T. K. O. V | 17
____________________________
Setelah sampai di tempat yang dituju Queen langsung tertegun melihat bagaimana klasiknya ruangan besar itu, buku² yang terlihat sangat kuno tertata rapi di setiap tatakan.
Nuansa nya benar-benar seperti Queen berada dalam dunia dongeng karena saking tidak masuk akalnya tempat itu.
Jornes
Apa kau tidak pernah melihat isi perpustakaan?
[ Sarkas nya ]
Queen Belva Alvaretta
Aku terlalu sering ke perpustakaan, bahkan perpustakaan terbesar di Seoul pun pernah aku kunjungi.
Queen Belva Alvaretta
Tapi ini adalah pertama kalinya aku melihat perpustakaan sekuno ini
Queen Belva Alvaretta
[ Berjalan melihat-lihat ]
Jornes
Terserah kau saja
[ Memalingkan wajah ]
Jornes
Dimana raja, kenapa dia lama sekali
[ Gumamnya ]
Queen Belva Alvaretta
Tapi... kenapa Crish- ah! Raja, kenapa raja menyuruhmu untuk mengantarku kesini?
Queen Belva Alvaretta
Apa dia hanya ingin memamerkan perpustakaan kerajaan ini padaku?
[ Sarkas nya ]
Belum sempat Jornes menjawab pertanyaan aneh Queen itu tiba-tiba saja mereka mendengar langkah kaki yang sontak membuat mereka menoleh kearah suara tersebut, dan mereka mendapati seorang pria tinggi dengan pakaian khusus rajanya.
Queen Belva Alvaretta
Hah akhirnya dia datang juga. Kenapa kau menyuruhku untuk kesini?
Queen Belva Alvaretta
[ Tanpa sadar menggunakan bahasa santai ]
Jornes
Yakk! Apa kau tidak punya sopan santun?!
Jornes
Kau berbicara dengan bahasa yang tidak sopan pada raja kerajaan ini!
[ Menatap tajam Queen ]
Crishtensen Friedrich Vieland
[ Tertawa kecil ]
Crishtensen Friedrich Vieland
[ Berjalan menghampiri mereka ]
Crishtensen Friedrich Vieland
Tidak apa-apa Jor, Bela orang paling penting di kerajaan ini bahkan keberadaannya lebih penting dariku
Crishtensen Friedrich Vieland
Jadi biarkan saja dia berbicara santai kepadaku
Queen Belva Alvaretta
* Sepertinya hubungan mereka berdua lebih dari sekedar raja dan bawahannya *
Queen Belva Alvaretta
Maafkan aku, aku reflek dan melupakan janjiku
[ Merasa bersalah ]
Crishtensen Friedrich Vieland
Tidak apa-apa, lagipula kau melakukannya bukan di depan banyak orang melainkan hanya dihadapan Jornes. itu tidak masalah
Crishtensen Friedrich Vieland
[ Tersenyum manis ]
Queen Belva Alvaretta
[ Terdiam melihat senyum Crish ]
Queen Belva Alvaretta
* Kenapa dia terlihat jauh lebih ramah sekarang? *
Queen Belva Alvaretta
* Ah benar.. tentu saja dia harus ramah dan baik padaku, aku kan penolong kerajaan *
Queen Belva Alvaretta
[ Tersenyum bangga ]
Jornes yang akhirnya tersadar bahwa mereka saling menatap dengan senyuman hanya bisa menghela nafas malas yang seketika membuat mereka salah tingkah karena mendengar helaan nafasnya.
Crishtensen Friedrich Vieland
Ohiya aku mengajakmu kesini karena kita harus secepatnya memperjelas statusmu
Crishtensen Friedrich Vieland
Kau masih perlu membuktikan bahwa kau memanglah sang penyelamat itu
Queen Belva Alvaretta
Membuktikan? apa yang harus aku buktikan?
Queen Belva Alvaretta
Tapi di tempat seperti ini? Kau ingin menguji keterampilan membacaku?
Queen Belva Alvaretta
Apa ini berkaitan dengan cara membunuh iblis itu?
Crishtensen Friedrich Vieland
Ah bukan itu maksudku
[ Tertawa kecil mengejek Queen ]
Crishtensen Friedrich Vieland
Mari ikut aku. kau juga Jor
[ Berjalan mendahului mereka ]
Saat Crish sudah berjalan beberapa langkah, Queen hanya terdiam mencerna situasi hingga pada akhirnya Jornes memberi Queen kode lewat matanya untuk mengikuti Crish.
votenya guys hari senin nih😋
Comments