5. KECEWA

Keesokan harinya Hilya yang sudah rapi dengan pakaian sekolah sedang sarapan bersama Bik Murni.

"bik Hilya berangkat dulu ya" ucap Hilya

"iya neng hati-hati di jalan" sahut bik Murni sambil tersenyum

Hilya pun berangkat ke sekolah dan sesampainya di sekolah dia melihat keempat sahabatnya sudah berkumpul.

"eh katanya kelas 12 bakal di buat kelas unggul, yang mana siswa-siswi berprestasi akan di masuk ke satu kelas" ucap Kia

"oh ya, semoga kita satu kelas ya" ucap Disa

"iya males banget beda kelas, masa Syifa sama Hilya beda kelas terus sama kita" ucap Fia

"Hilya" ucap Syifa

"hei" sapa Hilya dengan sedikit senyum

"kamu kok baru datang" ucap Kia namun hanya di balas senyum oleh Hilya

"Disa ini ada titipan buat kamu" ucap Hilya yang mengeluarkan kotak dari tasnya dan memberikannya pada Disa

"wahh dari siapa?" tanya Disa yang mengambil kotak tersebut

"dari Abian" jawab Hilya dengan sedikit tersenyum

"cieeeeeee...." ucap Kia dan Fia bareng namun tidak dengan Syifa yang menatap Hilya

"buka dong buka" ucap Kia yang menggoda Disa

"iya buka, kita penasaran tau" sambung Fia

"aku ke kelas dulu ya" ucap Hilya dan pergi

Syifa terus menatap kepergian Hilya.

("kenapa Abian ngasih kotak itu ke Disa, bukannya dia dekat dengan Hilya, dan Hilya suka sama Abian kan" batin Syifa dengan penuh pertanyaan)

"eh aku ke kelas juga" ucap Syifa

"ih kamu gak mau lihat isi kotak yang Abian kasih buat Disa?" tanya Fia

"nanti aja, aku duluan ya byee" ucap Syifa dan pergi

Syifa pergi ke kelas menyusul Hilya.

"eh Syifa, tuh Hilya kayaknya lagi sedih deh, mungkin dia masih kangen sama bundanya" ucap teman sekelas Syifa dan Hilya

"aku masuk dulu ya" ucap Syifa dan masuk ke kelas

"Hil kamu kenapa?" tanya Syifa yang melihat Hilya menidurkan kepalanya di atas meja.

"aku gak apa-apa kok" ucap Hilya yang kembali menegakkan tubuhnya

"kamu jujur sama aku, kamu kenapa?" tanya Syifa

"Aku gak apa-apa kok beneran" ucap Hilya yang tersenyum

saat Hilya dan Syifa lagi ngobrol, Fia dan Kia pun datang

"Hilya, Syifa ke kantin yuk bosan nih" ucap Kia yang berdiri di pintu

"iya nih, kan hari pertama sekolah gak masuk guru, jadi kita nongki di kantin aja yok" sambung Fia

"Disa mana?"tanya Syifa yang menghampiri Kia dan Fia

"tau tuh, tadi habis ngasih lihat isi kotaknya sama kita dia malah pergi" ucap Fia

"ya udah ayok ke kantin" ucap Kia

mereka pun pergi ke kantin, saat ke kantin mereka melihat Disa yang sedang duduk berduaan dengan Abian.

"nah tuh anaknya lagi berduaan" ucap Fia ceplas-ceplos

"Disa beruntung banget bisa di kasih kado sama Abian" ucap Kia sambil tersenyum

"eh tunggu bukannya Abian sama Hilya dekat ya" ucap Kia

"kita ke kantin aja yuk, aku laper" ucap Hilya

"iya ayolah ke kantin aja, aku juga laper banget" sahut Syifa yang membantu Hilya mengalihkan pertanyaan Kia.

"eh Syif, Hil kalian gak mau tau isi kotak tadi itu, ya ampun romantis banget kata-katanya" ucap Fia

"iya isinya ada coklat sama kata-kata romantis" ucap Kia lagi

mendengar hal tersebut Syifa hanya diam dan menatap sahabatnya dari kecil yaitu Hilya.

"kayaknya kita bakal pulang cepat deh" ucap Syifa yang mengalihkan pembicaraan

"iya tadi aku juga dengar pembicaraan guru tadi, katanya hari ini guru bakal rapat" ucap Kia

"rapat untuk pemilihan siswa-siswi berprestasi" sambung Kia

"dan mungkin beberapa hari ini kelas kita bakal free sih, soalnya guru-guru lagi pada sibuk" ucap Fia

saat sedang mengobrol di kantin, tiba-tiba bel pulang sekolah berbunyi.

tring......tring...tring....

"nah tuh kan apa aku bilang, pasti kita bakal pulang cepat" ucap Syifa

"Yok Hil kita pulang" ajak Syifa yang menarik tangan Hilya

"eh tunggu aku juga mau pulang" ucap Kia dan menyusul Hilya dan Syifa

Hilya pun pulang ke rumahnya, saat sampai ponsel Hilya berdering.

"halo Bian ada apa?" tanya Hilya

("kamu sudah sampai rumah?"tanya Abian)

"sudah" ucap Hilya

("jam 2 aku tunggu kamu di cafe star ya"ucap Abian)

"buat apa?" tanya Hilya

("pokoknya aku tunggu, jangan lama-lama soalnya aku pengen ketemu sama kamu"ucap Abian dan mematikan panggilannya)

Hilya tersenyum mendengar ucapan Abian

"pengen ketemu sama aku" ucap Hilya sambil tersenyum

"mending aku langsung siap-siap deh" ucap Hilya yang masuk ke kamarnya

"eh neng sudah pulang" tanya Bik Murni

"sudah bik, hari ini pulang cepat" ucap Hilya

"oh, siang mau makan apa neng?" tanya bik Murni

"siang Hilya makan di luar bik, soalnya teman Hilya minta ketemu" ucap Hilya dan masuk ke kamar.

"ya Allah semoga neng Hilya bahagia selalu, kasian dia masih muda, masih gadis udah harus nanggung kesepian" ucap bik Murni yang melihat Hilya pergi

di lain sisi di cafe star, di sana sudah ada Abian namun tidak sendiri. dia bersama dengan Disa, Syifa, Kia dan Fia.

"kalian mau pesan minum dulu sambil nunggu Hilya datang" ucap Abian

"iya deh aku pesan minum dulu" ucap Disa

"aku juga" ucap Kia

"sama" sambung Fia

"aku nunggu aja deh" ucap Syifa

"ya udah aku ke depan dulu ya, mau pesan minuman" ucap Abian dan pergi

saat Abian sedang berbicara dengan barista, Hilya pun datang.

"hey Bian, sorry aku lama" ucap Hilya sambil senyum

"ya udah ayok" ucap Abian yang menarik tangan Hilya

Hilya tersenyum saat tangannya di tarik oleh Abian.

("apa ini, apa aku masih punya kesempatan untuk mengisi hati bian"batin Hilya)

namun senyum di wajah Hilya hanya sebentar, ia menjadi kebingungan saat melihat keempat sahabatnya juga di sana.

"Hilya" panggil Syifa sambil melambaikan tangan dan tersenyum

"Hai" sapa Hilya yang kebingungan

"Hil kok kamu lama banget sih, kita udah nungguin kamu dari tadi" ucap Fia

"tau tuh, dia yang ngajak dia juga yang telat, aneh" celetuk Kia yang kembali membuat Hilya keheranan.

"aku?" tanya Hilya yang kebingungan

Abian langsung memberi kode pada Hilya, supaya Hilya mengiyakan bahwa dia yang mengajak mereka ke cafe.

"hehe maaf ya, tadi aku bantuin bik Murni dulu" ucap Hilya dengan raut wajah yang tersenyum Paksa.

"ya udah kita pesan makanan yuk" ucap Abian yang duduk di depan Disa

"Disa kamu mau pesan apa?" tanya Abian

"ayam geprek sama lemonade aja" ucap Disa

"kalian mau apa?" tanya Abian

"aku juga ayam geprek minum Greentea" ucap Kia

"aku ayam kecap sama jeruk dingin" ucap Syifa

"Hilya kamu mau apa?" tanya Syifa pada Hilya yang duduk di sebelahnya

"aku...aku jeruk dingin aja" ucap Hilya

...----------------...

...----------------...

...----------------...

Hai guys dukung terus author ya

jangan lupa follow, like,comment, dan tambahkan ke daftar favorit kalian, supaya kalian mendapatkan notifikasi saat author update.

maaf jika ada kata-kata yang typo

byebye....

...----------------...

...----------------...

...----------------...

Terpopuler

Comments

lily

lily

Abian ngajak semua temene hilya eh btw temene Abian gk adakah temen cwo

2024-01-31

0

lihat semua
Episodes
1 1. DIA YANG SELALU ADA
2 2. BEBAN YANG HARUS DIHADAPI
3 3. SUMBER KEBAHAGIAAN HILYA
4 4. SUMBER KECEWA BUKAN SUMBER BAHAGIA
5 5. KECEWA
6 6. ABIAN DAN DISA JADIAN
7 7. DIKHIANATI
8 8. KEPUTUSAN HILYA
9 9. PINDAHNYA HILYA
10 10. WAKTU YANG CEPAT BERLALU
11 11. KASIH SAYANG BUNDA LOLA DAN AYAH DION / HARI PERTAMA DI KAMPUS
12 12. KATING RESEK
13 13. MENDADAK PACARAN
14 14. MAKAN MALAM DAN PERJODOHAN
15 KELINCI CEMPRENG DAN SINGA RESEK
16 SIKAP EGOIS DISA
17 SUKA NGERJAIN
18 DIKERJAIN ZIDAN DAN KESEDIHAN YANG KEMBALI TERINGAT
19 LUKA HILYA
20 CAMPING
21 DITUDUH
22 KETAHUAN PERBUATAN DISA
23 HILYA DAN ZIDAN
24 KEJAHATAN DISA LAGI
25 ABIAN PENYEBAB SEMUANYA
26 PENYESALAN DISA
27 GENGSIAN
28 JEMPUT
29 SIFAT ZIDAN
30 JULIAN
31 H 1 DI KAMPUS
32 MASIH SAHABAT
33 MEMBANTU DISA
34 SAHABATAN LAGI
35 RENCANA ADOPSI JULIAN
36 MENGADOPSI JULIAN
37 MOOD
38 KEMARAHAN ALAN
39 ZIDAN VS ABIAN
40 KESEDIHAN SYIFA
41 MASALAH DISA
42 MENYAKITI
43 BUNDA
44 AYAH KANDUNG HILYA
45 UNEK-UNEK HILYA
46 ZIDAN HILYA
47 ZIDAN & ALAN
48 AKAN MELINDUNGI
49 BARBEQUE-AN YANG GAGAL
50 KONDISI NANDO DAN AMARAH ZIDAN
51 ZIDAN SI POSESIF BOY
52 MENCARI PELAKUNYA
53 HILYA VS TAMARA
54 FAJAR MARAH
55 MASALAH BARU
56 KEKECEWAAN HILYA LAGI
57 DISA
58 MEMPERCAYAI DISA
59 MENJODOHKAN
60 AMARAH ZIDAN
61 KEKACAUAN ZIDAN
62 INFO
63 TERSEBAR
64 ZIDAN TERLUKA
65 BERKUMPULNYA 5 KELUARGA KOMPAK
66 SADARNYA NANDO
67 MAMA SARAH
68 MENCARI TITIK TERANG
69 FIA SAMPAI SYOK
70 FIA MENGUNGKAP SEMUANYA
71 KECURIGAAN
72 FAKTA TENTANG KELUARGA HILYA
73 KEKELUARGAAN
74 KASIH SAYANG AYAH DION
75 EMOSI PAPA NIKO DAN PENGAKUAN IRWANTO
76 Mengetahui semuanya
77 HILYA DAN DISA
78 KEGUGURAN
79 MENEMUKAN HILYA
80 MENGIKUTI ABIAN DAN TAMARA
81 MEREKAM
82 KEMBALINYA HILYA
83 RIFI DAN FIA
84 HUTAN
85 PULANGNYA FIA DAN RIFI
86 DUA BERITA MENGEJUTKAN
87 FIA
88 #KeadialanUntukDisa #KamiBersamaDisa #StayStrongDisa #Disaperempuankuat
89 KIA DAN WAKTU YANG BERLALU
90 KEMBALI KE KAMPUS
91 PINGSAN
92 KHAWATIR
93 FAKTA BARU LAGI
94 MENJALANKAN RENCANA
95 HAMPIR
96 FAKTA
97 FIA DAN RIFI JADIAN
98 KUCING DAN TIKUS
99 MENGETAHUI FAKTA
100 MENGIRIS PERGELANGAN TANGANNYA
101 KESEDIHAN HILYA
102 KANTOR POLISI
103 BERTEMU Di KANTOR POLISI
104 END
Episodes

Updated 104 Episodes

1
1. DIA YANG SELALU ADA
2
2. BEBAN YANG HARUS DIHADAPI
3
3. SUMBER KEBAHAGIAAN HILYA
4
4. SUMBER KECEWA BUKAN SUMBER BAHAGIA
5
5. KECEWA
6
6. ABIAN DAN DISA JADIAN
7
7. DIKHIANATI
8
8. KEPUTUSAN HILYA
9
9. PINDAHNYA HILYA
10
10. WAKTU YANG CEPAT BERLALU
11
11. KASIH SAYANG BUNDA LOLA DAN AYAH DION / HARI PERTAMA DI KAMPUS
12
12. KATING RESEK
13
13. MENDADAK PACARAN
14
14. MAKAN MALAM DAN PERJODOHAN
15
KELINCI CEMPRENG DAN SINGA RESEK
16
SIKAP EGOIS DISA
17
SUKA NGERJAIN
18
DIKERJAIN ZIDAN DAN KESEDIHAN YANG KEMBALI TERINGAT
19
LUKA HILYA
20
CAMPING
21
DITUDUH
22
KETAHUAN PERBUATAN DISA
23
HILYA DAN ZIDAN
24
KEJAHATAN DISA LAGI
25
ABIAN PENYEBAB SEMUANYA
26
PENYESALAN DISA
27
GENGSIAN
28
JEMPUT
29
SIFAT ZIDAN
30
JULIAN
31
H 1 DI KAMPUS
32
MASIH SAHABAT
33
MEMBANTU DISA
34
SAHABATAN LAGI
35
RENCANA ADOPSI JULIAN
36
MENGADOPSI JULIAN
37
MOOD
38
KEMARAHAN ALAN
39
ZIDAN VS ABIAN
40
KESEDIHAN SYIFA
41
MASALAH DISA
42
MENYAKITI
43
BUNDA
44
AYAH KANDUNG HILYA
45
UNEK-UNEK HILYA
46
ZIDAN HILYA
47
ZIDAN & ALAN
48
AKAN MELINDUNGI
49
BARBEQUE-AN YANG GAGAL
50
KONDISI NANDO DAN AMARAH ZIDAN
51
ZIDAN SI POSESIF BOY
52
MENCARI PELAKUNYA
53
HILYA VS TAMARA
54
FAJAR MARAH
55
MASALAH BARU
56
KEKECEWAAN HILYA LAGI
57
DISA
58
MEMPERCAYAI DISA
59
MENJODOHKAN
60
AMARAH ZIDAN
61
KEKACAUAN ZIDAN
62
INFO
63
TERSEBAR
64
ZIDAN TERLUKA
65
BERKUMPULNYA 5 KELUARGA KOMPAK
66
SADARNYA NANDO
67
MAMA SARAH
68
MENCARI TITIK TERANG
69
FIA SAMPAI SYOK
70
FIA MENGUNGKAP SEMUANYA
71
KECURIGAAN
72
FAKTA TENTANG KELUARGA HILYA
73
KEKELUARGAAN
74
KASIH SAYANG AYAH DION
75
EMOSI PAPA NIKO DAN PENGAKUAN IRWANTO
76
Mengetahui semuanya
77
HILYA DAN DISA
78
KEGUGURAN
79
MENEMUKAN HILYA
80
MENGIKUTI ABIAN DAN TAMARA
81
MEREKAM
82
KEMBALINYA HILYA
83
RIFI DAN FIA
84
HUTAN
85
PULANGNYA FIA DAN RIFI
86
DUA BERITA MENGEJUTKAN
87
FIA
88
#KeadialanUntukDisa #KamiBersamaDisa #StayStrongDisa #Disaperempuankuat
89
KIA DAN WAKTU YANG BERLALU
90
KEMBALI KE KAMPUS
91
PINGSAN
92
KHAWATIR
93
FAKTA BARU LAGI
94
MENJALANKAN RENCANA
95
HAMPIR
96
FAKTA
97
FIA DAN RIFI JADIAN
98
KUCING DAN TIKUS
99
MENGETAHUI FAKTA
100
MENGIRIS PERGELANGAN TANGANNYA
101
KESEDIHAN HILYA
102
KANTOR POLISI
103
BERTEMU Di KANTOR POLISI
104
END

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!