7. DIKHIANATI

Hilya langsung masuk ke kelasnya sambil menunggu pengumuman pindah kelas. setelah lama duduk di kelas tanpa ada guru yang masuk Hilya pun pergi ke toilet.

sedangkan Syifa yang mengetahui Abian dan Disa sudah jadian langsung menghampiri Disa di kelasnya.

"Disa" Syifa memanggil Disa yang sedang duduk di kelas hanya dengan Fia dan Kia

"eh Syifa ada apa?" tanya Disa

"kamu keterlaluan banget ya" ucap Syifa

"keterlaluan apaan sih Syif" ucap Disa

"ada apa Syif?, kok kamu datang langsung marah-marah gitu" ucap Fia yang kebingungan

"kamu kenapa sih Syifa" tanya Kia lagi

"tanya sama dia, kenapa dengan dia" ucap Syifa yang benar-benar marah

"emang aku kenapa ya" ucap Disa

"kamu tega banget ya nusuk Hilya dari belakang" ucap Syifa

"nusuk gimana?" tanya Disa lagi

"gak usah pura-pura begok deh, kamu jelas-jelas tau Hilya tuh suka sama Abian tapi kenapa kamu malah pacaran sama Abian sekarang" ucap Syifa dengan sangat marah

"apa Hilya suka sama Abian" ucap Kia dengan ekspresi wajahnya yang terkejut.

"iya Hilya suka sama Abian, dan nih orang sudah tau tapi malah dia yang pacaran sama Abian" ucap Syifa

"Disa beneran kamu tau Hilya suka sama Abian?" tanya Fia

"iya aku tau, aku tau Hilya menyukai Abian puas kalian semua" ucap Disa

"egois banget" ucap Syifa

"iya aku emang egois, aku juga ingin merasakan mendapatkan cinta dari seseorang Syif, kalian tau sendiri kan keluarga aku gimana, mereka sama sekali gak peduli sama aku" ucap Disa yang sudah mengeluarkan air matanya

"Di saat aku lihat Abian sangat perhatian sama Hilya, di situlah aku berusaha mencari tau tentang Abian termasuk tempat nongkrong dia waktu malam, aku ke sana dan selalu bertemu dengan Abian" ucap Disa lagi

"di situlah aku mulai cari perhatian pada Abian dengan menceritakan semua kesulitan yang aku alami. semenjak itu di luar sekolah aku jadi lebih dekat dengan Abian, dan sekarang kami jadian. aku emang egois Syif tapi aku butuh sosok orang yang bisa selalu bersama aku" teriak Disa

"oh jadi gitu" ucap Hilya yang berada di pintu kelas

"Hilya" ucap Syifa dan Disa

"jadi gitu cara kamu deketin Abian?, dan parahnya kamu udah tau aku suka sama Abian?, jahat banget sih" ucap Hilya dan kemudian pergi.

"Hilya dengerin aku dulu" ucap Disa yang mengejar Hilya

"Hilya aku tau aku salah, dengerin penjelasan aku dulu" ucap Disa yang sudah menangis dan memegang tangan Hilya.

Hilya menatap Disa yang sudah menangis.

"kamu tau kan posisi aku, kamu taukan gimana keluarga ku, mereka selalu saja bertengkar di rumah" ucap Disa

"aku hanya butuh seseorang yang dapat memberi ku perhatian Hil, dan aku yakin itu Abian hanya Abian" ucap Disa lagi

Hilya tak menjawab apapun dengan tatapan sendu Hilya menghempaskan tangan Disa dan pergi.

"Hilya...." panggil Disa yang di tinggal oleh Hilya

Syifa, Kia dan Fia yang dari tadi berdiri di depan kelas menyaksikan Disa dan Hilya, mulai menghampiri Disa yang menangis, sedangkan Syifa mengejar Hilya.

Hilya yang sudah mengeluarkan air mata terus berjalan di lorong sekolah, saat sedang berjalan dia berpapasan dengan Abian.

"Hilya" panggil Abian yang melihat Hilya menangis

Hilya tak memperdulikan Hilya dia langsung pergi meninggalkan Abian. Syifa yang melihat Abian sangat marah namun dia juga mengabaikan Abian dan terus mengejar Hilya.

Abian melihat Disa yang juga menangis, dia pun menghampiri Pacarnya.

"kamu kenapa?" tanya Abian pada Disa

"Hikya...hiksss.. Hilya marah sama aku" ucap Disa sambil menangis

"marah kenapa?" tanya Abian

"dia marah saat tau kita jadian" ujar Disa yang membuat Kia dan Fia saling tatap-tatapan.

"eeeumm Sa kita pergi dulu ya, kan udah ada Abian juga" ucap Kia

"iya kita pergi dulu ya" ucap Fia

Fia dan Kia pun pergi

"kok Disa ngomong gitu ya sama Abian" ucap Kia

"tau tuh, padahal Hilya marah bukan karena dia jadian sama Abian, tapi karena dia nusuk Hilya dari belakang" ucap Fia

Syifa yang dari tadi terus mengejar Hilya.

"Hilya tunggu" ucap Syifa yang menahan tangan Hilya

"ada apa Syif" ucap Hilya dengan suara serak

"Hil kamu jangan gini atuh, kamu jangan sedih" ucap Syifa

"Syif aku gak apa-apa kok, aku butuh waktu sendiri aja" ucap Hilya

"Hil, kamu kalau pengen curhat ada aku, kamu jangan sendiri kayak gini" ucap Syifa

"aku beneran gak apa-apa kok, aku cuma pengen nenangin diri aku dulu" ucap Hilya yang sedikit tersenyum.

"aku pergi dulu ya" ucap Hilya yang kemudian pergi.

Syifa terus menatap kepergian Hilya.

"Syifa" panggil Kia yang berlari kearah Syifa

"mana Hilya" ucap Fia

"dia butuh waktu sendiri" ucap Syifa

"ya udah mending biarin dia sendiri aja dulu" ucap Kia

"yok mending kita ke mading, pengumuman kelas sudah di tempel" ajak Fia

"ya udah deh" jawab Syifa

mereka pun pergi menuju mading untuk melihat pengumuman kelas. di pertengahan jalan mereka bertemu dengan Disa.

"Syifa, Fia, Kia" teriak Disa yang memanggil Disa

"ayok lihat pengumuman kelas" ucap Disa yang tersenyum seolah-olah tidak ada yang terjadi

Syifa, Kia dan Fia saling tatap-tatapan.

"ayo" ucap Syifa singkat dan pergi

mereka pun melihat pengumuman di mading.

"aaa kita satu kelas" ucap Fia yang memeluk Syifa

"iya, senang banget" ucap Kia yang juga memeluk Disa

"aku senang banget akhirnya kita bisa satu kelas semua" ucap Disa

Syifa juga melihat nama Hilya berada di kelas yang sama dengannya, dia tersenyum. namun senyum tersebut kembali luntur saat melihat nama Abian yang juga satu kelas dengan mereka.

"ayo kita ambil tas kita, nanti kita juga kabarin Hilya" ucap Fia yang menarik tangan Syifa yang terdiam dan di ikuti oleh Kia dan Disa.

Hilya yang baru keluar dari toilet pun berpapasan dengan teman kelasnya juga.

"eh Hil, kamu kenapa?, kok mata kamu kayak habis nangis" tanya teman sekelas Hilya yang bernama Anisa

"engga kok, tadi kelilipan di toilet" ucap Hilya yang berbohong

"ohh, ya udah yok lihat pengumuman di mading" ajak Anisa dan di anggukin oleh Hilya.

mereka menuju ke mading sambil mengobrol.

"semoga kita satu kelas lagi ya" ucap Anisa

"iya Nis" sahut Hilya sambil tersenyum

"ya udah yu lihat" ucap Anisa yang sudah berada di mading

Anisa mulai melihat namanya begitupun dengan Hilya. Hilya yang di belakang pun mulai masuk pelan-pelan ke dalam kerumunan di mading.

Hilya memegang pundak salah satu siswa yang juga melihat pengumuman di mading, siswa tersebut melihat kearah Hilya.

"Hilya" panggil siswa tersebut yang ternyata adalah Abian

Hilya yang melihat Abian pun langsung pergi, namun Abian mengejar dan menahan tangan Hilya

"apaan sih" ucap Hilya yang menghempaskan tangan Abian

"Hil kamu kenapa sih?, coba jelasin sama aku" ucap Abian

"jelasin apaan ya?" tanya Hilya

"ya jelasin semuanya, kenapa dari tadi pagi kamu menghindar dari aku, kenapa kamu marah sama Disa" ucap Abian

"kamu gak ngerti ya jadi aku gimana?" tanya Hilya yang sudah marah

"gimana di posisi aku, aku udah taruh harapan di kamu tapi kamu cuma phpin aku doang" ucap Hilya lagi

"Hil aku gak tau kalau kamu suka sama aku, aku juga minta maaf kalau udah nyakitin kamu" ucap Abian yang memegang tangan Hilya

"brughh...berhenti ganggu aku" ucap Hilya sambil mendorong Abian.

semua siswa-siswi yang ada di mading melihat Hilya yang mendorong Abian. mereka terkejut melihatnya, karena semua orang tau kalau Abian dan Hilya sangat lah dekat. Abian terdiam membeku saat mendapatkan dorongan dari Hilya.

...----------------...

...----------------...

...----------------...

Hai guys dukung terus author ya

jangan lupa follow, like,comment, dan tambahkan ke daftar favorit kalian, supaya kalian mendapatkan notifikasi saat author update.

maaf jika ada kata-kata yang typo

byebye....

...****************...

...****************...

Episodes
1 1. DIA YANG SELALU ADA
2 2. BEBAN YANG HARUS DIHADAPI
3 3. SUMBER KEBAHAGIAAN HILYA
4 4. SUMBER KECEWA BUKAN SUMBER BAHAGIA
5 5. KECEWA
6 6. ABIAN DAN DISA JADIAN
7 7. DIKHIANATI
8 8. KEPUTUSAN HILYA
9 9. PINDAHNYA HILYA
10 10. WAKTU YANG CEPAT BERLALU
11 11. KASIH SAYANG BUNDA LOLA DAN AYAH DION / HARI PERTAMA DI KAMPUS
12 12. KATING RESEK
13 13. MENDADAK PACARAN
14 14. MAKAN MALAM DAN PERJODOHAN
15 KELINCI CEMPRENG DAN SINGA RESEK
16 SIKAP EGOIS DISA
17 SUKA NGERJAIN
18 DIKERJAIN ZIDAN DAN KESEDIHAN YANG KEMBALI TERINGAT
19 LUKA HILYA
20 CAMPING
21 DITUDUH
22 KETAHUAN PERBUATAN DISA
23 HILYA DAN ZIDAN
24 KEJAHATAN DISA LAGI
25 ABIAN PENYEBAB SEMUANYA
26 PENYESALAN DISA
27 GENGSIAN
28 JEMPUT
29 SIFAT ZIDAN
30 JULIAN
31 H 1 DI KAMPUS
32 MASIH SAHABAT
33 MEMBANTU DISA
34 SAHABATAN LAGI
35 RENCANA ADOPSI JULIAN
36 MENGADOPSI JULIAN
37 MOOD
38 KEMARAHAN ALAN
39 ZIDAN VS ABIAN
40 KESEDIHAN SYIFA
41 MASALAH DISA
42 MENYAKITI
43 BUNDA
44 AYAH KANDUNG HILYA
45 UNEK-UNEK HILYA
46 ZIDAN HILYA
47 ZIDAN & ALAN
48 AKAN MELINDUNGI
49 BARBEQUE-AN YANG GAGAL
50 KONDISI NANDO DAN AMARAH ZIDAN
51 ZIDAN SI POSESIF BOY
52 MENCARI PELAKUNYA
53 HILYA VS TAMARA
54 FAJAR MARAH
55 MASALAH BARU
56 KEKECEWAAN HILYA LAGI
57 DISA
58 MEMPERCAYAI DISA
59 MENJODOHKAN
60 AMARAH ZIDAN
61 KEKACAUAN ZIDAN
62 INFO
63 TERSEBAR
64 ZIDAN TERLUKA
65 BERKUMPULNYA 5 KELUARGA KOMPAK
66 SADARNYA NANDO
67 MAMA SARAH
68 MENCARI TITIK TERANG
69 FIA SAMPAI SYOK
70 FIA MENGUNGKAP SEMUANYA
71 KECURIGAAN
72 FAKTA TENTANG KELUARGA HILYA
73 KEKELUARGAAN
74 KASIH SAYANG AYAH DION
75 EMOSI PAPA NIKO DAN PENGAKUAN IRWANTO
76 Mengetahui semuanya
77 HILYA DAN DISA
78 KEGUGURAN
79 MENEMUKAN HILYA
80 MENGIKUTI ABIAN DAN TAMARA
81 MEREKAM
82 KEMBALINYA HILYA
83 RIFI DAN FIA
84 HUTAN
85 PULANGNYA FIA DAN RIFI
86 DUA BERITA MENGEJUTKAN
87 FIA
88 #KeadialanUntukDisa #KamiBersamaDisa #StayStrongDisa #Disaperempuankuat
89 KIA DAN WAKTU YANG BERLALU
90 KEMBALI KE KAMPUS
91 PINGSAN
92 KHAWATIR
93 FAKTA BARU LAGI
94 MENJALANKAN RENCANA
95 HAMPIR
96 FAKTA
97 FIA DAN RIFI JADIAN
98 KUCING DAN TIKUS
99 MENGETAHUI FAKTA
100 MENGIRIS PERGELANGAN TANGANNYA
101 KESEDIHAN HILYA
102 KANTOR POLISI
103 BERTEMU Di KANTOR POLISI
104 END
Episodes

Updated 104 Episodes

1
1. DIA YANG SELALU ADA
2
2. BEBAN YANG HARUS DIHADAPI
3
3. SUMBER KEBAHAGIAAN HILYA
4
4. SUMBER KECEWA BUKAN SUMBER BAHAGIA
5
5. KECEWA
6
6. ABIAN DAN DISA JADIAN
7
7. DIKHIANATI
8
8. KEPUTUSAN HILYA
9
9. PINDAHNYA HILYA
10
10. WAKTU YANG CEPAT BERLALU
11
11. KASIH SAYANG BUNDA LOLA DAN AYAH DION / HARI PERTAMA DI KAMPUS
12
12. KATING RESEK
13
13. MENDADAK PACARAN
14
14. MAKAN MALAM DAN PERJODOHAN
15
KELINCI CEMPRENG DAN SINGA RESEK
16
SIKAP EGOIS DISA
17
SUKA NGERJAIN
18
DIKERJAIN ZIDAN DAN KESEDIHAN YANG KEMBALI TERINGAT
19
LUKA HILYA
20
CAMPING
21
DITUDUH
22
KETAHUAN PERBUATAN DISA
23
HILYA DAN ZIDAN
24
KEJAHATAN DISA LAGI
25
ABIAN PENYEBAB SEMUANYA
26
PENYESALAN DISA
27
GENGSIAN
28
JEMPUT
29
SIFAT ZIDAN
30
JULIAN
31
H 1 DI KAMPUS
32
MASIH SAHABAT
33
MEMBANTU DISA
34
SAHABATAN LAGI
35
RENCANA ADOPSI JULIAN
36
MENGADOPSI JULIAN
37
MOOD
38
KEMARAHAN ALAN
39
ZIDAN VS ABIAN
40
KESEDIHAN SYIFA
41
MASALAH DISA
42
MENYAKITI
43
BUNDA
44
AYAH KANDUNG HILYA
45
UNEK-UNEK HILYA
46
ZIDAN HILYA
47
ZIDAN & ALAN
48
AKAN MELINDUNGI
49
BARBEQUE-AN YANG GAGAL
50
KONDISI NANDO DAN AMARAH ZIDAN
51
ZIDAN SI POSESIF BOY
52
MENCARI PELAKUNYA
53
HILYA VS TAMARA
54
FAJAR MARAH
55
MASALAH BARU
56
KEKECEWAAN HILYA LAGI
57
DISA
58
MEMPERCAYAI DISA
59
MENJODOHKAN
60
AMARAH ZIDAN
61
KEKACAUAN ZIDAN
62
INFO
63
TERSEBAR
64
ZIDAN TERLUKA
65
BERKUMPULNYA 5 KELUARGA KOMPAK
66
SADARNYA NANDO
67
MAMA SARAH
68
MENCARI TITIK TERANG
69
FIA SAMPAI SYOK
70
FIA MENGUNGKAP SEMUANYA
71
KECURIGAAN
72
FAKTA TENTANG KELUARGA HILYA
73
KEKELUARGAAN
74
KASIH SAYANG AYAH DION
75
EMOSI PAPA NIKO DAN PENGAKUAN IRWANTO
76
Mengetahui semuanya
77
HILYA DAN DISA
78
KEGUGURAN
79
MENEMUKAN HILYA
80
MENGIKUTI ABIAN DAN TAMARA
81
MEREKAM
82
KEMBALINYA HILYA
83
RIFI DAN FIA
84
HUTAN
85
PULANGNYA FIA DAN RIFI
86
DUA BERITA MENGEJUTKAN
87
FIA
88
#KeadialanUntukDisa #KamiBersamaDisa #StayStrongDisa #Disaperempuankuat
89
KIA DAN WAKTU YANG BERLALU
90
KEMBALI KE KAMPUS
91
PINGSAN
92
KHAWATIR
93
FAKTA BARU LAGI
94
MENJALANKAN RENCANA
95
HAMPIR
96
FAKTA
97
FIA DAN RIFI JADIAN
98
KUCING DAN TIKUS
99
MENGETAHUI FAKTA
100
MENGIRIS PERGELANGAN TANGANNYA
101
KESEDIHAN HILYA
102
KANTOR POLISI
103
BERTEMU Di KANTOR POLISI
104
END

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!