14. MAKAN MALAM DAN PERJODOHAN

5 menit jalan kaki Hilya dan Syifa pun sampai ke rumah, karena rumah mereka memang sudah dekat dari jalan yang tadi mereka berhenti.

"eh non, kok pulang jalan kaki" tanya mang Firman supir antar jemput Hilya

"cuma dari situ kok mang, tadi kami pulang bareng teman" ucap Hilya

"oh ya bunda udah pulang?" tanya Hilya

"sudah non, katanya sih nanti malam mau makan malam di rumah temannya" ucap mang Firman.

"oh gitu ya, eumm Hilya masuk dulu ya mang" ucap Hilya

"masuk dulu mang" ucap Syifa lagi

"iya non" sahut mang Firman

"aduh dua non ini sabahat sudah seperti adik kakak saja" ucap Mang Firman.

Hilya dan Syifa pun masuk dalam rumah.

"Hilya, Syifa, sudah pulang?" tanya Bunda Lola

"sudah bunda" sahut Hilya yang yang langsung duduk di meja makan.

"sudah tante" sahut Syifa juga

"gimana hari pertama ospek?" tanya Bunda Lola

"kesel banget Bunda, katingnya resek banget galak kayak singa" ucap Hilya

"iya tante Hilya tadi hampir di makan sama singa" ucap Syifa

"kalian ini ada-ada aja deh" ucap bunda Lola.

"bunda, Hilya laper banget tau" ucap Hilya yang memakan sepotong roti yang ada di meja makan.

"kamu gak jajan di kantin" tanya Bunda Lola

"dia jajan tan, tapi gak di makannya" ucap Syifa yang juga ikut memakan roti

"loh kok gitu?" tanya bunda Lola

"ceritanya panjang deh bun, males ingatnya lagi" ucap Hilya yang terus makan

"oh ya bunda, ayah mana?" tanya Hilya

"ayah masih di kantor, sebentar lagi pulang. soalnya nanti kita mau makan malam di rumah teman bunda dan ayah" ucap bunda Lola

"kalian istirahat gih, habis itu mandi, terus siap-siap" ucap bunda Lola

"yaudah bun, Hilya ke kamar dulu ya" ucap Hilya yang memeluk bundanya dan pergi naik keatas menuju kamarnya.

"tante, Syifa juga ke kamar dulu ya" ucap Syifa yang juga memeluk bunda Lola dan kemudian pergi.

"ya Allah terimakasih engkau titipkan dua anak perempuan yang begitu manis padaku" ucap Bunda Lola yang melihat Hilya dan Syifa naik ke atas.

Hilya dan Syifa pun masuk ke kamar masing-masing yang berada bersebelahan.

malam pun tiba, Hilya, Syifa bersama ayah Dion dan bunda Lola pun berangkat ke rumah teman ayah dan bunda.

sekitar tiga puluh menit perjalanan, mereka pun sampai ke rumah temannya ayah dan bunda.

"Lola" ucap tante Rena yang memeluk bunda Lola

"Rena" sahut bunda Lola yang membalas pelukan tante Rena.

" Dion" sapa om Dika.

"Dika" balas ayah Dion

"kenalin ini anak aku Hilya, dan ini sahabatnya Syifa yang juga akan menjadi anak aku, namun dia masih sungkan untuk panggil aku bunda" ucap Bunda Lola sambil tersenyum.

"ini yang kamu cerita kemarin?" tanya tanya Rena

"iya" ucap bunda Lola lagi

"malam tante, om" apa Hilya dam Syifa dan menyalami tante Rena dan om Dika.

"malam sayang" ucap tante Rena yang mengusap Kepala keduanya.

"MasyaAllah cantik banget kedua anak gadisnya Lola" ucap tante Rena

"yaudah yuk masuk, nanti keburu makanannya dingin" ucap tante Rena.

mereka pun masuk dan langsung duduk di meja makan.

"anak kamu mana Ren?" tanya bunda Lola

"ada, tadi ke kamarnya bentar" ucap tante Rena sambil tersenyum.

"ma, teman mama udah datang?" tanya anak tante Rena yang baru turun dari tangga yang ternyata Zidan.

Hilya terkejut melihat Zidan begitu pun dengan Zidan.

"sayang" sapa Zidan dengan sengaja sambil melambaikan tangannya kearah Hilya.

"hah sayang?" ucap bunda Lola dan tante Rena barengan.

"kalian pacaran?" tanya ayah Dion

"sejak kapan?, kenal di mana?" tanya om Dika

"eh engg..." ucap Hilya yang langsung di sela oleh Zidan

"iya, kami udah pacaran, udah lama ya sayang kami kenal dulu di.. sebuah acara iya sebuah acara" ucap Zidan yang merangkul Hilya

"La sepertinya kita bakal jadi besan dengan cepat" ucap tante Rena yang tersenyum senang.

"iya, gak perlu ngenalin lagi, sudah saling kenal bahkan udah pacaran" ucap bunda Lola tersenyum

"maksud bunda gimana?" tanya Hilya

"iya rencananya bunda dan tante Rena mau jodohin kalian berdua, ya tapi kalian sudah pacaran jadi gak perlu lagi di perkenalkan" ucap Bunda yang membuat Hilya terkejut daan begitupun dengan Syifa.

"bunda Hilya ga...eumm" ucap Hilya yang kemudian mulutnya di bekap oleh Zidan

"Kami mau kok, kita kan sudah saling sayang, ya kan sayang" ucap Zidan dengan senyum jahilnya.

"rencana kapan mau buat acaranya, ya minimal pertunangan dulu lah ma" ucap Zidan lagi yang membuat Hilya menatap Zidan dengan kesal

"kapan pun kalian siap" ucap tante Rena

"kami siap kapan pun ma" ucap Zidan lagi.

"bunda, tante, Hilya mau ngomong dulu ya sama kak Zidan" ucap Hilya yang tersenyum paksa dan langsung menarik tangan Zidan

"tante, kan Hilya masih muda banget, masa langsung di jodohin sih" ucap Syifa yang ingin membela Hilya

"gak apa-apa dong sayang" ucap Bunda Lola

"biar Hilya juga ada yang jagain kalau di luar" ucap Bunda Lola

"Oh ya om juga punya rencana mau jodohin kamu juga sama anak teman om juga"ucap ayah Dion yang membuat Syifa terkejut.

"Anaknya Niko ya?"tanya om Dika sambil tersenyum.

"Eh, Syifa pengen fokus kuliah dulu"sahut Syifa yang tersenyum paksa.

di lain sisi Hilya terus menarik tangan Zidan sampai ke depan kolam renang.

"ih kak Zidan apa-apaan sih" ucap Hilya yang kesal

"ada apa sih sayang?" ucap Zidan dengan senyum jahilnya

"sayang-sayang, gak usah panggil aku sayang" ucap Hilya

"terus kamu mau di panggil apa?, cinta?" tanya Zidan lagi

"ihhh diam, kak Zidan ngapain sih?" tanya Hilya

"ngapain?, aku lagi di depan kamu sayang, lagi natap pacar kesayangan aku" ucap Zidan yang mengelus rambut Hilya

"bukan itu, ngapain ngaku-ngaku jadi cowok aku di depan orang tua kita?, terus ngapain mau nerima perjodohan ini sih kak" ucap Hilya yang kesal

"ya emang kenapa?, kita kan emang pacaran" jawab santai Zidan

"nih ya di luar aku memang di kenal galak, pemarah, tegas, tapi kalau di rumah aku penurut sayang, aku tidak mau jadi anak durhaka dengan tidak mendengar omongan orang tua ku" ucap Zidan lagi yang membuat Hilya terdiam sesaat.

"udah terima aja, lo bakal beruntung kali punya suami kayak gue" ucap Zidan sambil tersenyum kearah Hilya.

"uwekkkk mules" ucap Hilya yang pura-pura muntah dan pergi

Zidan yang melihat kelakuan Hilya tersenyum dan kemudian mengikuti Hilya masuk ke dalam rumah.

"wah udah balik nih" ucap tante Rena

"ya udah yu makan, ini keburu makanannya dingin" ucap tante Rena

mereka pun duduk dan makan malam bersama, Zidan duduk di samping Hilya.

"Hilya, Syifa kalian mahasiswa baru di Universitas Lentera Bangsa kan?" tanya tante Rena

"iya tante" sahut Hilya dan Syifa

"sama kaya Zidan dong, tadi ketemu gak sama Zidan?" tanya tante Rena

"ketemu tante" jawab mereka lagi

"lalu gimana hari pertama kalian" tanya tante Rena

"kuliah aman-aman aja sih tante, tapi ada singa tante di universitas Lentera Bangsa, singa nya buas banget, terus resek lagi" ucap Hilya yang menyindir Zidan

"kok ada singa sih di kampus?, Zidan kamu gak lihat kondisi di kampus" ucap om Dika

"oh ada pa, di kampus singa ada, kelinci bawel juga ada, bawel, cerewet, ada pokoknya" sahut Zidan yang melihat kearah Hilya.

mereka pun tertawa saat mendengar ucapan Zidan. setelah makan malam mereka pun duduk di ruang keluarga dan saling ngobrol, jam pun sudah menuju pukul 22.35 keluarga Hilya pun pamit pulang.

"sampai jumpa besok di kantor" ucap tante Rena

"iya, kami pulang dulu ya, makasih untuk malam ini" ucap bunda Lola

"kami pulang dulu ya" ucap Ayah Dion

"om, tante Hilya pulang dulu ya" ucap Hilya yang memeluk tante Rena dan salaman dengan om Dika.

"om, tante saya juga pamit ya" ucap Syifa

"iya sayang" sahut tante Rena

"sayang kamu gak pamitan sama aku" ucap Zidan yang kembali menggoda Hilya namun hanya di balas lirikan tajam oleh Hilya

"kami pulang ya" ucap Hilya yang tersenyum paksa kearah Zidan

mereka pun pulang ke rumah. sesampainya di rumah Hilya maupun Syifa langsung mencuci wajahnya, mengganti pakaian dan langsung tidur.

keesokan harinya Hilya dan Syifa pun sudah siap untuk ke kampus.

...****************...

...****************...

Hai guys dukung terus author ya

jangan lupa follow, like,comment, dan tambahkan ke daftar favorit kalian, supaya kalian mendapatkan notifikasi saat author update.

maaf jika ada kata-kata yang typo

byebye....

...----------------...

...----------------...

...----------------...

Terpopuler

Comments

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

Wahh Zidan nambah ngelunjak nih, Sampai ke ortu nya juga dikenalin sebagai pacar, Kenak kan kamu Hilya..🤣🤣🤣

2023-11-02

1

lihat semua
Episodes
1 1. DIA YANG SELALU ADA
2 2. BEBAN YANG HARUS DIHADAPI
3 3. SUMBER KEBAHAGIAAN HILYA
4 4. SUMBER KECEWA BUKAN SUMBER BAHAGIA
5 5. KECEWA
6 6. ABIAN DAN DISA JADIAN
7 7. DIKHIANATI
8 8. KEPUTUSAN HILYA
9 9. PINDAHNYA HILYA
10 10. WAKTU YANG CEPAT BERLALU
11 11. KASIH SAYANG BUNDA LOLA DAN AYAH DION / HARI PERTAMA DI KAMPUS
12 12. KATING RESEK
13 13. MENDADAK PACARAN
14 14. MAKAN MALAM DAN PERJODOHAN
15 KELINCI CEMPRENG DAN SINGA RESEK
16 SIKAP EGOIS DISA
17 SUKA NGERJAIN
18 DIKERJAIN ZIDAN DAN KESEDIHAN YANG KEMBALI TERINGAT
19 LUKA HILYA
20 CAMPING
21 DITUDUH
22 KETAHUAN PERBUATAN DISA
23 HILYA DAN ZIDAN
24 KEJAHATAN DISA LAGI
25 ABIAN PENYEBAB SEMUANYA
26 PENYESALAN DISA
27 GENGSIAN
28 JEMPUT
29 SIFAT ZIDAN
30 JULIAN
31 H 1 DI KAMPUS
32 MASIH SAHABAT
33 MEMBANTU DISA
34 SAHABATAN LAGI
35 RENCANA ADOPSI JULIAN
36 MENGADOPSI JULIAN
37 MOOD
38 KEMARAHAN ALAN
39 ZIDAN VS ABIAN
40 KESEDIHAN SYIFA
41 MASALAH DISA
42 MENYAKITI
43 BUNDA
44 AYAH KANDUNG HILYA
45 UNEK-UNEK HILYA
46 ZIDAN HILYA
47 ZIDAN & ALAN
48 AKAN MELINDUNGI
49 BARBEQUE-AN YANG GAGAL
50 KONDISI NANDO DAN AMARAH ZIDAN
51 ZIDAN SI POSESIF BOY
52 MENCARI PELAKUNYA
53 HILYA VS TAMARA
54 FAJAR MARAH
55 MASALAH BARU
56 KEKECEWAAN HILYA LAGI
57 DISA
58 MEMPERCAYAI DISA
59 MENJODOHKAN
60 AMARAH ZIDAN
61 KEKACAUAN ZIDAN
62 INFO
63 TERSEBAR
64 ZIDAN TERLUKA
65 BERKUMPULNYA 5 KELUARGA KOMPAK
66 SADARNYA NANDO
67 MAMA SARAH
68 MENCARI TITIK TERANG
69 FIA SAMPAI SYOK
70 FIA MENGUNGKAP SEMUANYA
71 KECURIGAAN
72 FAKTA TENTANG KELUARGA HILYA
73 KEKELUARGAAN
74 KASIH SAYANG AYAH DION
75 EMOSI PAPA NIKO DAN PENGAKUAN IRWANTO
76 Mengetahui semuanya
77 HILYA DAN DISA
78 KEGUGURAN
79 MENEMUKAN HILYA
80 MENGIKUTI ABIAN DAN TAMARA
81 MEREKAM
82 KEMBALINYA HILYA
83 RIFI DAN FIA
84 HUTAN
85 PULANGNYA FIA DAN RIFI
86 DUA BERITA MENGEJUTKAN
87 FIA
88 #KeadialanUntukDisa #KamiBersamaDisa #StayStrongDisa #Disaperempuankuat
89 KIA DAN WAKTU YANG BERLALU
90 KEMBALI KE KAMPUS
91 PINGSAN
92 KHAWATIR
93 FAKTA BARU LAGI
94 MENJALANKAN RENCANA
95 HAMPIR
96 FAKTA
97 FIA DAN RIFI JADIAN
98 KUCING DAN TIKUS
99 MENGETAHUI FAKTA
100 MENGIRIS PERGELANGAN TANGANNYA
101 KESEDIHAN HILYA
102 KANTOR POLISI
103 BERTEMU Di KANTOR POLISI
104 END
Episodes

Updated 104 Episodes

1
1. DIA YANG SELALU ADA
2
2. BEBAN YANG HARUS DIHADAPI
3
3. SUMBER KEBAHAGIAAN HILYA
4
4. SUMBER KECEWA BUKAN SUMBER BAHAGIA
5
5. KECEWA
6
6. ABIAN DAN DISA JADIAN
7
7. DIKHIANATI
8
8. KEPUTUSAN HILYA
9
9. PINDAHNYA HILYA
10
10. WAKTU YANG CEPAT BERLALU
11
11. KASIH SAYANG BUNDA LOLA DAN AYAH DION / HARI PERTAMA DI KAMPUS
12
12. KATING RESEK
13
13. MENDADAK PACARAN
14
14. MAKAN MALAM DAN PERJODOHAN
15
KELINCI CEMPRENG DAN SINGA RESEK
16
SIKAP EGOIS DISA
17
SUKA NGERJAIN
18
DIKERJAIN ZIDAN DAN KESEDIHAN YANG KEMBALI TERINGAT
19
LUKA HILYA
20
CAMPING
21
DITUDUH
22
KETAHUAN PERBUATAN DISA
23
HILYA DAN ZIDAN
24
KEJAHATAN DISA LAGI
25
ABIAN PENYEBAB SEMUANYA
26
PENYESALAN DISA
27
GENGSIAN
28
JEMPUT
29
SIFAT ZIDAN
30
JULIAN
31
H 1 DI KAMPUS
32
MASIH SAHABAT
33
MEMBANTU DISA
34
SAHABATAN LAGI
35
RENCANA ADOPSI JULIAN
36
MENGADOPSI JULIAN
37
MOOD
38
KEMARAHAN ALAN
39
ZIDAN VS ABIAN
40
KESEDIHAN SYIFA
41
MASALAH DISA
42
MENYAKITI
43
BUNDA
44
AYAH KANDUNG HILYA
45
UNEK-UNEK HILYA
46
ZIDAN HILYA
47
ZIDAN & ALAN
48
AKAN MELINDUNGI
49
BARBEQUE-AN YANG GAGAL
50
KONDISI NANDO DAN AMARAH ZIDAN
51
ZIDAN SI POSESIF BOY
52
MENCARI PELAKUNYA
53
HILYA VS TAMARA
54
FAJAR MARAH
55
MASALAH BARU
56
KEKECEWAAN HILYA LAGI
57
DISA
58
MEMPERCAYAI DISA
59
MENJODOHKAN
60
AMARAH ZIDAN
61
KEKACAUAN ZIDAN
62
INFO
63
TERSEBAR
64
ZIDAN TERLUKA
65
BERKUMPULNYA 5 KELUARGA KOMPAK
66
SADARNYA NANDO
67
MAMA SARAH
68
MENCARI TITIK TERANG
69
FIA SAMPAI SYOK
70
FIA MENGUNGKAP SEMUANYA
71
KECURIGAAN
72
FAKTA TENTANG KELUARGA HILYA
73
KEKELUARGAAN
74
KASIH SAYANG AYAH DION
75
EMOSI PAPA NIKO DAN PENGAKUAN IRWANTO
76
Mengetahui semuanya
77
HILYA DAN DISA
78
KEGUGURAN
79
MENEMUKAN HILYA
80
MENGIKUTI ABIAN DAN TAMARA
81
MEREKAM
82
KEMBALINYA HILYA
83
RIFI DAN FIA
84
HUTAN
85
PULANGNYA FIA DAN RIFI
86
DUA BERITA MENGEJUTKAN
87
FIA
88
#KeadialanUntukDisa #KamiBersamaDisa #StayStrongDisa #Disaperempuankuat
89
KIA DAN WAKTU YANG BERLALU
90
KEMBALI KE KAMPUS
91
PINGSAN
92
KHAWATIR
93
FAKTA BARU LAGI
94
MENJALANKAN RENCANA
95
HAMPIR
96
FAKTA
97
FIA DAN RIFI JADIAN
98
KUCING DAN TIKUS
99
MENGETAHUI FAKTA
100
MENGIRIS PERGELANGAN TANGANNYA
101
KESEDIHAN HILYA
102
KANTOR POLISI
103
BERTEMU Di KANTOR POLISI
104
END

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!