13. MENDADAK PACARAN

Zidan pun pergi ke lapangan dan mengumpulkan semua maba lagi.

"semuanya kembali kumpul di lapangan" teriak Zidan

semua maba pun berkumpul di lapangan.

"untuk hari ini kegiatannya kita selesaikan, kalian boleh pulang dan istirahat, untuk besok kita bakal ada tugas meminta tanda tangan seluruh kating yang ikut dalam bimbingan ospek, dan hari terakhir kita bakal mengadakan camping di salah satu tempat yang sudah di tentukan, jadi siapkan diri kalian terutama minta izin ke orang tua kalian" ucap Zidan yang membuat semua maba senang.

"untuk hari ini selesai dulu, silahkan bubar" ucap Zidan lagi.

semua maba pun bubar termasuk Hilya dan Syifa.

"Hilya, Syifa tunggu" ucap Kia

"ada apa Kia?" tanya Hilya

"jalan yok, ngumpul bareng kita" ucap Fia yang excited.

Hilya melihat kearah Disa dan Abian.

"sorry kita gak bisa" ucap Syifa cepat

"kenapa?" tanya Fia yang kebingungan.

"kita harus pulang cepat" ucap Hilya

"Hilya kamu kenapa sih?, masalah lama jangan di ungkit di sini lagi dong" ucap Disa tiba-tiba

"masalah lama apaan ya?" tanya Hilya

"gak usah pura-pura bego deh Hil, kamu masih suka kan sama Abian makanya kamu selalu menghindar dari kita" ucap Disa

"Disa apa-apaan sih" ucap Syifa

"tanya sama sahabat kamu, dia yang apa-apaan, masalah dulu sampai sekarang masih aja di bahas" ucap Disa yang membuat Hilya hanya menatap Disa.

"ngapain lihat aku gitu?, mau pindah kuliah lagi?, kayak dulu pindah sekolah?" tanya Disa dengan nada mengejek.

"jujur deh Hil, kamu masih suka kan sama Abian. makanya kamu ambil jurusan aja sama kayak Bian" ucap Disa lagi

"Disa apa-apaan sih, udah deh" ucap Fia yang kesal dengan Disa.

"tau nih, Hilya gak usah dengerin dia" ucap Kia.

"Kita harusnya bersyukur karena dapat ketemu lagi di sini"sahut Fia.

"lagian aku ngomongin fakta" sahut Disa lagi

"udah nyerocosnya?, dengar ya Disa aku gak punya perasaan apa-apa lagi sama Abian, dan aku ngambil jurusan ini karena aku sendiri yang suka, bukan ngikutin cowok kamu" ucap Hilya dengan tegas.

"jadi gak usah nuduh deh, lagian aku udah punya cowok kok, kita emang LDRAN aja dulu tapi sekarang udah satu kampus kok" ucap Hilya yang membuat Syifa kebingungan, Fia, Kia, dan Disa terkejut, sedangkan Abian mendengar ucapan Hilya jadi murung.

"gak usah bohong deh kamu" ucap Disa lagi

"kamu gak percaya?, itu, itu pacar aku" ucap Hilya yang menunjuk kearah Zidan yang lewat di depan mereka.

"hah?, kak Zidan?, jadi tukang halu kamu sekarang?" ejek Disa

"kamu gak percaya" ucap Hilya yang kesal

"Gimana aku mau percaya, jelas-jelas di kantin tadi kamu di bentak sama dia" sahut Disa dengan nada mengejek Hilya.

"I..itu karena kami lagi marahan aja"ucap Hilya yang membuat alasan.

"Bukti "ucap Disa yang membuat Hilya terkejut.

"aku cuma bakal percaya kalau kamu buktiin ucapan kamu"sambung Disa.

"Oke"sahut Hilya.

"sayang" Hilya memanggil Zidan dan berlari kearah Zidan dan merangkul lengan Zidan.

"kak please bantu aku sebentar aja, pokoknya iyain aja semuanya, nanti aku bayar deh pake apa aja" ucap Hilya yang membuat Zidan terkejut.

Zidan, Alan, Fajar dan Rifi kebingungan dan sedikit tersenyum saat melihat tingkah laku Hilya.

"Nih cowok aku, kita udah pacaran semenjak aku di semarang, makanya aku kuliah di sini karena ada dia" ucap Hilya yang membuat Zidan sedikit tersenyum.

"kalian ketemu di mana?" tanya Fia yang kaget

"itu..." ucap Hilya yang di sela oleh Zidan

"waktu di sekolah mereka ada acara, jadi gue sebagai BEM di kampus ini dapat undangan, jadi di situlah kita kenal, ya kan sayang" ucap Zidan yang merangkul Hilya

"hehehe iya" ucap Hilya yang tersenyum paksa

"Terus tadi kenapa kakak bentak Hilya?"tanya Kia kebingungan.

"Tadi cewek gue bandel sih, jadi gue emosi dan gak sengaja bentak dia"ucap Zidan sambil merangkul pundak Hinya.

"Oh ya ngapain lo natap cewek gue segitunya" ucap Zidan pada Abian yang dari tadi menatap Hilya

"maaf ya kak, jangan salah paham. cowok saya natap dia, karena dulu dia suka sama cowok saya, mungkin cowok saya merasa aneh aja kenapa dia bisa pacaran sama kakak" ucap Disa yang membela Abian

"heh mulut kamu tuh ya Disa" ucap Syifa yang sudah emosi

"yok Hil, mending kita pergi aja, dari pada ngurus anak yang sok paling kekurangan cinta" ucap Syifa yang menarik Hilya.

Hilya yang di tarik oleh Syifa terhenti karena tarikan dari Zidan. Zidan menarik tangan Hilya sehingga Hilya jatuh ke dalam pelukan Zidan.

"Guys kenalin maba ini cewek gue, kalau ada yang berani menganggu dia, bakal berurusan sama gue" teriak Zidan yang membuat Hilya dan Syifa terkejut.

Alan, Fajar dan Rifi tersenyum mendengar ucapan langka dari sang ketua sekaligus sahabat mereka. Abian mengepal tangannya menahan marah sedangkan semuanya mahasiswa yang mendengarnya mulai berbisik-bisik.

"sumpah kak Zidan udah punya pacar, sama maba lagi" ucap salah satu Mahasiswa

"tapi cocok sih mereka, ganteng dan cantik" ucap mahasiswa lainnya lagi

"iya bener" sahut mahasiswa lain lagi

"dan lo, kalau lo pikir cewek gue masih suka sama lo, sorry ya itu dulu, sekarang dia milik gue" ucap Zidan dan menarik tangan Hilya

Hilya masih mencerna ucapan dari Zidan tadi. sesampainya di parkiran mobil, Zidan langsung memaksa Hilya masuk ke dalam mobilnya.

"antar dia ke rumahnya" ucap Zidan yang masuk ke dalam mobilnya

"eh gak-gak, kita satu rumah tau" ucap Syifa yang langsung di tarik oleh Alan

"lo ikut gue" ucap Alan

"eh lepasin.. Hilya" ucap Syifa.

"aaaaaa tidakkk" teriak Hilya di mobil Zidan

"gak jelas banget sih lo jadi cewek" ucap Zidan

"kakak ngapain ngaku-ngaku jadi pacar aku?" tanya Hilya

"dih waras lo?, yang ngaku jadi cewek gue siapa?" tanya Zidan.

"ya kan aku ngakunya ke lima orang aja, kakak ngapain ngumumin ke semua orang?" tanya Hilya yang kesal.

"lo taukan siapa gue di kampus, dengan lo kasih tau sama temen-temen lo, berita gue sebagai cowok lo juga bakal ke sebar" ucap Zidan santai.

"dih PD banget, aku gak mau ah di kenal sebagai pacar olaf" ucap Hilya

"bilang aja lo senang kan, kelihatan tuh dari wajah lo" ucap Zidan yang fokus menyetir.

di dalam mobil pun menjadi hening, Hilya tak lagi banyak bicara.

"lo mau di mobil gue terus?" tanya Zidan

"dih ya gak lah" ucap Hilya

"turunin aku di sana aja" ucap Hilya

"gak lah, gue harus anterin cewek gue ke rumahnya" ucap Zidan tersenyum jail.

"udah berhenti di situ aja, rumah aku udah dekat" ucap Hilya

"lo tuh batu banget sih" ucap Zidan yang heran melihat Hilya

"udah berhenti gak" ucap Hilya kekeh

Zidan pun menghentikan mobilnya, dan Hilya langsung keluar dari mobil Zidan.

"Hilya" teriak Syifa yang juga keluar dari mobil Alan

"udah sana pergi" ucap Zidan

"besok gue jemput ya SAYANG" ucap Zidan yang menekan kata sayang dan langsung menancap gas mobilnya

"heh bocah taat gue cabut dulu ya" ucap Alan yang juga menancapkan gas mobilnya juga.

"aduh Hilya kamu kenapa sih pake bilang kak Zidan cowok kamu" ucap Syifa

"aku bingung tau, lagian tadi Disa mojokin aku terus" ucap Hilya.

"pake bilang aku masih suka sama Abian lagi" ucap Hilya

"tapi emang udah engga kan?" tanya Syifa bercanda

"ya engga lah Syifa,,, makanya aku milih menghindar dari dia, karena aku gak mau terlibat dalam masalah dua orang itu lagi" ucap Hilya

"iya aku percaya Hilya, ya udah yok kita pulang" ucap Syifa yang merangkul Hilya.

"ya udah ayok, aku laper banget tau" ucap Hilya yang jalan memelas.

"sok-sokan gak makan sih tadi" sahut Syifa yang merangkul Hilya

"haaaa aku sampe rumah langsung makan" ucap Hilya

5 menit jalan kaki Hilya dan Syifa pun sampai ke rumah, karena rumah mereka memang sudah dekat dari jalan yang tadi mereka berhenti.

"eh non, kok pulang jalan kaki" tanya mang Firman supir antar jemput Hilya

...****************...

...****************...

Hai guys dukung terus author ya

jangan lupa follow, like,comment, dan tambahkan ke daftar favorit kalian, supaya kalian mendapatkan notifikasi saat author update.

maaf jika ada kata-kata yang typo

byebye....

...----------------...

...----------------...

...----------------...

Terpopuler

Comments

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

Harusnya Hilya jgn ngejindar, Kalo ngehindar kayak kamu takut sama dia, Makanya dia naik kepala,, Harusnya kamu tantang aja ucapan dia, Biar dia kepanasan sendiri, Jangan jadi vewek lemah deh Hilya, Jangan mau di tindas harusnya..ck

2023-11-02

0

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

Menjerat yg Terjerat 🤣🤣

2023-11-02

0

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

Kok Nian?? Bukannya Zidan harusnya thor 🤫🤫🤫🤫

2023-11-02

0

lihat semua
Episodes
1 1. DIA YANG SELALU ADA
2 2. BEBAN YANG HARUS DIHADAPI
3 3. SUMBER KEBAHAGIAAN HILYA
4 4. SUMBER KECEWA BUKAN SUMBER BAHAGIA
5 5. KECEWA
6 6. ABIAN DAN DISA JADIAN
7 7. DIKHIANATI
8 8. KEPUTUSAN HILYA
9 9. PINDAHNYA HILYA
10 10. WAKTU YANG CEPAT BERLALU
11 11. KASIH SAYANG BUNDA LOLA DAN AYAH DION / HARI PERTAMA DI KAMPUS
12 12. KATING RESEK
13 13. MENDADAK PACARAN
14 14. MAKAN MALAM DAN PERJODOHAN
15 KELINCI CEMPRENG DAN SINGA RESEK
16 SIKAP EGOIS DISA
17 SUKA NGERJAIN
18 DIKERJAIN ZIDAN DAN KESEDIHAN YANG KEMBALI TERINGAT
19 LUKA HILYA
20 CAMPING
21 DITUDUH
22 KETAHUAN PERBUATAN DISA
23 HILYA DAN ZIDAN
24 KEJAHATAN DISA LAGI
25 ABIAN PENYEBAB SEMUANYA
26 PENYESALAN DISA
27 GENGSIAN
28 JEMPUT
29 SIFAT ZIDAN
30 JULIAN
31 H 1 DI KAMPUS
32 MASIH SAHABAT
33 MEMBANTU DISA
34 SAHABATAN LAGI
35 RENCANA ADOPSI JULIAN
36 MENGADOPSI JULIAN
37 MOOD
38 KEMARAHAN ALAN
39 ZIDAN VS ABIAN
40 KESEDIHAN SYIFA
41 MASALAH DISA
42 MENYAKITI
43 BUNDA
44 AYAH KANDUNG HILYA
45 UNEK-UNEK HILYA
46 ZIDAN HILYA
47 ZIDAN & ALAN
48 AKAN MELINDUNGI
49 BARBEQUE-AN YANG GAGAL
50 KONDISI NANDO DAN AMARAH ZIDAN
51 ZIDAN SI POSESIF BOY
52 MENCARI PELAKUNYA
53 HILYA VS TAMARA
54 FAJAR MARAH
55 MASALAH BARU
56 KEKECEWAAN HILYA LAGI
57 DISA
58 MEMPERCAYAI DISA
59 MENJODOHKAN
60 AMARAH ZIDAN
61 KEKACAUAN ZIDAN
62 INFO
63 TERSEBAR
64 ZIDAN TERLUKA
65 BERKUMPULNYA 5 KELUARGA KOMPAK
66 SADARNYA NANDO
67 MAMA SARAH
68 MENCARI TITIK TERANG
69 FIA SAMPAI SYOK
70 FIA MENGUNGKAP SEMUANYA
71 KECURIGAAN
72 FAKTA TENTANG KELUARGA HILYA
73 KEKELUARGAAN
74 KASIH SAYANG AYAH DION
75 EMOSI PAPA NIKO DAN PENGAKUAN IRWANTO
76 Mengetahui semuanya
77 HILYA DAN DISA
78 KEGUGURAN
79 MENEMUKAN HILYA
80 MENGIKUTI ABIAN DAN TAMARA
81 MEREKAM
82 KEMBALINYA HILYA
83 RIFI DAN FIA
84 HUTAN
85 PULANGNYA FIA DAN RIFI
86 DUA BERITA MENGEJUTKAN
87 FIA
88 #KeadialanUntukDisa #KamiBersamaDisa #StayStrongDisa #Disaperempuankuat
89 KIA DAN WAKTU YANG BERLALU
90 KEMBALI KE KAMPUS
91 PINGSAN
92 KHAWATIR
93 FAKTA BARU LAGI
94 MENJALANKAN RENCANA
95 HAMPIR
96 FAKTA
97 FIA DAN RIFI JADIAN
98 KUCING DAN TIKUS
99 MENGETAHUI FAKTA
100 MENGIRIS PERGELANGAN TANGANNYA
101 KESEDIHAN HILYA
102 KANTOR POLISI
103 BERTEMU Di KANTOR POLISI
104 END
Episodes

Updated 104 Episodes

1
1. DIA YANG SELALU ADA
2
2. BEBAN YANG HARUS DIHADAPI
3
3. SUMBER KEBAHAGIAAN HILYA
4
4. SUMBER KECEWA BUKAN SUMBER BAHAGIA
5
5. KECEWA
6
6. ABIAN DAN DISA JADIAN
7
7. DIKHIANATI
8
8. KEPUTUSAN HILYA
9
9. PINDAHNYA HILYA
10
10. WAKTU YANG CEPAT BERLALU
11
11. KASIH SAYANG BUNDA LOLA DAN AYAH DION / HARI PERTAMA DI KAMPUS
12
12. KATING RESEK
13
13. MENDADAK PACARAN
14
14. MAKAN MALAM DAN PERJODOHAN
15
KELINCI CEMPRENG DAN SINGA RESEK
16
SIKAP EGOIS DISA
17
SUKA NGERJAIN
18
DIKERJAIN ZIDAN DAN KESEDIHAN YANG KEMBALI TERINGAT
19
LUKA HILYA
20
CAMPING
21
DITUDUH
22
KETAHUAN PERBUATAN DISA
23
HILYA DAN ZIDAN
24
KEJAHATAN DISA LAGI
25
ABIAN PENYEBAB SEMUANYA
26
PENYESALAN DISA
27
GENGSIAN
28
JEMPUT
29
SIFAT ZIDAN
30
JULIAN
31
H 1 DI KAMPUS
32
MASIH SAHABAT
33
MEMBANTU DISA
34
SAHABATAN LAGI
35
RENCANA ADOPSI JULIAN
36
MENGADOPSI JULIAN
37
MOOD
38
KEMARAHAN ALAN
39
ZIDAN VS ABIAN
40
KESEDIHAN SYIFA
41
MASALAH DISA
42
MENYAKITI
43
BUNDA
44
AYAH KANDUNG HILYA
45
UNEK-UNEK HILYA
46
ZIDAN HILYA
47
ZIDAN & ALAN
48
AKAN MELINDUNGI
49
BARBEQUE-AN YANG GAGAL
50
KONDISI NANDO DAN AMARAH ZIDAN
51
ZIDAN SI POSESIF BOY
52
MENCARI PELAKUNYA
53
HILYA VS TAMARA
54
FAJAR MARAH
55
MASALAH BARU
56
KEKECEWAAN HILYA LAGI
57
DISA
58
MEMPERCAYAI DISA
59
MENJODOHKAN
60
AMARAH ZIDAN
61
KEKACAUAN ZIDAN
62
INFO
63
TERSEBAR
64
ZIDAN TERLUKA
65
BERKUMPULNYA 5 KELUARGA KOMPAK
66
SADARNYA NANDO
67
MAMA SARAH
68
MENCARI TITIK TERANG
69
FIA SAMPAI SYOK
70
FIA MENGUNGKAP SEMUANYA
71
KECURIGAAN
72
FAKTA TENTANG KELUARGA HILYA
73
KEKELUARGAAN
74
KASIH SAYANG AYAH DION
75
EMOSI PAPA NIKO DAN PENGAKUAN IRWANTO
76
Mengetahui semuanya
77
HILYA DAN DISA
78
KEGUGURAN
79
MENEMUKAN HILYA
80
MENGIKUTI ABIAN DAN TAMARA
81
MEREKAM
82
KEMBALINYA HILYA
83
RIFI DAN FIA
84
HUTAN
85
PULANGNYA FIA DAN RIFI
86
DUA BERITA MENGEJUTKAN
87
FIA
88
#KeadialanUntukDisa #KamiBersamaDisa #StayStrongDisa #Disaperempuankuat
89
KIA DAN WAKTU YANG BERLALU
90
KEMBALI KE KAMPUS
91
PINGSAN
92
KHAWATIR
93
FAKTA BARU LAGI
94
MENJALANKAN RENCANA
95
HAMPIR
96
FAKTA
97
FIA DAN RIFI JADIAN
98
KUCING DAN TIKUS
99
MENGETAHUI FAKTA
100
MENGIRIS PERGELANGAN TANGANNYA
101
KESEDIHAN HILYA
102
KANTOR POLISI
103
BERTEMU Di KANTOR POLISI
104
END

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!