Eps. 14 ૮₍ ´• ˕ •` ₎ა
Aluna membaringkan tubuhnya di samping Lucky. Akhirnya ketenangan datang juga.
Aluna Reniella Refloka .V
Besok umurku tepat delapan belas tahun.
[ Gumam ]
Umur Aluna besok tepat 18 tahun. Dia tak pernah merayakan yang namanya ulang tahun.
Dan selama 18 tahun ini pula Aluna tidak mendapatkan yang namanya kasih sayang, hanya mendapat kekerasan, kekejaman dan siksaan.
Aluna Reniella Refloka .V
[ Memejamkan matanya ]
Jam besar yang ada di sudut ruangan bergema diruangan. Jam itu sudah menunjukkan tepat jam 12 malam.
Jam itu terlihat bagus, ada ukiran indah di sisinya. Mungkin di jaman sekarang jam itu terlihat kuno dan antik, namun di abad ini jam itu sangat modern.
Kalian tau jam dinding yang ada di frozen 1? Yang bagian anna menyanyikan lagu Do You Want To Build A Snowman? Nahh kaya gitu jam nya.
Aluna sedang berdiri di balkon sambil menatap pemandangan indah di hadapannya.
Bukan pusat kota, melainkan hanya sebuah hutan padang bambu yang begitu asri.
Balkon kamar Aluna tepat menghadap belakang yang ada hutan bambu.
Aluna Reniella Refloka .V
Menyegarkan.
Aluna Reniella Refloka .V
Aluna Reniella Refloka .V
[ Deg~ ]
Jantung Aluna berdegup kencang ketika suara berat dan lembut tepat ditelinganya.
Sebuah tangan kekar memeluk pinggangnya. Tangan pria! seorang pria dengan berani memeluk Aluna dari belakang.
Aluna Reniella Refloka .V
Siapa kau?
Aluna tidak dapat menolak pelukan itu, tubuhnya sangat menerima pelukan dari pria itu.
Seseorang
Sudah lama aku menunggu, akhirnya kita bertemu~
Seseorang
Lunaku~ Aku ingin mengajakmu kesuatu tempat~
Pria itu menarik tangan Aluna dan membawanya masuk kembali ke kamar, lalu keluar kamar. Aluna hanya mengikuti pria itu menarik tangannya. Menolak? Tentu tidak.
Aluna Reniella Refloka .V
Kita mau kemana?
Aluna Reniella Refloka .V
[ Menatap pria yang ada di hadapannya ]
Seorang pria yang memiliki tubuh kekar dan sempurna, rambutnya hitam, perawakan pangeran, dia sangat sempurna dari seluruh pria yang pernah Aluna temui.
Kita kasih yang fiksi aja dulu, masa baru eps 14 semuanya udah kebongkar? 🤭
Seseorang
:-
Jangan kau membawa putriku!
[ Menarik tangan Aluna ]
Aluna Reniella Refloka .V
Aduh!
Lantas karna ditarik tubuh Aluna menabrak orang yang sedang menariknya itu.
Seseorang
:-
Sayang jangan mau ikut dengannya~
Prince~
Lunaku~
[ Menarik tangan Aluna ]
Aluna Reniella Refloka .V
Awww!!
[ Pekiknya ]
Aluna jatuh dari kasurnya. Sial, itu hanya mimpi belaka oleh Aluna.
Jam dinding menunjukkan pukul 3 pagi.
Aluna berdiri sambil mengusap pantatnya yang sudah jatuh kelantai dingin itu. Nyeri rasanya jatuh dari kasur.
Aluna Reniella Refloka .V
[ Duduk dikasur ]
Aluna Reniella Refloka .V
Sial, mimpi macam apa itu?!
Aluna Reniella Refloka .V
Siapa pria itu?!
Aluna Reniella Refloka .V
Dan aku memakai gaun? Iiuhhh~ Sangat menjijikan!
Dalam hidup Aluna dia sangat membenci yang namanya gaun besar, panjang, cerah, dan tentunya berat. Dia lebih suka pakaian diatas lutut dan tidak mekar seperti bunga.
Aluna Reniella Refloka .V
Itu pasti cuma bunga tidur biasa!
Aluna Reniella Refloka .V
Aku ingin muntah melihat diriku sendiri memakai gaun!
Aluna Reniella Refloka .V
[ Berbaring ]
Lucky
[ Tidur dengan tenang ]
Aluna Reniella Refloka .V
Sialnya kenapa aku bisa-bisanya menurut dalam mimpi? Harusnya aku membunuh pria itu!
Aluna Reniella Refloka .V
Lancang sekali dia memelukku!
Aluna Reniella Refloka .V
Sekali lagi aku bermimpi bertemu dengannya, akan ku cekik habis pria itu!
Aluna Reniella Refloka .V
Lunaku~
[ Ejeknya ]
Aluna menggerutu mengumpati pria yang ada di mimpinya itu, jika itu bukan mimpi pria itu sudah habis di bantai Aluna.
Aluna sungguh sebal dengan dirinya sendiri, mengapa dirinya sangat polos dan penurut di alam mimpi? Aluna mengumpati dirinya dan pria itu sampai dia tertidur kembali.
Disinilah dimulai kisah The Prince Want Me~
Comments
Nandya
semoga besok dia di bunuh
2023-04-05
1
Shı
jinjing sma ayahnya kapan mti tor?
2023-03-08
1
zea
lanjuttt
2023-03-08
1