Tak terasa malam sudah tiba, di mansion Elena, pernikahan antara Elena dan Arthur tengah dilaksanakan. Pernikahan itu hanya dihadiri oleh beberapa orang yang mempunyai kepentingan. Bahkan dari pihak mempelai pria tidak mengirimkan wali.
Sehingga membuat Erlan bertanya - tanya kepada menantunya itu.
Disepanjang sesi pernikahan itu Elena selalu cemberut saja sampai seperti tidak ada semangat untuk menjalani hidup. Tampak raut wajah terpaksa Elena tampilkan di sesi pernikahan. Arthur pun tak kalah cemberut, ya... Meskipun itu memang anaknya tetapi kan dia juga mempunyai perasaan terpaksa.
Bahkan sepertinya Tuhan merestui pernikahan ini, karena pernikahan ini berjalan dengan lancar dari mulai awal hingga akhir.
Setelah selesai melaksanakan pernikahan beberapa orang yang sudah tidak mempunyai kepentingan itu pulang.
“Ehem... Semuanya nanti setelah kalian membersihkan diri. Saya mohon untuk berkumpul di ruang keluarga,” pinta Erlan semuanya pun menganggukkan kepalanya,” ujar Erlan sembari menatap anggota keluarganya.
“Dan khusus untuk kamu,” ucap Erlan sembari menunjuk Arthur.
Arthur pun menyimak dengan serius.
Meskipun kalian sudah menikah saya sudah menyiapkan kamar tidur yang berada di samping kamar Elena yang ada di lantai 2,” ucap Erlan memberitahu Arthur.
“Elena antar Arthur ke kamarnya!” perintah dari Erlan tentu segera Dilaksanakan oleh Elena
“Baik pah...,” jawab Elena sembari memberi kode kepada Arthur untuk mengikutinya.
Arthur pun mengerti arti kodenya sehingga ia memutuskan untuk mengikuti Elena.
Sesampainya didepan Kamar Elena kembali marah - marah tidak jelas.
“Sialan kenapa jadinya malah begini,” umpat Elena merutuki kebodohannya karena mau diajak kerja sama dengan Kayla di sebuah. Mungkin dulu sewaktu menjadwalkan rapat Elena tidak memperhitungkan sesiko nya.
“Arthur , kamar mu ada disamping kiri ku, nah yang ini,” ucap Elena sembari menunjuk sebuah pintu kamar. Arthur melihat tangan Elena yang digunakan untuk menunjuk itu.
“Okey, dan kamar mu?” tanya Arthur balik sembari menunggu jawaban dari Elena.
“Kamar ku ada disini, nanti malam akan aku bacakan peraturannya. Lebih baik kau mandi dan berganti pakaian Arthur kasihan Papa sedang menunggu kita,” ucap Elena kepada Arthur yang masih melihat-lihat sekelilingnya.
Mereka berdua pun masuk ke kamar masing-masing.
Tidak berselang lama, Arthur maupun Elena sudah membersihkan diri dan berganti pakaian. Mereka berdua pun turun secara bersama-sama.
Dengan menuruni setiap anak tangga. Nah jika biasanya sepasang pengantin baru setelah menikah pasti akan merasakan kebahagiaan tetapi, tidak sepertinya untuk mereka. Sedari tadi rasa tertekan dan keterpaksaan selalu menyelimuti diri mereka.
Ketika sampai di ruang keluarga, suasana mendadak berubah apalagi ketika Arthur hanya duduk di sofa. Arthur pun hanya bisa menundukkan kepalanya tidak berani menatap mata para mertuanya.
Elena duduk di samping mamanya. Karena ia tidak mau dekat-dekat dengan Arthur.
“Semuanya sudah hadir disini. Papa berpesan kepada kalian semua. Bahwa untuk Elena, kamu kini sudah menjadi istri dari Arthur maka perlakukan dia selayak mungkin. Juga diperut kamu ada seorang bayi yang tidak bersalah, maka papa mohon dengan sangat sayangi bayi itu,” ucap Erlan memberi nasehat kepada Elena.
Elena menghela napas kesal, baru saja ia duduk, Elna sudah diberi nasehat panjang lebar yang membuat Elena malas melakukannya.
Elena pun menatap sinis Arthur barulah ia menanggapi nasehat dari Erlan.
“Oh iya, pa. Nanti Elena perlakukan Arthur seperti sumi Elena,” jawab Elena bohong. Tiba-tiba Olivia menginjak kaki Elena yang ada dibawah meja dengan keras, hingga Elena mengeluarkan suaranya.
“Akh..,” pekik Elena berbohong kembali.
“Ada apa Elena?” tanya Erlan sembari menaik turunkan alisnya.
“Oh tidak pa. Ini Elena juga akan mempertahankan bayi ini,” jawab Elena sembari tersenyum supaya Erlan percaya.
Mana mungkin ia ingin mempertahankan bayi ini. Cihh mimpi.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 55 Episodes
Comments
Muhamad Bardi
dasar mak lampir kamu akan nyesel nanti kalau kamu tau athur itu orang kaya..
2023-02-08
0