"nanti Zidan bakal jagain kalian di sana, bunda dan tante Rena udah telponan tadi pagi, katanya Zidan bakal jemput kalian" ucap bunda Lola
"yah bunda.. Hilya kan pengen berangkat naik bus atuh" ucap Hilya
"ya kan sama juga naik mobil, jadi lebih aman kalau sama calon" sahut bunda Lola sambil tersenyum.
di saat mereka lagi sarapan klakson mobil pun terdengar.
titttttt...tiitttt.
"itu sepertinya Zidan deh" ucap Bunda Lola
"yok nak keluar" ajak ayah Dion.
mereka pun menuju keluar.
"assalamu'alaikum om, tante" ucap Zidan dan Alan barengan
"loh kok dua mobil?" tanya Ayah Dion
"gak apa-apa om, nanti Hilya sama saya, Syifa sama Alan" ucap Zidan
"tenang om selama Hilya di jagain sama Zidan, saya bakal jagain Syifa kok" sahut Alan
"baiklah terimakasih nak" ucap ayah Dion
"ini mau langsung ke sana, atau gimana" tanya bunda Lola
"ke kampus dulu tan buat absen nama lalu baru langsung berangkat ke tempat camping" jelas Zidan
"ya udah sana berangkat" ucap Bunda
"jagain Hilya dan Syifa ya, mereka baru pertama kali ini camping" ucap Bunda Lola
"iya tante itu pasti" ucap Zidan yang berpamitan pada bunda Lola dan ayah Dion
"percaya sama kami tan" sahut Alan lagi
"bunda Hilya pergi dulu ya" ucap Hilya yang memeluk bunda Lola
"iya sayang hati-hati di sana" ucap bunda Lola
"tante, Syifa juga pamit ya" ucap Syifa yang juga memeluk bunda Lola
"iya sayang, jaga diri baik-baik" ucap bunda Lola pada Syifa
"ini ayah gak ada yang peluk" tanya ayah Dion
"ayahhhhh, ommm" ucap Hilya dan Syifa barengan dan langsung memeluk ayah Dion
"kita pergi dulu ya" ucap mereka lagi
"iya sayang, hati-hati ya" ucap Ayah Dion.
Zidan dan Alan yang melihat pemandangan tersebut hanya tersenyum.
mereka pun berangkat menuju ke kampus terlebih dahulu.
"kak Zidan boleh gak Fia dan Kia jalan bareng kita?'ucap Hilya
"boleh, nanti mereka boleh bareng Fajar dan Rifi" sahut Zidan
"serius kak?" tanya Hilya yang kesenangan
"iya serius" sahut Zidan
"ya udah aku telpon mereka dulu deh" sahut Hilya
"gak usah, di sana aja nanti gue suruh mereka buat turun dari bus" ucap Zidan
"oh ya di sana lo gak boleh jauh dari gue dan jangan dekat-dekat dengan Tamara geng" ucap Zidan memperingati Hilya.
"aku juga gak mau dekat-dekat kakak itu, sok cantik banget jadi orang" ucap Hilya
"mereka tu jahat-jahat semua, banyak mahasiswa yang mereka bully dulu, tapi kalau kamu tenang aja, ada aku" sahut Zidan yang tersenyum.
"kak Zidan juga jahat ya" ucap Hilya
"kok gue jahat sih?" tanya Zidan
"ya kan kakak emang jahat jahat, resek lagi, sering banget ngerjain aku" ucap Hilya cemberut..
"hahahaha, kalau itu beda sayang" sahut Zidan sambil satu tangannya memegang kepala Hilya.
sesampainya di kampus mereka langsung turun dari mobil dan mulai berkumpul di lapangan.
"oke guys, sekarang panitia bakal absen nama kalian satu persatu" ucap Zidan
salah satu panitia pun mulai mengabsen nama-nama maba dan semuanya berjumlah 28 maba di jurusan Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV).
"oke kalian semua berjumlah 28 orang, gue harap di sana kita bakal terus jalan bersama gak ada yang misah dan di sana nanti kita bentuk kelompok dan pembagian tugas" ucap Zidan.
"sekarang kalian boleh naik ke dalam bus" sahut Zidan lagi
"Fajar, Rifi kalian bawa sahabat Hilya dari jurusan lain ya" ucap Zidan
"yang kemarin itu?" tanya Fajar
"iya" sahut Zidan.
Fajar dan Rifi menjemput Kia dan Fia di jurusan sebelah dan meminta Izin mereka untuk gabung ke kelompok Zidan.
karena mereka kanal berat dengan Zidan, mereka pun mengizinkan Kia dan Fia untuk bergabung di sana, Disa yang melihat Kia dan Fia di jemput dan akan bergabung bersama Hilya, dia cukup marah dan mengepal tangannya.
mereka pun pergi menuju ke tempat camping. jalan yang mereka lewatin benar-benar kiri dan kanan hanya ada hutan yang memiliki pohon yang panjang-panjang.
"kak emang kalau camping itu mesti ke hutan ya?"tanya Hilya
"ya gak mesti juga sih, cuma di sini lebih enak gitu, lebih dapat pemandangannya" sahut Zidan
"kenapa lo takut ya" ucap Zidan
"ya takut lah, kalau tempatnya gini mah" sahut Hilya
"tenang ada gue, percaya sama calon suami lo" sahut Zidan
mereka pun sampai ke area yang akan mereka jadikan tempat camping.
"oke semuanya silakan bangun tenda kalian terlebih dahulu" teriak Alan
...****************...
...****************...
...****************...
Hai guys dukung terus author ya
jangan lupa follow, like,comment, dan tambahkan ke daftar favorit kalian, supaya kalian mendapatkan notifikasi saat author update.
maaf jika ada kata-kata yang typo
byebye....
...----------------...
...----------------...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 104 Episodes
Comments