Bab 7.Mencari Pengganti

Dengan terus menggandeng tangan mungil sang anak Vano berjalan menuruni tangga menuju meja makan.Disana sudah terlihat mommy Amira dan daddy Andrew sedang menunggu kedatangan mereka.

"Selamat pagi sayang."sapa mommy Amira pada anak dan cucu nya.

"Selamat pagi oma."jawab Vania.

Sedang Vano hanya tersenyum.Mereka semua menikmati sarapan pagi dengan tenang.Tidak ada suara disana.Daddy Andrew lah yang membuat peraturan itu.Tidak boleh ada yang bersuara ketika makan.

"Udah sayang."tanya mommy Amira pada Vania.

"Udah oma."jawab Vania."Oma hari ini sepulang sekolah Nia akan jalan-jalan bersama Papa."

"Oh ya."

"Iya."jawab Vania senang.

"Hati-hati ya sayang."

"Iya Oma."

"Mom,Dad Vano nggak ke kantor dulu ya hari ini,Vano akan pergi berdua dengan Nia."Vano meminta izin kepada Daddy nya.Walau ia adalah pewaris tunggal perusahaan sang daddy tapi Vano tidak pernah berbuat seenaknya.Vano akan tetap profesional dalam urusan pekerjaan.

"Oke boy,nikmati waktumu bersama Vania."jawab daddy Andrew.

"Makasih Dad."

"Mmm."daddy hanya berdehem lalu tersenyum.

.

.

.

Kemana mbak Ana.Baby sitter yang selalu siap siaga untuk Vania itu hari ini sedang absen dari pekerjaan nya.Biasa nya ia hanya libur di hari Minggu.Tapi karena satu bulan kemarin ia tidak mendapatkan jatah libur nya maka Vano memberikan libur kepada mbak Ana di hari ini.Untuk hari ini Vano lah yang akan mengurus dan menemani sang anak.

Seperti yang Vano katanya,ia benar-benar ingin menikmati waktu berdua dengan sang anak.Saat tadi mommy Amira meminta supir untuk mengantarkan nya dan Vania ke sekolah,Vano menolak.Mommy Amira hanya khawatir Vano lelah setelah menempuh perjalanan panjang.

Sepanjang perjalanan Vania bernyanyi mengikuti irama musik yang Vano putar.Seperti biasa lagu anak-anak yang selalu menemani kebersamaan ayah dan anak itu.

"Udah sampai."kata Vano.

"Yei...."Vania terlihat bersemangat.

Vano segera turun dan memutari mobil,lalu ia membukakan pintu untuk Vania.

"Silahkan turun tuan putri."

"Terimakasih Papa."

Vano lalu menggandeng tangan Vania dan membawa nya masuk ke dalam sekolah.Paras Vano yang tampan selalu menarik perhatian dimanapun ia berada.Seperti saat ini sepanjang koridor sekolah beberapa ibu-ibu yang sama-sama sedang mengantar anak nya,menyempatkan untuk melihat Vano.Dan tidak sedikit dari mereka yang berbasa-basi menyapa Vano.Dengan ramah Vano pun membalas sapaan mereka semua.Semua dibuat meleleh dengan senyuman Vano.Dupan,julukan itu seperti nya pantas ditujukan untuk Vano,duda tampan.

"Selamat pagi Vania."sampai di depan kelas Vania sudah di sambut oleh guru nya."Selamat pagi Pak Vano."sapa guru Vania pada Vano.

"Selamat Pagi Miss.Clara."jawab Vania dan Vano berbarengan.

"Papa pulang dulu ya sayang."kata Vano pada sang anak.

"Iya Papa."jawab Vania

"Saya titip Vania Miss."

"Baik Pak Vano."

.

.

.

Vano segera meninggalkan sekolah Vania dan menuju suatu tempat.Sudah sebulan lama nya ia tidak berkunjung ke tempat tersebut.Biasanya Vano akan datang satu atau dua minggu sekali hanya untuk melepas rindu.

Disini lah Vano,disamping pusara sang istri.Sebelum datang ke makam Vano terlebih dahulu mampir ke toko bunga untuk membeli satu buket bunga mawar putih.Bunga kesukaan Kasandra istri Vano yang telah tiada.

Seperti biasa Vano akan bercerita panjang lebar tentang ia dan Vania.Vano sadar istri nya itu tidak mendengar apa yang ia katakan.Tapi dengan begitu rasa sesak di dada nya akan sedikit terobati dengan ia bercerita di pusara sang istri.

Setengah merasa lega Vano pun beranjak dari duduk nya meninggal kan area pemakaman.

Mengingat jam pulang sekolah Vania masih lama dan ia pun enggan untuk kembali ke rumah,Vano tampak berpikir sejenak,akhinya Vano memutuskan akan mengunjungi butik mama mertua nya.Sudah lama juga Vano tidak menemui sang mertua.Walau istri nya telah tiada.Keluarga Vano dan keluarga mediang istri nya masih menjalin hubungan baik.Terlebih mommy Amira yang memang bersahabat dengan mama mertua Vano.

Tiba di butik Vano harus menunggu,pasalnya mama mertua Vano sedang ada tamu.

"Lama nunggu ya Van."mama mertua Vano tampak tak enak hati.

"Nggak kq ma."Vano lalu mencium tangan dan pipi mama mertua nya.

"Yuk ngobrol di ruangan mama aja."

Vano pun mengikuti mama mertua nya masuk ke dalam.

"Nia kenapa ga diajak?mama kangen."kata mama Sarah.

"Nia masih sekolah ma,ini tadi Vano dari makam Sandra langsung kesini."

Mama Sarah tampak menghela nafas."Kamu sebaik nya sudah mulai berfikir untuk mencari pendamping lagi Van,Vania juga butuh seorang ibu."

"Vano belum bisa ma."

"Ayo lah Van,mama sudah ikhlas,mama juga ingin kamu bahagia."mama Sarah mencoba meyakin kan Vano.

"Atau mau mama cariin nih."mama Sarah mencoba mencair kan suasana.

"Biar nanti Vano cari sendiri."jawab Vano.

"Beneran ya mama tunggu."

Vano hanya tersenyum.Vano berfikir apakah ia bisa mencari pengganti Kasandra,sedang dihati dan fikiran nya selalu ada nama sang istri.

Episodes
1 Bab 1.Kabar Duka
2 Bab 2.Pindah Sekolah
3 Bab 3.Rumah Apa Istana
4 Bab 4.Sekolah Baru
5 Bab 5.Menemani Vania Les Balet
6 Bab 6.Terpana
7 Bab 7.Mencari Pengganti
8 Bab 8.Jalan-jalan
9 Bab 9.Balap Liar
10 Bab 10.Dewa Penolong
11 Bab 11.Jemput Raya
12 Bab 12.Menerka-nerka
13 Bab 13.Merasa Bersalah
14 Bab 14.Vano Pov
15 Bab 15.Berasa ABG
16 Bab 16.Ketahuan
17 Bab 17.Temenin Bobo
18 Bab 18.Sadar Diri
19 Bab 19.Diabaikan
20 Bab 20.Serangan Mendadak
21 Bab 21.Semakin Dekat
22 Bab 22.Salah Paham
23 Bab 23.Menolak
24 Bab 24.Yang Pertama
25 Bab 25.Ada Apa
26 Bab 26.Sahabat
27 Bab 27.Cemburu
28 Bab 28.Tugas Keluar Kota
29 Bab 29.Pernyataan Cinta
30 Bab 30.Tamu Tak Diundang
31 Bab 31.Aku Rindu
32 Bab 32.Alex dan Karina
33 Bab 33.Kemarahan Vano
34 Bab 34.Raya Sakit
35 Bab 35.Serba Salah
36 Bab 36.Kesal Tapi Cinta
37 Bab 37.Nasehat Rifan
38 Bab 38.Perkara Seblak
39 Bab 39.Menemani Mat
40 Bab 40.Uji Nyali
41 Bab 41.Bingung
42 Bab 42.Hamil
43 Bab 43.Kecewa
44 Bab 44.Tak Ingin Kehilangan
45 Bab 45.Tidak Salah
46 Bab 46.Janji Vano
47 Bab 47.Gadis Sederhana
48 Bab 48.Aneh
49 Bab 49.Butuh Waktu
50 Bab 50.Dibuat Iri
51 Bab 51.Anniversary
52 Bab 52.Ada Apa Ini
53 Bab 53.Kejauhan
54 Bab 54.Terserah Kamu
55 Bab 55.Sudah Tua
56 Bab 56.Nyonya Vano
57 Bab 57.Perpisahan
58 Bab 58.Salah Terus
59 Bab 59.Curiga
60 Bab 60.Tidak Ada Kesempatan
61 Bab 61.Teman Lama
62 Bab 62.Cantik
63 Bab 63.Bohong
64 Bab 64.Memohon
65 Bab 65.Peringatan
66 Bab 66.Menahan Rindu
67 Bab 67.Selingkuh
68 Bab 68.Marah
69 Bab 69.Permintaan Vano
70 Bab 70.Rapuh
71 Bab 71.Merasa Bersalah
72 Bab 72.Melepaskan
73 Bab 73.Perpisahan Yang Tak Diinginkan
74 Bab 74.Ingin Melupakan
75 Bab 75.Rindu
76 Bab 76.Tak Percaya
77 Bab 77.Undangan Pernikahan
78 Bab 78.Kedatangan Mat
79 Bab 79.Salah Alamat
80 Bab 80.Putus Asa
81 Bab 81.Sadar
82 Bab 82.Kisah Masa Lalu
83 Bab 83.Bertemu Vania
84 Bab 84.Bertemu Kembali
85 Bab 85.Malu
86 Bab 86.Kembali Harmonis
87 Bab 87.Pacaran
88 Bab 88.Melamar
89 Bab 89.Pengganggu
90 Bab 90.Nggak Sabar
91 Bab 91.Fitting Baju
92 Bab 92.Perawatan
93 Bab 93.Hari Bahagia
94 Bab 94.Istriku
95 Bab 95.Pengantin Baru
96 Bab 96.Papa Muda
97 Bab 97.Ibu Sambung
98 Bab 98.Berbeda
99 Bab 99.Impian Raya
100 Bab 100.Dibandingkan
101 Bab 101.Membenci Vano
102 Bab 102.Raya Aneh
103 Bab 103.Perhatian Mertua
104 Bab 104.Jurus jitu
105 Bab 105.Istri Pintar
106 Bab 106.Lagi-lagi Mama Sarah
107 Bab 107.Ditemani Vania
108 Bab 108.Manja
109 Bab 109.Bayi Laki-laki
110 Bab 110.Bahagia
Episodes

Updated 110 Episodes

1
Bab 1.Kabar Duka
2
Bab 2.Pindah Sekolah
3
Bab 3.Rumah Apa Istana
4
Bab 4.Sekolah Baru
5
Bab 5.Menemani Vania Les Balet
6
Bab 6.Terpana
7
Bab 7.Mencari Pengganti
8
Bab 8.Jalan-jalan
9
Bab 9.Balap Liar
10
Bab 10.Dewa Penolong
11
Bab 11.Jemput Raya
12
Bab 12.Menerka-nerka
13
Bab 13.Merasa Bersalah
14
Bab 14.Vano Pov
15
Bab 15.Berasa ABG
16
Bab 16.Ketahuan
17
Bab 17.Temenin Bobo
18
Bab 18.Sadar Diri
19
Bab 19.Diabaikan
20
Bab 20.Serangan Mendadak
21
Bab 21.Semakin Dekat
22
Bab 22.Salah Paham
23
Bab 23.Menolak
24
Bab 24.Yang Pertama
25
Bab 25.Ada Apa
26
Bab 26.Sahabat
27
Bab 27.Cemburu
28
Bab 28.Tugas Keluar Kota
29
Bab 29.Pernyataan Cinta
30
Bab 30.Tamu Tak Diundang
31
Bab 31.Aku Rindu
32
Bab 32.Alex dan Karina
33
Bab 33.Kemarahan Vano
34
Bab 34.Raya Sakit
35
Bab 35.Serba Salah
36
Bab 36.Kesal Tapi Cinta
37
Bab 37.Nasehat Rifan
38
Bab 38.Perkara Seblak
39
Bab 39.Menemani Mat
40
Bab 40.Uji Nyali
41
Bab 41.Bingung
42
Bab 42.Hamil
43
Bab 43.Kecewa
44
Bab 44.Tak Ingin Kehilangan
45
Bab 45.Tidak Salah
46
Bab 46.Janji Vano
47
Bab 47.Gadis Sederhana
48
Bab 48.Aneh
49
Bab 49.Butuh Waktu
50
Bab 50.Dibuat Iri
51
Bab 51.Anniversary
52
Bab 52.Ada Apa Ini
53
Bab 53.Kejauhan
54
Bab 54.Terserah Kamu
55
Bab 55.Sudah Tua
56
Bab 56.Nyonya Vano
57
Bab 57.Perpisahan
58
Bab 58.Salah Terus
59
Bab 59.Curiga
60
Bab 60.Tidak Ada Kesempatan
61
Bab 61.Teman Lama
62
Bab 62.Cantik
63
Bab 63.Bohong
64
Bab 64.Memohon
65
Bab 65.Peringatan
66
Bab 66.Menahan Rindu
67
Bab 67.Selingkuh
68
Bab 68.Marah
69
Bab 69.Permintaan Vano
70
Bab 70.Rapuh
71
Bab 71.Merasa Bersalah
72
Bab 72.Melepaskan
73
Bab 73.Perpisahan Yang Tak Diinginkan
74
Bab 74.Ingin Melupakan
75
Bab 75.Rindu
76
Bab 76.Tak Percaya
77
Bab 77.Undangan Pernikahan
78
Bab 78.Kedatangan Mat
79
Bab 79.Salah Alamat
80
Bab 80.Putus Asa
81
Bab 81.Sadar
82
Bab 82.Kisah Masa Lalu
83
Bab 83.Bertemu Vania
84
Bab 84.Bertemu Kembali
85
Bab 85.Malu
86
Bab 86.Kembali Harmonis
87
Bab 87.Pacaran
88
Bab 88.Melamar
89
Bab 89.Pengganggu
90
Bab 90.Nggak Sabar
91
Bab 91.Fitting Baju
92
Bab 92.Perawatan
93
Bab 93.Hari Bahagia
94
Bab 94.Istriku
95
Bab 95.Pengantin Baru
96
Bab 96.Papa Muda
97
Bab 97.Ibu Sambung
98
Bab 98.Berbeda
99
Bab 99.Impian Raya
100
Bab 100.Dibandingkan
101
Bab 101.Membenci Vano
102
Bab 102.Raya Aneh
103
Bab 103.Perhatian Mertua
104
Bab 104.Jurus jitu
105
Bab 105.Istri Pintar
106
Bab 106.Lagi-lagi Mama Sarah
107
Bab 107.Ditemani Vania
108
Bab 108.Manja
109
Bab 109.Bayi Laki-laki
110
Bab 110.Bahagia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!