Chapter 13

Melihat tubuh pria yang sedang tersungkur dalam kondisi yang sangat mengenaskan itu, Xiu Lan pun segera mencibir, dia benar-benar merasa sangat kesal pada orang yang sok kuat, namun sebenarnya hanyalah seorang yang lemah.

Tanpa belas kasihan, Xiu Lan pun segera mempergunakan kakinya dan menendang kepala pria itu dengan sekuat tenaga, hingga membuatnya tak sadarkan diri. Sudut mata Xiu Lan melirik ke arah sang permaisuri, yang wajahnya saat ini terlihat merah.

Sepertinya Xiu Lan sudah mengerti, jika orang itu merupakan suruhan dari permaisuri Xue Yi untuk menyingkirkan majikannya yaitu selir Xiao Xia.

Selir Xiao Xia sebenarnya menyadari, jika sang permaisuri tidak menyukai keberadaannya, namun dia masih bersikap seolah-olah hal itu bukanlah masalah besar, tapi setelah hari ini, mungkin dia pun akan mulai berjaga-jaga, jika suatu hari nanti permaisuri Xue Yi melakukan tindakan seperti ini lagi, dia tidak akan menerima begitu saja dan pasti akan membalas apa yang dilakukan oleh permaisuri licik itu.

"Apa yang harus kita lakukan pada penjahat rendahan itu yang mulia?" tanya Xiu Lan pada selir Xiao Xia.

Sang selir hanya mengedikan bahunya dengan acuh, dia tak peduli apapun yang akan dilakukan oleh pelayannya itu, kepada orang yang telah berani menyerangnya dan memiliki niat untuk melenyapkan hidupnya.

Melihat selir Xiao Xia yang sudah mulai bisa menetralisir rasa takutnya, Xiu Lan pun dengan segera menginjak leher pria itu hingga terdengar suara.

Krak...

Akhirnya pria itu pun mati, dengan tulang leher yang patah, akibat pijakan dari kaki Xiu Lan yang penuh dengan tenaga, permaisuri Xue Yi bergidik ngeri, melihat betapa kejamnya pelayan milik selir Xiao Xia itu, nyalinya seketika menciut, dia tak lagi memiliki keberanian untuk menyerang selir Xiao Xia, selama sang pelayan Xiu Lan ada bersamanya.

Akhirnya permaisuri dan kedua selir itu pun segera kembali ke paviliunnya masing-masing, sepertinya mulai hari ini mereka harus berjaga-jaga, siapa tahu ada seseorang yang ingin menyerang dan juga melenyapkan, sama seperti yang saat ini terjadi pada selir Xiao Xia.

Jika saja Xiu Lan tidak memiliki kemampuan untuk melawan, mungkin selir baru dari Kaisar Wei Huang itu telah mati, karena terserang anak panah dari orang yang tak dikenal.

Prang...

Prang...

Prang...

Terjadi keributan kembali di paviliun mawar, permaisuri mengamuk dan membanting semua barang yang ada di sana, dia juga tak segan-segan menghukum para pelayannya karena merasa tidak puas.

Bagaimana bisa orang yang telah dia bayar untuk menyerang selir Xiao Xia mengalami kegagalan? hingga permaisuri berfikir, Mungkinkah pelayannya itu mencari orang yang salah? jika saja benar, pria tadi merupakan seorang pembunuh bayaran yang handal, seharusnya tidak melakukan kegagalan.

Permaisuri benar-benar sangat frustasi, dia tak tahu harus melakukan tindakan apa terhadap selir Xiao Xia, namun sesaat setelah itu, dia pun segera kembali memanggil Lian dan meminta gadis pelayan itu untuk segera pergi ke pasar dan membeli racun.

Lian dengan cepat keluar dari Paviliun mawar, dia segera melaksanakan apa yang diperintahkan oleh majikannya itu, langkahnya ternyata saat ini telah diikuti oleh seseorang dari belakang, tanpa sepengetahuan gadis pelayan itu.

Orang itu mengikuti Lian dengan sangat hati-hati, dia menjaga jarak dengan gadis pelayan itu cukup jauh, agar tidak menimbulkan kecurigaan. Dia juga bergerak dengan sangat cepat dan tanpa menimbulkan suara sama sekali.

Tak lama kemudian dua sosok berpakaian hitam pun melesat dan ikut mengikuti gadis pelayan itu, sesaat sang pengintai pun berhenti dan ikut memperhatikan kedua orang yang saat ini tengah berdiri, di atas sebuah dahan pohon. Keduanya mempergunakan pakaian hitam, wajahnya tak nampak karena tertutup oleh cadar berwarna hitam juga, hanya matanya saja yang terlihat mencolok.

Lian belum menyadari keberadaan Ketiga orang yang saat ini sedang mengikutinya, dia dengan santai memasuki sebuah toko obat dan segera memesan racun yang diminta oleh sang permaisuri. Setelah mendapatkan apa yang dia inginkan, gadis pelayan itu pun segera keluar dari toko obat, dan Kembali menuju istana.

Dia harus segera memberikan racun itu kepada permaisuri, tak lama kedua orang berpakaian hitam itu juga berkelebat, mereka pun memasuki istana, namun sosoknya menghilang, tak jauh dari paviliun naga yang ditempati oleh kaisar Wei Huang.

Sang pengintai pun akhirnya mengerti, kedua orang berpakaian hitam itu, bisa saja kaisar yang sedang menyamar ataupun orang-orang kepercayaannya yang memang telah diberikan perintah, untuk mengikuti semua gerak-gerik dari permaisuri.

Akhirnya dia pun segera bergegas dan kembali ke paviliunnya, yang berada di ujung paling belakang istana kekaisaran.

Permaisuri terlihat sangat bahagia, sesaat setelah Lian kembali dan memberikan bungkusan berisi racun yang mematikan itu, dia pun memberikan perintah kepada para pelayannya, untuk mencampurkan racun itu ke dalam makanan yang akan diantarkan untuk kedua selir Kaisar yang baru.

Untuk mengelabui semua orang, dia pun menyuruh pelayannya untuk menyimpan sisa racun itu di gubuk bobrok, yang ada di ujung belakang istana, sehingga jika kedua selir itu mati maka selir Xuan Yang lah yang akan dituduh sebagai seorang pembunuh.

Raut wajah permaisuri terlihat sangat bahagia, dia sudah bisa membayangkan bagaimana kemaharahan dari Kaisar Wei Huang, setelah mengetahui bahwa selir yang telah diasingkannya itu, berusaha untuk membunuh kedua selir barunya, dengan menggunakan racun yang mematikan. Dia juga membayangkan, bagaimana sang Kaisar memberikan hukuman kepada selir Xuan Yang.

Tak lama permaisuri pun terlihat tertawa terbahak-bahak, dia merasa rencananya saat ini akan berhasil dan bisa menjadikan selir Xuan Yang sebagai kambing hitam atas perbuatannya.

Dia juga sebentar lagi akan menjadi satu-satunya wanita milik Kaisar Wei Huang, setelah berhasil menyingkirkan ketiga selir yang menjadi penghalangnya selama ini. Sepertinya permaisuri telah lupa, jika selir Xuan Yang memiliki seorang putri yang juga sangat cerdas dan kuat.

Apalagi saat ini, Selir Xiao Xia juga dijaga dengan sangat ketat oleh sang pelayannya, sehingga makanan atau minuman apapun yang akan dikirimkan ke Paviliun selir itu, pasti akan melewati pelayannya terlebih dahulu.

Xuan Jian saat ini tengah tersenyum manis, dia telah mengetahui seluruh rencana yang akan dilancarkan oleh permaisuri Xue Yi terhadap kedua selir baru milik Kaisar Wei Huang.

Sehingga gadis itu pun berfikir, untuk menukar makanan yang ada di dapur istana, agar permaisuri terkena racun yang dia kirim sendiri, sepertinya cara ini cukup efektif, mengingat selama ini permaisuri selalu saja bertindak di luar batas, demi untuk mencapai segala keinginannya itu.

'Mari kita lihat sebentar lagi!' gumam Xuan Jian sambil menyunggingkan senyuman iblisnya.

Terpopuler

Comments

sahabat pena

sahabat pena

rasakan senjata makan tuan 🤣🤣

2024-08-03

4

Helen Nirawan

Helen Nirawan

kaisar ny di kasi obat biar mandul sekalian , trus itu permaisuri ny di culik aj , jual ke rmh bordil , biar rasain , kasi obat pelupa , biar gk kabur

2024-07-14

2

Fifid Dwi Ariyani

Fifid Dwi Ariyani

trussehat

2024-02-11

3

lihat semua
Episodes
1 Chapter 01
2 Chapter 02
3 Chapter 03
4 Chapter 04
5 Chapter 05
6 Chapter 06
7 Chapter 07
8 Chapter 08
9 Chapter 09
10 Chapter 10
11 Chapter 11
12 Chapter 12
13 Chapter 13
14 Chapter 14
15 Chapter 15
16 Chapter 16
17 Chapter 17
18 Chapter 18
19 Chapter 19
20 Chapter 20
21 Chapter 21
22 Chapter 22
23 Chapter 23
24 Chapter 24
25 Chapter 25
26 Chapter 26
27 Chapter 27
28 Chapter 28
29 Chapter 29
30 Chapter 30
31 Chapter 31
32 Chapter 32
33 Chapter 33
34 Chapter 34
35 Chapter 35
36 Chapter 36
37 Chapter 37
38 Chapter 38
39 Chapter 39
40 Chapter 40
41 Chapter 41
42 Chapter 42
43 Chapter 43
44 Chapter 44
45 Chapter 45
46 Chapter 46
47 Chapter 47
48 Chapter 48
49 Chapter 49
50 Chapter 50
51 Chapter 51
52 Chapter 52
53 Chapter 53
54 Chapter 54
55 Chapter 55
56 Chapter 56
57 Chapter 57
58 Chapter 58
59 Chapter 59
60 Chapter 60
61 Chapter 61
62 Chapter 62
63 Chapter 63
64 Chapter 64
65 Chapter 65
66 Chapter 66
67 Chapter 67
68 Chapter 68
69 Chapter 69
70 Chapter 70
71 Chapter 71
72 Chapter 72
73 Chapter 73
74 Chapter 74
75 Chapter 75
76 Chapter 76
77 Chapter 77
78 Chapter 78
79 Chapter 79
80 Chapter 80
81 Chapter 81
82 Chapter 82
83 Chapter 83
84 Chapter 84
85 Chapter 85
86 Chapter 86
87 Chapter 87
88 Chapter 88
89 Chapter 89
90 Chapter 90
91 Chapter 91
92 Chapter 92
93 Chapter 93
94 Chapter 94
95 Chapter 95
96 Chapter 96
97 Chapter 97
98 Chapter 98
99 Chapter 99
100 Chapter 100
101 Chapter 101
102 Chapter 102
103 Chapter 103
104 Chapter 104
105 Chapter 105
106 Chapter 106
107 Chapter 107
108 Chapter 108
109 Chapter 109
110 Chapter 110
111 Chapter 111
112 Chapter 112
113 Chapter 113
114 Chapter 114
115 Chapter 115
116 Chapter 116
117 Chapter 117
118 Chapter 118
119 Chapter 119
120 Chapter 120
121 Chapter 121
122 Chapter 122
123 Chapter 123
124 Chapter 124
125 Chapter 125
126 Chapter 126
127 Chapter 127
128 Chapter 128
129 Chapter 129
130 Chapter 130
131 Chapter 131
132 Chapter 132
133 Chapter 133
134 Chapter 134
135 Chapter 135
136 Chapter 136
137 Chapter 137
138 Chapter 138
139 Chapter 139
140 Chapter 140
141 Chapter 141
142 Chapter 142
143 Chapter 143
144 Chapter 144
145 Chapter 145
146 Chapter 146
147 Chapter 147
148 Chapter 148
149 Chapter 149
150 Chapter 150
151 Chapter 151
152 Chapter 152
153 Chapter 153
154 Chapter 154
155 Chapter 155
156 Chapter 156
157 Chapter 157
158 Chapter 158
159 Chapter 159
160 Chapter 160
161 Chapter 161
162 Chapter 162
163 Chapter 163
164 Chapter 164
165 Chapter 165
166 Chapter 166
167 End
Episodes

Updated 167 Episodes

1
Chapter 01
2
Chapter 02
3
Chapter 03
4
Chapter 04
5
Chapter 05
6
Chapter 06
7
Chapter 07
8
Chapter 08
9
Chapter 09
10
Chapter 10
11
Chapter 11
12
Chapter 12
13
Chapter 13
14
Chapter 14
15
Chapter 15
16
Chapter 16
17
Chapter 17
18
Chapter 18
19
Chapter 19
20
Chapter 20
21
Chapter 21
22
Chapter 22
23
Chapter 23
24
Chapter 24
25
Chapter 25
26
Chapter 26
27
Chapter 27
28
Chapter 28
29
Chapter 29
30
Chapter 30
31
Chapter 31
32
Chapter 32
33
Chapter 33
34
Chapter 34
35
Chapter 35
36
Chapter 36
37
Chapter 37
38
Chapter 38
39
Chapter 39
40
Chapter 40
41
Chapter 41
42
Chapter 42
43
Chapter 43
44
Chapter 44
45
Chapter 45
46
Chapter 46
47
Chapter 47
48
Chapter 48
49
Chapter 49
50
Chapter 50
51
Chapter 51
52
Chapter 52
53
Chapter 53
54
Chapter 54
55
Chapter 55
56
Chapter 56
57
Chapter 57
58
Chapter 58
59
Chapter 59
60
Chapter 60
61
Chapter 61
62
Chapter 62
63
Chapter 63
64
Chapter 64
65
Chapter 65
66
Chapter 66
67
Chapter 67
68
Chapter 68
69
Chapter 69
70
Chapter 70
71
Chapter 71
72
Chapter 72
73
Chapter 73
74
Chapter 74
75
Chapter 75
76
Chapter 76
77
Chapter 77
78
Chapter 78
79
Chapter 79
80
Chapter 80
81
Chapter 81
82
Chapter 82
83
Chapter 83
84
Chapter 84
85
Chapter 85
86
Chapter 86
87
Chapter 87
88
Chapter 88
89
Chapter 89
90
Chapter 90
91
Chapter 91
92
Chapter 92
93
Chapter 93
94
Chapter 94
95
Chapter 95
96
Chapter 96
97
Chapter 97
98
Chapter 98
99
Chapter 99
100
Chapter 100
101
Chapter 101
102
Chapter 102
103
Chapter 103
104
Chapter 104
105
Chapter 105
106
Chapter 106
107
Chapter 107
108
Chapter 108
109
Chapter 109
110
Chapter 110
111
Chapter 111
112
Chapter 112
113
Chapter 113
114
Chapter 114
115
Chapter 115
116
Chapter 116
117
Chapter 117
118
Chapter 118
119
Chapter 119
120
Chapter 120
121
Chapter 121
122
Chapter 122
123
Chapter 123
124
Chapter 124
125
Chapter 125
126
Chapter 126
127
Chapter 127
128
Chapter 128
129
Chapter 129
130
Chapter 130
131
Chapter 131
132
Chapter 132
133
Chapter 133
134
Chapter 134
135
Chapter 135
136
Chapter 136
137
Chapter 137
138
Chapter 138
139
Chapter 139
140
Chapter 140
141
Chapter 141
142
Chapter 142
143
Chapter 143
144
Chapter 144
145
Chapter 145
146
Chapter 146
147
Chapter 147
148
Chapter 148
149
Chapter 149
150
Chapter 150
151
Chapter 151
152
Chapter 152
153
Chapter 153
154
Chapter 154
155
Chapter 155
156
Chapter 156
157
Chapter 157
158
Chapter 158
159
Chapter 159
160
Chapter 160
161
Chapter 161
162
Chapter 162
163
Chapter 163
164
Chapter 164
165
Chapter 165
166
Chapter 166
167
End

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!