EPS. 15. Tidak sengaja mengorek Luka Lea.

Lea turun dari kamarnya, dan benar saja.. Richard dan Fitty sudah berada di sana, duduk di sofa ruang tengah kediaman Lea.

" Nah.. itu anaknya turun. " Ujar Livy ketika melihat Lea yang turun dari tangga.

" Halo Athalea.. " Sapa Fitty.

" Halo tan.. Chard. " Ujar Lea menyapa Fitty dan Richard.

" Halo, apakah kedatanganku mengganggumu, maaf jika aku mengganggumu, mama ku terlalu antusias ketika mendengar bahwa aku akan mengajarimu bermain piano. " Ujar Richard.

' Apakah aku masih bisa bilang bahwa kau menggangguku, kau bahkan sudah sampai di sini. ' Batin Lea sedikit kesal.

" Tidak apa apa. " Ujar Lea, akhinya.

" Sayang, bukankah kamu mengikuti kelas musik di sekolah? Kenapa malah meminta Richard untuk mengajarimu?" Ujar Livy.

" Guru musik mengatakan bahwa permainan Lea seperti mayat hidup, dan merekomendasikan untuk sering sering berlatih di rumah bersama dia ( Richard ) " Ujar Lea.

" Rupanya begitu.. tapi bagaimana? pianomu kan berada di kamar? " Ujar Livy..

" Terus? " Ucap Lea.

" Berarti Richard harus masuk kedalam kamarmu, sayang. " Ujar Livy. Seketika Lea terdiam..

' Benar juga.. ' Batin Lea.

Semua orang yang bekerja disana tahu bahwa Lea tidak suka jika kamarnya di masuki orang asing, terutama laki laki. Bahkan orang yang membersihkan kamar nya saja adalah orang yang sudah bekerja tahunan disana, lebih tepatnya orang yang membantu mengasuh Lea sejak kecil.

" Richard tidak mungkin melakukan hal yang macam macam di kamar anak gadis kok, Vy.. " Ujar Fitty.

" Bukan itu masalahnya Ty, kamu tahu sendiri Lea.. "

" Tidak apa apa.. Richard akan mengajari Lea piano di kamar Lea, ma. " Ujar Lea memotong perkataan Livy.

' Dia buta, seharusnya tidak apa apa aku membawanya masuk. ' Batin Lea.

" Baiklah.. " Ujar Livy akhirnya.

Dan di sini lah meraka akhirnya, di depan kamar Lea. Dengan berpegangan pada tangga Richard akhirnya bisa sampai di lantai dua, dimana kamar Lea berada.

" Silahkan masuk." Ujar Lea.

" Jika kamu keberatan maka tidak usah latihan hari ini juga tidak apa apa, Lea. Kita masih bisa berlatih lain hari, atau berlatih di kelas musik nanti di sekolah. " Ujar Ricahrd.

" Jika aku bilang masuk, maka masuk.. aku tidak suka mengulang dua kali kata kataku. " Ujar Lea, dan Richard terkekeh mendengarnya.

" Baiklah.. " Ujar Richard akhirnya.

Ketika Richard baru masuk kedalam kamar Lea, yang tercium adalah aroma eucalyptus mint. Sangat berbeda dengan gadis gadis kebanyakan yang menggunakan wangi wangian bunga, Lea adalah pencinta aroma mint.

" Hadap ke kanan, lalu berjalan lah sepuluh langkah kedepan. " Ujar Lea.

" Oke.. " Sahut Richard. Richard pun berjalan mengikuti instruksi yang Lea berikan.

" Putar ke kanan lagi, dan berjalanlah sekitar lima belas langkah, dan belok ke kiri lalu berjalan sekitar enam langkah. Disana Pianoku berada. " Ujar Lea.

" Oke.. " Sahut Richard.

Richard kembali berjalan mengikuti instruksi Lea dan ya, dia sampai di piano Lea. Richard duduk di piano Lea dan mulai menekan tuts piano itu dengan jari jari tangan nya.

' Dia sungguh bisa bermain tanpa melihat, hebat juga. ' Batin Lea.

" Kemari, kita bermain bersama untuk permulaan. " Ujar Richard.

Lea duduk di samping Richard, dan mereka mulai memainkan lagu yang seperti pertama mereka mainkan bersama di kelas musik. Dan untuk kedua kalinya, Lea merasakan ketenangan ketika memainkan piano bersama Richard.

Dan untuk kali ini, Richard tidak hanya bermain piano saja, tapi dia juga bernyanyi sepenggal sepenggal lagu yang sedang dia mainkan.

Lea yang di beri part untuk bernyanyi, tidak menyanyikan partnya dan hanya diam saja memainkan pianonya. Hingga akhirnya lagu itu selesai, dan Richard bertepuk tangan karena Lea berhasil memainkan part pianonya dengan baik.

" Kamu melakukan nya dengan baik, Lea. " Ujar Richard.

" Aku bukan anak kecil yang harus di pujji sebegitu meriahnya, ajari saja aku bagaimana bermain piano agar memiliki alunan nada yang indah dan hidup. " Ujar Lea, dan Richard tersenyum mendengarnya.

" Maaf, aku hanya merasa senang, karena kamu bisa memainkan part milikmu dengan baik. Lain kali mungkin akan lebih bagus jika kamu ikut menyanyikan part bagianmu ." Ujar Richard.

" Never." Ujar Lea.

" Never say never, we never know what will happen in the future, Lea." Ujar Richard, sambil tersenyum.

" Baiklah, mari kita mulai untuk melihat permainanmu. Lepaskan belenggu di hatimu, Lea.. Bayangkan saja hal hal yang indah, ekspresikan itu lewat ketukan ketukan di tuts pianomu." Ujar Richard.

Tapi hal indah apa yang pernah Lea rasakan? Sejak usia 7 tahun, Lea sudah menghadapi pahitnya perceraian kedua orang tua nya. Mungkin saat Lea kecil dia juga memiliki kenangan indah.. Tapi semua itu sudah terkubur.

Terkubur bersama perpisahan kedua orang tuanya, terkubur bersama teriakan teriakan dan suara pertengkaran ayah dan ibunya dulu. Tidak ada lagi yang tersisa di hati Lea, sehingga dia tumbuh menjadi gadis yang dingin.

" Lea.." Panggil Richard.

" Mudah bagimu mengatakan itu, karena kau tidak berada di posisiku." Ujar Lea dengan tatapan kosongnya.

" Lea.." Ujar Richard yang hendak mencari keberadaan tangan Lea.

Lea langsung menghempaskan tangan Richard, ketika tangan nya berhasil di raih oleh Richard. Namun Richard tidak menyerah begitu saja, dia kembali meraih tangan Lea.

" Dengar Lea.. Maaf. Aku tidak bermaksud demikian padamu." Ujar Richard.

Lea hanya diam menatap Richard yang berada di hadapan nya. Entah mengapa bayangan bayangan saat ia kecil dan bermain dengan Richard yang juga sama kecilnya seperti dirinya dulu.

Air mata Lea menetes ketika kembali mendengar tawa dirinya yang masih kecil, dan itu jauh sebelum perceraian kedua orang tuanya terjadi. Tapi walaupun air matanya menetes, wajah Lea tetap datar tanpa ekspresi.

" Lea.. " Panggil Richard.

Richard merasakan tetesan air mata di tangan nya, dan Richard yakin saat ini Lea sedang menangis. Ia menjadi semakin merasa bersalah pada Lea.

" Kita pernah berteman Lea.. Kita pernah bermain bersama, tertawa bersama. Jika karena perceraian ayah dan ibumu kamu menjadi begini, maka lupakan saja. Bayangkan saja masa masa saat kamu tertawa bebas bersamaku, saat kamu masih sering memanggilku si gendut." Ujar Richard.

Lea terkejut mendengarnya, apa yang di katakan Richard itu yang sedang dia bayangkan. Tapi jika mengingat kilas balik masa kecilnya, luka nya juga ikut terbuka.

" Lupakan.. Aku sedang tidak ingin bermain piano hari ini." Ujar Lea, sambil menghempaskan tangan Richard.

" Lea.." Ujar Richard.

" Keluar." Ujar Lea.

" Lea, maaf.." Ujar Richard.

" Aku bilang keluar!! Keluar!!" Teriak Lea.

Richard terkejut mebdengar suara Lea yang meninggi, itu tanda Lea berada di batas kesabaran nya.

" Baiklah, kita akan berlatih lagi nanti ketika suasana hatimu lebih baik." Ujar Richard, sambil tersenyum.

" KELUAR!!" Teriak Lea, sambil bangun dari duduknya.

Lea menutup telinga nya, dan air matanya terus mengalir walau wajhnya tidak terlihat sedih. Ia berjalan mundur dan sampai di sudut kaca jendela kamarnya.

Teriakan itu sampai di telinga Fitty dan Livy, keduanya pun langsung bergegas naik ke atas untuk melihat apa yang terjadi.

" Lea, ada apa nak?" Tanya Livy.

" Kenapa sayang?" Tanya Fitty pada Richard.

" Lea.. Maafkan aku." Ujar Richard.

" Keluar! " Teriak Lea.

" Baik, aku akan keluar.. maafkan aku. " Ujar Richard dengan wajah bersalahnya.

" Lea, sayang.. jangan begitu." Ujar Livy.

" Keluar aku bilang.. Keluar!" Ujar Lea dengan air mata yang terus mengalir.

" Livy, tidak apa apa, kami pulang dulu. Kamu tenangkan Lea, dia butuh waktu untuk menenangkan dirinya." Ujar Fitty, sambil menatap Lea dengan kasihan.

" Maafkan Lea, ya Richard.. " Ujar Livy.

" Tidak apa apa tante, ini salah Richard." Ujar Richard.

" Kalau begitu kami pulang dulu." Ujar Fitty, dan Livy mengangguk.

" Mama juga keluar." Ujar Lea.

" Sayang.." Ujar Livy.

" Lea mohon, ma.. Lea ingin sendiri." Ujar Lea, akhirnya Livy pun keluar dengan berat hati.

Setelah semua orang pergi, Lea langsung mengunci dirinya di dalam kamar dan masuk kedalam kamar mandi. Lea mengguyur dirinya sendiri dengan air dingin.

Lea berharap air dingin bisa membuat kepala dan hatinya dingin kembali, tapi rupanya Lea justru terisak. Di bawah guyuran air itu, Lea terisak sendirian sambil memejamkan matanya.

' Kenapa harus luka itu yang teringat, kenapa begitu sulit melupakan pria s*alan itu ( ayah Lea ). Dia menghancurkan semuanya.. ' Batin Lea..

TO BE CONTINUED...

Episodes
1 EPS. 1. AWAL .
2 EPS. 2. BERTEMU PRIA BUTA
3 EPS. 3. SALAH KOSTUM.
4 EPS. 4. Membantu menyeberang jalan ala Lea.
5 EPS. 5. PESTA ULANG TAHUN.
6 EPS. 6. SULIT UNTUK MENGERTI LEA.
7 EPS. 7. BERMAIN PIANO.
8 EPS. 8. Terpaksa mengantar Richard.
9 EPS. 9. MENERIMA DONOR.
10 EPS. 10. MENOLONG.
11 EPS. 11. VIDEO LEA, BEREDAR.
12 EPS. 12. DI SKORS.
13 EPS. 13. Bertemu Richard dan mencari alasan.
14 EPS. 14. Tidak jadi di skors.
15 EPS. 15. Tidak sengaja mengorek Luka Lea.
16 EPS. 16. Klarivikasi Juno dan Dean.
17 EPS. 17 Lea sakit.
18 EPS. 18. Bertemu mantan Ayah.
19 EPS. 19. Ciuman kecelakaan.
20 EPS. 20. Kesepakatan berlatih piano..
21 EPS. 21. Aku akan membuatmu mengenal apa itu cinta.
22 EPS. 22. Memperkenalkan Livy kepada dunia.
23 EPS. 23. Gara gara es buah.
24 EPS. 24. Membuat Lea mengingat masa lalu.
25 EPS. 25. Si paranoid dan si buta.
26 EPS.26. Sulit mencari pendonor.
27 EPS. 27. Juno yang masih penasaran.
28 EPS. 28. Lea yang sedikit aneh.
29 EPS. 29. Menebus waktu.
30 EPS. 30. Menyelamatkan Juno kedua kali.
31 EPS. 31. Murid baru dari sekolah lama.
32 EPS. 32. Mencari rekaman cctv.
33 EPS. 33. Kakek Lea.
34 EPS. 34. Lea dengan ketegasan nya.
35 EPS. 35. Alika ber ulah.
36 EPS. 36. Lea kembali tersenyum.
37 EPS. 37. Sebuah kenyataan untuk Anton.
38 EPS. 38. Pembalasan.
39 EPS. 39. Mencoba..
40 EPS. 40. Kakek dan cucunya.
41 EPS. 41. Donor untuk Richard.
42 EPS.42. Richard pergi.
43 EPS. 43.Perundungan
44 EPS. 44. Kyle dan kebodohan nya.
45 EPS. 45. Richard bisa melihat kembali
46 EPS. 46. Tidak sengaja bertemu Anton.
47 EPS. 47. Sweet seventen Lea
48 EPS. 48. Sweet seventen Lea.
49 EPS. 49. Kembali sekolah.
50 EPS. 50. Hati Anton yang hancur.
51 EPS. 51. Merelakan masalalu.
52 EPS. 52. Flower Fields.
53 EPS. 53. Kunang kunang dan kenangan.
54 EPS. 54. Tanding Latihan.
55 EPS. 55. Kenyataan tak seindah mimpi.
56 EPS. 56. Tidak mau berkomitmen.
57 EPS. 57. Real kapten.
58 EPS. 58. RIRI DENGAN PERASAAN NYA DAN JUNO DENGAN PRINSIPNYA.
59 EPS. 59. Memberi kejutan malah terkejut.
60 EPS. 60. Richard dan perasaan nya.
61 EPS. 61. Richard dan perasaan nya
62 EPS. 62. Menghindar tapi percuma.
63 EPS. 63. Berkumpul untuk merayakan kemenangan TIGER
64 EPS. 64. RIRI HILANG.
65 EPS. 65. Riri menyerah dengan perasaan nya.
66 EPS. 66. Masalalu cinta pertama Juno.
67 EPS. 67. Nasehat Riri untuk Lea.
68 EPS. 68. FIRST DATE.
69 EPS. 69. FIRST KISS.
70 EPS. 70. Lea mendapat pencerahan.
71 EPS. 71. That's my girl.
72 EPS. 72. Aku mencintaimu.
73 EPS. 73. Mencoba menyatukan dua kepala batu.
74 EPS. 74. Saling jujur.
75 EPS. 75. Sama sama berjuang.
76 EPS.76. LIVY SAKIT
77 EPS. 77. Mencari donor untuk Livy.
78 EPS. 78. Kecelakaan kecil.
79 EPS. 79.
80 EPS. 80.
81 EPS. 81. Operasi Livy.
82 EPS. 82. RIP. ANTON
83 EPS. 83. END..
Episodes

Updated 83 Episodes

1
EPS. 1. AWAL .
2
EPS. 2. BERTEMU PRIA BUTA
3
EPS. 3. SALAH KOSTUM.
4
EPS. 4. Membantu menyeberang jalan ala Lea.
5
EPS. 5. PESTA ULANG TAHUN.
6
EPS. 6. SULIT UNTUK MENGERTI LEA.
7
EPS. 7. BERMAIN PIANO.
8
EPS. 8. Terpaksa mengantar Richard.
9
EPS. 9. MENERIMA DONOR.
10
EPS. 10. MENOLONG.
11
EPS. 11. VIDEO LEA, BEREDAR.
12
EPS. 12. DI SKORS.
13
EPS. 13. Bertemu Richard dan mencari alasan.
14
EPS. 14. Tidak jadi di skors.
15
EPS. 15. Tidak sengaja mengorek Luka Lea.
16
EPS. 16. Klarivikasi Juno dan Dean.
17
EPS. 17 Lea sakit.
18
EPS. 18. Bertemu mantan Ayah.
19
EPS. 19. Ciuman kecelakaan.
20
EPS. 20. Kesepakatan berlatih piano..
21
EPS. 21. Aku akan membuatmu mengenal apa itu cinta.
22
EPS. 22. Memperkenalkan Livy kepada dunia.
23
EPS. 23. Gara gara es buah.
24
EPS. 24. Membuat Lea mengingat masa lalu.
25
EPS. 25. Si paranoid dan si buta.
26
EPS.26. Sulit mencari pendonor.
27
EPS. 27. Juno yang masih penasaran.
28
EPS. 28. Lea yang sedikit aneh.
29
EPS. 29. Menebus waktu.
30
EPS. 30. Menyelamatkan Juno kedua kali.
31
EPS. 31. Murid baru dari sekolah lama.
32
EPS. 32. Mencari rekaman cctv.
33
EPS. 33. Kakek Lea.
34
EPS. 34. Lea dengan ketegasan nya.
35
EPS. 35. Alika ber ulah.
36
EPS. 36. Lea kembali tersenyum.
37
EPS. 37. Sebuah kenyataan untuk Anton.
38
EPS. 38. Pembalasan.
39
EPS. 39. Mencoba..
40
EPS. 40. Kakek dan cucunya.
41
EPS. 41. Donor untuk Richard.
42
EPS.42. Richard pergi.
43
EPS. 43.Perundungan
44
EPS. 44. Kyle dan kebodohan nya.
45
EPS. 45. Richard bisa melihat kembali
46
EPS. 46. Tidak sengaja bertemu Anton.
47
EPS. 47. Sweet seventen Lea
48
EPS. 48. Sweet seventen Lea.
49
EPS. 49. Kembali sekolah.
50
EPS. 50. Hati Anton yang hancur.
51
EPS. 51. Merelakan masalalu.
52
EPS. 52. Flower Fields.
53
EPS. 53. Kunang kunang dan kenangan.
54
EPS. 54. Tanding Latihan.
55
EPS. 55. Kenyataan tak seindah mimpi.
56
EPS. 56. Tidak mau berkomitmen.
57
EPS. 57. Real kapten.
58
EPS. 58. RIRI DENGAN PERASAAN NYA DAN JUNO DENGAN PRINSIPNYA.
59
EPS. 59. Memberi kejutan malah terkejut.
60
EPS. 60. Richard dan perasaan nya.
61
EPS. 61. Richard dan perasaan nya
62
EPS. 62. Menghindar tapi percuma.
63
EPS. 63. Berkumpul untuk merayakan kemenangan TIGER
64
EPS. 64. RIRI HILANG.
65
EPS. 65. Riri menyerah dengan perasaan nya.
66
EPS. 66. Masalalu cinta pertama Juno.
67
EPS. 67. Nasehat Riri untuk Lea.
68
EPS. 68. FIRST DATE.
69
EPS. 69. FIRST KISS.
70
EPS. 70. Lea mendapat pencerahan.
71
EPS. 71. That's my girl.
72
EPS. 72. Aku mencintaimu.
73
EPS. 73. Mencoba menyatukan dua kepala batu.
74
EPS. 74. Saling jujur.
75
EPS. 75. Sama sama berjuang.
76
EPS.76. LIVY SAKIT
77
EPS. 77. Mencari donor untuk Livy.
78
EPS. 78. Kecelakaan kecil.
79
EPS. 79.
80
EPS. 80.
81
EPS. 81. Operasi Livy.
82
EPS. 82. RIP. ANTON
83
EPS. 83. END..

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!