bab 7 Babby EL

sudah seminggu lebih sejak saat itu El tak pernah lagi menemui Om Hot, El hanya menatap Leon dari kejauhan .....

" hmmmm,,,, ternyata emang sulit ya berjuang sendiri bahkan Om Hot baik baik aja tanpa El " senyum hambar El menatap Leon yang tengah meeting bersama kolega bisnis nya di sebuah restoran bintang 5 dari sudut restoran mewah itu ....

El masih berdiri di sudut dinding dekat kasir dan ditengah lamunan nya seseorang menyapa nya ...

" haiii,,,,Babby El " sapa pemilik restoran itu dengan hangat ....

" ha,,, hai Om " gelagapan El langsung keluar dari tempat persembunyian nya begitu ratusan pelanggan yang tengah makan menatap nya mendengar ucapan pria tampan itu ...

" maaf ya Babby EL,,,, Om kira bukan kamu yang datang " sungkan pria itu mengajak El duduk ...

" kita kesana saja disini terlalu ramai " kata pria itu mengajak El duduk di meja ujung yang tak terlalu ramai yang ada hanya beberapa pebisnis yang seperti nya tengah meeting ...

" ayo duduk Babby" hangat pria itu mempersilahkan El duduk disofa bersama nya lalu memesan makanan kesukaan El ....

Marc langsung menyikut tangan Leon di samping nya begitu melihat El tengah duduk bersama pemilik resto ....

" Babby EL 🤭" senyum menggoda Marc menutup mulut nya berbisik pada Leon yang sudah memasang wajah kripik tempe itu ...

Leon hanya cuek lalu melanjutkan meeting nya agar cepat selesai ...

" kamu ngapain disana tadi " tanya Om roky menggoda ponakan nya yang cantik itu ...

" lagi liatin cowok tampan Om " jawab El dengan gamblang yang bisa terdengar beberapa orang di sekitar mereka ....

" aduhhhh,,,,apa Om semakin tampan menurut mu " senyum percaya diri Om roky yang kepedean merapikan rambut nya ...

entahlah aneh Leon kesal saja mendengar obrolan mereka ....

" tampan banget " senyum menggoda El yang lama lama akan membuat pria dewasa itu mabuk ...

" kasih duit dong Om" pinta El menampung tangan nya ..

pletakkk

" bocil menyebalkan,,,, memuji hanya untuk dapat uang rupanya " sebal Roky menjitak kepala ponakan nya yang centil itu ...

" iyalah,,, kan nggak ada yang gratis " tawa El menutup mulut nya

" silahkan nona " kata waiters itu pada El setelah mengantarkan pesanan ...

" kalau begitu bayar " ketus roky sebal menatap El yang tengah makan es krim itu ...

" apa ?,,,, harga Om ?" tawa meledak El yang benar-benar menyita perhatian banyak orang di restoran mewah bintang 5 itu ...

" bocil sialan " umpat roky melempar El dengan bantal sofa ...

seketika beberapa orang yang tengah meeting bersama Leon ikutan tertawa melihat El yang jahat itu ....

"makanya nikah Roky biar tidak diledekin bocil " sahut Frans tertawa menatap sahabatnya itu...

wajah Leon semakin dingin saja mendengar candaan kolega bisnis nya pada Pria yang duduk bersama El itu ...

" sabar ,,, dia kan masih bocil " kekeh Roky menatap ke meja seberang sambil mengacak rambut El ..

" khmmm,,,,, apakah meeting kita bisa dilanjut atau tidak " tanya Leon spontan membuat Frans dan dua rekan nya sungkan ...

" maaf ,,,maaf tuan Leonard" sungkan Frans lalu mereka kembali melanjutkan meeting mereka dan beberapa menit kemudian selesai ....

" makan lah dengan tenang babby ,,,,, Om kerja dulu ya " pamit Roky mengelus kepala ponakan nya itu sayang ...

" haaa,,, kasih duitt" rengek El pelan yang mungkin hanya di dengar Roky karna El mendongak menatap Roky yang sudah berdiri ...

" sudah di kasih makan,,, minta duit pula " geleng kepala Roky menatap ponakan nya yang sangat kaya itu ,,, tapi seperti nya kebiasaan menghargai dan hidup sederhana masih melekat di diri El

" waahhh,,,,, terimakasih Om Roky ganteng " kata El klepek klepek melihat lembaran lembaran bewarna merah itu ...

" galak amat tatapan nya Om" kekeh El menutup mulut nya saat melihat Leon yang duduk bersama Marc itu menatap nya tajam ....

Leon hanya tersenyum kecut tanpa berniat bersuara menatap gadis kecil itu dengan berbagai fikiran nya ...

" apa Omm". senyum menggoda El dengan berani menghampiri lalu duduk di dekat Leon .....

tanpa bicara Leon masih menatap El tajam lalu mata nya milirik uang di tangan El yang cukup banyak ...

" Om mau" tawar El polos saat Leon terus milirik uang di tangan nya ...

" cehhh,,,, bahkan aku punya lebih banyak dari itu " senyum kecut Leon sombong

" El juga punya " kesal El melihat tatapan Leon yang seperti merendahkan jumlah uang pemberian Om Roky ...

" kalau kamu punya mengapa meminta pada pria tadi ?" tanya Marc yang juga kurang srek melihat El yang meminta uang pada pria tadi ....

" yaaa apa salah nya dia kan Om nya El " jawab gadis polos itu tak mengerti arah pembicaraan Leon dan Marc ...

" lalu apa pada setiap pria yang kamu panggil Om kamu begitu ,,,, manja manja ,,,minta duit " ucapan Leon memandang El dengan tatapan datar begitupun Marc ...

sebagai seorang pria dewasa jelas lah fikiran mereka jadi kemana mana ...

" enggak kok,,,,cuma sama Om Roky aja ,,,, lagian El sudah biasa begitu sama Om Roky dari El kecil " jawab gadis polos itu yang sama sekali tidak tersinggung dengan sindiran Leon ...

jleppp

" jadi pria tadi Om kamu " suara sungkan Marc karna sudah berfikir berlebihan ....

" iyaa,,, adik nya Mommy El , dia tua 15 tahun dari El " jawab jujur gadis polos itu yang semakin membuat Marc dan Leon malu dengan fikiran buruk mereka ...

" emang nya kenapa ?" tanya El heran ...

" enggak ,,,, enggak kenapa napa " gelagapan Marc ...

lalu El menatap Leon yang duduk di samping nya sejenak lalu

" Om cemburu yaa" tawa miring El menikmati ekspresi kacau wajah tampan Leon begitu mendengar ucapan nya ...

" tidak ,,, mengapa aku harus cemburu " ketus Leon untuk menutupi rasa malu nya ...

" haaa,,,, boong " goda El yang membuat wajah Leon merah tomat , karna salting ...

" tidak bocil ,,, kau saja yang kepedean ,,, buat apa aku cemburu nggak ada hubungan juga " kata Leon santai untuk menutupi rasa malu nya ...

" ya maka nya Om nikahin El biar kita ada hubungan " jawab gadis kecil itu entang tanpa fikir panjang ...

byurrr

Marc yang tengah meminum minuman nya tersedak dan menyemburkan minuman nya mendengar ucapan El ...

" kamu fikir nikah itu gampang apa " marah Leon ,,, enteng sekali gadis kecil itu bilang nikah seperti tanpa beban padahal pernikahan itu butuh persiapan yang matang ...

" ya tergantung kita yang jalani kalau di persulit ya bakalan sulit ,,, kalau di permudah ya gampang gampang aja " jawab El santai karna bagi El pernikahan itu sebuah kebahagiaan apalagi dengan pria yang dia cintai ...

" haduhhh,,,, bocil fikiran baru seujung kuku .... pernikahan nggak se simple itu " kata Marc menatap El sambil tersenyum sama seperti Leon ...

lagian mereka cukup paham akan pemikiran gadis kecil seperti El ,,,, bahkan dia belum tamat SMA jadi wajah jika dalam pemikiran nya hanya sebuah kebahagiaan...

" kau harus bergerak cepat Yon ,,, dia sangat labil seperti nya " bisik Marc pada Leon yang ber isyarat...

jika Leon tidak bergerak cepat maka gadis labil seperti El sangat mudah dekat dan jatuh cinta pada pria lain yang baru di kenal nya ...

" emang Om Hot kasar ya ?" tanya El polos menatap Leon serius yang membuat Leon langsung tersenyum.....

" kalau iya gimana " tanya Leon yang membuat Marc geram mendengar nya walaupun Marc tau Leon hanya menguji El tapi kalau fikiran gadis kecil itu berubah bagaimana

" nggak papa ,,,El bisa kasar juga kok biar imbang " jawab gadis polos itu yang mengundang tawa Marc dan Leon mendengar jawaban polos El ..

Terpopuler

Comments

fitriani

fitriani

astaga gemes bgt aku sama baby el ini🤪🤪🤪🤪🤪

2025-02-11

0

Lono Susilo

Lono Susilo

yuhuuu,,,

2024-12-01

0

Yenih Tjan

Yenih Tjan

😅😅😅😅

2024-04-25

2

lihat semua
Episodes
1 bab 1 ketemu Om Hot
2 bab 2 apa dia sudah menikah
3 bab 3 kau peduli pada nya
4 bab 4 milikku Om
5 bab 5 mengantar makanan
6 bab 6 anak SMA Daddyh
7 bab 7 Babby EL
8 bab 8 lebih kasar dari Om Hot
9 bab 9 area balap
10 bab 10 semobil berempat
11 bab 11 datang ke rumah Leon
12 bab 12 tamu VIV
13 bab 13 doable date
14 bab 14 jujur aja bocil
15 bab 15 amarah Leon
16 bab 16 benci sama Om
17 bab 17 sang penyelidik
18 bab 18 Clara
19 bab 19 pacar Glenn
20 bab 20 mau pulang
21 bab 21 tidur
22 bab 22 membawa lamaran
23 bab 23 Dingin
24 bab 24 El mau pergi
25 bab 25 terluka
26 bab 26 dikala Om Hot Cemburu
27 bab 27 cemburu
28 bab 28 kak Dimas
29 bab 29 nikah
30 bab 30 El lagi ngambek
31 bab 31 petasan
32 bab 32 cuek ku terhadap mu
33 bab 33 aku mundur Om
34 bab 34 perubahan sikap El
35 bab 35 kata perpisahan
36 bab 36 menuju pertempuran
37 bab 37 tertembak
38 bab 38 kondisi Om Leon
39 bab 39 pemberian orang baru
40 bab 40 pengangguran
41 bab 41 Leon dan El
42 bab 42 infus
43 bab 43 tidur di paha Om
44 bab 44 pernikahan
45 bab 45 istri kecilnya Leon
46 bab 46 antara Glenn dan sofia
47 bab 47 Ulti sofia
48 bab 48 baju tidur
49 bab 49 Milikku
50 bab 50 panggilan untuk suami
51 bab 51 kemana istri kecilku
52 bab 52 Club
53 bab 53 mabuk
54 bab 54 permintaan maaf Glenn
55 bab 55 seranjang berempat
56 bab 56 bocil
57 bab 57 ingin anak kembar
58 bab 58 12 _
59 bab 59 rasa nya penuh
60 bab 60 terimakasih
61 bab 61 malam hari
62 bab 62 sebagai ponakan Leon
63 bab 63 ciee yang takut ketahuan
64 bab 64 cowok gengsian
65 bab 65 bobok
66 bab 66 diriku tak di akui
67 bab 67 alasan pernikahan rahasia
68 bab 68 jalan sama mertua
69 bab 69 acara 25 tahun berkarya
70 bab 70 sang putri Mahkota
71 bab 71 rasa yang tak bisa di jelaskan
72 bab 72 diam mu elegan
73 bab 73 malam panjang lagi
74 bab 74 pemain basket
75 bab 75 merayu anak gadis
76 bab 76 masuk semi final
77 bab 77 pengen jalan-jalan
78 bab 78 dihinggapi pokemon
79 bab 79 janji setia
80 bab 80 ke Australia
81 bab 81 pergi
82 bab 82 rinduku
83 bab 83 temani aku mandi
84 bab 84 pelakor seperti El
85 bab 85 sangat buas
86 bab 86 ada apa dengan El
87 bab 87 meraih kemenangan
88 bab 88 di bujuk bujuk
89 bab 89 meminta nya
90 bab 90 pokok nya baju ini
91 bab 91 seorang pewaris
92 bab 92 hanyalah salah satu
93 bab 93 tidak
94 bab 94 tersadar
95 bab 95 tidak mau sarapan
96 bab 96 sikap dingin Leon
97 bab 97 Little
98 bab 98 kasih Little untuk El
99 bab 99 calon istri Leon
100 bab 100 berbicara fakta
101 bab 101 ingin kejurang
102 bab 102 marah nya Marc
103 bab 103 Mas Arya
104 bab 104 apartemen lama
105 bab 105 mode pelit
106 bab 106 sugar Daddy
107 bab 107 menantu keluarga Aralfred
108 bab 108 kamar angker
109 bab 109 mafia bukan psikopat
110 bab 110 cerita sahabat
111 bab 111 antara Glenn , Marc dan Alvin
112 bab 112 cara yang salah
113 bab 113 cari perkara
114 bab 114 bukan sok kaya
115 bab 115 Leon
116 bab 116 jatuh cinta
117 bab 117 film horor
118 bab 118 mabuk
119 bab 119 lidah nya sudah kelu
120 bab 120 hancur nya Nayla
121 bab 121 ingin mengakhiri
122 bab 122 foto Dion
123 bab 123 depresi
124 bab 124 harapan baru
125 bab 125 lelah
126 bab 126 interaksi pertama
127 bab 127 kenyataan
128 bab 128 posisi Rey
129 bab 129 jangan pergi :)
130 bab 130 objek baru
131 bab 131 mengantar Nich...
132 bab 132 kantor Rey
133 bab 133 kamu cemburu
134 bab 134 ponsel baru
135 bab 135 memijat
136 bab 136 capek
137 bab 137 modal nekat
138 bab 138 kamar mandi
139 bab 139 Grammy company
140 bab 140 minum obat
141 bab 141 Istriku
142 bab 142 felix
143 bab 143 belajar mencintai
144 bab 144 ingin di manja
145 bab 145 Beneran Nayla
146 bab 146 bantu aku
147 bab 147 Nayla sudah marah
148 bab 148 cemburu
149 bab 149 keinginan Nayla
150 bab 150 ikhlas
151 bab 151 aku sudah dingin
152 bab 152 pulang ke apartemen
153 bab 153 keputusan Final
154 bab 154 menolak berpisah
155 bab 155 palu di tangan Nayla
156 bab 156 kesempatan terakhir
157 bab 157 waktu seumur hidup
158 bab 158 cacing gendut
159 bab 159 sangat menjijikkan
160 bab 160 mual terus terusan
161 Bab 161 bayi sombong
162 bab 162 curahan hati
163 cinta setelah pernikahan
Episodes

Updated 163 Episodes

1
bab 1 ketemu Om Hot
2
bab 2 apa dia sudah menikah
3
bab 3 kau peduli pada nya
4
bab 4 milikku Om
5
bab 5 mengantar makanan
6
bab 6 anak SMA Daddyh
7
bab 7 Babby EL
8
bab 8 lebih kasar dari Om Hot
9
bab 9 area balap
10
bab 10 semobil berempat
11
bab 11 datang ke rumah Leon
12
bab 12 tamu VIV
13
bab 13 doable date
14
bab 14 jujur aja bocil
15
bab 15 amarah Leon
16
bab 16 benci sama Om
17
bab 17 sang penyelidik
18
bab 18 Clara
19
bab 19 pacar Glenn
20
bab 20 mau pulang
21
bab 21 tidur
22
bab 22 membawa lamaran
23
bab 23 Dingin
24
bab 24 El mau pergi
25
bab 25 terluka
26
bab 26 dikala Om Hot Cemburu
27
bab 27 cemburu
28
bab 28 kak Dimas
29
bab 29 nikah
30
bab 30 El lagi ngambek
31
bab 31 petasan
32
bab 32 cuek ku terhadap mu
33
bab 33 aku mundur Om
34
bab 34 perubahan sikap El
35
bab 35 kata perpisahan
36
bab 36 menuju pertempuran
37
bab 37 tertembak
38
bab 38 kondisi Om Leon
39
bab 39 pemberian orang baru
40
bab 40 pengangguran
41
bab 41 Leon dan El
42
bab 42 infus
43
bab 43 tidur di paha Om
44
bab 44 pernikahan
45
bab 45 istri kecilnya Leon
46
bab 46 antara Glenn dan sofia
47
bab 47 Ulti sofia
48
bab 48 baju tidur
49
bab 49 Milikku
50
bab 50 panggilan untuk suami
51
bab 51 kemana istri kecilku
52
bab 52 Club
53
bab 53 mabuk
54
bab 54 permintaan maaf Glenn
55
bab 55 seranjang berempat
56
bab 56 bocil
57
bab 57 ingin anak kembar
58
bab 58 12 _
59
bab 59 rasa nya penuh
60
bab 60 terimakasih
61
bab 61 malam hari
62
bab 62 sebagai ponakan Leon
63
bab 63 ciee yang takut ketahuan
64
bab 64 cowok gengsian
65
bab 65 bobok
66
bab 66 diriku tak di akui
67
bab 67 alasan pernikahan rahasia
68
bab 68 jalan sama mertua
69
bab 69 acara 25 tahun berkarya
70
bab 70 sang putri Mahkota
71
bab 71 rasa yang tak bisa di jelaskan
72
bab 72 diam mu elegan
73
bab 73 malam panjang lagi
74
bab 74 pemain basket
75
bab 75 merayu anak gadis
76
bab 76 masuk semi final
77
bab 77 pengen jalan-jalan
78
bab 78 dihinggapi pokemon
79
bab 79 janji setia
80
bab 80 ke Australia
81
bab 81 pergi
82
bab 82 rinduku
83
bab 83 temani aku mandi
84
bab 84 pelakor seperti El
85
bab 85 sangat buas
86
bab 86 ada apa dengan El
87
bab 87 meraih kemenangan
88
bab 88 di bujuk bujuk
89
bab 89 meminta nya
90
bab 90 pokok nya baju ini
91
bab 91 seorang pewaris
92
bab 92 hanyalah salah satu
93
bab 93 tidak
94
bab 94 tersadar
95
bab 95 tidak mau sarapan
96
bab 96 sikap dingin Leon
97
bab 97 Little
98
bab 98 kasih Little untuk El
99
bab 99 calon istri Leon
100
bab 100 berbicara fakta
101
bab 101 ingin kejurang
102
bab 102 marah nya Marc
103
bab 103 Mas Arya
104
bab 104 apartemen lama
105
bab 105 mode pelit
106
bab 106 sugar Daddy
107
bab 107 menantu keluarga Aralfred
108
bab 108 kamar angker
109
bab 109 mafia bukan psikopat
110
bab 110 cerita sahabat
111
bab 111 antara Glenn , Marc dan Alvin
112
bab 112 cara yang salah
113
bab 113 cari perkara
114
bab 114 bukan sok kaya
115
bab 115 Leon
116
bab 116 jatuh cinta
117
bab 117 film horor
118
bab 118 mabuk
119
bab 119 lidah nya sudah kelu
120
bab 120 hancur nya Nayla
121
bab 121 ingin mengakhiri
122
bab 122 foto Dion
123
bab 123 depresi
124
bab 124 harapan baru
125
bab 125 lelah
126
bab 126 interaksi pertama
127
bab 127 kenyataan
128
bab 128 posisi Rey
129
bab 129 jangan pergi :)
130
bab 130 objek baru
131
bab 131 mengantar Nich...
132
bab 132 kantor Rey
133
bab 133 kamu cemburu
134
bab 134 ponsel baru
135
bab 135 memijat
136
bab 136 capek
137
bab 137 modal nekat
138
bab 138 kamar mandi
139
bab 139 Grammy company
140
bab 140 minum obat
141
bab 141 Istriku
142
bab 142 felix
143
bab 143 belajar mencintai
144
bab 144 ingin di manja
145
bab 145 Beneran Nayla
146
bab 146 bantu aku
147
bab 147 Nayla sudah marah
148
bab 148 cemburu
149
bab 149 keinginan Nayla
150
bab 150 ikhlas
151
bab 151 aku sudah dingin
152
bab 152 pulang ke apartemen
153
bab 153 keputusan Final
154
bab 154 menolak berpisah
155
bab 155 palu di tangan Nayla
156
bab 156 kesempatan terakhir
157
bab 157 waktu seumur hidup
158
bab 158 cacing gendut
159
bab 159 sangat menjijikkan
160
bab 160 mual terus terusan
161
Bab 161 bayi sombong
162
bab 162 curahan hati
163
cinta setelah pernikahan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!