DING...
["Selamat. Anda, atas nama Alice Caroline, mendapatkan reward pertama setelah menjalankan misi sistem penjaga anak. Misi pertama yang anda lakukan adalah membuatkan makanan untuk anak yang di asuh yaitu Clarissa Antony. Dengan penilaian rasa puas yang di berikan Clay serta pujian dan rasa bahagianya, anda berhak mendapatkan reward sebesar 14.000 Euro atau setara dengan 200 jutah."]
"Apa itu?" Alice tercengang mendengar sistem di dalam tubuhnya mengucapkan kalimat yang begitu panjang. Baru pertama kalinya setelah bersama sistem Ai ia mendengarnya berkata dengan cukup panjang seperti tadi.
["Itu adalah ucapan selamat untuk Alice karena telah mencapai misi pertama yang cukup luar biasa."] Suara Sistem Ai terdengar begitu lantang dan gembira.
Mata Alice benar-benar melebar kali ini. "Benarkah aku mendapatkan uang sebanyak itu?" tanya Alice dengan wajah polosnya. Sambil menatap dadanya ia masih saja belum percaya dengan apa yang baru saja ia dengar
"Tentu saja. Bukankah kau sudah berhasil melakukan misi,"] jawab Sistem Ai.
"Jadi aku sekarang kaya? Oh God aku kaya," teriak Alice cengar cengir. Berputar ke kiri dan ke kanan. Bukan hal biasa baginya untuk soal uang, ia bisa dengan mudah mendapatkannya dari kedua orang tuanya. Tapi kali ini, ia mendapatkannya dengan usaha dan kerja kerasnya sendiri. Bahkan ketika ia sedang berada di titik paling bawah meskipun hanya mengandalkan sistem untuk hidupnya. Paling tidak ia bertahan di bawa kakinya sendiri.
["Pelankan suara mu Alice, apa kau ingin Tuan Davis mendengar mu dan dia sadar jika kau bukan Clarissa kekasihnya."]
"Wait?" Alice mengubah wajah ceria menjadi serius. "Kekasih? Maksud mu Clarissa wajah yang ada padaku ini adalah kekasih Davis?"
["Ya... Dan kau beruntung terlahir kembali sebagai Clarissa karena Tuan Davis sangat mencintai Clarissa. Dia akan melindungi mu dari nenek sihir dan wanita drakula itu."]
Alice cecikikan. "Ai, ternyata kau lebih julid dari pada diri ku, tapi aku tidak suka dengan kalimat awal mu itu. Jangan membandingkan ku dengan Clarissa, kami berbeda."
["Kau sakit hati karena mendengar Tuan Davis sangat mencintai Clarissa?"]
"Apa kau berfikir begitu? Huh... Tentu saja tidak. Untuk apa aku cemburu. Bahkan aku ingin segera menjauh darinya. Dirinya penyebab aku mati dan harus menjadi miskin dan di rasuki sistem penjaga anak yang bahkan aku pun sangat tidak menyukai anak-anak."
["Oke... Oke baiklah. Stop. Jangan mengungkitnya lagi. Kita bicarakan saja tentang reward mu tadi. Lupakan kalau aku pernah menyinggung soal Clarissa kekasih Tuan Davis."]
Ai memilih mengubah topik pembicaraan untuk menghindari pertengkaran dengan Alice. Wanita itu tidak akan mau kalah jika berdebat dengannya. Sungguh wanita memang selalu merepotkan, dan bagi sistem seperti dirinya di banding harus mengurus urusan percintaan lebih baik ia menuntun Alice untuk lebih baik lagi mengurus anak agar semua misi mereka terselesaikan dengan sempurna.
"Dasar sistem menyebalkan, kau sendiri yang menginggungnya kau sendiri pula yang menghindar. Lagi pula untuk apa kau harus menyinggung soal itu. Apa kau ingin memanasi ku? Huh?"
["Tidak sama sekali Alice. Ai hanya ingin menjelaskan bagaimana sebenarnya hubungan Clarissa dan Tuan Davis."]
Alice melirik jahat ke arah dadanya. "Jangan coba-coba mengungkitnya lagi. Kau hanya boleh bercerita jika aku menginginkannya, kau mengerti," ujar Alice dengan ketus.
Jelas saja ia risih. Bagaimana tidak, pria tua itu harusnya mengatakan jika dia memiliki anak dan kekasih juga kekasih bayangan si samanta itu. Tetapi tidak ada sedikitpun yang ia tahu tentang hal sepenting itu, dia harus mendengarnya sendiri ketika ia sudah mati dan itu karena pergi darinya karena takut jika ia akan tersiksa dan membayangkan akan di buang seperti istri pertamanya.
"Tapi Ai. Apa kau bisa menjelaskan padaku bagaimana bisa Clarissa menghilang?"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 22 Episodes
Comments