Chapter 04

Permaisuri Xue Yi terus saja memprovokasi Kaisar Wei Huang, dia bahkan memerintahkan kepada para pelayannya untuk menyebarkan rumor buruk tentang putri dari selir Xuan Yang. hal itu semata-mata dia lakukan untuk membalas dendam kepada selir Xuan Yang yang telah merebut hati dan juga perhatian dari Kaisar Wei Huang.

Meskipun hatinya menolak untuk setuju dengan ucapan sang permaisuri, nyatanya Kaisar Wei Huang tetap mengasingkan putrinya yang baru lahir beserta sang selir di paviliun bobrok yang ada di ujung paling belakang istana kekaisaran, dia bahkan tidak menempatkan satu orang prajurit pun untuk menjaga selir Xuan Yang beserta Sang Putri.

Permaisuri terus saja melakukan segala macam cara untuk bisa menyingkirkan selir Xuan Yang dan juga Putri Xuan Jian dari istana, dia tak ingin posisinya tergantikan. Terlebih Dia sangat mengetahui jika sebenarnya, Kaisar Wei Huang sangat mencintai selir Xuan Yang.

Hari ini Aula istana sedikit kacau, prajurit yang dikirimkan oleh kaisar Wei Huang untuk menyampaikan surat kepada kaisar Lin Zhang dari kekaisaran tiansu telah kembali dan dia mengirimkan surat penolakan atas lamaran dari Kaisar Wei Huang, sehingga membuat sang Kaisar dari kekaisaran Jiahu itu menjadi semakin murka.

Akhirnya dia pun memutuskan untuk melakukan peperangan dengan kekaisaran tiansu, permaisuri yang mengetahui jika saat ini sang Kaisar akan segera berperang, tentu merasa sangat senang, dia memiliki banyak waktu dan juga kesempatan untuk bisa kembali melakukan kejahatan terhadap selir Xuan Yang.

Permaisuri berkali-kali mengirimkan racun di dalam makanan yang akan dimakan oleh selir Xuan Yang, dia ingin agar selir itu segera mati dan dirinya menjadi satu-satunya wanita milik Kaisar. Bahkan permaisuri juga acap kali menghina dan menghukum selir Xuan Yang dengan tidak manusiawi.

.

.

.

Sepuluh tahun kemudian, Putri Xuan Jian yang selalu saja di-bully oleh para pelayan atas perintah dari permaisuri, tiba-tiba saja terjatuh ke dalam kolam, dia langsung tidak sadarkan diri selama hampir 12 hari.

Selir Xuan Yang terlihat sangat sedih, bahkan Mei Ling sang pelayan pun tak lagi bisa menghibur kegundahan hati selir Xuan Yang. Beberapa orang tabib yang dipanggil pun hampir saja menyerah untuk bisa menyembuhkan Sang Putri.

Namun sepertinya Dewa masih berpihak pada selir Xuan Yang, hingga pada hari ke-14 Putri Xuan Jian kembali terbangun dari koma, dia mengerjapkan matanya perlahan dan melihat sekeliling tempat yang kini ditinggalinya dengan perasaan asing.

Semua orang pun merasakan sedikit perbedaan pada sang putri, Putri Xuan Yang yang biasanya terlihat penakut, tiba-tiba saja menjadi seorang gadis yang dingin, matanya menatap kosong ke depan seolah-olah Dia adalah orang lain.

Meski begitu, selir Xuan Yang tetap merasa bahagia, akhirnya setelah hampir dua minggu dia menangisi sang putri, Dewa kembali mendengar doanya dan mengembalikan putri satu-satunya itu ke sisinya.

Meskipun hidup dalam kesusahan, selir Xuan Yang tidak pernah mengeluh sedikitpun, Bahkan dia juga tidak pernah dikunjungi oleh sang Kaisar selama 10 tahun terakhir, permaisuri Xue Yi terlihat sangat bahagia, dia berpikir jika saat ini Kaisar Wei Huang tak lagi mencintai selir Xuan Yang, padahal tanpa sepengetahuan sang permaisuri, Kaisar Wei Huang mengirimkan beberapa orang kepercayaannya untuk menjaga selir Xuan Yang beserta Putri Xuan Jian.

Sehingga Kaisar itu selalu tahu, Apapun yang terjadi dengan selir kesayangannya, dan juga sang putri. Kaisar beberapa kali mengunjungi Paviliun yang ditempati oleh selir Xuan Yang dan juga Putri Xuan Jian pada tengah malam, setelah keduanya terlelap, dia sengaja tidak menunjukkan dirinya agar permaisuri Xue Yi tidak semakin menyakiti selir Xuan Yang dan juga Putri Xuan Jian.

Namun sepertinya, Apa yang dilakukan oleh sang Kaisar tidak merubah sedikitpun penderitaan dari sang selir dan juga Putri Xuan Jian, keduanya tetap mendapatkan siksaan fisik maupun mental dari permaisuri Xue Yi, hingga keduanya harus berkali-kali merasakan antara hidup dan mati.

Permaisuri Xue Yi saat ini sudah memiliki dua orang putra, yang berusia tujuh tahun dan juga lima tahun. Pangeran kecil itu telah menyandang marga kaisar Wei Huang dan diberi nama Wei Jun dan Wei Jin.

Permaisuri Xue Yi hidup bergelimangan harta, dia begitu menikmati kehidupannya di istana yang penuh kemewahan dan juga kemegahan, dia tak pernah berpikir sedikitpun, jika suatu hari nanti selir Xuan Yang akan membalas dendam padanya, karena dia tahu jika saat ini selir Xuan Yang hanya memiliki seorang pelayan di paviliun bobroknya, bahkan Kaisar sendiri pun tidak pernah mengirimkan prajuritnya untuk menjaga Paviliun itu sehingga permaisuri semakin bebas untuk keluar masuk dan juga menyiksa selir Xuan Yang dan juga Putri Xuan Jian.

Kaisar Wei Huang saat ini sudah memiliki dua orang selir baru yang bernama Xiao Xia dan juga Feng Ling. Keduanya merupakan putri dari kerajaan kecil yang telah di tundukkan oleh kaisar Wei Huang.

Namun permaisuri tak lagi memiliki perasaan takut tersaingi, mengingat saat ini dia sudah memiliki dua orang Putra yang salah satunya akan menjadi putra mahkota di kekaisaran jiahu. Kedua selir itu pun tidak bisa mengandung, karena permaisuri Xue Yi dengan sengaja, memberikan ramuan agar keduanya menjadi mandul.

Kaisar Wei Huang sebenarnya mengetahui apa yang dilakukan oleh permaisurinya, namun dia tak ingin terlalu banyak ikut campur dalam urusan istana dalam dan lebih mementingkan untuk memperluas wilayahnya. Sehingga hal itu membuat permaisuri semakin semena-mena.

Lagi pula, untuk menjadi istri dari seorang Kaisar Tiran, seorang permaisuri atau pun selir haruslah memiliki kemampuan untuk bertahan hidup, di dalam istana yang penuh dengan trik dan juga intrik. Kaisar Wei Huang membiarkan seluruh selir dan juga permaisurinya untuk saling menjatuhkan dan juga saling membunuh satu sama lain.

.

.

.

Xuan Jian terbangun dengan linglung, dia seolah tidak mengenali tempat yang saat ini dia tempati, Mei Ling sang pelayan berusaha untuk mengingatkan sang putri, jika dia merupakan putri dari Kaisar Wei Huang dan juga selir Xuan Yang yang diasingkan, karena dianggap pembawa sial.

Mendengar penuturan dari sang pelayan, kedua tangan putri Xuan Jian pun terkepal, wajahnya terlihat merah padam, seolah tengah menahan amarah yang kini memuncak di dadanya. Dia merasakan kesakitan dan kesedihan, yang sebenarnya bukan miliknya sehingga membuat putri Xuan Jian tiba-tiba saja kembali terjatuh dan tidak sadarkan diri.

Di alam bawah sadarnya, Putri Xuan Jian bertemu dengan seorang gadis berusia 10 tahun, gadis itu mengatakan Jika dia adalah Xuan Jian. Dia pun mendekatkan telunjuknya pada kening Putri Xuan Jian, hingga akhirnya rentetan kejadian sejak dia masih bayi hingga saat dia tercebur ke dalam kolam, memasuki ingatannya.

Akhirnya dia menyadari, jika saat ini dirinya telah melakukan perpindahan jiwa ke dalam tubuh Putri Xuan Jian, dia juga berjanji bahwa suatu hari nanti dia akan membalaskan dendam atas segala penderitaan yang diterima oleh selir Xuan Yang dan juga Putri Xuan Jian yang asli.

Mendengar hal itu, Putri Xuan Jian yang asli pun tersenyum, dia merasa begitu lega setelah mendengar ucapan dari seseorang yang kini menghuni tubuhnya.

Perlahan-lahan tubuhnya berpendar bagaikan cahaya, dia pun Melambaikan tangan seraya berteriak "Tolong jaga Ibuku! dia telah terlalu lama menderita, katakan padanya jika aku sangat menyayanginya." Ucap Xuan Jian yang asli sebelum akhirnya menghilang.

"Aku Rasya Arsentya, pembunuh bayaran yang paling ditakuti dari abad ke-25, akan membalaskan dendam atas penderitaan yang diterima oleh selir Xuan Yang dan juga pemilik tubuh yang ku tempati saat ini!" ucapnya seraya menyunggingkan senyuman iblis.

Terpopuler

Comments

kriwil

kriwil

yang penting bisa ngilir selir sampai puas mau di racun atau di bunuh ya terserah wong bisa ganti selir lagi 😀

2025-02-13

0

kalea rizuky

kalea rizuky

jd dia datang dr masa depan

2025-01-26

0

Amelia Harianja

Amelia Harianja

raja tukang kawin

2025-04-03

0

lihat semua
Episodes
1 Chapter 01
2 Chapter 02
3 Chapter 03
4 Chapter 04
5 Chapter 05
6 Chapter 06
7 Chapter 07
8 Chapter 08
9 Chapter 09
10 Chapter 10
11 Chapter 11
12 Chapter 12
13 Chapter 13
14 Chapter 14
15 Chapter 15
16 Chapter 16
17 Chapter 17
18 Chapter 18
19 Chapter 19
20 Chapter 20
21 Chapter 21
22 Chapter 22
23 Chapter 23
24 Chapter 24
25 Chapter 25
26 Chapter 26
27 Chapter 27
28 Chapter 28
29 Chapter 29
30 Chapter 30
31 Chapter 31
32 Chapter 32
33 Chapter 33
34 Chapter 34
35 Chapter 35
36 Chapter 36
37 Chapter 37
38 Chapter 38
39 Chapter 39
40 Chapter 40
41 Chapter 41
42 Chapter 42
43 Chapter 43
44 Chapter 44
45 Chapter 45
46 Chapter 46
47 Chapter 47
48 Chapter 48
49 Chapter 49
50 Chapter 50
51 Chapter 51
52 Chapter 52
53 Chapter 53
54 Chapter 54
55 Chapter 55
56 Chapter 56
57 Chapter 57
58 Chapter 58
59 Chapter 59
60 Chapter 60
61 Chapter 61
62 Chapter 62
63 Chapter 63
64 Chapter 64
65 Chapter 65
66 Chapter 66
67 Chapter 67
68 Chapter 68
69 Chapter 69
70 Chapter 70
71 Chapter 71
72 Chapter 72
73 Chapter 73
74 Chapter 74
75 Chapter 75
76 Chapter 76
77 Chapter 77
78 Chapter 78
79 Chapter 79
80 Chapter 80
81 Chapter 81
82 Chapter 82
83 Chapter 83
84 Chapter 84
85 Chapter 85
86 Chapter 86
87 Chapter 87
88 Chapter 88
89 Chapter 89
90 Chapter 90
91 Chapter 91
92 Chapter 92
93 Chapter 93
94 Chapter 94
95 Chapter 95
96 Chapter 96
97 Chapter 97
98 Chapter 98
99 Chapter 99
100 Chapter 100
101 Chapter 101
102 Chapter 102
103 Chapter 103
104 Chapter 104
105 Chapter 105
106 Chapter 106
107 Chapter 107
108 Chapter 108
109 Chapter 109
110 Chapter 110
111 Chapter 111
112 Chapter 112
113 Chapter 113
114 Chapter 114
115 Chapter 115
116 Chapter 116
117 Chapter 117
118 Chapter 118
119 Chapter 119
120 Chapter 120
121 Chapter 121
122 Chapter 122
123 Chapter 123
124 Chapter 124
125 Chapter 125
126 Chapter 126
127 Chapter 127
128 Chapter 128
129 Chapter 129
130 Chapter 130
131 Chapter 131
132 Chapter 132
133 Chapter 133
134 Chapter 134
135 Chapter 135
136 Chapter 136
137 Chapter 137
138 Chapter 138
139 Chapter 139
140 Chapter 140
141 Chapter 141
142 Chapter 142
143 Chapter 143
144 Chapter 144
145 Chapter 145
146 Chapter 146
147 Chapter 147
148 Chapter 148
149 Chapter 149
150 Chapter 150
151 Chapter 151
152 Chapter 152
153 Chapter 153
154 Chapter 154
155 Chapter 155
156 Chapter 156
157 Chapter 157
158 Chapter 158
159 Chapter 159
160 Chapter 160
161 Chapter 161
162 Chapter 162
163 Chapter 163
164 Chapter 164
165 Chapter 165
166 Chapter 166
167 End
Episodes

Updated 167 Episodes

1
Chapter 01
2
Chapter 02
3
Chapter 03
4
Chapter 04
5
Chapter 05
6
Chapter 06
7
Chapter 07
8
Chapter 08
9
Chapter 09
10
Chapter 10
11
Chapter 11
12
Chapter 12
13
Chapter 13
14
Chapter 14
15
Chapter 15
16
Chapter 16
17
Chapter 17
18
Chapter 18
19
Chapter 19
20
Chapter 20
21
Chapter 21
22
Chapter 22
23
Chapter 23
24
Chapter 24
25
Chapter 25
26
Chapter 26
27
Chapter 27
28
Chapter 28
29
Chapter 29
30
Chapter 30
31
Chapter 31
32
Chapter 32
33
Chapter 33
34
Chapter 34
35
Chapter 35
36
Chapter 36
37
Chapter 37
38
Chapter 38
39
Chapter 39
40
Chapter 40
41
Chapter 41
42
Chapter 42
43
Chapter 43
44
Chapter 44
45
Chapter 45
46
Chapter 46
47
Chapter 47
48
Chapter 48
49
Chapter 49
50
Chapter 50
51
Chapter 51
52
Chapter 52
53
Chapter 53
54
Chapter 54
55
Chapter 55
56
Chapter 56
57
Chapter 57
58
Chapter 58
59
Chapter 59
60
Chapter 60
61
Chapter 61
62
Chapter 62
63
Chapter 63
64
Chapter 64
65
Chapter 65
66
Chapter 66
67
Chapter 67
68
Chapter 68
69
Chapter 69
70
Chapter 70
71
Chapter 71
72
Chapter 72
73
Chapter 73
74
Chapter 74
75
Chapter 75
76
Chapter 76
77
Chapter 77
78
Chapter 78
79
Chapter 79
80
Chapter 80
81
Chapter 81
82
Chapter 82
83
Chapter 83
84
Chapter 84
85
Chapter 85
86
Chapter 86
87
Chapter 87
88
Chapter 88
89
Chapter 89
90
Chapter 90
91
Chapter 91
92
Chapter 92
93
Chapter 93
94
Chapter 94
95
Chapter 95
96
Chapter 96
97
Chapter 97
98
Chapter 98
99
Chapter 99
100
Chapter 100
101
Chapter 101
102
Chapter 102
103
Chapter 103
104
Chapter 104
105
Chapter 105
106
Chapter 106
107
Chapter 107
108
Chapter 108
109
Chapter 109
110
Chapter 110
111
Chapter 111
112
Chapter 112
113
Chapter 113
114
Chapter 114
115
Chapter 115
116
Chapter 116
117
Chapter 117
118
Chapter 118
119
Chapter 119
120
Chapter 120
121
Chapter 121
122
Chapter 122
123
Chapter 123
124
Chapter 124
125
Chapter 125
126
Chapter 126
127
Chapter 127
128
Chapter 128
129
Chapter 129
130
Chapter 130
131
Chapter 131
132
Chapter 132
133
Chapter 133
134
Chapter 134
135
Chapter 135
136
Chapter 136
137
Chapter 137
138
Chapter 138
139
Chapter 139
140
Chapter 140
141
Chapter 141
142
Chapter 142
143
Chapter 143
144
Chapter 144
145
Chapter 145
146
Chapter 146
147
Chapter 147
148
Chapter 148
149
Chapter 149
150
Chapter 150
151
Chapter 151
152
Chapter 152
153
Chapter 153
154
Chapter 154
155
Chapter 155
156
Chapter 156
157
Chapter 157
158
Chapter 158
159
Chapter 159
160
Chapter 160
161
Chapter 161
162
Chapter 162
163
Chapter 163
164
Chapter 164
165
Chapter 165
166
Chapter 166
167
End

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!