Meminta Waktu

Di saat Ayu kebingungan seperti itu dan tak tahu harus menjawab apa. Ia hanya melihat ke arah ibunya. Ibu Ayu yang mengerti pun menggenggam tangan putrinya.

Sebenarnya, Ayu ingin menolak. Namun, ia juga merasa ragu karena melihat wajah ayahnya yang terlihat menyetujui lamaran tersebut, ia juga takut bagaimana jika Ardy tak datang dan ia hanyalah diberi harapan palsu. Randy menuritnya adalah pria yang baik dan pantas untuk di jadikan seorang suami walau ia tak ada perasaan padanya saat ini.

Ibu Ayu berdeham. "Begini, Pah. Nak Rendy," ucap ibu melihat suaminya dan juga pria yang ingin melamar putrinya itu.

"Ibu sangat senang dengan niat baik, Nak Randy untuk melamar Putri Ibu, tapi sepertinya putri Ibu masih ingin memikirkan terlebih dahulu sebelim mengambil keputusan penting ini, jika Nak Rendy tak keberatan mohon berikan waktu untuk Ayu memikirkannya dulu," ucap ibu mengambil jalan tengah dari permasalahan tersebut, ia akan mencoba menunda sampai beberapa hari kedepan sambil meninhgi jika memang Ardy akan datang. Ia akan membicarakan kepada suaminya tentang hubungan anaknya dengan Ardy, jika Ardy tak datang, ibu juga akan menyarankan jika Ayu sebaiknya menerima lamaran Rendy.

"Tapi, untuk apa, Bu? Menjawab sekarang dan juga nanti Ayah rasa itu sama saja, Ayu kan tidak punya hubungan dengan pria lain. Nak Rendy anak yang sangat baik, Ayah bisa melihat jika dia bisa membahagiakan Ayu," ucap ayah membuat ibu hanya terdiam.

"Ayu, Ibu, aku tahu kalian masih ragu padaku, tapi percayalah aku sangat mencintai Ayu, Bu. Aku berjanji akan membahagiakan Ayu, aku menyukai Ayu sudah sejak lama dan aku sangat bersyukur Ayu mau berkenalan denganku. Aku sangat bersyukur Ayah dan Ibu bisa menerima aku, makanya aku memberanikan diri untuk langsung melamar Ayu walau sebenarnya Ayu meminta waktu untuk menerima perasaanku," ucap Rendy jujur pada semua keluarga.

"Ayu, Ayah ingin kamu yang mengambil keputusan, apa yang kamu inginkan, katakan saja. Kamu ingin menerima atau menolak lamaran dari Rendy?"

Mendengar pertanyaan itu, Ayu pun mengangguk dan melihat ke arah Rendy.

"Maaf, Kak. Untuk saat ini Ayu belum bisa menerima lamaran Kakak," ucap Ayu, terlihat raut wajah kecewa di wajah Rendy mendengar jawaban dari Ayu. Tadinya ia berpikir jika Ayu pasti menerima lamarannya, ia sudah mencari tahu dari Pipit jika Ayu tak memiliki hubungan dengan pria manapun.

"Apa aku boleh tahu alasannya?" tanya Rendy.

"Maaf, Kak. Aku tak bisa mengatakan alasannya, tapi untuk saat ini aku tak bisa menerima lamaran ini, aku minta maaf ya, Kak," lirik Ayu dengan sangat pelan, walau Ayu tak yakin Ardy akan datang. Namun, ia mencoba untuk menunggu Ardy seperti yang Ardy katakan, ia akan menunggunya sampai seminggu.

"Begini saja, aku akan memberikan waktu selama, cobalah kamu berpikir dulu jika memang dalam seminggu kamu masih tak menerima lamaranku, aku akan mundur. Ayu, berikan jawabanmu setelah seminggu. Jawabanmu malam ini aku anggap aku tak pernah mendengarnya," ucap Rendy membuat Ayu pun menggangguk.

"Baiklah, jika memang keputusannya seperti itu, lamaran kalian malam ini akan kami jawab seminggu kemudian. Apapun jawaban Ayu seminggu kemudian kami mohon kalian menerimanya, baik itu Ayu menerima ataupun menolak," ucap ayah.

Walaupun ayah sangat menginginkan menerima lamaran itu. Namun, kembali lagi, yang akan menjalani rumah tangga ini adalah Ayu, membuat ayah memutuskan semua berdasarkan apa yang Ayu inginkan.

Ayah percaya pada putrinya jika putrinya itu sudah dewasa dan mampu mengambil keputusan yang tepat untuk kehidupannya kelak.

Terpopuler

Comments

Ernaningsih

Ernaningsih

keputusan yg sangat bijak thor

2023-05-02

6

☠ᵏᵋᶜᶟ༄༅⃟𝐐𝐌ɪ𝐌ɪ🧡ɪᴍᴏᴇᴛᴛ𝐀⃝🥀

☠ᵏᵋᶜᶟ༄༅⃟𝐐𝐌ɪ𝐌ɪ🧡ɪᴍᴏᴇᴛᴛ𝐀⃝🥀

ayah yang bijak.. 👍👍👍
walaupun orangtua punya keinginan, tapi akan lebih baik mengutamakan keinginan anak agar dia bahagia..
yang perlu orang tua lakukan adalah tetap memberikan nasehat dan mengawasi nya.

2023-04-25

1

@InunAnwar

@InunAnwar

Ardy kan sdh otw Situ Yu,sabar ya...
Rendy pengusaha restoran yg omsetnya ratusan juta,,asal kamu n ayah kamu tau Kalau Ardy CEO yg penghasilan nya milyaran😅😅

2023-04-18

0

lihat semua
Episodes
1 Salah Nomor Telpon
2 Fakta Salah Sambung.
3 Kenalan dan Merasa nyaman
4 Pacaran
5 Pacar Online
6 Resmi Pacaran
7 Keputusan Ayu
8 Mencoba melupakan
9 Kunjungan Randy
10 Merasa Bimbang
11 Ingin Putus
12 Mengejar cinta Ayu.
13 Lamaran Randy
14 Meminta Waktu
15 Ardy Menuju ke Rumah Nia
16 Kecelakaan
17 Kedatangan Ayah dan Ibu Ardy
18 Kondisi Ardy
19 Oprasi
20 Menemani Ardy
21 Jangan Jauh Dariku
22 Dalam Doa
23 Tak merestui
24 Meresa Tak Pantas
25 Sakit Hati Ayu
26 Sikap Keluarga Ardy pada Ayu
27 Mengantarkan Ayu pulang
28 Menjemput Ardy
29 Menyambut Kedatangan Ardy
30 RESTU
31 Ardy Mengantar Ayu Bekerja.
32 Pesona Ardy
33 Keputusan Bersama
34 Acara Lamaran
35 Persiapan Pesta
36 Menjelang Resmi.
37 Hari yang Dimanti
38 Kamu Milikku
39 Malam Pertama
40 Ya ... Terlambat.
41 Acara Resepsi
42 Aparteman Ardy
43 Jalan Bareng Mamer
44 Menghabiskan Uang Suami
45 Deretan Angka Nol
46 Ke Kantor Untuk Pertama Kalinya
47 Kakak Ipar Galak
48 Sedih dan Bahagia
49 Shopping Bareng Ipar
50 Karena Tas
51 Semahal Ini?
52 Untuk Ibu Mertua
53 Kebaikan Hati Ayu
54 Kabar Buruk
55 Pengakuan Adelia
56 Kenyataan Menyayat Hati
57 Kabar Janin
58 Perhatian Ardy
59 Menantu Kesayangan
60 Persiapan Persalinan
61 Ketakutan Ardy
62 Selamat Datang Baby Boy
63 Kepulangan Ayu
64 Acara Syukuran Rafif Syabani
65 Hari Pertama Sekolah.
66 Kebaikan Rafif
67 Kecemasan Ibu
68 Pemandangan Indah disore Hari
69 Kepanikan Ayu
70 Resiko punya Suami Tampan
71 Ayah Yang Hebat
72 Rasa Bangga
73 Kesayangan Semua Keluarga
74 Kebahagian Keluarga
75 Promo Karya Chika Ssi
76 Promo karya Author. M Anha
77 Rekomendasi karya tamat
Episodes

Updated 77 Episodes

1
Salah Nomor Telpon
2
Fakta Salah Sambung.
3
Kenalan dan Merasa nyaman
4
Pacaran
5
Pacar Online
6
Resmi Pacaran
7
Keputusan Ayu
8
Mencoba melupakan
9
Kunjungan Randy
10
Merasa Bimbang
11
Ingin Putus
12
Mengejar cinta Ayu.
13
Lamaran Randy
14
Meminta Waktu
15
Ardy Menuju ke Rumah Nia
16
Kecelakaan
17
Kedatangan Ayah dan Ibu Ardy
18
Kondisi Ardy
19
Oprasi
20
Menemani Ardy
21
Jangan Jauh Dariku
22
Dalam Doa
23
Tak merestui
24
Meresa Tak Pantas
25
Sakit Hati Ayu
26
Sikap Keluarga Ardy pada Ayu
27
Mengantarkan Ayu pulang
28
Menjemput Ardy
29
Menyambut Kedatangan Ardy
30
RESTU
31
Ardy Mengantar Ayu Bekerja.
32
Pesona Ardy
33
Keputusan Bersama
34
Acara Lamaran
35
Persiapan Pesta
36
Menjelang Resmi.
37
Hari yang Dimanti
38
Kamu Milikku
39
Malam Pertama
40
Ya ... Terlambat.
41
Acara Resepsi
42
Aparteman Ardy
43
Jalan Bareng Mamer
44
Menghabiskan Uang Suami
45
Deretan Angka Nol
46
Ke Kantor Untuk Pertama Kalinya
47
Kakak Ipar Galak
48
Sedih dan Bahagia
49
Shopping Bareng Ipar
50
Karena Tas
51
Semahal Ini?
52
Untuk Ibu Mertua
53
Kebaikan Hati Ayu
54
Kabar Buruk
55
Pengakuan Adelia
56
Kenyataan Menyayat Hati
57
Kabar Janin
58
Perhatian Ardy
59
Menantu Kesayangan
60
Persiapan Persalinan
61
Ketakutan Ardy
62
Selamat Datang Baby Boy
63
Kepulangan Ayu
64
Acara Syukuran Rafif Syabani
65
Hari Pertama Sekolah.
66
Kebaikan Rafif
67
Kecemasan Ibu
68
Pemandangan Indah disore Hari
69
Kepanikan Ayu
70
Resiko punya Suami Tampan
71
Ayah Yang Hebat
72
Rasa Bangga
73
Kesayangan Semua Keluarga
74
Kebahagian Keluarga
75
Promo Karya Chika Ssi
76
Promo karya Author. M Anha
77
Rekomendasi karya tamat

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!