Eps. 20 ૮₍ ´• ˕ •` ₎ა
Masing-masing murid sudah menemukan kelompoknya dan sekarang mereka dikawal menuju belakang Akademi.
Hingga mereka sampai di portal dimensi yang akan membawa mereka ke hutan hewan suci.
Ada sekitar 33 murid yang tengah berdiri mendengarkan pengarahan dari Guru Lin.
Guru Lin
Kalian sudah mendapatkan tongkat sihir masing-masing kan?
Seseorang
Semua:-
Sudah Guru!
Beberapa diantara mereka juga membawa senjata tajam untuk berburu hewan suci.
Guru Lin
Waktu kalian berburu hanya empat jam, ketika waktu telah habis akan ada portal yang timbul disekitar kalian.
Guru Lin
Tangkap roh suci sebanyak-banyaknya dan simpan dalam tongkat yang telah dibagikan.
Seseorang
Semua:-
Baik Guru!
Guru Lin
Kalau begitu masuk secara bergiliran perkelompok. Kalian semua akan menginjak tempat yang berbeda-beda namun masih satu hutan yang sama.
Guru Lin
Silahkan masuk, kalian harus berpegangan satu sama lain saat masuk agar tidak terpisah.
Rainer Cassio Mallory
Kami lebih dulu!
Guru Lin
Silahkan Rain dan Luna.
Rain memegang tangan Aluna, Aluna malas sekali bersentuhan dengan pria, namun pria itu sangat memaksanya.
Aluna Reniella Refloka .V
Santapanmu ada banyak, Lucky.
[ Bisiknya ]
Lucky
Umm!
[ Di gendongan Aluna ]
Rain dan Aluna masuk ke portal itu, tubuh mereka diserap cahaya dan membawa mereka ke hutan lebat.
Aluna dan juga Rain menatap sekeliling mereka yang hanya dipenuhi hutan belantara.
Rainer Cassio Mallory
[ Mengeluarkan pedangnya ]
Rainer Cassio Mallory
Kau mau berburu dengan apa, Luna?
Aluna tidak menanggapi Rain, Aluna memejamkan matanya, tangan kanannya mengangkat keatas, hingga sebuah busur timbul begitu saja di tangan Aluna.
Sebuah busur berwarna biru, dengan corak yang mewah. Dan busur itu tidak memiliki anak panah.
Rainer Cassio Mallory
[ Melongo ]
Rainer Cassio Mallory
Kau keren sekali.
Aluna Reniella Refloka .V
[ Berjalan ]
Rainer Cassio Mallory
Hei tunggu aku!
[ Menyusul Aluna ]
Aluna dan Rain sudah cukup lama berjalan menyusuri hutan. Mereka juga sudah menemui beberapa hewan suci namun Aluna sama sekali tidak berminat.
Rainer Cassio Mallory
Sebenarnya kita mau kemana?
[ Terus berjalan ]
Rainer Cassio Mallory
Sejak tadi ada beberapa hewan suci, kenapa tidak diburu?
Aluna Reniella Refloka .V
Kalau kau mau hewan suci tingkat rendah itu buru saja, aku tidak berminat. ❄️
Rainer Cassio Mallory
[ Menggaruk kepalanya ]
Rainer Cassio Mallory
Setidaknya kita sudah mendapatkan buruan.
Aluna Reniella Refloka .V
[ Berhenti ]
Rainer Cassio Mallory
Kenapa?
[ Heran ]
Aluna Reniella Refloka .V
[ Bersembunyi di belakang pohon ]
Rainer Cassio Mallory
Ada apa?
[ Menyusul Aluna ]
Aluna Reniella Refloka .V
Diamlah! ❄️
Aluna Reniella Refloka .V
[ Mengamati ]
Tak jauh dari mereka, di depan ada sepasang gorila besar. Aluna mengincar hewan suci itu.
Rainer Cassio Mallory
Ggo-gorila?
[ Cicitnya ]
Aluna Reniella Refloka .V
[ Mengarahkan busurnya ]
Aluna Reniella Refloka .V
Saat Aluna menarik tali busurnya munculah sebuah anak panah.
Rainer Cassio Mallory
Llu-luna tunggu.
[ Takut ]
Bagaimana Rain tidak takut, sedangkan gorila itu sepasang mana besar lagi. Mungkin anak panah Aluna tidak ada apa-apanya jika menusuk gorila itu.
Aluna Reniella Refloka .V
[ Semakin menarik tali busur ]
Hingga anak panah Aluna berubah menjadi 3, ujung anak panah memerah seperti besi dipanasnya oleh api.
Rainer Cassio Mallory
Ppa-panah suci?!
[ Terkejut ]
Aluna dan Lucky berjalan mengarah pada sepasang gorila itu, badannya sudah tertancap panah milik Aluna.
Rain yang takut-takut terpaksa mengikuti Aluna, gorila itu masih hidup diatas tubuhnya mengeluarkan cahaya roh.
Hewan Suci
[ Menggeram marah ]
Tubuh Lucky berevolusi menjadi serigala besar, matanya tajam. Lucky mengaum melindungi Aluna.
Nyali sepasang gorila itu menciut begitu saja. Malahan sepasang gorila itu menyerahkan sebuah cahaya berwarna ungu kepada Aluna.
Rain terpaku melihat kejadian dihadapannya itu. Berawal dari busur Aluna, serigala milik Aluna yang berevolusi hingga hewan suci itu tidak mati, biasanya orang-orang akan membunuh hewan suci baru cahaya roh nya akan ada, ini berbeda hewannya masih hidup, cahaya rohnya malah keluar.
Aluna Reniella Refloka .V
Hemm.. Kau ambil saja yang satunya. ❄️
[ Menyuruh Rain ]
Rainer Cassio Mallory
Bba-baiklah.
[ Mendekat ]
Aluna dan juga Rain menyerap cahaya roh itu kedalam tongkat yang sudah diberikan Guru Lin. Rain tak menyangka bisa menemukan cahaya roh tingkat atas.
Cahaya itu adalah sebuah roh peningkat level bagi pengguna. Setiap cahaya roh itu berbeda-beda.
Cahaya rohnya memiliki 5 jenis yang berawal dari cahaya roh putih untuk tingkat rendah, cahaya roh kuning tingkat awal, cahaya roh merah tingkat menengah, cahaya roh ungu tingkat atas dan paling kuat dan paling tinggi cahaya roh hitam.
Jika hewan suci semakin kuat maka warna roh nya pasti akan berevolusi menjadi lebih meningkat juga.
Comments
ayangnya Taekook
gue suka dengan cerita nya Thor tapi rada rada jengkel dengan tokoh Rainer
2023-03-11
11
lalalalalisaaa
next thor
2023-03-11
0
Little bear
semangat kak🔥
2023-03-11
1