SOLUSI

Saat ini, Romeo sedang berada diluar ruang rawat untuk menghubungi ibunya. Tujuannya hanya satu, yaitu meminta nomor ponsel orang tua Rere.

"Untuk apa?" Bu Risa jelas bertanya karena ini terasa janggang baginya.

"Ini darurat Bu, tolong segera kirim nomornya, nanti Romeo jelaskan."

Tahu jika anaknya sedang tak ingin diajak berdebat, Bu Risa segera mengirim kontak Pak Tomas pada Romeo. Dia tahu seperti apa keras kepalanya Romeo, kalau tak dikasih, pasti akan terus memaksa.

Setelah mendapatkan nomor tersebut Romeo langsung menghubungi orang tua Rere.

Sedangkan didalam kamar, suster sedang berdebat dengan Rere yang tengah mengamuk. Rere melepas paksa jarum infus yang ada dipergelangan tangannya hingga darahnya menetes netes mengenai sprei dan pakaian.

"Tolong bekerja samalah nyonya, jangan mempersulit kerja saya." Ujar suster yang hendak memasang kembali jarum infus tersebut.

Rere menarik tanganya kasar karena tak mau dipasang infus lagi. Darahnya makin deras menetes, dan terasa perih, tapi ini tak ada apa apanya dibanding luka tak bersadarah yang dia rasakan.

"Saya tak butuh benda ini, saya mau pulang." Rere hendak turun dari brankar tapi dihalangi oleh dua orang suster.

"Anda masih sangat lemah. Kalau anda nekat pulang, bisa berbahaya bagi janin yang ada dikandungan anda."

Mendengar itu Rere malah makin bersemangat untuk menuruni brankar. Jika janin ini mati dengan sendirinya, dia tak perlu susah susah memikirkan cara untuk menggugurkannya. Dan itu artinya, setengah dari masalahnya selesai.

"Itu malah lebih bagus, aku tak perlu susah susah menggugurkannya."

"Astaghfirullah." Kedua suster tersebut geleng geleng sambil beristighfar. Mereka terenyuh melihat ada wanita yang senang jika kehilangan janinnya.

Tiba tiba, Rere teringat tentang artikel yang pernah dia baca di internet.

"Suster, bukankan korban perkosaan, diperbolehkan untuk melalukan aborsi?" Rere seperti mendapatkan jalan keluar.

Kedua suster tersebut saling menatap dengan dahi mengkerut.

"Ada pasal tentang itu kan? Saya korban perkosaan, tolong lakukan aborsi." Rere menarik lengan salah satu suster sambil menatapnya penuh harap.

"Itu memang benar Nyonya. Kehamilan karena perkosaan boleh diaborsi karena ditakutkan bisa menjadikan trauma psikologis bagi korban. Tapi kembali lagi, semua ada prosedurnya. Tak semua orang yang mengaku diperkosa bisa melakukan abortus. Aburtus bisa dilakukan hanya jika usia janin sesuai dengan kejadian perkosaan dan dibawah 6 minggu. Selain itu juga harus ada surat keterangan dari psikolog dan kepolisian."

Rere melepaskan lengan suster itu sambil tersenyum kecut. Ribet sekali prosedurnya. Bagaimana bisa dapat surat BAP dari kepolisian jika dia saja tak melapor. Melaporpun tak ada buktinya.

"Saya tak tahu masalah apa yang sedang anda hadapi dengan suami. Tapi saran saya, bicarakan baik baik, bukan malah meminta abortus, apalagi sampai ngaku ngaku hamil karena perkosaan."

"Suami?" Rere mengernyit mendengar ucapan suster tersebut. Sejak kapan dia punya suami? Dan siapa suaminya?

Haikal, apa mungkin Romeo menceritakan kejadian tadi pada Haikal? Lalu Haikal memutuskan untuk meneruskan pernikahan karena dia mencintaiku dan tak mau kehilanganku?

"Saya lihat suami anda sangat mencemaskan kondisi anda dan janin anda. Miris, sangat berbanding terbalik dengan anda yang malah menginginkan aborsi." Suster tersebut geleng geleng sambil membuang nafas kasar.

Benarkah Haikal sangat mencemaskanku?

Disaat Rere masih sibuk dengan pikirannya, tiba tiba saja Romeo masuk.

"Itu suami anda datang."

Mata Rere membulat sempurna. Kedua telapak tangannya menutupi mulutnya yang terbuka lebar.

Jadi Romeo berpura pura menjadi suamiku? Sepertinya aku terlalu berharap pada Haikal.

Suster meraih tangan Rere dan hendak kembali memasang infus. Tapi lagi lagi, Rere berontak dengan menarik kasar pergelangan tangannya.

"Tolong kerjasamanya nyonya." Suster tersebut dibuat naik darah gara gara kelakuan Rere.

"Aku mau pulang, tolong jangan paksa saya tetap disini." Rere mendorong suster tersebut lalu turun dari atas ranjang. Tapi kepalanya yang pusing membuatnya hampir terjatuh, beruntung salah satu suster memegangi lengannya.

Romeo gegas menghampiri Rere, mengangkat tubuh lemah itu kembali keatas ranjang.

"Menurutlah Re, demi kebaikanmu."

Rere yang merasa pusing berat sekaligus lemas, tak lagi menolak saat suster memasangkan infus ditangannya. Selesai melakukan tugasnya, kedua suster tersebut meninggalkan ruangan Rere.

"Kau bisa pergi, nanti aku akan menyuruh suster untuk menghubungi orang tuaku." Ujar Rere dengan kedua mata terpejam karena pusing.

"Aku sudah menghubungi orang tuamu. Dan aku akan tetap disini sampai mereka datang."

"Tak perlu, aku bisa sendiri."

"Sendiri? Agar kamu bisa bunuh diri lagi atau kabur dari sini?"

"Bukan urusanmu." Rere memiringkan tubuhnya, memunggungi Romeo.

"Tadi kau bertanya solusi padakukan?"

Rere diam saja, dia yakin Romeo juga pasti tak punya solusi.

"Aku punya solusi."

Rere masih setia dengan diamnya.

"Aku akan menikahimu."

Deg

Rere yang terkejut langsung membalikkan badannya kearah Romeo.

"Aku akan menikahimu dan menjadi ayah dari janin dalam kandunganmu."

Rere tertawa. Ucapan Romeo barusan terdengar seperti belas kasihan baginya.

"Aku tak butuh dikasihani Romeo. Aku hanya perlu melenyapkan janin setan ini lalu meneruskan hidup."

"Tolong jangan menolak Re, please."

"Pergilah Romeo, sekali aku tegaskan. Aku tak butuh dikasihani."

"Orang tuamu dalam perjalanan kemari. Aku akan mengatakan niatku untuk menikahimu pada mereka.'

"Tapi aku ti_"

"Diamlah Re." Potong Romeo cepat. "Kamu minta solusi padaku kan? Aku sudah dapat solusi itu, jadi menurutlah."

Terpopuler

Comments

Farida Wahyuni

Farida Wahyuni

sok jadi pahlawan, padahal penjahat yang sebenanrnya.

2024-01-23

9

Kustri

Kustri

coba nama rere di ganti juli.... romi & juli wkwkwkkkk

2023-09-29

3

Bray Abray

Bray Abray

wow

2023-07-13

0

lihat semua
Episodes
1 BALAS DENDAM
2 ADA YANG ANEH
3 CALON KAKAK IPAR
4 KESAN PERTAMA YANG BURUK
5 DISITUASI TERJEPIT
6 POSITIF
7 MENCARI INFO
8 BATAL MENIKAH
9 MENGIKUTI
10 PINGSAN
11 SOLUSI
12 RESTU YANG TERHALANG
13 PENGAKUAN ROMEO
14 DILEMA
15 MENUJU SAH
16 SAH
17 STATUS BARU
18 MAKAN MALAM
19 CEK KANDUNGAN
20 RINDUKAN AKU
21 KEMBALI BEKERJA
22 SUDAH TAK ADA HUBUNGAN
23 TAK ADA KABAR
24 HANYA MENANYAKAN KABAR
25 PANTI ASUHAN
26 LELAHKU LANGSUNG HILANG
27 MUNGKINKAH?
28 YAKIN DULU
29 TAK MENYESAL
30 BELUM MOVE ON
31 BENCI TAPI RINDU
32 REZEKI BABY
33 ADA YANG TERBAKAR
34 NOMOR TELEPON
35 JULIET
36 GRAND OPENING
37 TAK MAMPU KEHILANGAN.
38 ADA APA DENGAN ROMEO
39 BUAT DIA MENCINTAIMU
40 PERLENGKAPAN BAYI
41 HANYA KAMU YANG BISA
42 NYAMAN
43 I LOVE YOU TOO
44 MULAI BERAKSI
45 AKU MASA DEPANMU
46 DAPAT IZIN
47 MERENCANAKAN
48 DIA BUKAN ANAK HARAM
49 BOLU PANDAN
50 SUASANA CANGGUNG
51 GINA DALANGNYA
52 AKU BENCI MEREKA
53 KITA TETAP SAUDARA
54 MENJALANKAN MISI
55 MENJALANKAN MISI 2
56 MAAFKAN AKU ROMEO
57 BERSAMA 3 ORANG ASING
58 RASA CINTA
59 SYOK
60 YA, AKU PELAKUNYA
61 MEREKA HARUS MEMBAYAR SEMUANYA
62 TAK MEMIHAK SALAH SATU
63 ROMEO TAK SEJAHAT ITU
64 SELALU MEMIKIRKAN ROMEO
65 AKU MERINDUKANMU RE
66 PERTIMBANGKAN
67 SUAMI SIAGA
68 TETAP AKU YANG MENANG
69 SEPERTINYA MAU MELAHIRKAN
70 PERGILAH, KAMI TAK BUTUH KAMU
71 WELCOME TO THE WORLD, BOY
72 BENCI TAPI CINTA
73 KELUARGA KECIL
74 IKHLAS
75 MENOLONG SI GEMBUL
76 MENUA BERSAMAKU
77 TERSEBAR
78 MALAS SEKALI KALAU SAMA DENGAN HAIKAL
79 BUKAN SALAHKU, TAPI KARMA
80 BIDADARIKU
81 BERTEMU LAGI
82 ACARA BABY RYU
83 MELAMAR
84 ALHAMDULILLAH
85 DUA DUANYA DIKUASAI
86 YANG SEMPAT TERTUNDA
87 KABAR MENGEJUTKAN
88 MEMAAFKAN
89 TAK MAU KEHILANGAN LAGI
90 AKHIR BAHAGIA
Episodes

Updated 90 Episodes

1
BALAS DENDAM
2
ADA YANG ANEH
3
CALON KAKAK IPAR
4
KESAN PERTAMA YANG BURUK
5
DISITUASI TERJEPIT
6
POSITIF
7
MENCARI INFO
8
BATAL MENIKAH
9
MENGIKUTI
10
PINGSAN
11
SOLUSI
12
RESTU YANG TERHALANG
13
PENGAKUAN ROMEO
14
DILEMA
15
MENUJU SAH
16
SAH
17
STATUS BARU
18
MAKAN MALAM
19
CEK KANDUNGAN
20
RINDUKAN AKU
21
KEMBALI BEKERJA
22
SUDAH TAK ADA HUBUNGAN
23
TAK ADA KABAR
24
HANYA MENANYAKAN KABAR
25
PANTI ASUHAN
26
LELAHKU LANGSUNG HILANG
27
MUNGKINKAH?
28
YAKIN DULU
29
TAK MENYESAL
30
BELUM MOVE ON
31
BENCI TAPI RINDU
32
REZEKI BABY
33
ADA YANG TERBAKAR
34
NOMOR TELEPON
35
JULIET
36
GRAND OPENING
37
TAK MAMPU KEHILANGAN.
38
ADA APA DENGAN ROMEO
39
BUAT DIA MENCINTAIMU
40
PERLENGKAPAN BAYI
41
HANYA KAMU YANG BISA
42
NYAMAN
43
I LOVE YOU TOO
44
MULAI BERAKSI
45
AKU MASA DEPANMU
46
DAPAT IZIN
47
MERENCANAKAN
48
DIA BUKAN ANAK HARAM
49
BOLU PANDAN
50
SUASANA CANGGUNG
51
GINA DALANGNYA
52
AKU BENCI MEREKA
53
KITA TETAP SAUDARA
54
MENJALANKAN MISI
55
MENJALANKAN MISI 2
56
MAAFKAN AKU ROMEO
57
BERSAMA 3 ORANG ASING
58
RASA CINTA
59
SYOK
60
YA, AKU PELAKUNYA
61
MEREKA HARUS MEMBAYAR SEMUANYA
62
TAK MEMIHAK SALAH SATU
63
ROMEO TAK SEJAHAT ITU
64
SELALU MEMIKIRKAN ROMEO
65
AKU MERINDUKANMU RE
66
PERTIMBANGKAN
67
SUAMI SIAGA
68
TETAP AKU YANG MENANG
69
SEPERTINYA MAU MELAHIRKAN
70
PERGILAH, KAMI TAK BUTUH KAMU
71
WELCOME TO THE WORLD, BOY
72
BENCI TAPI CINTA
73
KELUARGA KECIL
74
IKHLAS
75
MENOLONG SI GEMBUL
76
MENUA BERSAMAKU
77
TERSEBAR
78
MALAS SEKALI KALAU SAMA DENGAN HAIKAL
79
BUKAN SALAHKU, TAPI KARMA
80
BIDADARIKU
81
BERTEMU LAGI
82
ACARA BABY RYU
83
MELAMAR
84
ALHAMDULILLAH
85
DUA DUANYA DIKUASAI
86
YANG SEMPAT TERTUNDA
87
KABAR MENGEJUTKAN
88
MEMAAFKAN
89
TAK MAU KEHILANGAN LAGI
90
AKHIR BAHAGIA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!