Chapter 08

Selir Xuan Yang segera mempersilahkan para prajurit, untuk menggeledah tempat tinggalnya. Tak lupa dia juga membangunkan Xuan Jian yang hingga saat ini masih tertidur, dengan sangat lelap di kamarnya.

Gadis itu terlihat sangat kesal, karena merasa telah diganggu oleh para prajurit yang tiba-tiba saja memasuki kamarnya dan langsung memberantakan seluruh barang-barang miliknya. Akhirnya dia pun segera bangkit dari tempat tidur, dan mulai menyerang satu persatu para prajurit yang diperintahkan oleh permaisuri untuk mencari barang-barangnya yang hilang.

Bak! Buk!

Bak! Buk!

Bak! Buk!

Duagh...

Plak...

Plak...

Plak...

Pukulan, tamparan dan juga tendangan dilakukan oleh Xuan Jian pada para pelayan dan juga prajurit yang diperintahkan oleh permaisuri Xue Yi, dia benar-benar merasa sangat kesal dan terganggu dengan kehadiran mereka yang mengganggu waktu tidurnya.

Sepertinya Xuan Jian harus memberikan pelajaran yang setimpal, pada permaisuri bermuka dua dan tidak tahu diri itu, agar tak lagi berani mencari masalah dengannya.

"Dasar para prajurit bodoh! jadi seperti ini cara kalian? benar-benar sangat mengganggu! Apa kalian pikir gubuk bobrok ini bisa menampung harta permaisuri yang begitu banyak?" tanya Xuan Jian seraya menunjuk satu persatu wajah para prajurit yang kini terlihat bonyok di sana-sini.

Mendengar pertanyaan yang diajukan oleh Xuan Jian, para prajurit pun terdiam, mereka baru menyadari kesalahan, jika putri Xuan Jian dan juga selir Xuan Yang tidak memiliki apapun di gubuknya. Lalu apa yang harus mereka cari? Di sana hanya ada beberapa hanfu yang sudah usang dan juga beberapa koin perak untuk belanja kebutuhan sehari-hari.

"Segera pergi tinggalkan tempat ini, jika kalian masih ingin hidup!" ucap Putri Xuan Jian Seraya mengambil cambuk yang tergantung di dinding gubuk miliknya.

Para prajurit dan juga pelayan yang diperintahkan oleh permaisuri pun segera berlarian keluar dari gubuk itu, mereka sangat takut dengan putri Xuan Jian, terlebih setelah merasakan sendiri bagaimana brutalnya pukulan dan juga tendangan yang dilakukan oleh gadis itu.

Permaisuri terlihat semakin berang, dia pun mulai marah dan menghancurkan seluruh perabotan yang ada di paviliunnya, dia benar-benar tidak mengerti, bagaimana cara orang itu memasuki kamar miliknya dan mencuri seluruh barang-barang berharga? sedangkan di luar sana begitu banyak prajurit yang berjaga.

Dia berfikir, mungkin saja hal itu dilakukan oleh seseorang yang memiliki kemampuan bela diri yang sangat tinggi, hingga berhasil menyelinap masuk ke dalam ruangannya.

Jika saja permaisuri Xue Yi mengetahui bahwa sebenarnya sang pencuri itu adalah Putri Xuan Jian, Mungkin dia akan langsung terkena serangan jantung saking terkejutnya. Gadis yang dia fikir sebagai seorang yang tidak berguna dan tidak memiliki kemampuan apapun, tiba-tiba saja berubah menjadi seseorang yang sangat kuat.

Bahkan tidak ada satu orang pun yang mengetahui apa yang ada di dalam pikiran gadis itu, termasuk selir Xuan Yang, sang ibu. Sepeninggal para prajurit dan juga pelayan suruhan permaisuri Xue Yi, Akhirnya Xuan Jian pun segera menyuruh Mei Ling untuk mempersiapkan air hangat untuknya, Sepertinya dia harus merendam seluruh tubuhnya untuk menghilangkan perasaan dongkol yang kini menggelayut di dalam hatinya.

Xuan Jian terus memikirkan langkah demi Langkah yang akan dia susun, untuk membalas semua perbuatan yang dilakukan oleh permaisuri. Xuan Jian saat ini tidak memiliki siapapun untuk bisa memata-matai wanita nomor 2 di seluruh kekaisaran jiahu itu, andai saja dia Memiliki seseorang yang bisa dia suruh untuk mengawasi pergerakan yang dilakukan oleh permaisuri Xue Yi, mungkin Xuan Jian bisa membuat sebuah rencana yang lebih bagus untuk bisa menjatuhkan sang permaisuri.

Baru saja Xuan Jian melangkah keluar dari dalam pemandiannya, beberapa orang prajurit beserta seorang Kasim kepercayaan Kaisar Wei Huang tiba-tiba saja muncul di depan paviliun bobrok miliknya, dia tak habis pikir, entah apa yang diinginkan oleh kaisar bodoh itu, hingga tiba-tiba saja mengirim Kasim dan juga prajuritnya untuk memanggil Xuan Jian.

Akhirnya Xuan Jian pun menemui Kaisar Wei Huang yang saat ini berada di ruang kerjanya, wajah Xuan Jian terlihat sangat dingin, terlebih Setelah dia bertemu pandang dengan ayah biologis dari sang pemilik tubuh yang sebenarnya.

Kaisar Wei Huang terlihat mengerutkan dahinya, melihat tindakan sang putri yang seolah tidak memiliki tata krama, Xuan Jian sedikitpun tidak menundukkan wajahnya, di hadapan Kaisar Wei Huang, bahkan dia tidak menunjukkan hormat sama sekali.

"Beginikah caramu bersikap pada seorang kaisar, Putri Xuan Jian?" tanya Kaisar Wei Huang sambil matanya terus memperhatikan hanfu yang gunakan oleh sang putri, yang terlihat sangat lusuh.

Bahkan pakaian para pelayan pun jauh lebih bagus, jika dibandingkan dengan hanfu yang saat ini dipakai oleh Putri Xuan Jian.

"Apakah aku harus menundukkan kepala dan membungkuk di hadapan seorang kaisar yang tidak pernah memperdulikan anak dan juga selirnya?" tanya Xuan Jian sambil menatap wajah kaisar Wei Huang.

Deg...

Deg...

Deg...

Jantung Kaisar Wei Huang seolah hendak melompat dari tempatnya, mendengar ucapan dari mulut Putri Xuan Jian, entah siapa yang mengajari Putri kecilnya itu sehingga berani mengucapkan kata-kata yang sangat kasar dan juga tidak sopan terhadapnya.

Kaisar Wei Huang terlihat sangat marah mendengar ucapan dari Putri Xuan Jian.

"Apakah ibumu tidak pernah mengajarimu sopan santun dan juga tata krama sehingga kau menjadi seorang gadis yang liar seperti ini?" tanya Kaisar Wei Huang dengan amarah yang memuncak di hatinya.

"Jangan pernah membawa ibuku yang seperti seorang Dewi, kaulah yang membuat aku menjadi seperti ini yang mulia! Apakah aku masih putrimu? sedangkan anak dari permaisurimu kau tempatkan di paviliun mewah? aku dan ibuku disimpan di gubuk bobrok yang ada di ujung paling belakang istana. Apakah aku masih putrimu? sedangkan kau tak pernah sekalipun mengunjungiku! Tidakkah matamu bisa melihat jika pakaian yang aku kenakan bahkan jauh lebih lusuh dibandingkan para pelayan yang ada di istana? Apa kau masih pantas untuk disebut seorang ayah? sedangkan setiap bulannya kau hanya memberikan 50 koin perak untuk kebutuhanku dan juga ibuku yang kau tinggalkan di paviliun bobrok yang ada di belakang sana!" ucap Putri Xuan Jian.

Matanya terlihat berkaca-kaca, hatinya benar-benar sangatlah sedih, ini bukanlah perasaan dia, melainkan perasaan sang pemilik tubuh yang sebelumnya, yang merasa begitu kecewa dengan Kaisar Wei Huang.

Mendengar pertanyaan yang diajukan oleh Xuan Jian, membuat Kaisar Wei Huang pun terdiam. putrinya benar dia telah melakukan kesalahan dengan mempercayai ucapan sang permaisuri dan membiarkan putrinya beserta sang selir yang begitu dia cintai, tinggal di sebuah Paviliun bobrok yang paling jauh dari istana kekaisaran.

Terpopuler

Comments

Nia Sulistyowati

Nia Sulistyowati

lanjuuutt serang terus mental ayahmu itu putru xuan,,

2024-07-02

5

Fifid Dwi Ariyani

Fifid Dwi Ariyani

tryssehst

2024-02-11

2

🌸 Airyein 🌸

🌸 Airyein 🌸

Mamam tuhh

2024-01-30

3

lihat semua
Episodes
1 Chapter 01
2 Chapter 02
3 Chapter 03
4 Chapter 04
5 Chapter 05
6 Chapter 06
7 Chapter 07
8 Chapter 08
9 Chapter 09
10 Chapter 10
11 Chapter 11
12 Chapter 12
13 Chapter 13
14 Chapter 14
15 Chapter 15
16 Chapter 16
17 Chapter 17
18 Chapter 18
19 Chapter 19
20 Chapter 20
21 Chapter 21
22 Chapter 22
23 Chapter 23
24 Chapter 24
25 Chapter 25
26 Chapter 26
27 Chapter 27
28 Chapter 28
29 Chapter 29
30 Chapter 30
31 Chapter 31
32 Chapter 32
33 Chapter 33
34 Chapter 34
35 Chapter 35
36 Chapter 36
37 Chapter 37
38 Chapter 38
39 Chapter 39
40 Chapter 40
41 Chapter 41
42 Chapter 42
43 Chapter 43
44 Chapter 44
45 Chapter 45
46 Chapter 46
47 Chapter 47
48 Chapter 48
49 Chapter 49
50 Chapter 50
51 Chapter 51
52 Chapter 52
53 Chapter 53
54 Chapter 54
55 Chapter 55
56 Chapter 56
57 Chapter 57
58 Chapter 58
59 Chapter 59
60 Chapter 60
61 Chapter 61
62 Chapter 62
63 Chapter 63
64 Chapter 64
65 Chapter 65
66 Chapter 66
67 Chapter 67
68 Chapter 68
69 Chapter 69
70 Chapter 70
71 Chapter 71
72 Chapter 72
73 Chapter 73
74 Chapter 74
75 Chapter 75
76 Chapter 76
77 Chapter 77
78 Chapter 78
79 Chapter 79
80 Chapter 80
81 Chapter 81
82 Chapter 82
83 Chapter 83
84 Chapter 84
85 Chapter 85
86 Chapter 86
87 Chapter 87
88 Chapter 88
89 Chapter 89
90 Chapter 90
91 Chapter 91
92 Chapter 92
93 Chapter 93
94 Chapter 94
95 Chapter 95
96 Chapter 96
97 Chapter 97
98 Chapter 98
99 Chapter 99
100 Chapter 100
101 Chapter 101
102 Chapter 102
103 Chapter 103
104 Chapter 104
105 Chapter 105
106 Chapter 106
107 Chapter 107
108 Chapter 108
109 Chapter 109
110 Chapter 110
111 Chapter 111
112 Chapter 112
113 Chapter 113
114 Chapter 114
115 Chapter 115
116 Chapter 116
117 Chapter 117
118 Chapter 118
119 Chapter 119
120 Chapter 120
121 Chapter 121
122 Chapter 122
123 Chapter 123
124 Chapter 124
125 Chapter 125
126 Chapter 126
127 Chapter 127
128 Chapter 128
129 Chapter 129
130 Chapter 130
131 Chapter 131
132 Chapter 132
133 Chapter 133
134 Chapter 134
135 Chapter 135
136 Chapter 136
137 Chapter 137
138 Chapter 138
139 Chapter 139
140 Chapter 140
141 Chapter 141
142 Chapter 142
143 Chapter 143
144 Chapter 144
145 Chapter 145
146 Chapter 146
147 Chapter 147
148 Chapter 148
149 Chapter 149
150 Chapter 150
151 Chapter 151
152 Chapter 152
153 Chapter 153
154 Chapter 154
155 Chapter 155
156 Chapter 156
157 Chapter 157
158 Chapter 158
159 Chapter 159
160 Chapter 160
161 Chapter 161
162 Chapter 162
163 Chapter 163
164 Chapter 164
165 Chapter 165
166 Chapter 166
167 End
Episodes

Updated 167 Episodes

1
Chapter 01
2
Chapter 02
3
Chapter 03
4
Chapter 04
5
Chapter 05
6
Chapter 06
7
Chapter 07
8
Chapter 08
9
Chapter 09
10
Chapter 10
11
Chapter 11
12
Chapter 12
13
Chapter 13
14
Chapter 14
15
Chapter 15
16
Chapter 16
17
Chapter 17
18
Chapter 18
19
Chapter 19
20
Chapter 20
21
Chapter 21
22
Chapter 22
23
Chapter 23
24
Chapter 24
25
Chapter 25
26
Chapter 26
27
Chapter 27
28
Chapter 28
29
Chapter 29
30
Chapter 30
31
Chapter 31
32
Chapter 32
33
Chapter 33
34
Chapter 34
35
Chapter 35
36
Chapter 36
37
Chapter 37
38
Chapter 38
39
Chapter 39
40
Chapter 40
41
Chapter 41
42
Chapter 42
43
Chapter 43
44
Chapter 44
45
Chapter 45
46
Chapter 46
47
Chapter 47
48
Chapter 48
49
Chapter 49
50
Chapter 50
51
Chapter 51
52
Chapter 52
53
Chapter 53
54
Chapter 54
55
Chapter 55
56
Chapter 56
57
Chapter 57
58
Chapter 58
59
Chapter 59
60
Chapter 60
61
Chapter 61
62
Chapter 62
63
Chapter 63
64
Chapter 64
65
Chapter 65
66
Chapter 66
67
Chapter 67
68
Chapter 68
69
Chapter 69
70
Chapter 70
71
Chapter 71
72
Chapter 72
73
Chapter 73
74
Chapter 74
75
Chapter 75
76
Chapter 76
77
Chapter 77
78
Chapter 78
79
Chapter 79
80
Chapter 80
81
Chapter 81
82
Chapter 82
83
Chapter 83
84
Chapter 84
85
Chapter 85
86
Chapter 86
87
Chapter 87
88
Chapter 88
89
Chapter 89
90
Chapter 90
91
Chapter 91
92
Chapter 92
93
Chapter 93
94
Chapter 94
95
Chapter 95
96
Chapter 96
97
Chapter 97
98
Chapter 98
99
Chapter 99
100
Chapter 100
101
Chapter 101
102
Chapter 102
103
Chapter 103
104
Chapter 104
105
Chapter 105
106
Chapter 106
107
Chapter 107
108
Chapter 108
109
Chapter 109
110
Chapter 110
111
Chapter 111
112
Chapter 112
113
Chapter 113
114
Chapter 114
115
Chapter 115
116
Chapter 116
117
Chapter 117
118
Chapter 118
119
Chapter 119
120
Chapter 120
121
Chapter 121
122
Chapter 122
123
Chapter 123
124
Chapter 124
125
Chapter 125
126
Chapter 126
127
Chapter 127
128
Chapter 128
129
Chapter 129
130
Chapter 130
131
Chapter 131
132
Chapter 132
133
Chapter 133
134
Chapter 134
135
Chapter 135
136
Chapter 136
137
Chapter 137
138
Chapter 138
139
Chapter 139
140
Chapter 140
141
Chapter 141
142
Chapter 142
143
Chapter 143
144
Chapter 144
145
Chapter 145
146
Chapter 146
147
Chapter 147
148
Chapter 148
149
Chapter 149
150
Chapter 150
151
Chapter 151
152
Chapter 152
153
Chapter 153
154
Chapter 154
155
Chapter 155
156
Chapter 156
157
Chapter 157
158
Chapter 158
159
Chapter 159
160
Chapter 160
161
Chapter 161
162
Chapter 162
163
Chapter 163
164
Chapter 164
165
Chapter 165
166
Chapter 166
167
End

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!