Eps. 9 ૮₍ ´• ˕ •` ₎ა
Ada banyak rakyat yang berlalu lalang melakukan aktivitasnya masing-masing. Disana juga ada beberapa pengawal kerajaan yang ikut mengawasi.
Seorang gadis cantik dengan serigalanya berjalan menyusuri kota Sellunia. Wajahnya tertutup oleh cadar yang berwarna hijau.
Aluna Reniella Refloka .V
Tidak begitu banyak perubahan. ❄️
Aluna Reniella Refloka .V
Itu adalah Aluna yang sudah kembali menginjakkan kakinya ke tanah Sellunia bersama serigalanya.
Aluna kemari menaiki seekor roh air, yaitu kuda kesayangannya. Struktur tubuh kuda itu hanya air.
Lucky
[ Berjalan disamping Aluna ]
Lucky si serigala kesayangan Aluna. Selama 10 tahun tubuhnya tetap seperti itu, tidak tumbuh menjadi serigala yang besar melainkan tetap anak serigala.
Rakyat Jelata
:-
Siapa gadis berpakaian hijau itu?
Rakyat Jelata
:-
Bukankah dia sangat cantik? Padahal wajahnya ditutupi kain.
Rakyat Jelata
:-
Apa dia tamu? Sepertinya dia bukan kelas kita. Cara berpakaiannya bukan seperti rakyat tapi bukan juga seperti bangsawan.
Rakyat Jelata
:-
Tubuhnya sempurna sekali, kulitnya putih bersih dan mulus.
Rakyat Jelata
:-
Kau tidak lihat seekor anak serigala di sampingnya? Bukankah itu lucu? Apa itu objek sihirnya?
Rakyat Jelata
:-
Rambutnya bagus ya, matanya juga indah.
Rakyat Jelata
:-
Dia berasal dari mana ya? Apa para pengawal tidak ada berniat menghampiri?
Rakyat Jelata
:-
Sepertinya Nona itu memang tamu, lihatlah dia berjalan menuju Istana.
Rakyat Jelata
:-
Benar juga. Hari ini ada acara penyambutan di Istana, ada beberapa pihak yang diundang.
Rakyat Jelata
:-
Aku dengar Putri Aluna masih hidup, padahal Raja sudah menyiapkan makam khusus untuknya.
Aluna Reniella Refloka .V
[ Senyum miring ]
Gosip rakyat tentu saja sampai ke telinga Aluna.
Rakyat Jelata
:-
Berita hangat pagi ini berupa Putri Aluna dikabarkan pasti buruk rupa dan penyakitan!
Rakyat Jelata
:-
Aku yakin pasti Putri Aluna tambah menjadi aib, dulu aib sekarang pasti tetap aib!
Lucky berhenti, gigi taringnya sekarang terlihat jelas. Dia mengerti apa yang dibicarakan manusia, dia marah mendengar tuannya di hina.
Aluna Reniella Refloka .V
Belum waktunya, Lucky~
Terlihat mata Lucky berkaca-kaca, mulutnya seperti sedang cemberut.
Lucky
[ Bergelayut di kaki Aluna ]
Aluna Reniella Refloka .V
Kau sungguh manja.
[ Mengangkat Lucky ]
Ada Jinjing dan ibunya tengah berjalan beriringan menuju tempat penyambutan tamu.
Gong Jinjing Elderscobia
Menurut ibu, bagaimana penampilan Kak Aluna?
Gong Miranda Cayton [ Selir ]
Dia pasti jelek, penyakitan dan buruk rupa!
Tidak seperti Jinjingku yang selalu menawan.
Gong Jinjing Elderscobia
Ibu benar.
Gong Jinjing Elderscobia
Apa rupa Kak Aluna itu seperti hewan? Bisa saja kan dia karna berteman dengan hewan disana.
Gong Jinjing Elderscobia
Pakaiannya pasti sangat jelek yang terbuat dari tanaman liar.
Yang di maksud Jinjing itu Aluna sudah seperti anak hutan sungguhan, yang seperti Tarzan ataupun elf, pakaiannya dari dedaunan, makanan kotor, tidak bisa berbicara dengan jelas, dan lainnya.
Gong Miranda Cayton [ Selir ]
Kau benar sekali, Putriku.
Gong Miranda Cayton [ Selir ]
Ibu yakin, seluruh tamu akan tertawa melihatnya.
Gong Miranda Cayton [ Selir ]
Ibu tidak bisa membayangkan bagaimana penampilannya, dia pasti mirip goblin-goblin yang jelek itu.
Gong Jinjing Elderscobia
Pasti dia tidak bisa berbicara dengan baik, atau dia hanya seperti hewan liar yang mengaum?
Gong Miranda Cayton [ Selir ]
Ibu harap kau jangan dekat-dekat dengannya,
Gong Miranda Cayton [ Selir ]
Ibu takut kau tertular penyakit darinya.
Gong Jinjing Elderscobia
Iya ibu.
Gong Jinjing Elderscobia
Ibu... Apa dia juga akan menjadi liar?
Gong Miranda Cayton [ Selir ]
Bisa saja. Atau dia menjadi lugu dan mengalami ketakutan? Kita bisa memanfaatkannya.
Gong Miranda Cayton [ Selir ]
Dia pasti sangat lemah!
[ Senyum miring ]
Gong Jinjing Elderscobia
Wahhh.. Ibu benar!
Disana sudah tersedia beberapa kursi untuk tamu. Oke, layaknya seperti di pengadilan.
Seseorang
:-
[ Berjabat tangan ]
Rj. Louise Elderscobia
Anda rupanya datang.
[ Berjabat tangan ]
Seseorang
:-
Tentu saja Yang Mulia, ini penyambutan Putri Aluna setelah sepuluh tahun di Pulau itu, tentu saja membuat penasaran.
Rj. Louise Elderscobia
Silahkan duduk.
Louise menyambut beberapa tamu bangsawan kelas atas.
Seseorang
:-
Bagaimana cara Putri Aluna bisa bertahan di Pulau itu?
Seseorang
:-
Sungguh luarbiasa dia bisa bertahan selama sepuluh tahun.
Seseorang
:-
Ku dengar kalau Putri Aluna pasti buruk rupa. Putriku pagi-pagi sudah heboh membicarakan gosip hangat itu.
Seseorang
:-
Anak dan istriku juga penasaran, mereka sangat ingin ikut kemari, tapi aku melarangnya. Sungguh repot jika anak dan istriku heboh disini.
Seseorang
:-
Saat aku diperjalanan di pusat kota Sellunia, rakyat sangat heboh membicarakan Putri Aluna, Katanya pasti Putri Aluna buruk rupa dan penyakitan.
Mereka juga mengatakan kalau Putri Aluna pasti sangat liar seperti binatang.
Seseorang
:-
Bisa jadi, Sebab dihutan itu sangat mengerikan mana mungkin Putri Aluna melakukan perawatan, lagian hewan dan tumbuhan mati disana katanya beracun.
Seseorang
:-
Selama ini di Pulau itu Putri Aluna makan apa ya?
Seseorang
:-
Kau tanyakan saja padanya. Aku juga penasaran, apa dia memakan ikan piranha yang ada di laut itu?
Seseorang
:-
Bukan dia yang memakan piranha, tapi piranha yang memakannya.
Seseorang
:-
Huhuu... Aku tidak bisa membayangkan bagaimana tubuhnya, pasti penuh bintik-bintik dan luka.
Seseorang
:-
Apa tubuhnya tidak sempurna gara-gara bekas diterkam binatang buas? Maksudnya siapa tau dia tidak memiliki lengan.
Seseorang
:-
Pikiranmu sungguh diluar nalar, tapi ada benarnya juga.
Di aula itu dipenuhi gosip-gosip membicarakan Aluna. Para bangsawan yang diundang sudah kelewat penasaran dengan Aluna.
[ ૮₍ ˃ ⤙ ˂ ₎ა ] Author:
Sudah mendekati eps dimana kisah Chat story mengenai The Prince Want Me segera dimulai.
So.. Ini hanya bab awal dimana ini juga penting pedoman bab yang akan datang. (. ❛ ᴗ ❛.)
Comments
Bam' s mom (Rora)
aku bacanya " tidak seperti anjingku selalu seperti hewan "
2024-04-12
0
CHell
yakin deck?
2024-01-06
0
gue baca jinjing malah anjing
2023-04-18
0