LUKA HILYA

Sesampainya di rumah Hilya langsung turun dari mobil dan memeluk bunda Lola yang masih duduk di ruang tamu.

"udah balik, kok cepat banget" ucap bunda Lola

tanpa menjawab Hilya langsung memeluk bunda Lola. Tangisan Hilya pun pecah dalam pelukan bunda Lola.

"Hilya kamu kenapa nak?" tanya bunda Lola yang khawatir

"Zidan ada apa dengan anak bunda?" tanya bunda Lola pada Zidan yang memang ikut masuk

"saya gak tau tan, Tiba-tiba tadi dia minta pulang" ucap Zidan

"tante Hilya tadi ngelihat om Irwanto di mall dengan istri barunya" ucap Syifa yang membuat bunda Lola kaget.

"ya Allah Hilya" ucap bunda Lola

"haaaa...haa... bunda, ayah jahat haaaa" tangisan Hilya pecah

Zidan dan Alan melihat Hilya yang menangis merasa kasian, terutama Zidan yang sangat terkejut melihat cewek yang selalu dia ganggu namun menangis pecah di depannya.

"sudah nak sudah, sekarang kamu ada bunda dan ayah Dion" ucap Bunda Lola yang memeluk Hilya semakin erat

"kenapa, kenapa Tuhan kasih Hilya ayah seperti itu bunda hiksss.... dia ayah kandung Hilya, bahkan dia tidak pernah menanyakan kabar Hilya bagaimana" ucap Hilya sambil menangis.

"kenapa ini" tanya Ayah Dion yang baru pulang

"Hilya kamu kenapa nak?" tanya Ayah Dion

"Ayah...." ucap Hilya yang langsung memeluk Ayah Dion

"kamu kenapa sayang?" tanya Ayah Dion yang juga panik

"mas dia melihat mas Irwanto dengan istri barunya di mall" ucap bunda Lola yang matanya juga sudah memerah.

"nak, kamu gak perlu menangis, hapus air mata kamu, gak boleh air mata kamu turun hanya untuk dia" ucap Ayah Dion yang marah

"kamu sekarang punya Ayah dan bunda di sisi kamu, jangan pikirkan lagi dia, biarkan dia hidup bersama istri barunya" ucap Ayah Dion lagi.

"sekarang kamu masuk kamar, istirahat. Syifa bawa Hilya ke kamar nak" ucap Ayah Dion.

Syifa membawa Hilya masuk ke kamar.

sedangkan Zidan dan Alan masih berada di ruang tamu bersama Bunda Lola dan Ayah Dion.

"mas gimana ini?, aku tidak bisa melihat Hilya seperti ini" ucap Bunda Lola dengan wajah khawatir

"kamu tidak perlu khawatir sayang, mas akan menjaga Hilya" ucap Ayah Dion

"lihat hari ini, Hilya baru melihatnya saja sudah seperti ini, bagaimana kalau dia datang dan mengambil Hilya" ucap bunda Lola yang khawatir

"sayang, mas tidak akan membiarkan itu terjadi, Hilya sudah menjadi anak kita, dia tak berhak mengambil Hilya lagi" ucap Ayah Dion

"sudah, sekarang jangan nangis lagi, kita harus memeluk Hilya terus" ucap Ayah Dion

"oh ya nak, terimakasih telah menemani Hilya, sebaiknya kalian pulang dulu, biarkan Hilya istirahat dulu"ucap Ayah Dion

"iya om, kami permisi dulu" ucap Zidan dengan sopan.

"nanti malam gue ceritain semuanya pada lo" ucap Alan pelan.

"apa?" tanya Zidan

"tentang calon bini lo" ucap Alan yang masuk ke mobilnya.

semuanya kembali menenangkan Hilya yang sedih, malamnya Hilya kembali seperti semula, Hilya kembali bisa tersenyum lagi. apa lagi saat Zidan menelponnya. setelah Zidan mendengar cerita dari Alan, dia langsung menelpon Hilya.

"ada apa sih kak, ganggu tau" ucap Hilya yang kesal karena terus di vc oleh Zidan

("lama banget sih lo angkat nya"ucap Zidan)

"lagian ngapain nelpon" ucap Hilya

("mata udah sembab gitu masih aja galak"ucap Zidan)

"biarin wleeeek" ucap Hilya sambil mengejek Zidan.

("lagi ngapain tu?"tanya Zidan)

"gak lihat aku lagi ngapain" ucap Hilya

("basa basi doang bocah "ucap Zidan)

"gak usah basa basi deh" sahut Hilya

("btw persiapan untuk besok gimana?, gue serius nih nanya nya" ucap Zidan)

"udah semua kok, tadi ayah udah beli perlengkapan buat besok" sahut Hilya

("bagus deh, kalau gitu mending lo tidur sekarang biar besok gak kesiangan "ucap Zidan lagi)

"ini juga mau tidur sih sebenernya" ucap Hilya

("ya udah tidur sana, byeee kelinci cantik "ucap Zidan)

" byee Olaf" balas Hilya

setelah mematikan panggilan dari Zidan Hilya langsung tidur.

Pagi pun tiba, Hilya dan Syifa sudah siap untuk pergi camping, mereka lagi sarapan bersama bunda Lola dan ayah Dion.

"persiapannya sudah beres semua" tanya bunda Lola

"sudah bunda, sudah tante" jawab Hilya dan Syifa barengan

"kalian harus hati-hati di sana, ingat jangan misah dari kelompok atau kerumunan maba lain" ucap ayah Dion

"siap ayah" sahut Hilya.

"nanti Zidan bakal jagain kalian di sana, bunda dan tante Rena udah telponan tadi pagi, katanya Zidan bakal jemput kalian" ucap bunda Lola

"yah bunda.. Hilya kan pengen berangkat naik bus atuh" ucap Hilya

"ya kan sama juga naik mobil, jadi lebih aman kalau sama calon" sahut bunda Lola sambil tersenyum.

...****************...

...****************...

...****************...

Hai guys dukung terus author ya

jangan lupa follow, like,comment, dan tambahkan ke daftar favorit kalian, supaya kalian mendapatkan notifikasi saat author update.

maaf jika ada kata-kata yang typo

byebye....

...----------------...

...----------------...

...----------------...

Episodes
1 1. DIA YANG SELALU ADA
2 2. BEBAN YANG HARUS DIHADAPI
3 3. SUMBER KEBAHAGIAAN HILYA
4 4. SUMBER KECEWA BUKAN SUMBER BAHAGIA
5 5. KECEWA
6 6. ABIAN DAN DISA JADIAN
7 7. DIKHIANATI
8 8. KEPUTUSAN HILYA
9 9. PINDAHNYA HILYA
10 10. WAKTU YANG CEPAT BERLALU
11 11. KASIH SAYANG BUNDA LOLA DAN AYAH DION / HARI PERTAMA DI KAMPUS
12 12. KATING RESEK
13 13. MENDADAK PACARAN
14 14. MAKAN MALAM DAN PERJODOHAN
15 KELINCI CEMPRENG DAN SINGA RESEK
16 SIKAP EGOIS DISA
17 SUKA NGERJAIN
18 DIKERJAIN ZIDAN DAN KESEDIHAN YANG KEMBALI TERINGAT
19 LUKA HILYA
20 CAMPING
21 DITUDUH
22 KETAHUAN PERBUATAN DISA
23 HILYA DAN ZIDAN
24 KEJAHATAN DISA LAGI
25 ABIAN PENYEBAB SEMUANYA
26 PENYESALAN DISA
27 GENGSIAN
28 JEMPUT
29 SIFAT ZIDAN
30 JULIAN
31 H 1 DI KAMPUS
32 MASIH SAHABAT
33 MEMBANTU DISA
34 SAHABATAN LAGI
35 RENCANA ADOPSI JULIAN
36 MENGADOPSI JULIAN
37 MOOD
38 KEMARAHAN ALAN
39 ZIDAN VS ABIAN
40 KESEDIHAN SYIFA
41 MASALAH DISA
42 MENYAKITI
43 BUNDA
44 AYAH KANDUNG HILYA
45 UNEK-UNEK HILYA
46 ZIDAN HILYA
47 ZIDAN & ALAN
48 AKAN MELINDUNGI
49 BARBEQUE-AN YANG GAGAL
50 KONDISI NANDO DAN AMARAH ZIDAN
51 ZIDAN SI POSESIF BOY
52 MENCARI PELAKUNYA
53 HILYA VS TAMARA
54 FAJAR MARAH
55 MASALAH BARU
56 KEKECEWAAN HILYA LAGI
57 DISA
58 MEMPERCAYAI DISA
59 MENJODOHKAN
60 AMARAH ZIDAN
61 KEKACAUAN ZIDAN
62 INFO
63 TERSEBAR
64 ZIDAN TERLUKA
65 BERKUMPULNYA 5 KELUARGA KOMPAK
66 SADARNYA NANDO
67 MAMA SARAH
68 MENCARI TITIK TERANG
69 FIA SAMPAI SYOK
70 FIA MENGUNGKAP SEMUANYA
71 KECURIGAAN
72 FAKTA TENTANG KELUARGA HILYA
73 KEKELUARGAAN
74 KASIH SAYANG AYAH DION
75 EMOSI PAPA NIKO DAN PENGAKUAN IRWANTO
76 Mengetahui semuanya
77 HILYA DAN DISA
78 KEGUGURAN
79 MENEMUKAN HILYA
80 MENGIKUTI ABIAN DAN TAMARA
81 MEREKAM
82 KEMBALINYA HILYA
83 RIFI DAN FIA
84 HUTAN
85 PULANGNYA FIA DAN RIFI
86 DUA BERITA MENGEJUTKAN
87 FIA
88 #KeadialanUntukDisa #KamiBersamaDisa #StayStrongDisa #Disaperempuankuat
89 KIA DAN WAKTU YANG BERLALU
90 KEMBALI KE KAMPUS
91 PINGSAN
92 KHAWATIR
93 FAKTA BARU LAGI
94 MENJALANKAN RENCANA
95 HAMPIR
96 FAKTA
97 FIA DAN RIFI JADIAN
98 KUCING DAN TIKUS
99 MENGETAHUI FAKTA
100 MENGIRIS PERGELANGAN TANGANNYA
101 KESEDIHAN HILYA
102 KANTOR POLISI
103 BERTEMU Di KANTOR POLISI
104 END
Episodes

Updated 104 Episodes

1
1. DIA YANG SELALU ADA
2
2. BEBAN YANG HARUS DIHADAPI
3
3. SUMBER KEBAHAGIAAN HILYA
4
4. SUMBER KECEWA BUKAN SUMBER BAHAGIA
5
5. KECEWA
6
6. ABIAN DAN DISA JADIAN
7
7. DIKHIANATI
8
8. KEPUTUSAN HILYA
9
9. PINDAHNYA HILYA
10
10. WAKTU YANG CEPAT BERLALU
11
11. KASIH SAYANG BUNDA LOLA DAN AYAH DION / HARI PERTAMA DI KAMPUS
12
12. KATING RESEK
13
13. MENDADAK PACARAN
14
14. MAKAN MALAM DAN PERJODOHAN
15
KELINCI CEMPRENG DAN SINGA RESEK
16
SIKAP EGOIS DISA
17
SUKA NGERJAIN
18
DIKERJAIN ZIDAN DAN KESEDIHAN YANG KEMBALI TERINGAT
19
LUKA HILYA
20
CAMPING
21
DITUDUH
22
KETAHUAN PERBUATAN DISA
23
HILYA DAN ZIDAN
24
KEJAHATAN DISA LAGI
25
ABIAN PENYEBAB SEMUANYA
26
PENYESALAN DISA
27
GENGSIAN
28
JEMPUT
29
SIFAT ZIDAN
30
JULIAN
31
H 1 DI KAMPUS
32
MASIH SAHABAT
33
MEMBANTU DISA
34
SAHABATAN LAGI
35
RENCANA ADOPSI JULIAN
36
MENGADOPSI JULIAN
37
MOOD
38
KEMARAHAN ALAN
39
ZIDAN VS ABIAN
40
KESEDIHAN SYIFA
41
MASALAH DISA
42
MENYAKITI
43
BUNDA
44
AYAH KANDUNG HILYA
45
UNEK-UNEK HILYA
46
ZIDAN HILYA
47
ZIDAN & ALAN
48
AKAN MELINDUNGI
49
BARBEQUE-AN YANG GAGAL
50
KONDISI NANDO DAN AMARAH ZIDAN
51
ZIDAN SI POSESIF BOY
52
MENCARI PELAKUNYA
53
HILYA VS TAMARA
54
FAJAR MARAH
55
MASALAH BARU
56
KEKECEWAAN HILYA LAGI
57
DISA
58
MEMPERCAYAI DISA
59
MENJODOHKAN
60
AMARAH ZIDAN
61
KEKACAUAN ZIDAN
62
INFO
63
TERSEBAR
64
ZIDAN TERLUKA
65
BERKUMPULNYA 5 KELUARGA KOMPAK
66
SADARNYA NANDO
67
MAMA SARAH
68
MENCARI TITIK TERANG
69
FIA SAMPAI SYOK
70
FIA MENGUNGKAP SEMUANYA
71
KECURIGAAN
72
FAKTA TENTANG KELUARGA HILYA
73
KEKELUARGAAN
74
KASIH SAYANG AYAH DION
75
EMOSI PAPA NIKO DAN PENGAKUAN IRWANTO
76
Mengetahui semuanya
77
HILYA DAN DISA
78
KEGUGURAN
79
MENEMUKAN HILYA
80
MENGIKUTI ABIAN DAN TAMARA
81
MEREKAM
82
KEMBALINYA HILYA
83
RIFI DAN FIA
84
HUTAN
85
PULANGNYA FIA DAN RIFI
86
DUA BERITA MENGEJUTKAN
87
FIA
88
#KeadialanUntukDisa #KamiBersamaDisa #StayStrongDisa #Disaperempuankuat
89
KIA DAN WAKTU YANG BERLALU
90
KEMBALI KE KAMPUS
91
PINGSAN
92
KHAWATIR
93
FAKTA BARU LAGI
94
MENJALANKAN RENCANA
95
HAMPIR
96
FAKTA
97
FIA DAN RIFI JADIAN
98
KUCING DAN TIKUS
99
MENGETAHUI FAKTA
100
MENGIRIS PERGELANGAN TANGANNYA
101
KESEDIHAN HILYA
102
KANTOR POLISI
103
BERTEMU Di KANTOR POLISI
104
END

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!