 Chapter 111
112 Chapter 112
113 Chapter 113
114 Chapter 114
115 Chapter 115
116 Chapter 116
117 Chapter 117
118 Chapter 118
119 Chapter 119
120 Chapter 120
121 Chapter 121
122 Chapter 122
123 Chapter 123
124 Chapter 124
125 Chapter 125
126 Chapter 126
127 Chapter 127
128 Chapter 128
129 Chapter 129
130 Chapter 130
131 Chapter 131
132 Chapter 132
133 Chapter 133
134 Chapter 134
135 Chapter 135
136 Chapter 136
137 Chapter 137
138 Chapter 138
139 Chapter 139
140 Chapter 140
141 Chapter 141
142 Chapter 142
143 Chapter 143
144 Chapter 144
145 Chapter 145
146 Chapter 146
147 Chapter 147
148 Chapter 148
149 Chapter 149
150 Chapter 150
151 Chapter 151
152 Chapter 152
153 Chapter 153
154 Chapter 154
155 Chapter 155
156 Chapter 156
157 Chapter 157
158 Chapter 158
159 Chapter 159
160 Chapter 160
161 Chapter 161
162 Chapter 162
163 Chapter 163
164 Chapter 164
165 Chapter 165
166 Chapter 166
167 End
Episodes

Updated 167 Episodes

1
Chapter 01
2
Chapter 02
3
Chapter 03
4
Chapter 04
5
Chapter 05
6
Chapter 06
7
Chapter 07
8
Chapter 08
9
Chapter 09
10
Chapter 10
11
Chapter 11
12
Chapter 12
13
Chapter 13
14
Chapter 14
15
Chapter 15
16
Chapter 16
17
Chapter 17
18
Chapter 18
19
Chapter 19
20
Chapter 20
21
Chapter 21
22
Chapter 22
23
Chapter 23
24
Chapter 24
25
Chapter 25
26
Chapter 26
27
Chapter 27
28
Chapter 28
29
Chapter 29
30
Chapter 30
31
Chapter 31
32
Chapter 32
33
Chapter 33
34
Chapter 34
35
Chapter 35
36
Chapter 36
37
Chapter 37
38
Chapter 38
39
Chapter 39
40
Chapter 40
41
Chapter 41
42
Chapter 42
43
Chapter 43
44
Chapter 44
45
Chapter 45
46
Chapter 46
47
Chapter 47
48
Chapter 48
49
Chapter 49
50
Chapter 50
51
Chapter 51
52
Chapter 52
53
Chapter 53
54
Chapter 54
55
Chapter 55
56
Chapter 56
57
Chapter 57
58
Chapter 58
59
Chapter 59
60
Chapter 60
61
Chapter 61
62
Chapter 62
63
Chapter 63
64
Chapter 64
65
Chapter 65
66
Chapter 66
67
Chapter 67
68
Chapter 68
69
Chapter 69
70
Chapter 70
71
Chapter 71
72
Chapter 72
73
Chapter 73
74
Chapter 74
75
Chapter 75
76
Chapter 76
77
Chapter 77
78
Chapter 78
79
Chapter 79
80
Chapter 80
81
Chapter 81
82
Chapter 82
83
Chapter 83
84
Chapter 84
85
Chapter 85
86
Chapter 86
87
Chapter 87
88
Chapter 88
89
Chapter 89
90
Chapter 90
91
Chapter 91
92
Chapter 92
93
Chapter 93
94
Chapter 94
95
Chapter 95
96
Chapter 96
97
Chapter 97
98
Chapter 98
99
Chapter 99
100
Chapter 100
101
Chapter 101
102
Chapter 102
103
Chapter 103
104
Chapter 104
105
Chapter 105
106
Chapter 106
107
Chapter 107
108
Chapter 108
109
Chapter 109
110
Chapter 110
111
Chapter 111
112
Chapter 112
113
Chapter 113
114
Chapter 114
115
Chapter 115
116
Chapter 116
117
Chapter 117
118
Chapter 118
119
Chapter 119
120
Chapter 120
121
Chapter 121
122
Chapter 122
123
Chapter 123
124
Chapter 124
125
Chapter 125
126
Chapter 126
127
Chapter 127
128
Chapter 128
129
Chapter 129
130
Chapter 130
131
Chapter 131
132
Chapter 132
133
Chapter 133
134
Chapter 134
135
Chapter 135
136
Chapter 136
137
Chapter 137
138
Chapter 138
139
Chapter 139
140
Chapter 140
141
Chapter 141
142
Chapter 142
143
Chapter 143
144
Chapter 144
145
Chapter 145
146
Chapter 146
147
Chapter 147
148
Chapter 148
149
Chapter 149
150
Chapter 150
151
Chapter 151
152
Chapter 152
153
Chapter 153
154
Chapter 154
155
Chapter 155
156
Chapter 156
157
Chapter 157
158
Chapter 158
159
Chapter 159
160
Chapter 160
161
Chapter 161
162
Chapter 162
163
Chapter 163
164
Chapter 164
165
Chapter 165
166
Chapter 166
167
End

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!