Bab 8 Terpaksa Menikah

Tak terasa malam sudah tiba, di mansion Elena, pernikahan antara Elena dan Arthur tengah dilaksanakan. Pernikahan itu hanya dihadiri oleh beberapa orang yang mempunyai kepentingan. Bahkan dari pihak mempelai pria tidak mengirimkan wali.

Sehingga membuat Erlan bertanya - tanya kepada menantunya itu.

Disepanjang sesi pernikahan itu Elena selalu cemberut saja sampai seperti tidak ada semangat untuk menjalani hidup. Tampak raut wajah terpaksa Elena tampilkan di sesi pernikahan. Arthur pun tak kalah cemberut, ya... Meskipun itu memang anaknya tetapi kan dia juga mempunyai perasaan terpaksa.

Bahkan sepertinya Tuhan merestui pernikahan ini, karena pernikahan ini berjalan dengan lancar dari mulai awal hingga akhir.

Setelah selesai melaksanakan pernikahan beberapa orang yang sudah tidak mempunyai kepentingan itu pulang.

“Ehem... Semuanya nanti setelah kalian membersihkan diri. Saya mohon untuk berkumpul di ruang keluarga,” pinta Erlan semuanya pun menganggukkan kepalanya,” ujar Erlan sembari menatap anggota keluarganya.

“Dan khusus untuk kamu,” ucap Erlan sembari menunjuk Arthur.

Arthur pun menyimak dengan serius.

Meskipun kalian sudah menikah saya sudah menyiapkan kamar tidur yang berada di samping kamar Elena yang ada di lantai 2,” ucap Erlan memberitahu Arthur.

“Elena antar Arthur ke kamarnya!” perintah dari Erlan tentu segera Dilaksanakan oleh Elena

“Baik pah...,” jawab Elena sembari memberi kode kepada Arthur untuk mengikutinya.

Arthur pun mengerti arti kodenya sehingga ia memutuskan untuk mengikuti Elena.

Sesampainya didepan Kamar Elena kembali marah - marah tidak jelas.

“Sialan kenapa jadinya malah begini,” umpat Elena merutuki kebodohannya karena mau diajak kerja sama dengan Kayla di sebuah. Mungkin dulu sewaktu menjadwalkan rapat Elena tidak memperhitungkan sesiko nya.

“Arthur , kamar mu ada disamping kiri ku, nah yang ini,” ucap Elena sembari menunjuk sebuah pintu kamar. Arthur melihat tangan Elena yang digunakan untuk menunjuk itu.

“Okey, dan kamar mu?” tanya Arthur balik sembari menunggu jawaban dari Elena.

“Kamar ku ada disini, nanti malam akan aku bacakan peraturannya. Lebih baik kau mandi dan berganti pakaian Arthur kasihan Papa sedang menunggu kita,” ucap Elena kepada Arthur yang masih melihat-lihat sekelilingnya.

Mereka berdua pun masuk ke kamar masing-masing.

Tidak berselang lama, Arthur maupun Elena sudah membersihkan diri dan berganti pakaian. Mereka berdua pun turun secara bersama-sama.

Dengan menuruni setiap anak tangga. Nah jika biasanya sepasang pengantin baru setelah menikah pasti akan merasakan kebahagiaan tetapi, tidak sepertinya untuk mereka. Sedari tadi rasa tertekan dan keterpaksaan selalu menyelimuti diri mereka.

Ketika sampai di ruang keluarga, suasana mendadak berubah apalagi ketika Arthur hanya duduk di sofa. Arthur pun hanya bisa menundukkan kepalanya tidak berani menatap mata para mertuanya.

Elena duduk di samping mamanya. Karena ia tidak mau dekat-dekat dengan Arthur.

“Semuanya sudah hadir disini. Papa berpesan kepada kalian semua. Bahwa untuk Elena, kamu kini sudah menjadi istri dari Arthur maka perlakukan dia selayak mungkin. Juga diperut kamu ada seorang bayi yang tidak bersalah, maka papa mohon dengan sangat sayangi bayi itu,” ucap Erlan memberi nasehat kepada Elena.

Elena menghela napas kesal, baru saja ia duduk, Elna sudah diberi nasehat panjang lebar yang membuat Elena malas melakukannya.

Elena pun menatap sinis Arthur barulah ia menanggapi nasehat dari Erlan.

“Oh iya, pa. Nanti Elena perlakukan Arthur seperti sumi Elena,” jawab Elena bohong. Tiba-tiba Olivia menginjak kaki Elena yang ada dibawah meja dengan keras, hingga Elena mengeluarkan suaranya.

“Akh..,” pekik Elena berbohong kembali.

“Ada apa Elena?” tanya Erlan sembari menaik turunkan alisnya.

“Oh tidak pa. Ini Elena juga akan mempertahankan bayi ini,” jawab Elena sembari tersenyum supaya Erlan percaya.

Mana mungkin ia ingin mempertahankan bayi ini. Cihh mimpi.

Terpopuler

Comments

Muhamad Bardi

Muhamad Bardi

dasar mak lampir kamu akan nyesel nanti kalau kamu tau athur itu orang kaya..

2023-02-08

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Rencana
2 Bab 2 Dijebak
3 Bab 3 Mencari Pelaku
4 Bab 4 Ternyata Pria Itu
5 Bab 5 Menemui Arthur
6 Bab 6 Pergi ke Mansion Elena
7 Bab 7 Mendapatkan Cacian
8 Bab 8 Terpaksa Menikah
9 Bab 9 Siapakah Arthur Sebenarnya?
10 Bab 10 Keteledoran Elena
11 Bab 11 Identitas Arthur Yang Sebenarnya
12 Bab 12 Arthur Kembali ke Mansion Elena
13 Bab 13 Kedatangan Kayla
14 Bab 14 Makan Malam yang Kacau
15 Bab 15 Apakah Petinggi Perusahaan itu Arthur?
16 Bab 16 Makan Siang Bersama
17 Bab 17 Mangga Muda
18 Bab 18 Sebuah Rencana Pembalasan Dendam
19 Bab 19 Club Malam
20 Bab 20 Hancurnya Keluarga Elana
21 Bab 21 Kost Arthur
22 Bab 22 Kebusukan Kayla
23 Bab 23 Memulai Usaha
24 Bab 24 Pasar
25 Bab 25 Membuat Serikaya Nangka
26 Bab 26 Hari Pertama Berjualan
27 Bab 27 Memasak Rica-rica
28 Bab 28 Rencana Kayla
29 Bab 29 Ada apa ini?
30 Bab 30 Keracunan
31 Bab 31 Ternyata Kayla
32 Bab 32 Penyesalan Olivia dan Elena
33 bab 33 Penyiksaan Kayla Part 1
34 Bab 34 Penyiksaan Kayla Part 2
35 Bab 35 Pergi ke Mansion
36 Bab 36 Pembantu
37 Bab 37 Kenapa dengan Anna?
38 Bab 38 Menjadi Seorang Pembantu
39 Bab 39 Siapa dia?
40 Bab 40 Flashback
41 Bab 41 Kemarahan Rizal
42 Bab 42 Perbincangan antara
43 Bab 43 Sekretaris Baru
44 Bab 44 Menjenguk Hendri
45 Bab 45 Kesalah Pahaman
46 Bab 46 Nasehat dari Daddy dan Momm
47 Bab 47 Memulai Semuanya dari Awal
48 Bab 48 Bubur Ayam
49 Bab 49 Perusahaan Elana
50 Bab 50 Masa Lalu Arthur
51 Bab 51 Sahabat Masa SMA
52 Bab 52 Mencelakai Elena
53 Bab 53 Beberapa Bulan Kemudian
54 Bab 54 Kembali ke Luar Negeri
55 Bab 55 [Tamat] Akhirnya Kebahagiaan
Episodes

Updated 55 Episodes

1
Bab 1 Rencana
2
Bab 2 Dijebak
3
Bab 3 Mencari Pelaku
4
Bab 4 Ternyata Pria Itu
5
Bab 5 Menemui Arthur
6
Bab 6 Pergi ke Mansion Elena
7
Bab 7 Mendapatkan Cacian
8
Bab 8 Terpaksa Menikah
9
Bab 9 Siapakah Arthur Sebenarnya?
10
Bab 10 Keteledoran Elena
11
Bab 11 Identitas Arthur Yang Sebenarnya
12
Bab 12 Arthur Kembali ke Mansion Elena
13
Bab 13 Kedatangan Kayla
14
Bab 14 Makan Malam yang Kacau
15
Bab 15 Apakah Petinggi Perusahaan itu Arthur?
16
Bab 16 Makan Siang Bersama
17
Bab 17 Mangga Muda
18
Bab 18 Sebuah Rencana Pembalasan Dendam
19
Bab 19 Club Malam
20
Bab 20 Hancurnya Keluarga Elana
21
Bab 21 Kost Arthur
22
Bab 22 Kebusukan Kayla
23
Bab 23 Memulai Usaha
24
Bab 24 Pasar
25
Bab 25 Membuat Serikaya Nangka
26
Bab 26 Hari Pertama Berjualan
27
Bab 27 Memasak Rica-rica
28
Bab 28 Rencana Kayla
29
Bab 29 Ada apa ini?
30
Bab 30 Keracunan
31
Bab 31 Ternyata Kayla
32
Bab 32 Penyesalan Olivia dan Elena
33
bab 33 Penyiksaan Kayla Part 1
34
Bab 34 Penyiksaan Kayla Part 2
35
Bab 35 Pergi ke Mansion
36
Bab 36 Pembantu
37
Bab 37 Kenapa dengan Anna?
38
Bab 38 Menjadi Seorang Pembantu
39
Bab 39 Siapa dia?
40
Bab 40 Flashback
41
Bab 41 Kemarahan Rizal
42
Bab 42 Perbincangan antara
43
Bab 43 Sekretaris Baru
44
Bab 44 Menjenguk Hendri
45
Bab 45 Kesalah Pahaman
46
Bab 46 Nasehat dari Daddy dan Momm
47
Bab 47 Memulai Semuanya dari Awal
48
Bab 48 Bubur Ayam
49
Bab 49 Perusahaan Elana
50
Bab 50 Masa Lalu Arthur
51
Bab 51 Sahabat Masa SMA
52
Bab 52 Mencelakai Elena
53
Bab 53 Beberapa Bulan Kemudian
54
Bab 54 Kembali ke Luar Negeri
55
Bab 55 [Tamat] Akhirnya Kebahagiaan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!