Zulaikha sang penggoda Yusuf

Wiraditya menatap langit yang masih gelap, berdiri di depan rumah sederhana berdinding bata yang belum di olesi lapisan plaster didepan nya, bagian lantai belum beralaskan keramik,masih lapisan semen kasar yang dibeberapa bagiannya mulai terlihat berlubang, atap seng yang bocor dibeberapa tempat dengan warna karat tampak menyembul dibeberapa tempat. Dia tidak harus malu tinggal ditempat seperti itu, karena ini adalah kehidupan nya, sejak kecil bahkan sebelum dilahirkan dia sudah hidup disana, terlalu jauh dari kata mewah.

Krieeetttttt.

Suara pintu dibuka terdengar dari dalam, sang ibu menyembulkan kepala dan tubuh nya, berjalan tergopoh-gopoh di usia yang hampir setengah baya, wajah pucat dengan tubuh tidak terlalu gemuk bergerak membawa sekotak nasi dan sebotol air minum untuk dua bawa.

"Pulang nya jangan terlalu malam" Ibu nya berpesan dengan cepat, menyerahkan kotak nasi dan botol minum ke tangan putranya.

"Ada acara di tetangga belakang, tidak enak kalau kita tidak datang, lumanyan bisa makan gratis disana" Ucap ibu nya lagi cepat.

Biasanya kalau ada acara hajatan dan lain sebagainya para tetangga akan datang untuk ikut merayakan termasuk mereka, sudah tidak aneh lagi orang susah seperti mereka membawa amplop dengan uang seadanya dan makan mengenyangkan perut untuk mereka bertiga dengan gulai mewah menurut mereka. Ayam menjadi menu paling mewah dalam kehidupan mereka, jika tidak ada hajatan beli makanan seperti itu harus pikir-pikir dua tiga kali, mungkin dalam 3 bulan merogoh kantong pribadi membeli barang mewah sekelas ayam, ikan apalagi udang dan cumi tidak akan mereka lakukan.

tahu, tempe, bayam atau sayuran paling murah yang bisa dibagi dan dibeli dengan uang paling minim adalah makanan terbaik mereka, telur menjadi menu spesial di akhir Minggu untuk mereka dan itu akan terjadi sesekali saja. Biasanya yang paling membuat bahagia jika Wiraditya membawa jatah nasi kotak dari perusahaan setelah acara rapat akan menjadi hari paling bahagia sedunia, itu menjadi rejeki tidak terhingga untuk mereka karena laki-laki tersebut akan membawa 2 kotak nasi sekaligus untuk dibagi bertiga.

Wiraditya harus hemat karena dia satu-satunya tulang punggung yang berkerja, adiknya sakit-sakitan, ibunya tidak baik-baik saja dengan kesehatan yang terus menurun drastis. Gaji tidak lebih dari 2 juta harus bisa di gunakan dengan baik dan benar di tengah kehidupan kota besar. Minyak motor, berbagai kebutuhan dapur dan kamar mandi, listrik, potongan BPJS, biaya tidak terduga lainnya juga cicilan hutang. Untung nya Wiraditya bukan type laki-laki perokok, dia tidak pernah mencicipi barang satu itu sejak dulu hingga kini, cukup tahu diri dengan kehidupan nya, meskipun dulu saat sekolah sambil berjuang mencari uang, teman-teman selalu berkata.

"laki-laki Cemen, yang perokok itu laki-laki hebat dan mampu melakukan segalanya" Banyak teman-teman mencoba menjadi provokator dalam hidup nya.

Tapi Alhamdulillah Wiraditya sama sekali tidak tergiur atau tersinggung dengan ucapan mereka.

"Aku tidak bisa membakar uang ku demi kepuasan ku dan mengabaikan ibu juga adik-adik ku" Jawabannya begitu sederhana, melebarkan senyumannya sambil berusaha menghela pelan nafas nya.

Ada banyak perut yang harus dia isi tanpa harus mementingkan egonya sendiri.

"InsyaAllah, Abang bakal pulang dengan cepat" Jawab Wiraditya, menerima kotak makanan dari tangan ibunya, memasukkan nya ke dalam tas butut yang sudah dijahit berkali-kali dengan tangan, sebenarnya sudah sangat tidak layak digunakan seharusnya sudah harus diganti tapi dia tidak berani menggunakan sembarangan uang nya, takut kebutuhan lain jauh lebih penting daripada membeli tas yang harganya di atas 35 ribuan. Laki-laki tersebut menyalami ibu nya dan bergegas pergi dari sana.

Sang ibu hanya menatap punggung anak laki-laki nya tersebut, dengan bola mata berkaca-kaca membiarkan Wiraditya berlalu dari hadapan nya. Nyatanya dia selalu kasihan membebankan banyak hal pada putranya tersebut sejak Wiraditya SMP dan dia mulai kesulitan mencari uang, namun apalah daya dia tidak memikirkan kemampuan untuk membantu banyak putra nya dibalik tubuh ringkih yang terus sakit-sakitan nya. Hanya saja dalam setiap sujud malamnya dia selalu memanjatkan doa, berharap kesusksesan menghampiri Wiraditya.

"InsyaAllah kamu akan sukses nak, hidup dalam kemewahan juga kebahagiaan yang di ridhoi Allah, memiliki istri yang baik dan juga Solehah " Barisan doa nya terus menggema di sepertiga malam untuk putra nya.

Dan nyatanya doa seorang ibu adalah doa yang selalu dinanti anak-anaknya dan doa yang mujarab. Hal ini karena seorang ibu memiliki banyak keutamaan yang tentunya Allah mengangkat derajat tinggi seorang ibu yang telah berjuang keras dan berjihad untuk membesarkan anak-anaknya dengan ilmu dan kasih sayang. Doa ibu adalah pemberian yang sangat berharga untuk seorang anak dan digolongkan sebagai doa yang paling mustajab. Bahkan, para ulama mengatakan hanya doa ibu yang dapat menembus bumi dan langit.

Rasulullah SAW bersabda yang artinya:

“Tiga doa mustajab yang tidak diragukan lagi yaitu doa orang tua, doa orang yang bepergian (safar), dan doa orang yang terdzalimi.” (HR. Abu Dawud)

Wanita itu perlahan membalikkan tubuhnya, membiarkan suara deru motor Vespa milik suaminya mulai menghilang di telan angin dibawa oleh putranya.

*****

HILLATOP COMPANY.

"Wi...bantu fotocopy kan ini..."

"Dit bantu antara kan berkas ini ke...."

"Bang bantu buatkan kopi...."

"Aduhhh mas ini salah, coba ulangi lagi"

"Mas belikan nasi..... minumannya...."

"Pakai grab kenapa sih?"

"Kan ada Wira..."

"Kan dia punya pekerjaan lain?"

Itu barisan perintah yang di berikan pada Wiraditya dalam tiap waktu nya, dia patuh dan tidak membantah nya sama sekali, membiarkan beberapa orang terkadang berdebat dalam perbedaan karena memberikan dia perintah di luar pemikiran nya.

Laki-laki tersebut pada akhirnya diam mematung, menatap seluruh orang-orang di ruangan yang ada dihadapan nya, jika saja dia bukan lulusan SMA, mungkin di salah satu meja itu dia duduk saat ini, bekerja dengan sepenuh hati, fokus bekerja bersama orang-orang yang berpakaian rapi dengan deadline padat juga gaji yang cukup memuaskan. Nyatanya dia tidak mungkin ada dibarisan sana, khayalan nya terlalu tinggi.

"Bersihkan ruangan rapat, hari ini ada rapat dadakan yang akan dilakukan Queen W" Suara seseorang mengejutkan dirinya, seorang perempuan berusia sekitar 35 tahunan lebih bicara, sedikit berbisik dibalik telinga Wiraditya, membuat laki-laki tersebut terkejut dibuatnya.

Dia berbalik, mencoba menggeser posisi, menundukkan kepalanya dengan cepat saat sadar siapa yang kini berdiri disampingnya.

Arlina, Perempuan tersebut merupakan Chief Financial Officer (CFO), dia menyebut nama CEO Hillatop dengan panggilan Queen W yang berarti Queen Wilhelmina. Di perusahaan mereka menyebut penerus kejayaan Hillatop tersebut dengan panggilan Queen W, yang berarti Ratu dengan simbol W Wilhelmina nya. Ratu di atas ratu karena gadis penerus Hillatop memiliki sifat yang sedikit dingin juga datar, sulit di ajak bicara oleh siapapun dan sekalinya tidak menyukai seseorang gadis tersebut tanpa banyak bicara akan memecat orang tersebut tanpa berpikir dua tiga kali.

Desas-desus berkata sifatnya dulu tidak separah itu, tapi setelah pembatalan pernikahan atas pengkhianatan dari tunangan nya, gadis tersebut berubah semakin mengerikan, apalagi terhadap kaum laki-laki, dia begitu membenci nya.

"Pukul 2.30 rapat diadakan" Lanjut Perempuan tersebut lagi.

Arlina, perempuan dihadapannya itu merupakan Chief Financial Officer atau yang biasa dikenal CFO adalah orang yang mengepalai semua divisi yang berkaitan dengan finansial di sebuah perusahaan. Tugas CFO umumnya mengawasi finansial perusahaan. Tugas CFO meliputi mengembangkan rencana budget tahunan perusahaan, kepatuhan finansial perusahaan, perencanaan finansial perusahaan dalam jangka panjang, analisis risiko, serta menangani status finansial perusahaan secara keseluruhan.

Sebenarnya perempuan dihadapan nya itu sudah memiliki suami yang bekerja di tempat yang berbeda, nyatanya meskipun memiliki segalanya kehidupan orang-orang kaya membuat Wiraditya sedikit meremang dibuatnya, mereka pasangan yang berkecukupan dan memiliki apapun yang mereka inginkan, tapi suaminya berselingkuh dan membuat perempuan dihadapan nya tersebut ikut melakukan hal yang sama, dan yang paling mengerikan perempuan tersebut berkali-kali mencoba menggoda nya. Itu membuat Wiraditya sedikit jijik dibuatnya.

"Baik nona" Dia menundukkan kepalanya, mencoba membuat posisi paling tepat untuk menghindari Perempuan dihadapan nya.

"Jangan terlalu lama, Queen W akan datang dalam 20 menit" Perintah perempuan itu lagi, menatap Wiraditya dari ujung kaki hingga ujung kepalanya.

Wiraditya, Laki-laki miskin yang memiliki ketampanan paripurna, dia begitu sempurna dengan kulit putih dan tubuh besar tinggi nya, katakan siapa yang tidak menyukai nya, para laki-laki di perusahaan acapkali merasa iri dengan ketampanan nya, karena itu sering memberikan perintah tidak masuk akal karena geram melihat para perempuan menginginkan nya, beberapa pegawai sering mencuri pandang atau ada yang terang-terangan menyukainya, nyatanya tidak membuat Wiraditya merasa harus jadi laki-laki playboy yang mau mempermainkan perasaan perempuan atau memanfaatkan kesempatan untuk bisa mendapatkan uang dari ketampanan atau tubuh nya.

Tidak heran jika Arlina begitu tergila-gila padanya.

"Hati-hati dengan perempuan itu, dia suka bermain licik untuk mendapat kan mangsanya" Satu suara berbisik kembali dibalik telinga nya setelah Arlina bergerak menjauhi nya.

Wiraditya tidak terkejut, tahu siapa yang baru saja bicara, itu pak Ram, laki-laki keturunan Pakistan-arab tersebut bicara dengan cepat, menepuk-nepuk punggung Wiraditya agar hati-hati dengan Arlina.

"Zulaikha suka menggoda Yusuf, kau tahu nak? tidak memupus kemungkinan dia menjebak mu untuk menikahi nya" Kata-kata pak Ram membuat Wiraditya sedikit meremang.

"Hahaha ini bukan jaman nabi Yusuf pak, InsyaAllah Bu Arlina tidak sepicik itu " Dia terlalu polos, mempercayai siapapun yang ada disekitar nya tanpa pernah sadar banyak yang memanfaatkan nya.

"Bapak cuma mengingatkan saja" Ucap laki-laki tersebut lagi, dia mengembangkan senyumannya kemudian melanjutkan ucapannya.

"Bergegas bereskan ruang rapat, ibu sebentar lagi tiba, dia paling tidak suka meja nya kotor, ah jangan lupa dia suka aroma kesturi, berikan itu di sekitar ruangan, dia pasti menyukai nya, nak" Lanjut laki-laki tersebut lagi kemudian sambil bergerak berlalu dari hadapan Wiraditya.

"Yes sir" Laki-laki itu menjawab penuh kepatuhan dan semangat, kata sir dirasa keren untuk pak Ram dan dia suka memanggil laki-laki bijaksana dan baik hati itu dengan julukan sir, laki-laki tersebut sering memprioritaskan dirinya untuk beberapa hal, bahkan sering membawa nya kemana-mana sepulang bekerja untuk memperlihatkan dia pada dunia baru yang tidak pernah Wiraditya lihat sebelumnya.

Dia menundukkan kepalanya dengan senang kearah laki-laki paruh baya lebih tersebut yang kini bergerak menjauhi dirinya, Wiraditya bergegas berbalik dari tempat tersebut menuju ke meja ruang rapat.

Mana dia tahu, Arlina si Zulaikha tengah membuat rencana untuk menjatuhkan nya di atas kekuasaan dan juga dibawah kungkungan nya dalam waktu dekat.

Terpopuler

Comments

W HYU DI

W HYU DI

teh tarik 1

2024-02-18

0

Jhon Edison Sinaga

Jhon Edison Sinaga

eah

2023-10-10

1

Retno Anggiri Milagros Excellent

Retno Anggiri Milagros Excellent

hati2 wira.. 🤲👍🙏

2023-08-23

0

lihat semua
Episodes
1 Tawaran tidak terduga
2 Dalam keadaan terdesak
3 Zulaikha sang penggoda Yusuf
4 Tidak tahu malu
5 Rencana picik
6 Jebakan mengerikan
7 Dipaksa mengaku
8 Menerima keadaan
9 Pecah
10 Bawa dia sekarang juga
11 Keluarga Sultan
12 Dia terlalu Polos dan lugu
13 Dia punya kemampuan
14 Dia terlalu cantik
15 Untuk pertama kali
16 Bebas memilih semuanya
17 Cincin pilihan
18 Kakak laki-laki yang sangat tidak ramah
19 Ya Bidadari Syurga
20 Bismillahirrahmanirrahim
21 Begitu Manis tanpa taburan gula
22 Sentuhan lembut
23 Manfaat aku tapi jangan pernah percaya pada ku
24 Sudah biasa
25 Antara Malu dan malu
26 Basahi rambut mu
27 Subuh pertama dengan kekasih halalnya
28 Berikan cucu dan cicit
29 Dalam peringatan Nyx Zaighum Hillatop
30 Jangan terlalu memusingkan omongan orang
31 Kerikil dan berlian
32 Kedatangan gadis luar biasa
33 Trauma yang tidak kunjung punah
34 Dalam jutaan keraguan
35 Marah dalam diam
36 Bergerak tenang
37 Tertangkap basah
38 Kemarahan yang elit dan elegan
39 Menangis dalam diam
40 Jadikan aku tempat bersandar
41 Tidak ada yang perlu dijelaskan
42 Mirip seseorang
43 Tempat yang diimpikan ayahnya
44 Ada apa dengan istrinya
45 Kakak yang serba tahu
46 Desakan yang memberatkan
47 Kakak ipar yang memberikan jalan
48 Foto yang mirip dirinya
49 Peringatan kakak ipar ke dua
50 Uluran tangan
51 Sesuatu di Rumah mertua
52 Mencurigai paman Ram
53 Dia mengenal ayahnya
54 Menemukan nya
55 Izinkan aku menikmati peran ini
56 Identitas yang selalu disembunyikan
57 Menatap cemas
58 Khawatir setengah mati
59 Sejuta pesan
60 Mommy Hayat dan daddy Ahem
61 Doa yang dia panjatkan dalam diam
62 Proses berjalan
63 Khusus cinta
64 Gosip yang terus berjalan
65 Pergi tanpa rencana
66 Gadis cantik pemberani
67 Tidak ada sofa dan karpet
68 Lamban tapi pasti
69 2 laki-laki di ujung penantian
70 Aku masih mencintaimu
71 Sejuta kecemasan
72 Bicara sebagai seorang teman
73 Wanita tua Ramira Hurairah
74 Laki-laki penting di masa lalu
75 Dalam keadaan terdesak
76 Butuh bantuan
77 Janji dalam diam
78 Kalung yang sama
79 Dalam balutan kepanikan
80 Jelang subuh yang begitu manis
81 Gadis yang dia tinggal pergi itu
82 Makan bersama yang agak tidak baik-baik saja
83 Laki-laki yang suka memutus sesuatu seenaknya
84 Terlihat seperti pasangan yang serasi
85 Cemburu yang manis
86 Dia dan Egalita
87 Ide gila
88 Perjuangan manis tanpa henti
89 Akal bulus Nyx Zaighum
90 Laki-laki yang sama-sama pintar
91 Rencana ibu Amanda
92 Masih dalam rencana ibu Amanda
93 J kecil yang membuat mereka tersipu malu
94 Dia tidak sekuat kelihatan nya
95 Masa lalu yang hadir dan bertanya
96 Cinta itu membuat mu bahagia
97 Karena dia selalu punya cara membuat nya bahagia
98 Cukup mengejutkan dirinya
99 Panggilan untuk Susanto Roy yang sok yes
100 Tidak semulus yang dia pikirkan
101 Maaf kan aku dan i love you
102 Tidak baik-baik saja
103 Hanya gadis biasa
104 Jantung yang tidak baik-baik saja
105 Pagi ini kita
106 Pagi yang manis
107 Yang dia dahulukan
108 Sedikit kata sayang
109 Dalam pilihan
110 Insiden tidak terduga
111 Berbagi kasur
112 Sejuta rasa penasaran
113 Bukan jumlahnya tapi....
114 Kemarahan Wiraditya
115 Masih dalam kemarahan
116 Dia tidak tahu apa-apa
117 Sedikit cemas
118 Jutaan kerinduan didalam hati nya
119 Mahalnya sebuah kejujuran
120 Permintaan kunjungan
121 Merasa bersalah
122 Sedikit kecemasan
123 Tuan Sherkan dan nyonya Elvitania
124 Hari terakhir
125 Sejak awal memang telah terikat
126 Pertanyaan berat nyonya tua Ramira
127 Gadis tidak peka fs laki-laki agresif
128 Bukan sahabat tapi sepupu
129 Dia cemburu
130 Semanis gula batu
131 Aku mencintai mu
132 Dia dan perasaan nya
133 Pelukan tidak terduga
134 Menghapus surat kontrak pernikahan
135 Ada yang terjaga di pagi hari
136 Membuat nya sedikit malu
137 Melihat sesuatu yang seharusnya tidak terlihat
138 Panggil aku sayang
139 Sedang merencanakan soal anak-anak
140 Pergi kemana
141 Keluar Membeli sesuatu
142 Segitiga bermuda dan tutup semangka
143 Laki-laki yang selalu memahami nya
144 Selembut kain sutra
145 Berkembang cukup pesat
146 Wanita tanpa urat malu
147 Obrolan serius
148 Cukup berat
149 Sentuhan yang begitu manis
150 Bicara serius
151 Dalam kemarahan dan kecemburuan
152 Dalam diskusi panjang
153 The ending
Episodes

Updated 153 Episodes

1
Tawaran tidak terduga
2
Dalam keadaan terdesak
3
Zulaikha sang penggoda Yusuf
4
Tidak tahu malu
5
Rencana picik
6
Jebakan mengerikan
7
Dipaksa mengaku
8
Menerima keadaan
9
Pecah
10
Bawa dia sekarang juga
11
Keluarga Sultan
12
Dia terlalu Polos dan lugu
13
Dia punya kemampuan
14
Dia terlalu cantik
15
Untuk pertama kali
16
Bebas memilih semuanya
17
Cincin pilihan
18
Kakak laki-laki yang sangat tidak ramah
19
Ya Bidadari Syurga
20
Bismillahirrahmanirrahim
21
Begitu Manis tanpa taburan gula
22
Sentuhan lembut
23
Manfaat aku tapi jangan pernah percaya pada ku
24
Sudah biasa
25
Antara Malu dan malu
26
Basahi rambut mu
27
Subuh pertama dengan kekasih halalnya
28
Berikan cucu dan cicit
29
Dalam peringatan Nyx Zaighum Hillatop
30
Jangan terlalu memusingkan omongan orang
31
Kerikil dan berlian
32
Kedatangan gadis luar biasa
33
Trauma yang tidak kunjung punah
34
Dalam jutaan keraguan
35
Marah dalam diam
36
Bergerak tenang
37
Tertangkap basah
38
Kemarahan yang elit dan elegan
39
Menangis dalam diam
40
Jadikan aku tempat bersandar
41
Tidak ada yang perlu dijelaskan
42
Mirip seseorang
43
Tempat yang diimpikan ayahnya
44
Ada apa dengan istrinya
45
Kakak yang serba tahu
46
Desakan yang memberatkan
47
Kakak ipar yang memberikan jalan
48
Foto yang mirip dirinya
49
Peringatan kakak ipar ke dua
50
Uluran tangan
51
Sesuatu di Rumah mertua
52
Mencurigai paman Ram
53
Dia mengenal ayahnya
54
Menemukan nya
55
Izinkan aku menikmati peran ini
56
Identitas yang selalu disembunyikan
57
Menatap cemas
58
Khawatir setengah mati
59
Sejuta pesan
60
Mommy Hayat dan daddy Ahem
61
Doa yang dia panjatkan dalam diam
62
Proses berjalan
63
Khusus cinta
64
Gosip yang terus berjalan
65
Pergi tanpa rencana
66
Gadis cantik pemberani
67
Tidak ada sofa dan karpet
68
Lamban tapi pasti
69
2 laki-laki di ujung penantian
70
Aku masih mencintaimu
71
Sejuta kecemasan
72
Bicara sebagai seorang teman
73
Wanita tua Ramira Hurairah
74
Laki-laki penting di masa lalu
75
Dalam keadaan terdesak
76
Butuh bantuan
77
Janji dalam diam
78
Kalung yang sama
79
Dalam balutan kepanikan
80
Jelang subuh yang begitu manis
81
Gadis yang dia tinggal pergi itu
82
Makan bersama yang agak tidak baik-baik saja
83
Laki-laki yang suka memutus sesuatu seenaknya
84
Terlihat seperti pasangan yang serasi
85
Cemburu yang manis
86
Dia dan Egalita
87
Ide gila
88
Perjuangan manis tanpa henti
89
Akal bulus Nyx Zaighum
90
Laki-laki yang sama-sama pintar
91
Rencana ibu Amanda
92
Masih dalam rencana ibu Amanda
93
J kecil yang membuat mereka tersipu malu
94
Dia tidak sekuat kelihatan nya
95
Masa lalu yang hadir dan bertanya
96
Cinta itu membuat mu bahagia
97
Karena dia selalu punya cara membuat nya bahagia
98
Cukup mengejutkan dirinya
99
Panggilan untuk Susanto Roy yang sok yes
100
Tidak semulus yang dia pikirkan
101
Maaf kan aku dan i love you
102
Tidak baik-baik saja
103
Hanya gadis biasa
104
Jantung yang tidak baik-baik saja
105
Pagi ini kita
106
Pagi yang manis
107
Yang dia dahulukan
108
Sedikit kata sayang
109
Dalam pilihan
110
Insiden tidak terduga
111
Berbagi kasur
112
Sejuta rasa penasaran
113
Bukan jumlahnya tapi....
114
Kemarahan Wiraditya
115
Masih dalam kemarahan
116
Dia tidak tahu apa-apa
117
Sedikit cemas
118
Jutaan kerinduan didalam hati nya
119
Mahalnya sebuah kejujuran
120
Permintaan kunjungan
121
Merasa bersalah
122
Sedikit kecemasan
123
Tuan Sherkan dan nyonya Elvitania
124
Hari terakhir
125
Sejak awal memang telah terikat
126
Pertanyaan berat nyonya tua Ramira
127
Gadis tidak peka fs laki-laki agresif
128
Bukan sahabat tapi sepupu
129
Dia cemburu
130
Semanis gula batu
131
Aku mencintai mu
132
Dia dan perasaan nya
133
Pelukan tidak terduga
134
Menghapus surat kontrak pernikahan
135
Ada yang terjaga di pagi hari
136
Membuat nya sedikit malu
137
Melihat sesuatu yang seharusnya tidak terlihat
138
Panggil aku sayang
139
Sedang merencanakan soal anak-anak
140
Pergi kemana
141
Keluar Membeli sesuatu
142
Segitiga bermuda dan tutup semangka
143
Laki-laki yang selalu memahami nya
144
Selembut kain sutra
145
Berkembang cukup pesat
146
Wanita tanpa urat malu
147
Obrolan serius
148
Cukup berat
149
Sentuhan yang begitu manis
150
Bicara serius
151
Dalam kemarahan dan kecemburuan
152
Dalam diskusi panjang
153
The ending

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!