Chapter 18

Kedatangan Perdana Menteri Xue, langsung disambut oleh beberapa orang kepercayaannya, mereka tadi telah mendapatkan pesan dari salah seorang prajurit yang dikirim oleh sang perdana menteri dari kekaisaran jiahu itu, untuk berkumpul di kediamannya, karena ada sesuatu hal yang sangat mendesak dan harus segera dibahas saat ini juga.

Hal itu tentu membuat orang-orang kepercayaan dari perdana menteri itu merasa sangat penasaran, 'Apakah majikan mereka memiliki rencana baru untuk pertempuran yang akan dijalankan dalam satu bulan ke depan?' mereka berpikir jika saat ini Perdana Menteri Xue ingin segera menghabisi Kaisar, namun pikiran itu pun terpatahkan setelah Perdana Menteri Xue menyampaikan apa yang jadi keinginannya saat ini.

"Kirimkan beberapa orang untuk membunuh kedua selir Kaisar, agar tidak menghalangi jalan putriku!" ucap dari perdana menteri.

Orang-orang kepercayaannya pun saling memandang, mereka tak mengerti, alasan apa yang membuat perdana menteri itu ingin menyingkirkan kedua orang selir dari kaisar? yang nyatanya merupakan putri dari seorang raja kerajaan kecil.

Melihat tatapan yang penuh dengan pertanyaan dari sorot mata yang ditunjukkan orang-orang kepercayaannya itu, Perdana Menteri Xue pun segera menceritakan seluruh kejadian yang terjadi di istana kekaisaran, sehingga orang-orang kepercayaannya itu pun langsung menganggukan kepala, mereka akan segera mempersiapkan orang-orang yang terlatih untuk menyerang kediaman dari kedua selir Kaisar yang baru itu.

Namun Mereka mulai mempertanyakan keberadaan selir Xuan Yang, Apakah Perdana Menteri juga menginginkan nyawa dari selir terbuang itu? ataukah hanya dua orang selir yang saat ini masih aktif dan berada di sisi Kaisar Wei Huang.

Perdana Menteri Xue hanya menjawab dengan gelengan kepala, sepertinya pria paruh baya itu tidak menganggap selir Xuan Yang sebagai seseorang yang patut untuk dia singkirkan, apalagi sang Kaisar juga sudah tidak pernah mengunjungi selirnya itu.

Akhirnya mereka pun segera pergi dari kediaman perdana menteri menuju ke markas yang biasa mereka gunakan, jika ada sesuatu hal yang harus dibicarakan, setelah melewati berapa perdebatan yang sangat alot, akhirnya mereka pun memutuskan, akan mengirimkan 20 orang prajurit terlatih untuk menyerang kedua Paviliun yang ditempati oleh kedua selir Kaisar Wei Huang itu.

.

.

.

Putri Xuan Jian saat ini tengah berjalan sendirian di depan sebuah taman kecil, yang baru saja dibangun oleh Mei Ling, dia ingin membuat gubuk bobrok yang ditempatinya menjadi sebuah tempat yang sangat menyenangkan.

Dia pun segera memanggil beberapa orang prajurit dan meminta mereka untuk membangun sebuah kolam, dia akan membuat suasana baru yang menyenangkan, agar bisa membahagiakan hati ibunya.

Para prajurit yang mendengar perintah dari putri Xuan Jian pun bergegas datang, mereka langsung melakukan apa yang diperintahkan oleh putri dari selir yang terbuang itu dengan sangat cekatan, bukan karena mereka menghormati Putri itu, melainkan karena mereka takut jika mereka lelet dalam mengerjakan tugas yang diberikan oleh Putri Xuan Jian, gadis itu akan menghukum mereka dengan sangat parah.

Mereka masih ingat, bagaimana sadisnya Putri Xuan Jian saat memenggal kepala Lian, tentu mereka pun tak ingin bernasib sama dengan pelayan kepercayaan permaisuri itu, sehingga mereka pun langsung saja bergegas mengambil perlengkapan yang dibutuhkan untuk membangun sebuah kolam.

Selir Xuan Yang hanya bisa melihat apa yang dilakukan oleh putrinya itu sambil menggelengkan kepalanya dengan perlahan, dia tidak menyangka jika putri kecilnya itu sekarang telah tumbuh menjadi seorang gadis dewasa yang memiliki pemikiran yang sangat luas.

Namun mengingat apa yang telah dibicarakan oleh putrinya itu tadi, selir Xuan Yang pun kembali ditekan oleh rasa takut, bisa saja permaisuri Xue Yi melakukan cara yang lain, untuk menyingkirkan dirinya bersama sang putri dari istana kekaisaran, lalu bagaimana caranya agar selir Xuan Yang bisa menyelamatkan hidup Putri Xuan Jian?

Sementara dia pun memahami jika orang nomor 2 di seluruh wilayah kekaisaran jiahu itu, merupakan seorang wanita yang sangat licik dan juga memiliki 1000 macam cara untuk bisa menghancurkan kebahagiaan dan juga kehidupan orang lain, yang dirasa telah menghalangi jalannya.

Selir Xuan Yang segera duduk di sebuah kursi yang ada di Gazebo, dia pun memandang dengan sendu, sebenarnya saat ini selir Xuan Yang ingin meminta kepada kaisar Wei Huang untuk menempatkan beberapa orang prajurit, untuk berjaga di paviliun bobrok itu.

Namun melihat bagaimana putrinya itu menolak setiap pemberian dari sang Kaisar, membuat selir Xuan Yang pun akhirnya hanya bisa menghela nafas dengan pasrah, semoga saja di masa depan, permaisuri tidak lagi membuat masalah dengannya, sehingga Sang Putri tidak perlu berepot-repot untuk membuat kekejaman demi kekejaman agar bisa membalas dendam kepada permaisuri Xue Yi itu.

Xuan Jian menatap para prajurit yang saat ini tengah bekerja, dia pun segera memanggil Mei Ling untuk menyiapkan cemilan beserta beberapa gelas air, agar prajuritnya itu bisa sejenak beristirahat dan menikmati hidangan ala kadarnya yang telah disiapkan oleh mei Ling.

Hal itu tentu membuat para prajurit merasa sedikit bimbang dalam hati, Benarkah Putri Xuan Jian seorang gadis yang sangat kejam? sedangkan saat ini, melihat para prajurit yang telah bersimbah keringat, setelah menjalankan perintah yang dia berikan, nyatanya gadis itu pun menyuruh pelayan setianya, untuk segera menghidangkan makanan, kemudian menyajikannya di depan para prajurit.

Putri Xuan Jian melenggang ke arah sang Ibu, dia pun ikut mendudukkan dirinya di atas sebuah kursi, berhadapan dengan selir Xuan Yang. "Apakah ada sesuatu yang mengganggu pikiran ibu?" tanya Xuan Jian.

Selir Xuan Yang hanya menggelengkan kepalanya pelan, "Selama ada Putri Ibu yang cantik ini, siapa yang berani berbuat jahat terhadap ibu? ibu baik-baik saja, hanya saja sedikit khawatir terhadapmu." ucap selir Xuan Yang sambil menatap wajah cantik Putri Xuan Jian.

Tatapan teduh yang diberikan oleh sang ibu, membuat Putri Xuan Jian pun tersenyum manis, dengan segera dia menuangkan teh pada cangkir kosong yang ada di hadapan selir Xuan Yang dan langsung memberikannya kepada sang ibu.

"Sepertinya permaisuri licik itu berniat untuk menyingkirkan kedua selir Kaisar yang lain, dengan meminta bantuan kepada ayahnya." ucap Putri Xuan Jian mengagetkan sang ibu yang saat itu tengah menatapnya.

"Dari mana kau mengetahui semua ini Jian'er?"

"Astaga... Apa Ibu lupa siapa aku? lihat saja nanti malam, orang-orang yang dikirimkan oleh perdana menteri itu pasti akan mendatangi kediaman kedua selir." ucap Putri Xuan Jian.

Dia pun segera meminta Mei Ling untuk segera mengambilkan kertas dan juga pena, dia akan membuat surat kepada kedua orang selir Kaisar yang baru, dengan cepat Mei Ling pun melangkahkan kakinya menuju ke dalam Paviliun bobrok itu dan mengambil apa yang diminta oleh Putri Xuan Jian.

Dia menyerahkannya dengan sangat cepat, Putri Xuan Jian segera menulis surat, kemudian meminta Mei Ling untuk menyampaikannya kepada kedua selir Kaisar itu dengan hati-hati.

Mei Ling pun mengangguk, dia segera mengambil dua gulungan yang ada di tangan putri Xuan Jian, kemudian menyimpannya di lengan hanfu, gadis pelayan itu pun berjalan dengan sangat tenang sambil sudut matanya memperhatikan ke kiri dan ke kanan, kalau kalau ada seseorang yang mengawasinya.

Langkah kaki Mei Ling pun akhirnya sampai di kediaman selir Xiao Xia, dia meminta izin untuk bertemu dengan selir Kaisar itu, saat Mei Ling masuk, ternyata selir Xiao Xia tengah bersama dengan selir Feng Ling, setelah memberikan hormat gadis pelayan itu pun segera memberikan dua gulungan kertas itu kepada kedua selir Kaisar.

Hal itu tentu membuat Xiu Lan cemas, entah apa yang dituliskan oleh Putri Xuan Jian, sehingga membuat wajah kedua selir itu terlihat sangat pucat, lalu kedua selir itu segera meminta agar Xiu Lan mengambil pena dan juga kertas.

Nampaknya mereka setuju dengan rencana yang dibuat oleh putri Xuan Jian, Mereka pun segera membalas surat itu kemudian bersiap untuk menghadapi serangan yang mungkin saja akan dilancarkan di kedua Paviliun mereka.

Terpopuler

Comments

Fifid Dwi Ariyani

Fifid Dwi Ariyani

trussemsngst

2024-02-11

1

Shai'er

Shai'er

👍👍👍

2023-08-23

2

Shai'er

Shai'er

nyari Sekutu kah, Xuan Jian 🤔🤔🤔

2023-08-23

2

lihat semua
Episodes
1 Chapter 01
2 Chapter 02
3 Chapter 03
4 Chapter 04
5 Chapter 05
6 Chapter 06
7 Chapter 07
8 Chapter 08
9 Chapter 09
10 Chapter 10
11 Chapter 11
12 Chapter 12
13 Chapter 13
14 Chapter 14
15 Chapter 15
16 Chapter 16
17 Chapter 17
18 Chapter 18
19 Chapter 19
20 Chapter 20
21 Chapter 21
22 Chapter 22
23 Chapter 23
24 Chapter 24
25 Chapter 25
26 Chapter 26
27 Chapter 27
28 Chapter 28
29 Chapter 29
30 Chapter 30
31 Chapter 31
32 Chapter 32
33 Chapter 33
34 Chapter 34
35 Chapter 35
36 Chapter 36
37 Chapter 37
38 Chapter 38
39 Chapter 39
40 Chapter 40
41 Chapter 41
42 Chapter 42
43 Chapter 43
44 Chapter 44
45 Chapter 45
46 Chapter 46
47 Chapter 47
48 Chapter 48
49 Chapter 49
50 Chapter 50
51 Chapter 51
52 Chapter 52
53 Chapter 53
54 Chapter 54
55 Chapter 55
56 Chapter 56
57 Chapter 57
58 Chapter 58
59 Chapter 59
60 Chapter 60
61 Chapter 61
62 Chapter 62
63 Chapter 63
64 Chapter 64
65 Chapter 65
66 Chapter 66
67 Chapter 67
68 Chapter 68
69 Chapter 69
70 Chapter 70
71 Chapter 71
72 Chapter 72
73 Chapter 73
74 Chapter 74
75 Chapter 75
76 Chapter 76
77 Chapter 77
78 Chapter 78
79 Chapter 79
80 Chapter 80
81 Chapter 81
82 Chapter 82
83 Chapter 83
84 Chapter 84
85 Chapter 85
86 Chapter 86
87 Chapter 87
88 Chapter 88
89 Chapter 89
90 Chapter 90
91 Chapter 91
92 Chapter 92
93 Chapter 93
94 Chapter 94
95 Chapter 95
96 Chapter 96
97 Chapter 97
98 Chapter 98
99 Chapter 99
100 Chapter 100
101 Chapter 101
102 Chapter 102
103 Chapter 103
104 Chapter 104
105 Chapter 105
106 Chapter 106
107 Chapter 107
108 Chapter 108
109 Chapter 109
110 Chapter 110
111 Chapter 111
112 Chapter 112
113 Chapter 113
114 Chapter 114
115 Chapter 115
116 Chapter 116
117 Chapter 117
118 Chapter 118
119 Chapter 119
120 Chapter 120
121 Chapter 121
122 Chapter 122
123 Chapter 123
124 Chapter 124
125 Chapter 125
126 Chapter 126
127 Chapter 127
128 Chapter 128
129 Chapter 129
130 Chapter 130
131 Chapter 131
132 Chapter 132
133 Chapter 133
134 Chapter 134
135 Chapter 135
136 Chapter 136
137 Chapter 137
138 Chapter 138
139 Chapter 139
140 Chapter 140
141 Chapter 141
142 Chapter 142
143 Chapter 143
144 Chapter 144
145 Chapter 145
146 Chapter 146
147 Chapter 147
148 Chapter 148
149 Chapter 149
150 Chapter 150
151 Chapter 151
152 Chapter 152
153 Chapter 153
154 Chapter 154
155 Chapter 155
156 Chapter 156
157 Chapter 157
158 Chapter 158
159 Chapter 159
160 Chapter 160
161 Chapter 161
162 Chapter 162
163 Chapter 163
164 Chapter 164
165 Chapter 165
166 Chapter 166
167 End
Episodes

Updated 167 Episodes

1
Chapter 01
2
Chapter 02
3
Chapter 03
4
Chapter 04
5
Chapter 05
6
Chapter 06
7
Chapter 07
8
Chapter 08
9
Chapter 09
10
Chapter 10
11
Chapter 11
12
Chapter 12
13
Chapter 13
14
Chapter 14
15
Chapter 15
16
Chapter 16
17
Chapter 17
18
Chapter 18
19
Chapter 19
20
Chapter 20
21
Chapter 21
22
Chapter 22
23
Chapter 23
24
Chapter 24
25
Chapter 25
26
Chapter 26
27
Chapter 27
28
Chapter 28
29
Chapter 29
30
Chapter 30
31
Chapter 31
32
Chapter 32
33
Chapter 33
34
Chapter 34
35
Chapter 35
36
Chapter 36
37
Chapter 37
38
Chapter 38
39
Chapter 39
40
Chapter 40
41
Chapter 41
42
Chapter 42
43
Chapter 43
44
Chapter 44
45
Chapter 45
46
Chapter 46
47
Chapter 47
48
Chapter 48
49
Chapter 49
50
Chapter 50
51
Chapter 51
52
Chapter 52
53
Chapter 53
54
Chapter 54
55
Chapter 55
56
Chapter 56
57
Chapter 57
58
Chapter 58
59
Chapter 59
60
Chapter 60
61
Chapter 61
62
Chapter 62
63
Chapter 63
64
Chapter 64
65
Chapter 65
66
Chapter 66
67
Chapter 67
68
Chapter 68
69
Chapter 69
70
Chapter 70
71
Chapter 71
72
Chapter 72
73
Chapter 73
74
Chapter 74
75
Chapter 75
76
Chapter 76
77
Chapter 77
78
Chapter 78
79
Chapter 79
80
Chapter 80
81
Chapter 81
82
Chapter 82
83
Chapter 83
84
Chapter 84
85
Chapter 85
86
Chapter 86
87
Chapter 87
88
Chapter 88
89
Chapter 89
90
Chapter 90
91
Chapter 91
92
Chapter 92
93
Chapter 93
94
Chapter 94
95
Chapter 95
96
Chapter 96
97
Chapter 97
98
Chapter 98
99
Chapter 99
100
Chapter 100
101
Chapter 101
102
Chapter 102
103
Chapter 103
104
Chapter 104
105
Chapter 105
106
Chapter 106
107
Chapter 107
108
Chapter 108
109
Chapter 109
110
Chapter 110
111
Chapter 111
112
Chapter 112
113
Chapter 113
114
Chapter 114
115
Chapter 115
116
Chapter 116
117
Chapter 117
118
Chapter 118
119
Chapter 119
120
Chapter 120
121
Chapter 121
122
Chapter 122
123
Chapter 123
124
Chapter 124
125
Chapter 125
126
Chapter 126
127
Chapter 127
128
Chapter 128
129
Chapter 129
130
Chapter 130
131
Chapter 131
132
Chapter 132
133
Chapter 133
134
Chapter 134
135
Chapter 135
136
Chapter 136
137
Chapter 137
138
Chapter 138
139
Chapter 139
140
Chapter 140
141
Chapter 141
142
Chapter 142
143
Chapter 143
144
Chapter 144
145
Chapter 145
146
Chapter 146
147
Chapter 147
148
Chapter 148
149
Chapter 149
150
Chapter 150
151
Chapter 151
152
Chapter 152
153
Chapter 153
154
Chapter 154
155
Chapter 155
156
Chapter 156
157
Chapter 157
158
Chapter 158
159
Chapter 159
160
Chapter 160
161
Chapter 161
162
Chapter 162
163
Chapter 163
164
Chapter 164
165
Chapter 165
166
Chapter 166
167
End

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!