Chapter 16

Tubuh Lian seketika membeku, saat mendengar ucapan yang dikeluarkan oleh Putri Xuan Jian yang menginginkan kepalanya sebagai jaminan, dia pun mengutuk putri dari selir Xuan Yang itu di dalam hati, kebenciannya terhadap Putri Xuan Jian semakin menjadi-jadi, meskipun keringat mengucur deras dari dahi dan seluruh tubuhnya, pelayan sombong itu menjawab dengan penuh keangkuhan.

"Jika memang terbukti bukan selir Xuan Yang yang telah meracuni yang mulia permaisuri, maka aku Lian, bersedia menyerahkan kepalaku sebagai jaminan untuk kesaksian yang kubuat." ucap Lian.

Putri Xuan Jian menarik sudut bibirnya ke atas, menyunggingkan senyuman sinis. dia cukup terkejut dengan tanggapan yang diberikan oleh pelayan dari sang permaisuri Xue Yi itu.

"Benar-benar sangat berani" puji Putri Xuan Jian seraya melirik ke arah Lian.

Akhirnya para prajurit pun bergegas masuk ke dalam Paviliun bobrok yang ditempati oleh putri Xuan Jian dan juga selir Xuan Yang, mereka segera menggeledah setiap ruangan di tempat itu untuk mencari bukti atas tuduhan Lian.

Sedangkan si pelayan permaisuri itu terlihat tersenyum puas, di dalam hatinya dia pun berjingkrak.

'Sebentar lagi putri Xuan Jian dan juga selir Xuan Yang pasti akan segera menangis darah, setelah para prajurit itu menemukan sisa racun di kamarnya.' fikir Lian.

Sementara Putri Xuan Jian saat ini tengah tersenyum manis, dia telah merancang di dalam otak cantiknya, bagaimana cara dia menghukum si gadis pelayan licik dan juga bermuka dua itu di hadapan semua orang, sehingga mulai saat ini tak ada satu orang pun yang berani meremehkan bahkan memberikan tuduhan palsu lagi kepada ibunya.

Sesaat kemudian, Putri Xuan Jian terlihat tersenyum tipis, sepertinya gadis itu telah menemukan cara yang paling baik dan juga pasti akan membuat semua orang berfikir dua kali untuk berurusan dengannya.

Akhirnya para prajurit pun kembali keluar, mereka segera melapor kepada kaisar Wei Huang jika mereka telah menggeledah semua tempat dan juga semua benda yang ada di paviliun bobrok itu, namun mereka tidak menemukan barang bukti apapun yang menunjukkan jika selir Xuan Yang merupakan tersangka pengirim racun untuk melenyapkan permaisuri Xue Yi.

Mendengar kata-kata yang diucapkan oleh para prajurit itu, selir Xuan Yang terlihat mengusap dada, dia merasa sangat lega karena ternyata saat ini masih diberikan kesempatan untuk hidup, sedangkan Lian terlihat gusar.

Dengan langkah cepat, gadis itu pun berusaha untuk menerobos dan masuk ke dalam paviliun bobrok itu, namun langkahnya terhenti, begitu pergelangan tangannya ditarik oleh putri Xuan Jian dan dihempaskan dengan sangat cepat hingga akhirnya dia pun tersungkur di atas tanah.

Bruk...

Tubuh Lian ambruk di atas tanah bersamaan dengan dua benda yang tiba-tiba saja terjatuh dari lengan hanfunya, hingga membuat semua orang membelalak kaget.

"Dari mana pelayan itu mendapatkan koin emas yang begitu banyak? dan apa yang di sebelahnya itu? sebuah bungkusan berwarna putih? benar-benar mencurigakan!" ucap selir Feng Ling.

Kaisar pun segera menyuruh para prajuritnya untuk menahan Lian dan juga segera mengambil barang yang baru saja terjatuh dari lengan hanfunya, setelah memeriksa kedua benda yang terjatuh itu, Kaisar Wei Huang pun menunjuk ke arah Lian, wajahnya terlihat mengeras, kesal dengan perilaku yang ditunjukkan oleh pelayan kesayangan permaisuri itu.

"Dasar pelayan licik! Kau menuduh selir Xuan Yang telah meracuni permaisuri, tapi ternyata kau sendirilah yang meracuni dan juga mencuri koin emas miliknya!" teriak Kaisar Wei Huang.

Lian langsung membeku mendengar tuduhan yang diarahkan kepadanya, terlebih setelah melihat kedua benda yang terjatuh dari lengan hanfunya, membuat gadis pelayan itu pun seketika langsung bersujud di hadapan Kaisar Wei Huang.

"Ampuni hamba yang mulia, hamba telah dijebak!" ucap pelayan itu dengan tangis yang menjadi-jadi.

Putri Xuan Jian bergegas melangkah ke arah Lian, dia langsung menjulurkan tangannya dan mengangkat dagu gadis pelayan sombong itu sambil mencibir di hadapan semua orang.

"Kau telah menuduh Ibuku sebagai seorang pembunuh! tapi ternyata kau sendirilah otak dibalik semuanya! kau sengaja meracuni permaisuri dan juga mencuri koin emas miliknya! dasar pelayan tidak tahu diri!" ucap Putri Xuan Jian sambil mencengkram dagu gadis pelayan itu dengan sangat kuat.

Kuku-kukunya menancap pada kulit gadis pelayan itu hingga meninggalkan bekas dan terlihat sedikit mengeluarkan darah, Lian menahan sakit dan perih pada pipinya sedangkan Putri Xuan Jian terlihat menyeringai, dia menunjukkan senyuman iblisnya kepada Lian.

"Bukankah kau tadi mengatakan akan menjadikan kepalamu sebagai jaminan jika sampai tuduhan yang kau berikan tidak terbukti, pelayan?" ucap Putri Xuan Jian dengan sangat dingin.

Mendengar hal itu Lian pun segera mengesot ke arah putri Xuan Jian dan juga selir Xuan Yang, dia bersujud di depan keduanya untuk memohon ampun. Tapi sepertinya Putri Xuan Jian bukanlah seorang yang memiliki hati nurani, dia adalah seorang gadis yang sangat kejam yang selalu memikirkan kebahagiaan ibunya dan tidak pernah memperdulikan orang lain.

Dengan secepat kilat, tangan gadis itu pun langsung mengambil bungkusan berwarna putih itu dari tangan prajurit, kemudian memasukkannya dengan paksa ke mulut Lian.

Gadis pelayan itu memberontak, namun Xuan Jian tidak kalah taktik, dia segera menjambak rambut pelayan itu sehingga wajahnya mendongak dan dengan cara kasar memasukkan serbuk racun itu ke dalam mulut pelayan yang bermuka dua itu.

Lian mau tak mau terpaksa menelan racun itu, air matanya mengalir di sudut pipinya, dia menyesali perbuatannya yang telah menuduh selir Xuan Yang. Andai saja tadi dia menunjuk selir yang lain, mungkin saja saat ini nyawanya masih tertolong.

Sedangkan Putri Xuan Jian dengan cepat menarik pedang dari pinggang salah seorang prajurit dan dengan cepat dia pun segera menebas leher dari pelayan permaisuri itu hingga akhirnya.

Crash...

Kepala Lian pun memggelinding, terlepas dari badannya. Seluruh tubuh dan juga kepalanya terlihat menghijau, pertanda jika racun yang tadi diberikan oleh Putri Xuan Jian mulai menunjukkan reaksinya.

Tak tanggung-tanggung Gadis itu pun segera mengangkat kepala Lian dan melemparkannya kepada salah seorang prajurit,kemudian berseru dengan sangat lantang.

"Pajang kepala pelayan yang tidak tahu diri itu di alun-alun dan beritahu semua orang, siapapun yang berani menyakiti Ibuku, dia akan bernasib sama seperti pelayan sialan itu!" ucapnya.

Kemudian dia pun kembali mengangkat pedangnya dan langsung mencincang tubuh Lian di hadapan semua orang, hingga mereka terlihat sangat ketakutan.

"Astaga... Aku tidak pernah menyangka jika putri Xuan Jian adalah seorang gadis yang sangat kejam, dia bahkan tidak memberikan penghormatan sama sekali terhadap orang yang telah mati." bisik salah seorang pelayan kepada pelayan yang lainnya.

Tak lama Putri Xuan Jian pun kembali berteriak, "Singkirkan seluruh daging busuk ini dan lemparkan ke hutan! pelayan manapun yang berani menginjakkan kakinya di paviliun yang kutempati dan memiliki niat yang tidak baik, akan kupastikan jika aku akan mencincang tubuhnya dan kujadikan sebagai makanan binatang buas!" ucap Putri Xuan Jian sambil menarik tangan selir Xuan Yang dan mengajaknya untuk kembali ke dalam Paviliun, meninggalkan semua orang yang saat ini masih tertegun setelah melihat Apa yang dia lakukan.

Terpopuler

Comments

Erni Sasa

Erni Sasa

beeeeh mantaap sumpah mc cewenya ini🥰🥰😘😘❤❤❤

2024-12-07

0

GuGuGaGa_90

GuGuGaGa_90

terbaik putri... aku suka2

2024-06-08

6

Kios Flio

Kios Flio

🤣🤣🤣 request daging fillet dunk

2024-05-22

1

lihat semua
Episodes
1 Chapter 01
2 Chapter 02
3 Chapter 03
4 Chapter 04
5 Chapter 05
6 Chapter 06
7 Chapter 07
8 Chapter 08
9 Chapter 09
10 Chapter 10
11 Chapter 11
12 Chapter 12
13 Chapter 13
14 Chapter 14
15 Chapter 15
16 Chapter 16
17 Chapter 17
18 Chapter 18
19 Chapter 19
20 Chapter 20
21 Chapter 21
22 Chapter 22
23 Chapter 23
24 Chapter 24
25 Chapter 25
26 Chapter 26
27 Chapter 27
28 Chapter 28
29 Chapter 29
30 Chapter 30
31 Chapter 31
32 Chapter 32
33 Chapter 33
34 Chapter 34
35 Chapter 35
36 Chapter 36
37 Chapter 37
38 Chapter 38
39 Chapter 39
40 Chapter 40
41 Chapter 41
42 Chapter 42
43 Chapter 43
44 Chapter 44
45 Chapter 45
46 Chapter 46
47 Chapter 47
48 Chapter 48
49 Chapter 49
50 Chapter 50
51 Chapter 51
52 Chapter 52
53 Chapter 53
54 Chapter 54
55 Chapter 55
56 Chapter 56
57 Chapter 57
58 Chapter 58
59 Chapter 59
60 Chapter 60
61 Chapter 61
62 Chapter 62
63 Chapter 63
64 Chapter 64
65 Chapter 65
66 Chapter 66
67 Chapter 67
68 Chapter 68
69 Chapter 69
70 Chapter 70
71 Chapter 71
72 Chapter 72
73 Chapter 73
74 Chapter 74
75 Chapter 75
76 Chapter 76
77 Chapter 77
78 Chapter 78
79 Chapter 79
80 Chapter 80
81 Chapter 81
82 Chapter 82
83 Chapter 83
84 Chapter 84
85 Chapter 85
86 Chapter 86
87 Chapter 87
88 Chapter 88
89 Chapter 89
90 Chapter 90
91 Chapter 91
92 Chapter 92
93 Chapter 93
94 Chapter 94
95 Chapter 95
96 Chapter 96
97 Chapter 97
98 Chapter 98
99 Chapter 99
100 Chapter 100
101 Chapter 101
102 Chapter 102
103 Chapter 103
104 Chapter 104
105 Chapter 105
106 Chapter 106
107 Chapter 107
108 Chapter 108
109 Chapter 109
110 Chapter 110
111 Chapter 111
112 Chapter 112
113 Chapter 113
114 Chapter 114
115 Chapter 115
116 Chapter 116
117 Chapter 117
118 Chapter 118
119 Chapter 119
120 Chapter 120
121 Chapter 121
122 Chapter 122
123 Chapter 123
124 Chapter 124
125 Chapter 125
126 Chapter 126
127 Chapter 127
128 Chapter 128
129 Chapter 129
130 Chapter 130
131 Chapter 131
132 Chapter 132
133 Chapter 133
134 Chapter 134
135 Chapter 135
136 Chapter 136
137 Chapter 137
138 Chapter 138
139 Chapter 139
140 Chapter 140
141 Chapter 141
142 Chapter 142
143 Chapter 143
144 Chapter 144
145 Chapter 145
146 Chapter 146
147 Chapter 147
148 Chapter 148
149 Chapter 149
150 Chapter 150
151 Chapter 151
152 Chapter 152
153 Chapter 153
154 Chapter 154
155 Chapter 155
156 Chapter 156
157 Chapter 157
158 Chapter 158
159 Chapter 159
160 Chapter 160
161 Chapter 161
162 Chapter 162
163 Chapter 163
164 Chapter 164
165 Chapter 165
166 Chapter 166
167 End
Episodes

Updated 167 Episodes

1
Chapter 01
2
Chapter 02
3
Chapter 03
4
Chapter 04
5
Chapter 05
6
Chapter 06
7
Chapter 07
8
Chapter 08
9
Chapter 09
10
Chapter 10
11
Chapter 11
12
Chapter 12
13
Chapter 13
14
Chapter 14
15
Chapter 15
16
Chapter 16
17
Chapter 17
18
Chapter 18
19
Chapter 19
20
Chapter 20
21
Chapter 21
22
Chapter 22
23
Chapter 23
24
Chapter 24
25
Chapter 25
26
Chapter 26
27
Chapter 27
28
Chapter 28
29
Chapter 29
30
Chapter 30
31
Chapter 31
32
Chapter 32
33
Chapter 33
34
Chapter 34
35
Chapter 35
36
Chapter 36
37
Chapter 37
38
Chapter 38
39
Chapter 39
40
Chapter 40
41
Chapter 41
42
Chapter 42
43
Chapter 43
44
Chapter 44
45
Chapter 45
46
Chapter 46
47
Chapter 47
48
Chapter 48
49
Chapter 49
50
Chapter 50
51
Chapter 51
52
Chapter 52
53
Chapter 53
54
Chapter 54
55
Chapter 55
56
Chapter 56
57
Chapter 57
58
Chapter 58
59
Chapter 59
60
Chapter 60
61
Chapter 61
62
Chapter 62
63
Chapter 63
64
Chapter 64
65
Chapter 65
66
Chapter 66
67
Chapter 67
68
Chapter 68
69
Chapter 69
70
Chapter 70
71
Chapter 71
72
Chapter 72
73
Chapter 73
74
Chapter 74
75
Chapter 75
76
Chapter 76
77
Chapter 77
78
Chapter 78
79
Chapter 79
80
Chapter 80
81
Chapter 81
82
Chapter 82
83
Chapter 83
84
Chapter 84
85
Chapter 85
86
Chapter 86
87
Chapter 87
88
Chapter 88
89
Chapter 89
90
Chapter 90
91
Chapter 91
92
Chapter 92
93
Chapter 93
94
Chapter 94
95
Chapter 95
96
Chapter 96
97
Chapter 97
98
Chapter 98
99
Chapter 99
100
Chapter 100
101
Chapter 101
102
Chapter 102
103
Chapter 103
104
Chapter 104
105
Chapter 105
106
Chapter 106
107
Chapter 107
108
Chapter 108
109
Chapter 109
110
Chapter 110
111
Chapter 111
112
Chapter 112
113
Chapter 113
114
Chapter 114
115
Chapter 115
116
Chapter 116
117
Chapter 117
118
Chapter 118
119
Chapter 119
120
Chapter 120
121
Chapter 121
122
Chapter 122
123
Chapter 123
124
Chapter 124
125
Chapter 125
126
Chapter 126
127
Chapter 127
128
Chapter 128
129
Chapter 129
130
Chapter 130
131
Chapter 131
132
Chapter 132
133
Chapter 133
134
Chapter 134
135
Chapter 135
136
Chapter 136
137
Chapter 137
138
Chapter 138
139
Chapter 139
140
Chapter 140
141
Chapter 141
142
Chapter 142
143
Chapter 143
144
Chapter 144
145
Chapter 145
146
Chapter 146
147
Chapter 147
148
Chapter 148
149
Chapter 149
150
Chapter 150
151
Chapter 151
152
Chapter 152
153
Chapter 153
154
Chapter 154
155
Chapter 155
156
Chapter 156
157
Chapter 157
158
Chapter 158
159
Chapter 159
160
Chapter 160
161
Chapter 161
162
Chapter 162
163
Chapter 163
164
Chapter 164
165
Chapter 165
166
Chapter 166
167
End

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!