Bab 3

Walaupun mereka adalah bangsa penghuni dasar laut, namun kehidupan mereka tidak berbeda jauh dengan manusia yang berada di alam daratan, mereka juga berkeluarga, dan bersosialisasi layak seperti manusia. Gapura masuk ke alam mereka selalu di jaga dengan pasukan khusus dan hanya orang atau penghuni istana saja yang bisa keluar masuk.

Istana yang damai dengan tatanan yang asri di setiap sudut lorong penuh dengan bunga laut, dan pilar pilar istana yang berornamen keemasan. Serta tanaman lamut yang subur. Rakyat yang makmur dan damai di bawah pemerintahan Ratu Sinnan, sebagai pengganti sementara putri Amatheia yang akan menduduki tahta sebagai ratu selanjutnya.

Sejak, Raja Brenton Alberich menjadi tawanan pangeran Sharklys di kastil Lazurod, yang hampir memasuki beberapa dekade, membuat kekuatan kerajaan Gkinzerniyu menjadi lumpuh dan berada pada tekanan serta ketakutan.

Dengan hati yang was-was dan luar biasa takutnya, Scrully kembali ke istana. Lemas lunglai terasa bila ia ingat meninggalkan Amatheia dengan orang yang tidak dikenalnya sama sekali, "akh...aku menyesal, kenapa harus aku turuti permintaannya untuk sendiri, dan akkhh.... ini kebodohanku selalu saja menurut dengan apa yang dikatakannya." Sesal Scrully mengolok diri sendiri tanpa ia sadari gerak geriknya ada sepasang mata yang mengawasinya sejak ia kembali dari luar istana. Yang semula berdua kini hanya sendiri ia kembali.

Di sudut taman yang biasa ia gunakan untuk belajar menyerap ilmu tentang ketata negaraan bangsa mereka, dan etika sosialisasi dalam pergaulan yang kadang guru di istana Nyonya Rebbeca ajarkan di luar ruangan yang menurut dia lebih leluasa dan mendapatkan udara yang segar, dengan tubuhnya yang besar serta subur itu.

Scrully duduk termenung merenungi kesalahannya, "Rully dimana Putri Amatheia Kenapa hari ini kamu sendiri...?"

Suara yang selama ini ia takutkan ternyata sudah Berada di belakangnya bersama Terilly, adalah sosok ikan kecil sebagai pemimpin ikan kecil kecil lainnya dengan jumplah banyak sebagai pasukan penyusup atau bahasa keren warga darat adalah spion istana. Karena tubuhnya yang kecil mereka mampu bergerombol dan Yang melindungi satu sama lain. Dari semula awal kepulangannya Scrully ke istana seorang diri tanpa Putri Ellena bersamanya, kecurigaan Terilly semakin kuat tatkala menyaksikan kesedihan Scrully.

"Ampun Ibunda Ratu, Putri Amatheia sedang berada di dalam kamar dan istirahat, sebab hari ini kami sempat bermain hingga ke permukaan, ta...tapi ha...hanya sebentar ibunda Ratu," scrully dengan segala kejujurannya selalu memberikan laporan apa adanya kepada Ratu Esmeralda.

"Maaf ibunda Ratu, saya menyaksikan sendiri, Rully kembali sendiri tanpa Putri Amatheia," sela Terilly memberikan tekanan kepada Scrully yang sedang menunduk ketakutan.

Mata Scrully sesaat kemudian melotot ke arah Terilly, dan sebaliknya Terilly tersenyum sambil mencibir kearahnya, "tapi putri Amatheia ada di dalam kamarnya Teri! kenapa kamu masih juga tidak percaya,"

"Jelas aku tidak percaya, sebab CCTV istana Gkinzerniyu memperlihatkan kau masuk gapura istana seorang diri." Kembali Terilly keukuh pada penglihatannya.

Disini yang di maksud CCTV adalah pasukan Terilly adalah CCTV handal dalam istana Gkinzerniyu, selain matanya yang jeli pendengarannya juga bisa menangkap suara yang mencurigakan dengan jarak sekian mil.

Ratu Sinnan yang pusing menghadapi adu mulut mereka, tanpa banyak bicara ia melangkah meninggalkannya, dan berjalan menuju kamar Putri Amatheia.

"Oh Terilly, Ibunda Ratu, oh....no....!"Scrully tiba tiba meloncat dan berlari berusaha menghalau langkah Ratu Sinnan.

"Ibunda Ratu, apa tidak sebaiknya hamba temani Ibunda melihat-lihat suasana di taman Zorxoka."

"Rully, kau menghalangi langkahku. Apa yang kamu sembunyikan, apa sebuah dusta...?"

"Tidak..tidak..he..he..silahkan Ibunda." Scrully akhirnya menyerah juga, antara takut dan bersalah menjadi satu.

Terilly hanya terkikik menyaksikan tingkah Scrully yang kebingungan, saat mata mereka beradu pandang, Teri mencibir lucu sedangkan Scrully melototkan matanya sambil memberikan kepalan tangannya ke arah, Terilly yang menyaksikan itu hanya mengangkat bahunya sambil kedua tangannya ke atas kepalanya.

Pintu kamar Putri Amatheia perlahan terbuka, kamar yang dengan nuansa blue ocean nan lembut serta bau harum khas favorit putri Amatheia itu seketika membuat lemas kaki Scrully. Ia berpegangan pada tangan Teri, dan bersiap-siap untuk pingsan.

"Ibunda Ratu, ada apakah gerangan yang membuat Ibunda datang ke kamar hamba tanpa memberitahu dahulu," Putri Amatheia menghamburkan diri dalam pelukan Ratu Sinnan, dengan mencium ujung kepala Amatheia, sang Ratu tersenyum lega lalu menatap sendu kearah Putri Amatheia.

"Hari ini ibu sangat gembira anakku, putri Galene telah terbangun dari tidurnya, apakah kau tidak merindukan adikmu itu, hmm!" Ratu Sinnan menarik tangannya dan duduk di antara koleksi buku-buku yang selama ini ia pelajari bersama scrully tentunya di saat waktu luang.

"Kita akan membicarakan pernikahanmu, dengan pangeran Sharklys mendatang." Ratu Membelai sulur indahnya putri Amatheia, matanya jauh menerawang menatap pedih dan nelangsa keluar jendela, menatap indahnya berbagai warna bunga disana untuk mengalihkan kepedihannya.

"Ibunda Ratu, apakah pernikahan itu harus terjadi, hamba sepertinya tidak sanggup menerima pinangan ini, Ibunda," sambil meneteskan air matanya dan ia kembali bernegosiasi dengan sang Ratu.

"Ibunda, apakah tidak ada cara lain untuk membebaskan yang mulia ayahanda Raja Brenton? Amatheia rasa akan ada jalan keluarnya, kota harus berusaha Ibunda!"

Ratu Sinnan hanya menghela nafas dengan beratnya, "Amatheia... dengan menikahkan mu, Marsh flesbarne pangeran Sharklys akan menyatu dengan darah, itu satu-satunya cara untuk perlahan mengalahkan kekejamannya, dan cincin itu akan menyelamatkan dirimu. Sebab, cincin mustika perak tidak akan berfungsi tanpa adanya cincin mustika emas ini," Ratu Sinnan memperlihatkan Cincin mutiara emas yang ia kenakan.

"perlu kau ketahui anakku! Cincin itu adalah sebuah pasangan. Mereka tidak akan berfungsi selama tidak ada penyatuan yang di dasari dengan cinta sejati. kelak akan melepaskan belenggu ayahanda Raja Brenton dan kita akan kembali bersama." Lanjut ratu Sinnan menerangkan rahasia antara cincin mustika perak dengan cincin mustika emas.

"Ibunda Ratu, bilamana akan ada cara lain untuk membebaskan ayahanda Raja, apakah Ibunda Ratu memberikan ijin pada Amatheia..?"

"Dengan mustika jingga saya berjanji akan membebaskan ayahanda bersama cinta suci yang Amatheia temukan kelak, Ibunda."

"Anakku, sebaiknya ini juga segera kita bicarakan dengan perdana menteri, serta para penasehat istana kepercayaan kita. Sebab, pernikahan ini akan segera terjadi setelah tujuh purnama mendatang."

Mata Amatheia terbelalak mendengar ucapan Ratu Sinnan, lalu ia menatap kearah pintu yang terjadi keributan kecil. Ratu Sinnan pun mengikuti langkah Amatheia.

"Apa yang kalian ributkan disini, apakah kalian menguping pembicaraan kami?, apakah tidak ada tempat lain untuk kalian bercanda selain di depan pintu kamar ku?" Amatheia menatap Scrully dan Terilly bergantian.

Terilly tergagap, "Baiklah yang mulia putri Amatheia, kami akan segera kembali ketempat kami masing-masing, dan mohon ampun atas segala kegaduhan yang tidak sengaja kami lakukan tepat di depan pintu kamar tuan Putri,"

"Pergilah, jangan kembali lagi kalau tidak aku panggil kalian!" Amatheia menatap Scrully dengan mengedipkan sebelah matanya, ia sudah menduga besok akan menerima omelan dari sahabat sekaligus abdi setianya itu.

Sambil berjalan membungkuk dan belaku sopan di depan Amatheia dan Ratu Sinnan mereka berdua berjalan meninggal lorong kamar itu dengan suara lirih dari Scrully namun terdengar dengan jelas oleh putri Amatheia. "Kau berhutang sebuah penjelasan padaku Amatheia, huh dasar tuan putri jahil."

Amatheia tersenyum, sedangkan Terilly sudah berjalan kedepan terlebih dahulu.

"Amatheia ibu akan kembali ke istana utama, ibu harap kau segera memberikan keputusan sebelum waktunya akan tiba. Kita harus segera menyusun siasat dan strategi berikutnya." Ratu Esmeralda dengan beberapa dayang-dayang berjalan menuju aula utama..

"Baik Ibunda Ratu, hamba akan mengajak putri Galene bersama ke aula utama untuk membicarakan perihal ini."

🦐🦐🦐🦐🦐🦐🦐🦐

To be continued 😉

selamat membaca, like, fav, serta komen membangunnya ya Mak ☺️

Salam sehat and Love always by RR 😘

Terpopuler

Comments

⏤͟͟͞R𝐈𝐍𝐃𝐔ᵇᵃˢᵉ𝕸y💞🍀⃝⃟💙

⏤͟͟͞R𝐈𝐍𝐃𝐔ᵇᵃˢᵉ𝕸y💞🍀⃝⃟💙

kek nya ada hubungannya antara wanita tua yg lari ke hutan saat fil di buang ke laut, dgn bangun nya adik nya she putri???

2023-03-08

0

Keyboard Harapan

Keyboard Harapan

enak nih kalau kita punya mustika kaaya gitu, bisa tau mana cinta sejati kita mana bukan🤣🤣🤣

2023-03-02

0

Nick

Nick

awal baca kehidupan laut kak Rhu, sukses terus ya kak. jadikan namaku untuk tokoh mu donk kak 🤣

2023-03-02

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1
2 Bab 2
3 Bab 3
4 Bab 4
5 Bab 5
6 Bab 6
7 Bab 7
8 Bab 8
9 Bab 9
10 Bab 10
11 Bab 11
12 Bab 12
13 Bab 13
14 Bab 14
15 Bab 15
16 Bab 16
17 Bab 17
18 Bab 18
19 Bab 19
20 Bab 20
21 Bab 21
22 Bab 22
23 Bab 23
24 Bab 24
25 Bab 25
26 Bab 26
27 Bab 27
28 Bab 28
29 Bab 29
30 Bab 30
31 Bab 31
32 Bab 32
33 Bab 33
34 Bab 34
35 Bab 35
36 Bab 36
37 Bab 37
38 Bab 38
39 Bab 39
40 Bab 40
41 Bab 41
42 Bab 42
43 Bab 43
44 Bab 44
45 Bab 45
46 Bab 46
47 Bab 47
48 Bab 48
49 Bab 49
50 Bab 50
51 Bab 51
52 Bab 52
53 Bab 53
54 EXTRAORDINARY LOVE SESION 2
55 Cemburu putri Galene
56 kelemahan putri Galene
57 Penerus Aisegea
58 Kejujuran Bargibanti
59 Bersatunya dua kerajaan
60 MENGEJAR CINTA GALENE
61 Teman Baru
62 Beradaptasi dengan tempat baru
63 Laki-laki misterius
64 Ke pusat kota
65 Ajang pencarian bakat
66 Tragedi kaoliang
67 Caillani yang rakus
68 Kekacauan kamar tuan muda
69 Misi mulai berjalan
70 Sopir untuk Lauren dan Galene
71 Bola kristal
72 Bangkitnya Kerajaan Aisegea
73 Penyamaran Caillani Yang Gagal
74 Keusilan Caillani
75 Delivered Boy
76 Bau Jengkol lewat
77 Miniatur Museum Oceanography
78 Party Weekend's
79 Keturunan Tarantula
80 Siasat Lauren
81 Kelicikan Nona Charlotte
82 Racun Tarantula
83 Caillani Yang Lemah
84 Penyamaran Lauren
85 Negosiasi Zhang kai
86 Kedatangan Bargibanti
87 Upaya Penyelamatan
88 Mustika Merah Delima
89 Kematian Yamameri
90 Kemenangan Nona Charlotte
91 Rencana tertunda putri Amatheia
92 Kekejaman nona Charlotte
93 Pantai Koleacinder
94 Siasat Bargibanti
95 Nilai Cinta Suci
96 Kegilaan Nona Charlotte
97 Memasang Strategi
98 Malam Bulan Purnama
99 Kepergian Pangeran Caillani
100 Mustika jingga
101 Zhang Kai Yang Lemah
102 Menyusun Siasat
103 Penyesalan Putri Galene
104 Mutiara Hitam
105 Lauren Bercanda dengan Hiu
106 Penolakan Lauren
107 Pelarian
108 Pangeran Caillani vs Nona Charlotte
109 Lauren bersama Zhang Kai
110 Nona Charlotte yang tetap berambisi
111 Kegelisahan David
112 Pertemuan David dengan Bargibanti
113 Janji Putri Galene
114 Berita Untuk Ratu
115 Pengobatan Zhang Kai
116 Ulasan Tabib Wlyrus
117 Sebuah Perjanjian
118 Wanita Misterius
119 Ratu Elinor
120 Kegalauan David
121 Kota Bavaria
122 Penyesalan
123 Pertemuan Dengan Raja Tarantula
124 Pertemuan Yang Indah
125 Perpisahan
126 Menyambut Kedatangan Tuan Muda
127 pangeran Caillani dan Putri Galene
128 Akhir Dari kisah
Episodes

Updated 128 Episodes

1
Bab 1
2
Bab 2
3
Bab 3
4
Bab 4
5
Bab 5
6
Bab 6
7
Bab 7
8
Bab 8
9
Bab 9
10
Bab 10
11
Bab 11
12
Bab 12
13
Bab 13
14
Bab 14
15
Bab 15
16
Bab 16
17
Bab 17
18
Bab 18
19
Bab 19
20
Bab 20
21
Bab 21
22
Bab 22
23
Bab 23
24
Bab 24
25
Bab 25
26
Bab 26
27
Bab 27
28
Bab 28
29
Bab 29
30
Bab 30
31
Bab 31
32
Bab 32
33
Bab 33
34
Bab 34
35
Bab 35
36
Bab 36
37
Bab 37
38
Bab 38
39
Bab 39
40
Bab 40
41
Bab 41
42
Bab 42
43
Bab 43
44
Bab 44
45
Bab 45
46
Bab 46
47
Bab 47
48
Bab 48
49
Bab 49
50
Bab 50
51
Bab 51
52
Bab 52
53
Bab 53
54
EXTRAORDINARY LOVE SESION 2
55
Cemburu putri Galene
56
kelemahan putri Galene
57
Penerus Aisegea
58
Kejujuran Bargibanti
59
Bersatunya dua kerajaan
60
MENGEJAR CINTA GALENE
61
Teman Baru
62
Beradaptasi dengan tempat baru
63
Laki-laki misterius
64
Ke pusat kota
65
Ajang pencarian bakat
66
Tragedi kaoliang
67
Caillani yang rakus
68
Kekacauan kamar tuan muda
69
Misi mulai berjalan
70
Sopir untuk Lauren dan Galene
71
Bola kristal
72
Bangkitnya Kerajaan Aisegea
73
Penyamaran Caillani Yang Gagal
74
Keusilan Caillani
75
Delivered Boy
76
Bau Jengkol lewat
77
Miniatur Museum Oceanography
78
Party Weekend's
79
Keturunan Tarantula
80
Siasat Lauren
81
Kelicikan Nona Charlotte
82
Racun Tarantula
83
Caillani Yang Lemah
84
Penyamaran Lauren
85
Negosiasi Zhang kai
86
Kedatangan Bargibanti
87
Upaya Penyelamatan
88
Mustika Merah Delima
89
Kematian Yamameri
90
Kemenangan Nona Charlotte
91
Rencana tertunda putri Amatheia
92
Kekejaman nona Charlotte
93
Pantai Koleacinder
94
Siasat Bargibanti
95
Nilai Cinta Suci
96
Kegilaan Nona Charlotte
97
Memasang Strategi
98
Malam Bulan Purnama
99
Kepergian Pangeran Caillani
100
Mustika jingga
101
Zhang Kai Yang Lemah
102
Menyusun Siasat
103
Penyesalan Putri Galene
104
Mutiara Hitam
105
Lauren Bercanda dengan Hiu
106
Penolakan Lauren
107
Pelarian
108
Pangeran Caillani vs Nona Charlotte
109
Lauren bersama Zhang Kai
110
Nona Charlotte yang tetap berambisi
111
Kegelisahan David
112
Pertemuan David dengan Bargibanti
113
Janji Putri Galene
114
Berita Untuk Ratu
115
Pengobatan Zhang Kai
116
Ulasan Tabib Wlyrus
117
Sebuah Perjanjian
118
Wanita Misterius
119
Ratu Elinor
120
Kegalauan David
121
Kota Bavaria
122
Penyesalan
123
Pertemuan Dengan Raja Tarantula
124
Pertemuan Yang Indah
125
Perpisahan
126
Menyambut Kedatangan Tuan Muda
127
pangeran Caillani dan Putri Galene
128
Akhir Dari kisah

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!