KELINCI CEMPRENG DAN SINGA RESEK

Mereka pun pulang ke rumah. sesampainya di rumah Hilya maupun Syifa langsung mencuci wajahnya, mengganti pakaian dan langsung tidur.

keesokan harinya Hilya dan Syifa pun sudah siap untuk ke kampus.

"Bunda ada siapin bekal buat Hilya kan?" tanya Hilya

"ada sayang, buat Syifa juga ada nih" sahut Bunda Lola

"ya udah deh bun, Hilya pamit dulu ya" ucap Hilya

"Syifa juga" sahut Syifa

"ayah Hilya duluan" teriak Hilya

"aku senang deh mas melihat Hilya yang sekarang" ucap Bunda Lola

"aku juga sayang, semoga Hilya terus bahagia bersama dengan Syifa juga" ucap ayah Dion

"lalu bagaimana dengan Irwanto?, gimana kalau tiba-tiba dia datang dan mengambil Hilya mas" ucap Bunda Lola yang panik

"aku akan melakukan apapun untuk mempertahankan Hilya di sini" ucap Ayah Dion

Hilya dan Syifa pun sudah berada di kampus, tepatnya sudah berada di lapangan.

"Hilya please aku mau ngomong bentar sama kamu" ucap Abian

"aku gak bisa" ucap Hilya cuek

"please" ucap Abian yang memohon

"gak mau, kamu deng..." ucap Hilya yang kemudian tersela oleh suara teriakan seseorang.

"siapa di sini yang bernama Hilya Aska?" teriak seorang wanita yang bisa dibilang kating juga namun tak ikut dalam organisasi ospek.

"saya kak" jawab Hilya

"sini maju lo" ucap kating itu lagi yang bernama Tamara

Hilya pun maju ke depan dan di ikuti oleh Syifa.

"ada apa kak ya?" tanya Hilya yang kebingungan

"berani banget lo rebut cowok gue" teriak Tamara

"cowok kakak?, siapa ya?" tanya Hilya

"Zidan Mahardika" ucap Tamara

"oh" sahut Hilya singkat

"lo maba di sini, berani-beraninya rebut cowok gue" teriak Tamara

"kita gak pacaran kok" ucap Hilya

"gak usah bohong deh lo, berita lo pacaran sama Zidan udah ke sebar, jadi kita semua tau" ucap teman Tamara yang bernama Vina.

"tapi kita emang gak pacaran kok" jawab Hilya lagi

"berani bohong ya lo" teriak Rosa yang mendorong Hilya

"eh kak jangan main dorong-dorong dong" ucap Syifa yang mendorong Rosa juga

"lo berani sama gue?" ucap Rosa

"kenapa kita harus takut sama kalian" ucap Syifa

"heh lo jauhin Zidan ya, dia cowok gue" teriak Tamara

"kalau aku gak mau kenapa?, aku memang pacaran sama kak Zidan?, masalah sama kamu?" tanya Hilya yang sudah kesal

"lo berani sama gue, lo maba di sini" teriak Tamara

"baru masuk ke sini udah kegatelan lo ya" ucap Tamara

"siapa yang lo sebut kegatelan?" tanya Zidan yang baru datang kelapangan

"Zi..zi..Zidan" ucap Tamara gugup

"Zidan, ini cewek cuma manfaatin kamu doang" ucap Tamara yang menggandeng tangan Zidan

"Lepasin gue" ucap Zidan sambil mendorong Tamara.

"Tamara lo tau gue kan?, gue gak pernah yang namanya mengancam orang, apa yang gue bilang bakal gue lakuin. Jadi kalau lo berani ganggu cewek gue, gue bakal keluarin lo dari kampus ini, lo taukan siapa gue" bisik Zidan pada Tamara yang membuat Tamara takut

"sekarang lo minta maaf sama cewek gue" ucap Zidan pelan.

Tamara terdiam menatap Hilya, dia tak mau minta maaf pada Hilya yang notabene nya seorang maba.

"minta maaf sekarang sama cewek gue" bentak Zidan yang membuat semua maba terkejut termasuk Hilya dan Tamara.

Tamara hanya menatap Zidan kesal dan kemudian pergi tanpa minta maaf. Zidan menatap kepergian Tamara dengan marah, entah kenapa dia benar-benar marah jika ada yang menganggu Hilya.

"dan buat kalian semua, lakukan tugas yang saya suruh kemarin, pergi cari tanda tangan pengurus ospek di jurusan kalian aja" ucap Zidan dengan nada tinggi dan membuat semua mahasiswa langsung berhamburan pergi dari lapangan.

"Hilya yok cari tanda tangan di kating lain dulu" aja Abian

"Syifa ayok" aja Hilya yang nyuekin Abian.

"eh bocah taat, lo gak mau tanda tangan gue" ucap Alan pada Syifa

"ya maulah kak, saya gak mau di hukum gara-gara gak dapat tanda tangan kakak" ucap Syifa

"ya udah lo ikut gue sekarang" ucap Alan

"kemana?" tanya Syifa

"udah ikut aja" ucap Alan yang pergi dan kemudian di ikutin oleh Syifa.

"yok sayang aku bantuin kamu" ucap Zidan yang tersenyum dan merangkul Hilya

Abian yang melihat hal tersebut hanya bisa mengepal tangannya.

Zidan menarik Hilya ke ruangan geng Orthtros.

"Rifi, Fajar cari semua tanda tangan pengurus ospek di tim kita" ucap Zidan

"oke" sahut Fajar

Fajar dan Rifi pun keluar dari ruangan, di dalam ruangan hanya menyisakan Hilya dan Zidan.

"ngapain kita di sini kak?" tanya Hilya yang kebingungan

"buat anak" ucap Zidan spontan dan membuat Hilya langsung mundur

"gak usah aneh-aneh deh kak, mending aku keluar aja, mau nyusul Syifa" ucap Hilya

"kalau lo keluar gue gak bakal kasih tanda tangan gue buat lo" ucap Zidan

"kakak ihhh" ucap Hilya yang sudah sangat kesal dengan Zidan.

"sudah sini duduk cepetan" ucap Zidan yang menepuk sofa di sampingnya.

"mau ngapain sih" ucap Hilya

"udah duduk cepetan, gue gak bakal buat anak kok sama Lo di sini, kecuali nanti kalau udah nikah" ucap Zidan dengan wajah mesum nya.

"Dih, mesum banget sih"sahut Hilya.

"Udah sini duduk cepetan"ucap Zidan.

Hilya pun menuruti Zidan, dia duduk di samping Zidan.

"lo punya hubungan apa sama cowok tadi?" tanya Zidan tiba-tiba

"cowok tadi?, oh Abian?" tanya Hilya

"gak, aku gak ada hubungan apa-apa sama dia, cuma teman waktu SMA dulu" ucap Hilya lagi.

"bohong lo ya" ucap Zidan

"kepo banget sih" ucap Hilya

"emang gue gak boleh tau masa lalu cewek gue, eh engga calon istri gue maksudnya" ucap Zidan yang tersenyum jahil.

"siniin HP lo" ucap Zidan

"buat apa?" tanya Hilya

"udah cepetan sini" ucap Zidan yang merebut hp Hilya.

Zidan mengambil HP Hilya dan memasukkan nomor telponnya. Zidan menyimpan nomornya dengan nama PACAR KESAYANGAN ❤

"nih, jangan lo ubah, awas aja kalau lo ubah" ucap Zidan yang memberikan HP Hilya kembali.

"dih pacar kesayangan, gak ah ganti aja" ucap Hilya

"awas aja kalau lo ganti, nih gue juga nyimpan nomor lo dengan nama romantis juga" ucap Zidan yang menunjukan HP nya pada Hilya.

"ih curang banget, masa kelinci cempreng sih" ucap Hilya yang kesal

"kan ada love nya juga" ucap Zidan yang memang menyimpan kontak Hilya dengan nama KELINCI CEMPRENG ❤

"gak ah aku mau ganti juga" ucap Hilya yang menganti nama kontak Zidan dengan nama SINGA RESEK.

"kok gak pake love sih" ucap Zidan

"ya biarin hp-hp aku" ucap Hilya sewot.

"sini gak HP lo" ucap Zidan yang menarik HP Hilya

"ini nih baru bagus, gue suka" ucap Zidan yang menambahkan love di nama kontaknya.

di lain sisi Tamara yang kesal terus mengumpat tentang Hilya.

"ih sialan tuh maba" ucap Tamara

"udah sabar Ra, kita bakal bantu lo kok buat rebut Zidan dari dia" ucap Rosa

"iya lo tenang aja" sambung Vina

"gue kesel masa gue kalah sih sama bocah ingusan itu, cantikan juga gue" ucap Tamara

"aku bisa kok bantu kakak" ucap Disa tiba-tiba

"lo siapa?" tanya Tamara yang heran

"aku teman Hilya dulu, tepatnya mantan teman dia, aku sama dia sempat marahan juga, karena dia suka sama cowok aku, dan sering ngajar-ngejar cowok aku" ucap Disa

"emang kegatelan ya tuh bocah" ucap Vina

"emang lo bisa bantu apa?" tanya Tamara

"aku bisa bantu apapun, yang penting Hilya menderita" ucap Disa sambil tersenyum jahat.

"aku bisa buat kak Zidan benci sama Hilya dan dekat dengan kakak" ucap Disa lagi

"ya udah mulai sekarang lo gabung di geng kita" ucap Tamara.

"lo tenang aja, selama lo di geng kita, gak akan ada yang berani ngelawan lo" ucap Tamara lagi.

"welcome to Tamara geng" ucap Rosa

"selamat bergabung di sini" sambung Vina

Fia dan Kia yang mendengar hal tersebut benar-benar terkejut mereka saling tatapan.

"kita kasih tau ini sama Hilya dan Syifa" ucap Kia dan langsung berlari.

Kia dan Fia berlari di kampus dan tanpa sengaja menabrak Fajar dan Rifi.

"aduhhh, maaf kak maaf" ucap Kia

"kenapa sih lo, gak lo-lo pada gak teman-teman lo kerjaannya lari terus" ucap Fajar

"sorry kak kita buru-buru" ucap Fia

"buru-buru mau cari tanda tangan gak gini juga" ucap Rifi

"bukan gitu tau" sahut Fia.

"oh ya kak, lihat Hilya gak, Hilya pacarnya kak Zidan, kenalkan kalian?" ucap Kia

"ngapain lo nyari dia" tanya Fajar

...****************...

...****************...

Hai guys dukung terus author ya

jangan lupa follow, like,comment, dan tambahkan ke daftar favorit kalian, supaya kalian mendapatkan notifikasi saat author update.

maaf jika ada kata-kata yang typo

byebye....

...----------------...

...----------------...

...----------------...

Terpopuler

Comments

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

Dih malu maluin,Orang gak suka malah di paksa2..

2023-11-02

1

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

Waah Curang.. Mentang2 dia ketua nya di mampaatin tuh kekuasaan nya 🤣🤣😜😜

2023-11-02

1

ayu nuraini maulina

ayu nuraini maulina

ckckckck

2023-08-01

1

lihat semua
Episodes
1 1. DIA YANG SELALU ADA
2 2. BEBAN YANG HARUS DIHADAPI
3 3. SUMBER KEBAHAGIAAN HILYA
4 4. SUMBER KECEWA BUKAN SUMBER BAHAGIA
5 5. KECEWA
6 6. ABIAN DAN DISA JADIAN
7 7. DIKHIANATI
8 8. KEPUTUSAN HILYA
9 9. PINDAHNYA HILYA
10 10. WAKTU YANG CEPAT BERLALU
11 11. KASIH SAYANG BUNDA LOLA DAN AYAH DION / HARI PERTAMA DI KAMPUS
12 12. KATING RESEK
13 13. MENDADAK PACARAN
14 14. MAKAN MALAM DAN PERJODOHAN
15 KELINCI CEMPRENG DAN SINGA RESEK
16 SIKAP EGOIS DISA
17 SUKA NGERJAIN
18 DIKERJAIN ZIDAN DAN KESEDIHAN YANG KEMBALI TERINGAT
19 LUKA HILYA
20 CAMPING
21 DITUDUH
22 KETAHUAN PERBUATAN DISA
23 HILYA DAN ZIDAN
24 KEJAHATAN DISA LAGI
25 ABIAN PENYEBAB SEMUANYA
26 PENYESALAN DISA
27 GENGSIAN
28 JEMPUT
29 SIFAT ZIDAN
30 JULIAN
31 H 1 DI KAMPUS
32 MASIH SAHABAT
33 MEMBANTU DISA
34 SAHABATAN LAGI
35 RENCANA ADOPSI JULIAN
36 MENGADOPSI JULIAN
37 MOOD
38 KEMARAHAN ALAN
39 ZIDAN VS ABIAN
40 KESEDIHAN SYIFA
41 MASALAH DISA
42 MENYAKITI
43 BUNDA
44 AYAH KANDUNG HILYA
45 UNEK-UNEK HILYA
46 ZIDAN HILYA
47 ZIDAN & ALAN
48 AKAN MELINDUNGI
49 BARBEQUE-AN YANG GAGAL
50 KONDISI NANDO DAN AMARAH ZIDAN
51 ZIDAN SI POSESIF BOY
52 MENCARI PELAKUNYA
53 HILYA VS TAMARA
54 FAJAR MARAH
55 MASALAH BARU
56 KEKECEWAAN HILYA LAGI
57 DISA
58 MEMPERCAYAI DISA
59 MENJODOHKAN
60 AMARAH ZIDAN
61 KEKACAUAN ZIDAN
62 INFO
63 TERSEBAR
64 ZIDAN TERLUKA
65 BERKUMPULNYA 5 KELUARGA KOMPAK
66 SADARNYA NANDO
67 MAMA SARAH
68 MENCARI TITIK TERANG
69 FIA SAMPAI SYOK
70 FIA MENGUNGKAP SEMUANYA
71 KECURIGAAN
72 FAKTA TENTANG KELUARGA HILYA
73 KEKELUARGAAN
74 KASIH SAYANG AYAH DION
75 EMOSI PAPA NIKO DAN PENGAKUAN IRWANTO
76 Mengetahui semuanya
77 HILYA DAN DISA
78 KEGUGURAN
79 MENEMUKAN HILYA
80 MENGIKUTI ABIAN DAN TAMARA
81 MEREKAM
82 KEMBALINYA HILYA
83 RIFI DAN FIA
84 HUTAN
85 PULANGNYA FIA DAN RIFI
86 DUA BERITA MENGEJUTKAN
87 FIA
88 #KeadialanUntukDisa #KamiBersamaDisa #StayStrongDisa #Disaperempuankuat
89 KIA DAN WAKTU YANG BERLALU
90 KEMBALI KE KAMPUS
91 PINGSAN
92 KHAWATIR
93 FAKTA BARU LAGI
94 MENJALANKAN RENCANA
95 HAMPIR
96 FAKTA
97 FIA DAN RIFI JADIAN
98 KUCING DAN TIKUS
99 MENGETAHUI FAKTA
100 MENGIRIS PERGELANGAN TANGANNYA
101 KESEDIHAN HILYA
102 KANTOR POLISI
103 BERTEMU Di KANTOR POLISI
104 END
Episodes

Updated 104 Episodes

1
1. DIA YANG SELALU ADA
2
2. BEBAN YANG HARUS DIHADAPI
3
3. SUMBER KEBAHAGIAAN HILYA
4
4. SUMBER KECEWA BUKAN SUMBER BAHAGIA
5
5. KECEWA
6
6. ABIAN DAN DISA JADIAN
7
7. DIKHIANATI
8
8. KEPUTUSAN HILYA
9
9. PINDAHNYA HILYA
10
10. WAKTU YANG CEPAT BERLALU
11
11. KASIH SAYANG BUNDA LOLA DAN AYAH DION / HARI PERTAMA DI KAMPUS
12
12. KATING RESEK
13
13. MENDADAK PACARAN
14
14. MAKAN MALAM DAN PERJODOHAN
15
KELINCI CEMPRENG DAN SINGA RESEK
16
SIKAP EGOIS DISA
17
SUKA NGERJAIN
18
DIKERJAIN ZIDAN DAN KESEDIHAN YANG KEMBALI TERINGAT
19
LUKA HILYA
20
CAMPING
21
DITUDUH
22
KETAHUAN PERBUATAN DISA
23
HILYA DAN ZIDAN
24
KEJAHATAN DISA LAGI
25
ABIAN PENYEBAB SEMUANYA
26
PENYESALAN DISA
27
GENGSIAN
28
JEMPUT
29
SIFAT ZIDAN
30
JULIAN
31
H 1 DI KAMPUS
32
MASIH SAHABAT
33
MEMBANTU DISA
34
SAHABATAN LAGI
35
RENCANA ADOPSI JULIAN
36
MENGADOPSI JULIAN
37
MOOD
38
KEMARAHAN ALAN
39
ZIDAN VS ABIAN
40
KESEDIHAN SYIFA
41
MASALAH DISA
42
MENYAKITI
43
BUNDA
44
AYAH KANDUNG HILYA
45
UNEK-UNEK HILYA
46
ZIDAN HILYA
47
ZIDAN & ALAN
48
AKAN MELINDUNGI
49
BARBEQUE-AN YANG GAGAL
50
KONDISI NANDO DAN AMARAH ZIDAN
51
ZIDAN SI POSESIF BOY
52
MENCARI PELAKUNYA
53
HILYA VS TAMARA
54
FAJAR MARAH
55
MASALAH BARU
56
KEKECEWAAN HILYA LAGI
57
DISA
58
MEMPERCAYAI DISA
59
MENJODOHKAN
60
AMARAH ZIDAN
61
KEKACAUAN ZIDAN
62
INFO
63
TERSEBAR
64
ZIDAN TERLUKA
65
BERKUMPULNYA 5 KELUARGA KOMPAK
66
SADARNYA NANDO
67
MAMA SARAH
68
MENCARI TITIK TERANG
69
FIA SAMPAI SYOK
70
FIA MENGUNGKAP SEMUANYA
71
KECURIGAAN
72
FAKTA TENTANG KELUARGA HILYA
73
KEKELUARGAAN
74
KASIH SAYANG AYAH DION
75
EMOSI PAPA NIKO DAN PENGAKUAN IRWANTO
76
Mengetahui semuanya
77
HILYA DAN DISA
78
KEGUGURAN
79
MENEMUKAN HILYA
80
MENGIKUTI ABIAN DAN TAMARA
81
MEREKAM
82
KEMBALINYA HILYA
83
RIFI DAN FIA
84
HUTAN
85
PULANGNYA FIA DAN RIFI
86
DUA BERITA MENGEJUTKAN
87
FIA
88
#KeadialanUntukDisa #KamiBersamaDisa #StayStrongDisa #Disaperempuankuat
89
KIA DAN WAKTU YANG BERLALU
90
KEMBALI KE KAMPUS
91
PINGSAN
92
KHAWATIR
93
FAKTA BARU LAGI
94
MENJALANKAN RENCANA
95
HAMPIR
96
FAKTA
97
FIA DAN RIFI JADIAN
98
KUCING DAN TIKUS
99
MENGETAHUI FAKTA
100
MENGIRIS PERGELANGAN TANGANNYA
101
KESEDIHAN HILYA
102
KANTOR POLISI
103
BERTEMU Di KANTOR POLISI
104
END

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!