Episode 19

Rafka dan Si Kembar sudah sampai di rumah Karin, dan lebih tepatnya sekarang Rafka sedang berada di depan pintu rumah Karin.

Tok .. Tok .. Tok

ceklek

"si.." orang yang membuka pintu tidak melanjutkan kata-katanya karena kaget.

"Maaf apa Karin nya ada?" tanya Rafka.

orang yang membuka pintu itu langsung tersadar dari lamunannya, dan orang itu adalah Raisa, ia kaget tatkala membuka pintu ada orang yang sedang di perbincangkan oleh semua orang berada di hadapannya, bagaimana tidak Crazy Rich Duda anak dua itu selalu jadi perbincangan entah karena statusnya ataupun karena kesuksesannya.

"A-da, silahkan masuk nanti saya panggilkan"

Rafka masuk ke dalam rumah Karin dengan menuntun Si Kembar di kedua sisinya. tak lama kemudian Karin datang dengan memakai baju tidur satin polosnya, dia terkejut melihat Rafka tengah duduk di ruang tamu bersama Si Kembar.

"Tuan" panggil Karin pada Rafka.

Rafka yang di panggil pun menoleh kearah Karin yang memanggilnya, dia tersenyum.

"Maaf telah mengganggu waktunya, tadi Si Kembar merengek ingin bertemu denganmu jadi aku membawanya ke sini" Ucap Rafka tidak enak pada Karin.

"Tidak apa-apa Tuan" Ucap Karin tersenyum.

Rafka terkesima melihat senyum Karin, Karin yang memiliki wajah putih bersih serta rambut yang di kuncir menambah kesan kecantikannya, dia rasanya ingin memiliki Karin, namun dia malu akan statusnya yang hanya seorang Duda anak dua.

"Aunty aku kangen" Ucap Kenzi manja.

"Kangen? padahal kan kalian setiap hari kesini kok udah kangen lagi aja" Ucap Karin mengusap wajah Si Kembar.

"iya habisnya pengen denger cerita dari Aunty, soalnya Daddy Sama Oma gak pernah bacain cerita Aunty." Ucap Kenzo santai.

Rafka dan Mama Ayu memang tak pernah membacakan dongeng atau cerita pada Si Kembar, karena mereka membiarkan anak-anak itu bermain atau menonton dan kalau Si kembar mengantuk mereka akan menidurkannya tanpa membaca dongeng.

"oh begitu ya, nanti saja baca ceritanya yah, sekarang Aunty mau tanya, kalian udah makan malam belum?" Tanya Karin lembut.

"Belum Aunty" jawab Si Kembar.

"Ya sudah, kalau begitu kita makan bareng, kebetulan Aunty Karin masak banyak" Ajak Karin

Si Kembar menganggukkan kepalanya, sedangkan Rafka merasa tidak enak sudah merepotkan Karin.

"Karin tidak usah, Si Kembar makan di rumah saja kami tidak ingin merepotkan mu lagi" Ucap Rafka.

"Tidak apa-apa Tuan, hanya saja disini makannya dengan lauk sederhana jika tuan tidak keberatan, kita makan bareng disini saja biar tambah Rame." Ucap Karin tersenyum lembut.

Rafka akhirnya mengiyakan permintaan Karin, mereka makan bersama ditambah Raisa dan juga Kiki dengan lauk sederhana , hanya ada tumis kangkung, tempe goreng dan ikan nila goreng. saat makan ada drama kecil yang berasal dari Si Kembar yang mau di suapi Karin, karena terus merengek akhirnya Rafka mengalah dengan syarat Kenzo di suapi dirinya tidak boleh keduanya di suapi Karin. sedangkan Karin menyuapi Kenzi, setelahnya Si kembar dan Rafka makan dengan lahapnya.

Acara makan malam terasa hangat dengan adanya dua anak kecil diantara mereka. Karin , Rafka dan Si Kembar sudah seperti keluarga yang harmonis jika dilihat oleh orang lain.

Acara makan malam telah selesai, Raisa membuat teh hangat untuk Rafka atas pemintaan Karin. Si kembar sedang bermain dengan Kiki di Kamar Karin, di ikuti Raisa yang sudah menyiapkan teh untuk Rafka.

"Karin maaf sudah banyak merepotkan mu selama ini dan juga terima kasih atas makan malamnya, aku jadi merasa tidak enak karena Si Kembar setiap hari datang kesini" Ucap Rafka

"Tida usah sungkan Tuan, Saya merasa senang dengan adanya Si Kembar Saya menadi tidak bosan" jawab Karin.

"Apa kakimu sudah merasa lebih baik? dan lukamu yang lain? Maaf aku baru bisa menemui mu setelah kecelakaan itu, akhir-akhir ini banyak pekerjaan yang tidak bisa aku tinggalkan jadi sekali lagi aku minta maaf"

Rafka merasa sangat bersalah pada Karin, pasalnya setelah kecelakaan itu terjadi dia tidak pernah menemui Karin, baru kali ini dia bisa menyempatkan datang, itupun karena si kembar yang meminta , jika tidak dia pasti larut dengan pekerjaannya lagi, karena tanggung jawabnya sebagai CEO dia selalu sibuk sampai ketika pulang dia hanya menyempatkan waktu untuk si kembar dan melanjutkan pekerjaan nya di ruang kerja di mansion nya sampai larut malam.

"sama sekali tidak masalah Tuan, jangan merasa bersalah seperti itu, luka di tubuh saya sudah sembuh , dan kaki saya juga sudah membaik mungkin esok atau lusa kaki saya sudah bisa bergerak seperti semula" tutur Karin.

"Terimakasih untuk semua nya Karin" Ucap Rafka tulus.

"Sama-sama Tuan" jawab Karin menyunggingkan senyumnya.

"Kalau begitu sekarang aku mau mengajak Si Kembar pulang, Karena hari sudah semakin larut tidak enak jika terlalu malam bertamu" Ucap Rafka.

"saya akan panggilkan Kenzo dan Kenzi" Ucap Karin.

saat Karin melangkahkan kakinya dia merasakan ada yang merayap di kakinya yang membuat badannya tak seimbang, Rafka yang menyadari Kalau Karin akan terjatuh langsung menangkapnya.

Aaahhhh Kecoa ...

Grepp ..

Deg!

Deg!

Jantung keduanya berdebar saat Rafka mendekap tubuh Karin, sesaat Keduanya menatap satu sama lain dan terdiam.

"Hati-hati, biar aku saja yang memanggil Si Kembar" ucap Rafka khawatir

Karin sadar dari lamunannya.

"Ba-iklah , bisakah tuan melepaskan saya" Ucap Karin dengan wajah yang memerah.

"Baiklah hati-hati takutnya kakimu sakit"

Rafka menurunkan badan Karin dengan hati-hati.

Raisa dan yang lainnya datang karena mendengar teriakan Karin.

"Teh Kenapa Teriak? bikin kaget aja" Tanya Kiki.

"Iya Rin, kamu gak papa kan?" Tanya Raisa khawatir.

"Aunty apa Daddy jahat Sama Aunty makanya Aunty berteriak?" tuduh Kenzi melirik Daddy nya.

"Iya Aunty biar Kenzo yang memarahi Daddy, Aunty gak perlu takut" timpal Kenzo.

"Aunty tidak apa-apa Sayang, tadi ada kecoa di kaki Aunty jadi Aunty teriak karena Aunty paling takut dengan kecoa" jawab Karin setelah menetralkan degup jantungnya.

"hey kalian, kenapa kalian menuduh Daddy jahat sama Aunty kalian? yang ada, Daddy tadi nolongin Aunty saat mau jatuh, kalian ini asal nuduh aja." Ucap Rafka kesal.

"Iya kan kali aja Daddy jahat sama Aunty, kalau sampai Daddy jahat sama Aunty Kenzo dan Kenzi akan pasang badan untuk Aunty." Ucap Kenzo dengan memelototi Rafka.

"Berani ya sekarang sama Daddy" Ucap Rafka menghampiri kedua anaknya dan...

"Hahahaha .. Daddy .. Geli.. Geli Dad .. Hahaha" Teriak si kembar kegelian.

Semua orang yang ada di sana terkekeh melihat kelakuan Rafka dan Si Kembar, sampai kedua anaknya menyerah baru Rafka menghentikan aksinya kemudian mengajak Si Kembar pulang dan Pamit pada Karin.

Terpopuler

Comments

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

𝒔𝒊 𝒌𝒆𝒎𝒃𝒂𝒓 𝒃𝒖𝒕𝒖𝒉 𝒔𝒐𝒔𝒐𝒌 𝒊𝒃𝒖

2024-08-21

1

Sarie Anisa

Sarie Anisa

Seneng ya liat nya harmonis

2023-11-01

1

lihat semua
Episodes
1 episode 1
2 Episode 2
3 Episode 3
4 Episode 4
5 Episode 5 - serangan jantung
6 Episode 6- bercerita
7 Episode 7 - Apa kita punya Mommy?
8 Episode 8
9 Episode 9
10 Episode 10
11 Episode 11 - Berkunjung
12 Episode 12
13 Episode 13
14 Episode 14
15 Episode 15
16 Episode 16
17 Episode 17 - Misi Si Kembar
18 Episode 18 - ikut ke kantor
19 Episode 19
20 Episode 20 - Ulang tahun Si Kembar
21 Episode 21
22 Episode 22
23 Episode 23
24 Episode 24 - keinginan si kembar
25 Episode 25
26 Episode 26 - Terlalu cepat
27 Episode 27
28 Episode 28
29 Episode 29
30 Episode 30 - luka si kembar
31 Episode 31 - Rahasia si kembar
32 Episode 32 - kepergok
33 Episode 33 - tersipu
34 Episode 34
35 Episode 35
36 Episode 36 - Liburan
37 Episode 37
38 Episode 38
39 Episode 39 - Mengungkapkan
40 Episode 40 - kabar ayah Raisa
41 Episode 41 - perkara roti sobek
42 Episode 42
43 Episode 43
44 Episode 44 - Reza terluka
45 Episode 45
46 Episode 46
47 Episode 47
48 Episode 48 - hampir gila
49 Episode 49- salah paham
50 Episode 50
51 Episode 51
52 Episode 52 - siapa wanita itu?
53 Episode 53
54 Episode 54 - banyak cowok ganteng
55 Episode 55 - maaf
56 Episode 56 - mana adiknya?
57 pengumuman
58 Episode 57
59 Episode 58
60 Episode 59
61 Episode 60
62 Episode 61
63 Episode 62
64 Episode 63
65 Episode 64 - jadi pacar bohongan
66 Episode 65
67 Episode 66
68 Episode 67
69 Episode 68
70 Episode 69
71 Episode 70
72 Episode 71
73 Episode 72
74 Episode 73
75 Episode 74
76 Episode 75
77 Episode 76
78 Episode 77
79 Episode 78
80 Episode 79
81 Episode 80
82 Episode 81
83 Episode 82
84 Episode 83 - si kembar hilang
85 Episode 84
86 Episode 85
87 Episode 86
88 Episode 87
89 Episode 88
90 Episode 89
91 Episode 90
92 Episode 91
93 Episode 92
94 Episode 93
95 Episode 94
96 Episode 95
97 Episode 96
98 Episode 97
99 Episode 98
100 Episode 99
101 Episode 100
102 Episode 101
103 Episode 102
104 Episode 103
105 Episode 104
106 Episode 105
107 Episode 106
108 Episode 107
109 Episode 108
110 Episode 109
111 Episode 110
112 Episode 111
113 Episode 112
114 Episode 113
115 Episode 114
116 Episode 115
117 Episode 116
118 Episode 117
119 Episode 118
120 Episode 119
121 Episode 120
122 Episode 121
123 Episode 122
124 Episode 123
125 Episode 124
126 Episode 125
127 Episode 126
128 Episode 127
129 Episode 128
130 Episode 129
131 Episode 130
132 Episode 131
133 Episode 132
134 Episode 133
135 Episode 134
136 Episode 135
137 Episode 136
138 Episode 137
139 Episode 138
140 Episode 139
141 Episode 140
142 Episode 141
143 Episode 142
144 Episode 143
145 Episode 144
146 Episode 145
147 Episode 146
148 Episode 147
149 Episode 148
150 Episode 149
151 Episode 150
152 Episode 151
153 Episode 152
154 Episode 153
155 Episode 154
156 Episode 155
157 Episode 156
158 Episode 157
159 Episode 158
160 Episode 159
161 Episode 160
162 Episode 161
163 Episode 162
164 Episode 163
165 Episode 164
166 Episnode 165
167 Episode 166
168 Episode 167
169 Episode 168
170 Episode 169
171 Episode 170
172 Episode 171
173 Episode 172
174 Episode 173
175 Episode 174
176 Episode 175
177 Episode 176
178 Episode 177
179 Epispde 178
180 Episode 179
181 Episode 180
182 Episode 181
183 Episode 182
184 Episode 183
185 Episode 184
186 Episode 185
187 Novel Baru "Mengandung Benih si Culun"
Episodes

Updated 187 Episodes

1
episode 1
2
Episode 2
3
Episode 3
4
Episode 4
5
Episode 5 - serangan jantung
6
Episode 6- bercerita
7
Episode 7 - Apa kita punya Mommy?
8
Episode 8
9
Episode 9
10
Episode 10
11
Episode 11 - Berkunjung
12
Episode 12
13
Episode 13
14
Episode 14
15
Episode 15
16
Episode 16
17
Episode 17 - Misi Si Kembar
18
Episode 18 - ikut ke kantor
19
Episode 19
20
Episode 20 - Ulang tahun Si Kembar
21
Episode 21
22
Episode 22
23
Episode 23
24
Episode 24 - keinginan si kembar
25
Episode 25
26
Episode 26 - Terlalu cepat
27
Episode 27
28
Episode 28
29
Episode 29
30
Episode 30 - luka si kembar
31
Episode 31 - Rahasia si kembar
32
Episode 32 - kepergok
33
Episode 33 - tersipu
34
Episode 34
35
Episode 35
36
Episode 36 - Liburan
37
Episode 37
38
Episode 38
39
Episode 39 - Mengungkapkan
40
Episode 40 - kabar ayah Raisa
41
Episode 41 - perkara roti sobek
42
Episode 42
43
Episode 43
44
Episode 44 - Reza terluka
45
Episode 45
46
Episode 46
47
Episode 47
48
Episode 48 - hampir gila
49
Episode 49- salah paham
50
Episode 50
51
Episode 51
52
Episode 52 - siapa wanita itu?
53
Episode 53
54
Episode 54 - banyak cowok ganteng
55
Episode 55 - maaf
56
Episode 56 - mana adiknya?
57
pengumuman
58
Episode 57
59
Episode 58
60
Episode 59
61
Episode 60
62
Episode 61
63
Episode 62
64
Episode 63
65
Episode 64 - jadi pacar bohongan
66
Episode 65
67
Episode 66
68
Episode 67
69
Episode 68
70
Episode 69
71
Episode 70
72
Episode 71
73
Episode 72
74
Episode 73
75
Episode 74
76
Episode 75
77
Episode 76
78
Episode 77
79
Episode 78
80
Episode 79
81
Episode 80
82
Episode 81
83
Episode 82
84
Episode 83 - si kembar hilang
85
Episode 84
86
Episode 85
87
Episode 86
88
Episode 87
89
Episode 88
90
Episode 89
91
Episode 90
92
Episode 91
93
Episode 92
94
Episode 93
95
Episode 94
96
Episode 95
97
Episode 96
98
Episode 97
99
Episode 98
100
Episode 99
101
Episode 100
102
Episode 101
103
Episode 102
104
Episode 103
105
Episode 104
106
Episode 105
107
Episode 106
108
Episode 107
109
Episode 108
110
Episode 109
111
Episode 110
112
Episode 111
113
Episode 112
114
Episode 113
115
Episode 114
116
Episode 115
117
Episode 116
118
Episode 117
119
Episode 118
120
Episode 119
121
Episode 120
122
Episode 121
123
Episode 122
124
Episode 123
125
Episode 124
126
Episode 125
127
Episode 126
128
Episode 127
129
Episode 128
130
Episode 129
131
Episode 130
132
Episode 131
133
Episode 132
134
Episode 133
135
Episode 134
136
Episode 135
137
Episode 136
138
Episode 137
139
Episode 138
140
Episode 139
141
Episode 140
142
Episode 141
143
Episode 142
144
Episode 143
145
Episode 144
146
Episode 145
147
Episode 146
148
Episode 147
149
Episode 148
150
Episode 149
151
Episode 150
152
Episode 151
153
Episode 152
154
Episode 153
155
Episode 154
156
Episode 155
157
Episode 156
158
Episode 157
159
Episode 158
160
Episode 159
161
Episode 160
162
Episode 161
163
Episode 162
164
Episode 163
165
Episode 164
166
Episnode 165
167
Episode 166
168
Episode 167
169
Episode 168
170
Episode 169
171
Episode 170
172
Episode 171
173
Episode 172
174
Episode 173
175
Episode 174
176
Episode 175
177
Episode 176
178
Episode 177
179
Epispde 178
180
Episode 179
181
Episode 180
182
Episode 181
183
Episode 182
184
Episode 183
185
Episode 184
186
Episode 185
187
Novel Baru "Mengandung Benih si Culun"

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!