20. Kata Daeng Payau

Setelah makan malam, Ranvier pun dipersilakan istirahat di kamar. Namun Ranvier menolak dan memilih duduk di teras menemani Tomi.

Saat sedang berbincang dengan Tomi, dua orang pria datang bertamu. Rupanya mereka adalah teman lama Tomi. Ketiganya langsung terlibat pembicaraan seru dan sedikit melupakan Ranvier.

Tak ingin menjadi pengganggu, Ranvier pun menepi dari teras. Ia berdiri di pinggir jalan di depan rumah sambil menatap ke sekelilingnya.

Tiba-tiba Ranvier teringat kakeknya. Ia pun segera menghubungi sang kakek dan mengabarkan keadaannya saat itu.

" Alhamdulillah, Kakek senang dengernya. Nanti sampein salam Kakek untuk orangtuanya Tomi ya Vier...," kata kakek Randu.

" Iya Kek, siaappp...," sahut Ranvier.

" Oh iya. Jangan lupa Kamu telephon Paman Daengmu itu Vier. Dia nanyain Kamu terus daritadi...," kata Kakek Randu mengingatkan.

" Ada apa ya Kek...?" tanya Ranvier.

" Mana Kakek tau. Coba aja tanya langsung sama dia...," sahut kakek Randu.

" Ok deh, Aku tutup dulu ya Kek. Assalamualaikum..., " kata Ranvier di akhir pembicaraan dengan sang kakek.

Kemudian Ranvier mendial nomor Daeng Payau. Namun sayang, setelah beberapa kali mencoba Daeng Payau tak juga merespon. Ranvier pun menghela nafas panjang dan bersiap masuk ke dalam rumah. Namun saat ia membalikkan tubuhnya, handphonenya kembali berdering.

Ranvier tersenyum saat melihat nama 'Paman Daeng' di layar ponselnya itu. Bergegas Ranvier menerima panggilan dan bicara banyak hal dengan sang guru spiritualnya itu.

" Jadi apa Kamu menemukan sesuatu Vier...?" tanya Daeng Payau setelah basa basi sejenak.

" Maksud Paman apa...?" tanya Ranvier.

" Saya merasa Kamu akan menemukan sesuatu atau justru telah menemukan sesuatu di sana. Apa ucapan Saya ini benar Vier...?" tanya Daeng Payau.

Ranvier berdehem untuk menetralisir rasa terkejutnya itu. Kemudian Ranvier sedikit mengecilkan suaranya saat menceritakan apa yang ditemuinya hari itu.

" Yang Aku mau tau kenapa mereka menampakkan diri di depan Aku Paman...?" tanya Ranvier gusar.

" Itu karena indra keenam Kamu terbuka jadi bisa melihat mereka Ranvier...," sahut Daeng Payau.

" Tapi kenapa harus terbuka ?. Dan sejak kapan Aku bisa melihat mereka Paman...?" tanya Ranvier.

Pertanyaan Ranvier mau tak mau membuat Daeng Payau tersenyum. Ia tak menyangka jika Ranvier masih saja tak paham dengan situasi yang sedang ia alami.

" Sejak Kamu pergi ke rumah Arcana, sejak saat itu lah Kamu bisa berinteraksi dengan makhluk halus Ranvier...," sahut Daeng Payau.

" Tapi Aku ga mau berinteraksi dengan mereka Paman...," kata Ranvier putus asa.

" Ga bisa Ranvier. Meski Kamu menolak, mereka akan tetap menampakkan diri di depanmu. Tak peduli Kamu suka atau tidak...," sahut Daeng Payau tegas.

Ranvier nampak mengusap wajahnya dengan kasar karena merasa terjebak dan lelah. Saat itu Ranvier benar-benar menyesal karena pernah mengikuti ajakan Nyai Ranggana dulu.

" Ranvier...," panggil Daeng Payau dari seberang telephon.

" Iya Paman...," sahut Ranvier lirih.

" Saya mengerti kondisi Kamu. Sekarang Kamu lagi capek karena perjalanan jauh. Sebaiknya Kamu istirahat dan tidur. Insya Allah besok Kita bicara lagi...," kata Daeng Payau.

" Tapi Aku takut hantu Tissa dan Eugene ngikutin Aku Paman. Gimana Aku bisa istirahat dan tidur kalo kaya gitu...," sahut Ranvier sambil mengusak rambutnya.

" Kamu tenang aja, Saya akan berusaha membantumu...," kata Daeng Payau.

" Membantu gimana sih Paman. Kita kan berjauhan. Aku di Nusa Tenggara Barat lho sekarang dan bukan di Jakarta...," kata Ranvier mengingatkan.

" Saya tau. Tapi Kamu ga lupa kan kalo ilmu ghaib itu bisa menembus dimensi ruang dan waktu. Jadi jarak segini mah ga masalah untuk Saya...," sahut Daeng Payau santai.

" Yang bener Paman...?!" tanya Ranvier tak percaya.

" Iya. Sekarang Kamu masuk ke kamar dan tidur. Saya akan berusaha berkomunikasi dengan mereka dan minta mereka ga mengganggu Kamu malam ini...," sahut Daeng Payau.

" Kenapa hanya malam ini Paman ?. Itu artinya besok mereka bakal gangguin Aku dong...," kata Ranvier kesal.

" Kan besok Kita bakal ngobrol lagi buat ngebahas masalah ini. Insya Allah bakal ada solusinya biar Kamu ga diganggu terus sama mereka...," sahut Daeng Payau.

" Oh gitu. Ya udah deh, terserah Paman aja. Aku tidur dulu ya Paman. Assalamualaikum...," kata Ranvier mengakhiri pembicaraan dengan sang guru spiritual.

" Duduk sini yuk Vier...," ajak Tomi yang diangguki kedua temannya.

" Maaf, Gue udah ngantuk banget nih. Duluan ya Bang...," pamit Ranvier sambil tersenyum kearah Tomi dan kedua temannya.

" Ok...," sahut Tomi dan temannya bersamaan.

Setelah membasuh wajah di kamar mandi, Ranvier pun masuk ke dalam kamar Ialu membaringkan tubuhnya yang terasa lelah itu. Tak butuh waktu lama Ranvier pun telah pergi ke alam mimpi.

Sejam kemudian Tomi masuk ke dalam kamar. Ia menggelengkan kepala melihat tubuh Ranvier yang melintang di atas tempat tidur.

" Kalo gini mah alamat Gue yang nyungsep ke lantai gara-gara ketendang sama Ranvier...," gumam Tomi.

Kemudian Tomi meraih bantal dari atas tempat tidur lalu membawanya ke lantai. Setelah menggelar tikar, Tomi pun berbaring. Dan sesaat kemudian Tomi ikut menyusul Ranvier pergi ke alam mimpi.

\=\=\=\=\=

Keesokan harinya Ranvier pun mendapat kabar jika hantu Tissa yang terus mengikutinya sejak ia tiba di desa itu memang memerlukan bantuannya.

" Bantuan apa Paman...?" tanya Ranvier.

" Kamu temui keluarga Tissa lalu sampaikan sama mereka jangan terus meratapi kepergiannya. Mereka juga harus mengembalikan sesuatu yang mereka ambil supaya Tissa bisa pergi dengan tenang...," sahut Daeng Payau.

" Aku ga kenal sama keluarga Tissa Paman. Terus gimana caranya Aku bilang sama mereka?. Aku khawatir mereka curiga dan mengira Aku orang g*la karena bicara melantur...," kata Ranvier panik.

" Minta bantuan Bapaknya Tomi. Karena Tomi aja ga bakal cukup...," sahut Daeng Payau.

" Gimana kalo sekarang Aku sambungin Paman sama Bapaknya Bang Tomi ?. Paman bisa bicara sama Beliau dan menjelaskan semuanya nanti...," usul Ranvier hingga membuat Daeng Payau tersenyum.

" Kamu memang cerdik. Baik lah, tolong sambungkan Aku dengan Bapaknya Tomi ya...," pinta Daeng Payau.

Ranvier pun tersenyum lebar lalu bergegas menemui ayah Tomi yang sedang memberi makan kambing di belakang rumah.

" Siapa itu Paman Daeng...?" tanya ayah Tomi saat Ranvier menyampaikan keinginan Daeng Payau bicara dengannya.

" Itu guru spiritualnya Ranvier Pak...," sahut Tomi tiba-tiba saat Ranvier bingung bagaimana cara menjelaskan siapa Daeng Payau.

" Terus kenapa mau bicara sama Bapak...?" tanya ayah Tomi tak mengerti.

" Bapak bakal ngerti kalo ngomong langsung sama Daeng Payau...," sahut Tomi sambil menyodorkan ponsel milik Ranvier kepada ayahnya.

Untuk beberapa saat ayah Tomi tampak bicara serius dengan Daeng Payau melalui sambungan telephon. Pria itu nampak menganggukkan kepalanya tanda paham apa yang diinginkan Daeng Payau.

" Insya Allah Pak, sama-sama. Wa alaikumsalam...," kata ayah Tomi di akhir pembicaraannya dengan Daeng Payau.

Kemudian ayah Tomi mengembalikan ponsel milik Ranvier.

" Gimana Pak...?" tanya Tomi tak sabar.

" Ya begitu...," sahut ayah Tomi.

" Begitu apanya...?" tanya Tomi tak mengerti.

" Paman Daengmu itu minta tolong sama Bapak supaya bicara sama orangtuanya Tissa. Masalahnya, keluarga Tissa itu terkenal arogan dan sulit menerima masukan dari orang lain. Bapak khawatir malah jadi ribut dan jadi perhatian orang banyak nanti. Padahal ini kan masalah serius dan ga boleh diketahui orang banyak...," sahut ayah Tomi gusar.

Mendengar ucapan ayahnya membuat Tomi ikut gusar. Untuk sejenak Ranvier, Tomi dan ayahnya membisu di tempat. Hingga akhirnya suara ibu Tomi yang berada di dapur pun terdengar. Tomi dan ayahnya saling menatap kemudian tersenyum.

" Ibu...!" kata Tomi dan ayahnya bersamaan sambil adu toast.

Ranvier hanya bisa menatap bingung melihat tingkah kedua pria di hadapannya. Saat itu Ranvier hanya ingin masalah Tissa segera teratasi agar hantu Tissa tak lagi mengganggunya.

bersambung

Terpopuler

Comments

💎hart👑

💎hart👑

ayah dan Tomi pun tersadar akan menggunakan the power of emak-emak 😅

2023-03-15

2

💎hart👑

💎hart👑

paman Daeng saktinya ga kaleng-kaleng dah

2023-03-15

2

Siti komalasari

Siti komalasari

lanjut lagi kak...salam semangat

2023-03-01

1

lihat semua
Episodes
1 1. Ranvier
2 2. Berbeda...
3 3. Itu Buaya Kan ?
4 4. Darimana Kamu ?
5 5. Ga Sopan
6 6. Cerita Ranvier
7 7. Anak Lelaki
8 8. Isi Tas... ?
9 9. Teman Nyentrik
10 10. Ranvier Kembali
11 11. Memutus Ikatan
12 12. Genderuwo Di Pohon Rambutan
13 13. Ranvier Harus Lulus
14 14. Kesurupan Massal
15 15. Ranvier Tau...
16 16. Ketemu Eugene
17 17. Petani Ghaib
18 18. Melanggar Pantangan
19 19. Pantangan Apa ?
20 20. Kata Daeng Payau
21 21. Hanya Doa...?
22 22. Menghukum Tissa
23 23. Siulan Ranvier
24 24. Pamali
25 25. Ada Ular...!
26 26. Ditelephon Kakek
27 27. Ranvier Pergi ?
28 28. Diculik Lagi
29 29. Iming - Iming
30 30. Sinar Keperakan
31 31. Membujuk
32 32. Khodam Penjaga ?
33 33. Makhluk Planet
34 34. Pengagum Rahasia
35 35. Bayangan Perempuan
36 36. Mimpi Buruk Maudy
37 37. Kepala Tanpa Tubuh
38 38. Yang Ranvier Lakukan
39 39. Cita-Cita Akmal
40 40. Ternyata Ranvier...
41 41. Kaki Menggantung
42 42. Jijik
43 43. Cari Tempat Lain
44 44. Tongkat Ajaib Erwin
45 45. Hantu Homreng ?
46 46. Ancaman Daeng Payau
47 47. Arwah Penasaran
48 48. Jangan Mandi Bareng !
49 49. Ranvier Yang Menghadapi
50 50. Ranvier Pergi
51 51. Api Di Kartu Undangan
52 52. Mimpi Atau Bukan ?
53 53. Decker Dan Joshua
54 54. Siapa Albert ?
55 55. Anastasya...?
56 56. Bertamu Ke Rumah Albert
57 57. Mengintai
58 58. Teman Lama
59 59. Tunggu Kabar
60 60. Berkomunikasi Dengan Albert
61 61. Histeris
62 62. Menjalankan pesan
63 63. Jalan Buntu
64 64. Akmal Ngomel
65 65. Kata Ranvier
66 66. Kali Ke Dua
67 67. Janji Erwin
68 68. Nenek Misterius
69 69. Itu Setan...?
70 70. Ketemu Erwin
71 71. Ondel - Ondel
72 72. Sosok Kecil
73 73. Bayi Mencari Ibu
74 74. Tentang Ami
75 75. Bayi Ami
76 76. Memaafkan...
77 77. Karma ?
78 78. Waktu Keramat
79 79. Yang Pamit Siapa ?
80 80. Mau Pulang Pak ?
81 81. Aini Gentayangan...?
82 82. Jadi Tumbal ?
83 83. Tumbal Istimewa
84 84. Ada Orang...
85 85. Kyai Ireng
86 86. Sumpah Kyai Ireng
87 87. Jasad Tak Dikenal
88 88. Debt Colector
89 89. Dimomong Kuntilanak
90 90. Diganggu Ummu Sibyan ?
91 91. Mencari Eugene
92 92. Aura Ga Enak
93 93. Luka Eugene
94 94. Hantu Baik
95 95. Pesona Ranvier
96 96. Kontrak Aneh
97 97. Cewek Berambut Kribo
98 98. Kena Pelet...?
99 99. Jadi Dia...
100 100. Sundel Bolong ?
101 101. Mengejar Mutiara
102 102. Menempel Terus
103 103. Jin Penghuni Bedak
104 104. Ranvier Ditagih Janji...
105 105. Pesona Arcana
106 106. Berbeda...?
107 107. Siapkan Waktu...
108 108. Patah Hati Bareng
109 109. Ijin Kakek Randu
110 110. Keluarga Kyai Ranggana
111 111. Penjelasan Arcana
112 112. Makin Terikat
113 113. Rasa Yang Salah
114 114. Pamit...
115 115. Dicomblangin
116 116. Mantan Yang Kembali
117 117. Menggelengkan Kepala
118 118. Dikenalin
119 119. Feeling Buruk
120 120. Gagasan Erwin
121 121. Sosok Lain
122 122. Ketauan Aslinya
123 124. Ide Nyeleneh Kakek
124 125. Lho Kok...?!
125 126. Siap...
126 127. Siapa Wijaya ?
127 127. Mengecoh
128 128. Pulang Ke Rumah
129 129. Serangan Ghaib
130 130. Pesan Terakhir Nada
131 131. Tali Jerami
132 132. Putus Hubungan
133 133. Terikat Jerami
134 134. Suara Di Kamar
135 135. Anaknya Wijaya
136 136. Kerasukan
137 137. Pengorbanan Ayu
138 138. Jadi Sosok Itu...
139 139. Diobati Dulu
140 140. Mantan...
141 141. Pengakuan Wijaya
142 142. Selingkuh
143 143. Kemarahan Siti
144 144. Tanda Lahir
145 145. Labirin Ghaib
146 146. Dimaafkan
147 147. Ultimatum Ranvier
148 148. Pesen Mama...
149 149. Menjatuhkan Dua Nyamuk
150 150. Perhatian
151 151. Klien Penting
152 152. Diusir
153 153. Melamar
154 154. Pesan Misterius
155 155. Siapa Zero ?
156 156. Nada Diculik
157 157. Pingitan Urung
158 158. Malu - Malu
159 159. Ranvier Pergi
160 160. Pencuri Di Kafe
161 161. Pengawal...?
162 162. Permintaan Ganesh
163 163. Memanggil
164 164. Teman Nada ?
165 165. Nama Untuk Bayi Arcana
166 166. Rusuh
167 167. Melihat Barong ?
168 168. Pulang Dulu...
169 169. Honey Moon
170 170. Berangkat
171 171. Berjuang Bersama
172 172. Kamila Yang Melengkapi
Episodes

Updated 172 Episodes

1
1. Ranvier
2
2. Berbeda...
3
3. Itu Buaya Kan ?
4
4. Darimana Kamu ?
5
5. Ga Sopan
6
6. Cerita Ranvier
7
7. Anak Lelaki
8
8. Isi Tas... ?
9
9. Teman Nyentrik
10
10. Ranvier Kembali
11
11. Memutus Ikatan
12
12. Genderuwo Di Pohon Rambutan
13
13. Ranvier Harus Lulus
14
14. Kesurupan Massal
15
15. Ranvier Tau...
16
16. Ketemu Eugene
17
17. Petani Ghaib
18
18. Melanggar Pantangan
19
19. Pantangan Apa ?
20
20. Kata Daeng Payau
21
21. Hanya Doa...?
22
22. Menghukum Tissa
23
23. Siulan Ranvier
24
24. Pamali
25
25. Ada Ular...!
26
26. Ditelephon Kakek
27
27. Ranvier Pergi ?
28
28. Diculik Lagi
29
29. Iming - Iming
30
30. Sinar Keperakan
31
31. Membujuk
32
32. Khodam Penjaga ?
33
33. Makhluk Planet
34
34. Pengagum Rahasia
35
35. Bayangan Perempuan
36
36. Mimpi Buruk Maudy
37
37. Kepala Tanpa Tubuh
38
38. Yang Ranvier Lakukan
39
39. Cita-Cita Akmal
40
40. Ternyata Ranvier...
41
41. Kaki Menggantung
42
42. Jijik
43
43. Cari Tempat Lain
44
44. Tongkat Ajaib Erwin
45
45. Hantu Homreng ?
46
46. Ancaman Daeng Payau
47
47. Arwah Penasaran
48
48. Jangan Mandi Bareng !
49
49. Ranvier Yang Menghadapi
50
50. Ranvier Pergi
51
51. Api Di Kartu Undangan
52
52. Mimpi Atau Bukan ?
53
53. Decker Dan Joshua
54
54. Siapa Albert ?
55
55. Anastasya...?
56
56. Bertamu Ke Rumah Albert
57
57. Mengintai
58
58. Teman Lama
59
59. Tunggu Kabar
60
60. Berkomunikasi Dengan Albert
61
61. Histeris
62
62. Menjalankan pesan
63
63. Jalan Buntu
64
64. Akmal Ngomel
65
65. Kata Ranvier
66
66. Kali Ke Dua
67
67. Janji Erwin
68
68. Nenek Misterius
69
69. Itu Setan...?
70
70. Ketemu Erwin
71
71. Ondel - Ondel
72
72. Sosok Kecil
73
73. Bayi Mencari Ibu
74
74. Tentang Ami
75
75. Bayi Ami
76
76. Memaafkan...
77
77. Karma ?
78
78. Waktu Keramat
79
79. Yang Pamit Siapa ?
80
80. Mau Pulang Pak ?
81
81. Aini Gentayangan...?
82
82. Jadi Tumbal ?
83
83. Tumbal Istimewa
84
84. Ada Orang...
85
85. Kyai Ireng
86
86. Sumpah Kyai Ireng
87
87. Jasad Tak Dikenal
88
88. Debt Colector
89
89. Dimomong Kuntilanak
90
90. Diganggu Ummu Sibyan ?
91
91. Mencari Eugene
92
92. Aura Ga Enak
93
93. Luka Eugene
94
94. Hantu Baik
95
95. Pesona Ranvier
96
96. Kontrak Aneh
97
97. Cewek Berambut Kribo
98
98. Kena Pelet...?
99
99. Jadi Dia...
100
100. Sundel Bolong ?
101
101. Mengejar Mutiara
102
102. Menempel Terus
103
103. Jin Penghuni Bedak
104
104. Ranvier Ditagih Janji...
105
105. Pesona Arcana
106
106. Berbeda...?
107
107. Siapkan Waktu...
108
108. Patah Hati Bareng
109
109. Ijin Kakek Randu
110
110. Keluarga Kyai Ranggana
111
111. Penjelasan Arcana
112
112. Makin Terikat
113
113. Rasa Yang Salah
114
114. Pamit...
115
115. Dicomblangin
116
116. Mantan Yang Kembali
117
117. Menggelengkan Kepala
118
118. Dikenalin
119
119. Feeling Buruk
120
120. Gagasan Erwin
121
121. Sosok Lain
122
122. Ketauan Aslinya
123
124. Ide Nyeleneh Kakek
124
125. Lho Kok...?!
125
126. Siap...
126
127. Siapa Wijaya ?
127
127. Mengecoh
128
128. Pulang Ke Rumah
129
129. Serangan Ghaib
130
130. Pesan Terakhir Nada
131
131. Tali Jerami
132
132. Putus Hubungan
133
133. Terikat Jerami
134
134. Suara Di Kamar
135
135. Anaknya Wijaya
136
136. Kerasukan
137
137. Pengorbanan Ayu
138
138. Jadi Sosok Itu...
139
139. Diobati Dulu
140
140. Mantan...
141
141. Pengakuan Wijaya
142
142. Selingkuh
143
143. Kemarahan Siti
144
144. Tanda Lahir
145
145. Labirin Ghaib
146
146. Dimaafkan
147
147. Ultimatum Ranvier
148
148. Pesen Mama...
149
149. Menjatuhkan Dua Nyamuk
150
150. Perhatian
151
151. Klien Penting
152
152. Diusir
153
153. Melamar
154
154. Pesan Misterius
155
155. Siapa Zero ?
156
156. Nada Diculik
157
157. Pingitan Urung
158
158. Malu - Malu
159
159. Ranvier Pergi
160
160. Pencuri Di Kafe
161
161. Pengawal...?
162
162. Permintaan Ganesh
163
163. Memanggil
164
164. Teman Nada ?
165
165. Nama Untuk Bayi Arcana
166
166. Rusuh
167
167. Melihat Barong ?
168
168. Pulang Dulu...
169
169. Honey Moon
170
170. Berangkat
171
171. Berjuang Bersama
172
172. Kamila Yang Melengkapi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!