'' Sudah Umma.. Zila sudah siap. '' Jawab Zila berusaha Terdengar baik baik saja karena dia juga tidak ingin Umma nya sedih jika tau dia sedang tidak baik baik saja.
'' Ya sudah, Ayo kita turun ke bawa,Itu sudah ada calon suami mu di bawah menunggu mu '' Kata Umma Zahra saat melihat ILham sudah masuk ke dalam Rumahnya di sambut oleh ustadz Sulaiman.
''Zira juga sudah ada di bawah kan Umma.. Zila tidak mau pergi hanya berdua dengan pria itu'' Kata Zila.
Zahra tersenyum'' Anak Umma gemesin banget sih.. Ya enggak lah... Mana bisa kalian pergi berdua saja sayang.. Kalian kan belum muhrim.. Zira juga ikut nemanin kalian... Lagi pula kata Tante Aara tadi masa nelpon Umma memberi tau kan pada Umma jika calon suami mu juga tidak sendiri, dia bersama sekertaris nya yang mengemudi mobilnya '' Jelas Umma Zahra tersenyum hangat pada putrinya. Zila mengangguk pelan pada Umma nya.
,,,
Di bawah Zira baru saja dari ngemil di dapur dan ingin melangkah keluar. Tidak sengaja dia melihat ILham yang sedang duduk di ruang keluarga sedang berbicara dengan Abinya. Zira buru buru bersembunyi saat menyadari bahwa itu adalah pria yang dia temui Tempoh hari di kantor ABADIJAYA group. Zira dan Zila memang tidak tau Yang mana anak anak Aggam dan Aara, Karena mereka biasa bertemu hanya di panti Al Amin saja.
'' Tunggu, Apa itu calon suami kak Zila... Astaghfirullah... Jika itu benar, Sial apa aku.. Di mana aku ingin menyembunyikan wajah ku ini.. Aaaa... Dia pasti masih sangat mengenali wajah ku yang sudah memberikan nya kenangan terindah '' Gumam Zira melihat tangan nya yang tidak sengaja memegang milik berharga ILham.
'' Astaghfirullah.... Bagaimana ini.....'' Teriak Zira dengan nada di pelankan.
Tiba-tiba terdengar suara Umma nya dari belakang. "Zira.. Apa yang kau lakukan di sini.. Keluar lah.. Kakak mu sudah berada di luar." Kata Umma Zahra pada putrinya.
"I iya Umma" Jawab Zira sedikit gugup karena harus bertemu dengan ILham. Zira perlahan melangkah keluar menuju ruang tengah sambil berusaha menyembunyikan wajahnya dari calon suami kakaknya.
Di ruang keluarga Abi Sulaiman memperkenalkan ILham dengan Zila, ILham memperhatikan penampilan Zila yang menunduk, Ternyata sangat mirip dengan penampilan Mommynya yang menggunakan cadar. Fikir ILham.
Tidak berapa lama Zira juga datang sambil menunduk kan pandangan nya lebih tepatnya berusaha menyembunyikan wajahnya dari ILham.
" Ini sodara kembaran Calon istri mu, kalian akan pergi bersama" Kata Ustadz Sulaiman memperkenalkan Zira pada ILham.
ILham tersenyum tipis pada ustadz Sulaiman sambil melirik pada Zira yang menghindari nya. ILham merasa tidak asing pada wajah Zira yang terlihat sedikit dari menunduknya.
Tidak berapa lama mereka pun pamit ke Butik karena Aara sudah menunggu di sana jadi mereka sedikit buru buru.
Di Mobil ILham duduk di depan sebelah kemudi. Sedangkan Zira dan Zila duduk di kursi penumpang. ILham Terus melihat pada Zira melalui kaca mobil, Dia ingin memperjelas penglihatan nya jika itu adalah gadis Bodoh yang ceroboh tapi Zira yang menyadari jika ILham memperhatikan nya terus berusaha menyembunyikan wajahnya dari ILham.
Mereka semua di mobil hanya diam tidak ada yang bersuara.
Beberapa minit berlalu mereka pun tiba di lokasi Mommy Aara. Jack membukakan pintu mobil untuk tuan mudanya. Kemudian juga membuka untuk Zila, sebelum Jack membuka pintu untuk Zira, Zira sudah lebih dulu turun dari mobil.
ILham Zila dan Zira melangkah masuk ke dalam butik. Zira memelan kan langkah kakinya agar tidak sejajar dengan ILham yang terus berusaha melihat wajah nya.
ILham yang menyadari Zira melambat kan langkah nya. Dia juga ikut melambat kan langkah kaki nya dan dengan sengaja sedikit mendekati Zira.
Sial. Batin Zira yang Sadar dengan tindakan ILham.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 104 Episodes
Comments
Nendah Wenda
malunya zira
2024-02-16
2
Ani Ani
kan malu
2024-01-22
0
revinurinsani
udah jodoh tuh
2023-12-14
0