Chapter 15

Kaisar wae Huang yang saat ini berada di aula rapat istana dan sedang membahas tentang pertempuran yang akan dilakukan dengan sebuah kekaisaran, yang ada di sebelah barat, dikejutkan dengan kedatangan seorang prajurit yang tiba-tiba saja memasuki aula rapat tanpa izin.

"Hormat hamba yang mulia."ucap prajurit itu sambil menjura di hadapan Kaisar Wei Huang.

"Apa yang membuatmu dengan sangat lancang berani memasuki aula rapat dan mengganggu pertemuan kami?" tanya Kaisar Wei Huang dengan dingin, matanya tampak menyorot tajam kepada prajurit yang saat ini tengah menunduk di hadapannya.

"Maafkan hamba yang mulia, tapi saat ini ada sesuatu hal yang harus hamba beritahukan kepada yang mulia." ucap si prajurit.

Kaisar Wei Huang pun menatap wajah prajurit itu dengan sangat tajam dan langsung menyemburkan kata-kata yang pedas, "Jika sampai apa yang kau katakan itu tidaklah penting, maka zhen tidak menjamin jika kepalamu akan tetap berada di tempatnya!"

Prajurit itu pun segera bersujud di hadapan sang Kaisar, lalu memberitahukan hal yang saat ini terjadi di paviliun mawar.

"Yang mulia, saat ini permaisuri telah keracunan, para pelayan istana telah memanggil tabib untuk segera mengobatinya." ucap prajurit itu.

Sekilas nampak senyuman tipis di wajah Kaisar Wei Huang, namun sedetik kemudian raut wajahnya berubah dan tampak sedih.

"Pergi!"ucapnya kepada prajurit itu.

Kemudian Kaisar Wei Huang pun segera membubarkan rapat dan bergegas untuk melihat keadaan permaisurinya saat ini di paviliun mawar.

Kedua selir yang tadi sedang menikmati makan siang mereka, juga saat ini telah berada di sana. Keduanya melihat keadaan sang permaisuri yang masih belum juga sadar, sementara sang tabib saat ini tengah meracik ramuan untuk mengobati sang permaisuri.

Tap...

Tap...

Tap...

Langkah Kaisar Wei Huang pun terdengar, dia segera memasuki paviliun mawar, diikuti oleh Kasim dan juga beberapa orang prajuritnya yang langsung berjaga di depan pintu.

Kaisar Wei Huang melihat keadaan sang permaisuri yang saat ini wajahnya terlihat sangat pucat, kemudian beralih kepada tabib dan bertanya.

"Apa yang terjadi pada permaisuri, tabib?"

Tabib itu pun segera bangkit dan memberikan hormat kepada kaisar, kemudian menjawab pertanyaannya dengan cepat, "Yang mulia, saat ini permaisuri telah keracunan." ucapnya.

"Racun?" Kaisar Wei Huang mengerutkan dahinya, "Racun apa?" tanyanya kembali.

"Hamba masih belum menemukan, racun apa yang digunakan untuk menyerang permaisuri, hanya saja hamba yakin jika racun itu telah dicampurkan pada makanan ataupun minuman yang dikirimkan ke paviliun mawar, agar dikonsumsi oleh permaisuri." ucap si tabib.

Kedua selir kaisar Wei Huang pun nampak saling memandang, akhirnya mereka mengerti kenapa kedua pelayan mereka datang terlambat, sepertinya saat ini ada seseorang yang ingin melenyapkan satu persatu permaisuri dan juga selir dari Kaisar.

Fikiran kedua selir itu pun jatuh kepada selir Xuan Yang, karena selama ini mereka tidak pernah melihat wajah dari selir yang terbuang itu.

Lian pun datang dengan tergopoh-gopoh dan segera bersujud di hadapan Kaisar, dia menangis tersedu-sedu, "Yang Mulia, Mohon berikan keadilan untuk yang mulia permaisuri." ucap Lian.

Kaisar Wei Huang pun menatap wajah dari pelayan kepercayaan permaisurinya itu, "Apa kau mencurigai seseorang, pelayan?" tanyanya.

Lian pun segera menganggukan kepalanya, dia memberitahukan jika bisa saja racun itu dikirimkan oleh selir Xuan Yang agar bisa menggantikan posisi permaisuri.

Mendengar ucapan dari pelayan itu, wajah Kaisar Wei Huang pun menghitam, kedua tangannya terkepal, dia benar-benar sangat marah saat ini. Dia tidak menyangka jika pelayan permaisurinya itu akan berbuat lancang dan berani menuduh selir Xuan Yang sebagai seorang pelaku kejahatan.

Diam-diam Lian pun tersenyum tipis, gadis pelayan itu berpikir jika saat ini Kaisar Wei Huang sangat marah terhadap selir Xuan Yang, dia tak tahu jika orang nomor satu di kekaisaran jiahu itu saat ini bahkan Tengah mengutuk dirinya di dalam hati.

Lian pun kembali berakting, dia terus menangis dengan sesenggukan sambil bersujud di hadapan Kaisar Wei Huang hingga membuat sang Kaisar akhirnya segera melangkahkan kakinya dan keluar dari paviliun mawar diikuti oleh Kasim dan juga prajuritnya.

Kaisar Wei Huang pun segera berjalan menuju Paviliun bobrok yang ada di ujung belakang istana kekaisaran disusul dengan kedua selir beserta Lian dan juga pelayan lainnya tak lupa juga beberapa orang prajurit yang mengikuti langkah dari Kaisar Jiahu itu.

Setelah menempuh perjalanan sekitar setengah pembakaran dupa, akhirnya mereka pun sampai di paviliun bobrok yang ditempati oleh selir Xuan Yang dan juga Putri Xuan Jian.

Selir Xiao Xia dan selir Feng Ling benar-benar tidak menyangka, jika sang Kaisar akan menyimpan selirnya di tempat yang sangat kumuh dan juga kotor itu, mereka benar-benar menyayangkan sikap kaisar yang pilih kasih terhadap permaisuri dan juga selirnya.

Kemunculan Kaisar beserta yang lainnya pun langsung disambut oleh Mei Ling, sang pelayan kesetiaan selir Xuan Yang itu segera memberitahu majikannya, jika saat ini Kaisar Wei Huang beserta kedua selir dan beberapa prajurit serta para pelayan tengah berada di luar Paviliun bobrok yang ditempatinya.

Selir Xuan Yang berjalan dengan perlahan, dia pun keluar dari paviliunnya, Kaisar Wei Huang yang melihat penampilan dari selir kesayangannya yang semakin kurus pun terlihat sedikit bersimpati. Mungkinkah selirnya itu tidak mendapatkan makanan yang cukup selama ini? hal itu tentu membuat Kaisar Wei Huang menjadi sedikit sedih.

Jikka saja dia memiliki kemampuan yang cukup untuk bisa melindungi selir kesayangannya itu, mungkin saat ini selir Xuan Yang masih berada di sisinya, tapi kenyataannya Kaisar belum memiliki kekuatan dan juga kemampuan yang cukup untuk bisa melenyapkan orang-orang yang selama ini terus merongrong kehidupannya.

"Apakah kau yang telah mengirimkan racun kepada permaisuri Xue Yi, selir Xuan Yang?" tanya Kaisar Wei Huang sambil menatap datar ke arah sang selir.

Mendengar tuduhan yang diarahkan kepadanya, selir Xuan Yang pun langsung melotot, dia tak habis fikir kepada kaisar Wei Huang yang masih saja bisa diprovokasi oleh orang-orang yang selama ini ada di sekitarnya.

Belum juga selir Xuan Yang menjawab, sebuah suara mengagetkan mereka semua, "Apa kau tidak cukup membuat aku dan juga Ibuku menderita, yang mulia Kaisar?" tanya putri Xuan Jian sambil melotot, dia juga menyilangkan kedua tangannya di depan dada.

Hal itu tentu membuat Kaisar menjadi kesal, putrinya itu sama sekali tidak memiliki tata krama.

"Apa kau bisa berbicara dengan sopan, Putri Xuan Jian?" tanya Kaisar Wei Huang.

"Bukankah kau tadi bertanya tentang racun yang mulia Kaisar? jika Ibuku memiliki uang yang cukup, dia pasti akan memberikan makanan yang enak dan juga bergizi untukku dan juga untuk dirinya sendiri, apa kau tidak melihat bagaimana keadaannya sekarang? Ibuku terlihat sangat kurus, karena kau tidak pernah memberikan uang yang cukup untuk kami! Apakah itu tidak cukup untuk menunjukkan bahwa kau hanyalah seorang kaisar yang lemah?" cibir Xuan Jian.

Kaisar pun memalingkan wajahnya, "Dengar Putri Xuan Jian! pelayan Lian mengatakan jika selir Xuan Yang lah yang telah mengirimkan racun itu untuk permaisuri Xue Yi!" ucap Kaisar dengan lantang.

"Ternyata kau lebih mempercayai ucapan dari pelayan rendahan itu dibandingkan dengan ucapanku dan juga ibuku, Jika seperti itu maka suruh saja seluruh prajuritmu untuk menggeledah tempat ini, tapi jika sampai mereka tidak menemukan apapun, Aku menginginkan kepala pelayan itu sebagai imbalan!" ucap Xuan Jian tak kalah tajam.

Terpopuler

Comments

kriwil

kriwil

manusia lemah kok bisa jadi kaisar jadi prajurit saja tidak layak😁

2025-02-14

0

kriwil

kriwil

laki laki lemah tapi banyak selir😆

2025-02-14

0

☯️꧁༒⫷Loͥngͣ ͫTian ⫸༒꧂☯️

☯️꧁༒⫷Loͥngͣ ͫTian ⫸༒꧂☯️

cakeeep 👍🏻👍🏻😆

2024-07-13

4

lihat semua
Episodes
1 Chapter 01
2 Chapter 02
3 Chapter 03
4 Chapter 04
5 Chapter 05
6 Chapter 06
7 Chapter 07
8 Chapter 08
9 Chapter 09
10 Chapter 10
11 Chapter 11
12 Chapter 12
13 Chapter 13
14 Chapter 14
15 Chapter 15
16 Chapter 16
17 Chapter 17
18 Chapter 18
19 Chapter 19
20 Chapter 20
21 Chapter 21
22 Chapter 22
23 Chapter 23
24 Chapter 24
25 Chapter 25
26 Chapter 26
27 Chapter 27
28 Chapter 28
29 Chapter 29
30 Chapter 30
31 Chapter 31
32 Chapter 32
33 Chapter 33
34 Chapter 34
35 Chapter 35
36 Chapter 36
37 Chapter 37
38 Chapter 38
39 Chapter 39
40 Chapter 40
41 Chapter 41
42 Chapter 42
43 Chapter 43
44 Chapter 44
45 Chapter 45
46 Chapter 46
47 Chapter 47
48 Chapter 48
49 Chapter 49
50 Chapter 50
51 Chapter 51
52 Chapter 52
53 Chapter 53
54 Chapter 54
55 Chapter 55
56 Chapter 56
57 Chapter 57
58 Chapter 58
59 Chapter 59
60 Chapter 60
61 Chapter 61
62 Chapter 62
63 Chapter 63
64 Chapter 64
65 Chapter 65
66 Chapter 66
67 Chapter 67
68 Chapter 68
69 Chapter 69
70 Chapter 70
71 Chapter 71
72 Chapter 72
73 Chapter 73
74 Chapter 74
75 Chapter 75
76 Chapter 76
77 Chapter 77
78 Chapter 78
79 Chapter 79
80 Chapter 80
81 Chapter 81
82 Chapter 82
83 Chapter 83
84 Chapter 84
85 Chapter 85
86 Chapter 86
87 Chapter 87
88 Chapter 88
89 Chapter 89
90 Chapter 90
91 Chapter 91
92 Chapter 92
93 Chapter 93
94 Chapter 94
95 Chapter 95
96 Chapter 96
97 Chapter 97
98 Chapter 98
99 Chapter 99
100 Chapter 100
101 Chapter 101
102 Chapter 102
103 Chapter 103
104 Chapter 104
105 Chapter 105
106 Chapter 106
107 Chapter 107
108 Chapter 108
109 Chapter 109
110 Chapter 110
111 Chapter 111
112 Chapter 112
113 Chapter 113
114 Chapter 114
115 Chapter 115
116 Chapter 116
117 Chapter 117
118 Chapter 118
119 Chapter 119
120 Chapter 120
121 Chapter 121
122 Chapter 122
123 Chapter 123
124 Chapter 124
125 Chapter 125
126 Chapter 126
127 Chapter 127
128 Chapter 128
129 Chapter 129
130 Chapter 130
131 Chapter 131
132 Chapter 132
133 Chapter 133
134 Chapter 134
135 Chapter 135
136 Chapter 136
137 Chapter 137
138 Chapter 138
139 Chapter 139
140 Chapter 140
141 Chapter 141
142 Chapter 142
143 Chapter 143
144 Chapter 144
145 Chapter 145
146 Chapter 146
147 Chapter 147
148 Chapter 148
149 Chapter 149
150 Chapter 150
151 Chapter 151
152 Chapter 152
153 Chapter 153
154 Chapter 154
155 Chapter 155
156 Chapter 156
157 Chapter 157
158 Chapter 158
159 Chapter 159
160 Chapter 160
161 Chapter 161
162 Chapter 162
163 Chapter 163
164 Chapter 164
165 Chapter 165
166 Chapter 166
167 End
Episodes

Updated 167 Episodes

1
Chapter 01
2
Chapter 02
3
Chapter 03
4
Chapter 04
5
Chapter 05
6
Chapter 06
7
Chapter 07
8
Chapter 08
9
Chapter 09
10
Chapter 10
11
Chapter 11
12
Chapter 12
13
Chapter 13
14
Chapter 14
15
Chapter 15
16
Chapter 16
17
Chapter 17
18
Chapter 18
19
Chapter 19
20
Chapter 20
21
Chapter 21
22
Chapter 22
23
Chapter 23
24
Chapter 24
25
Chapter 25
26
Chapter 26
27
Chapter 27
28
Chapter 28
29
Chapter 29
30
Chapter 30
31
Chapter 31
32
Chapter 32
33
Chapter 33
34
Chapter 34
35
Chapter 35
36
Chapter 36
37
Chapter 37
38
Chapter 38
39
Chapter 39
40
Chapter 40
41
Chapter 41
42
Chapter 42
43
Chapter 43
44
Chapter 44
45
Chapter 45
46
Chapter 46
47
Chapter 47
48
Chapter 48
49
Chapter 49
50
Chapter 50
51
Chapter 51
52
Chapter 52
53
Chapter 53
54
Chapter 54
55
Chapter 55
56
Chapter 56
57
Chapter 57
58
Chapter 58
59
Chapter 59
60
Chapter 60
61
Chapter 61
62
Chapter 62
63
Chapter 63
64
Chapter 64
65
Chapter 65
66
Chapter 66
67
Chapter 67
68
Chapter 68
69
Chapter 69
70
Chapter 70
71
Chapter 71
72
Chapter 72
73
Chapter 73
74
Chapter 74
75
Chapter 75
76
Chapter 76
77
Chapter 77
78
Chapter 78
79
Chapter 79
80
Chapter 80
81
Chapter 81
82
Chapter 82
83
Chapter 83
84
Chapter 84
85
Chapter 85
86
Chapter 86
87
Chapter 87
88
Chapter 88
89
Chapter 89
90
Chapter 90
91
Chapter 91
92
Chapter 92
93
Chapter 93
94
Chapter 94
95
Chapter 95
96
Chapter 96
97
Chapter 97
98
Chapter 98
99
Chapter 99
100
Chapter 100
101
Chapter 101
102
Chapter 102
103
Chapter 103
104
Chapter 104
105
Chapter 105
106
Chapter 106
107
Chapter 107
108
Chapter 108
109
Chapter 109
110
Chapter 110
111
Chapter 111
112
Chapter 112
113
Chapter 113
114
Chapter 114
115
Chapter 115
116
Chapter 116
117
Chapter 117
118
Chapter 118
119
Chapter 119
120
Chapter 120
121
Chapter 121
122
Chapter 122
123
Chapter 123
124
Chapter 124
125
Chapter 125
126
Chapter 126
127
Chapter 127
128
Chapter 128
129
Chapter 129
130
Chapter 130
131
Chapter 131
132
Chapter 132
133
Chapter 133
134
Chapter 134
135
Chapter 135
136
Chapter 136
137
Chapter 137
138
Chapter 138
139
Chapter 139
140
Chapter 140
141
Chapter 141
142
Chapter 142
143
Chapter 143
144
Chapter 144
145
Chapter 145
146
Chapter 146
147
Chapter 147
148
Chapter 148
149
Chapter 149
150
Chapter 150
151
Chapter 151
152
Chapter 152
153
Chapter 153
154
Chapter 154
155
Chapter 155
156
Chapter 156
157
Chapter 157
158
Chapter 158
159
Chapter 159
160
Chapter 160
161
Chapter 161
162
Chapter 162
163
Chapter 163
164
Chapter 164
165
Chapter 165
166
Chapter 166
167
End

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!