Bab 3 Mencari Pelaku

Setelah merasa semua aman barulah Elena pergi meninggalkan tempat laknat itu. Elena mengatakan jika ia tidak akan pernah menginjakkan kakinya di Club.

Elena tidak pulang ke mansion tetapi ia pergi ke mansion sahabatnya. Entah kenapa jika ada sesuatu masalah pasti Elena akan lari ke sahabatnya itu.

Anna Agatha Wiyata, nama panggilannya Anna sahabat dari Elena sejak kecil. Mereka berdua tumbuh dan besar bersama-sama dilingkungan yang sama, tetapi semenjak orang tua Elena cerai Elena pindah rumah, membuat Elena dan Anna jarang bertemu.

Elena menancapkan gas nya kemudian mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi sampai-sampai ia tidak peduli dengan keselamatan nya.

“Cittt”

Mobil ferrari itu sudah terparkir rapi dihalaman mansion Anna. Elena dengan gembira berlari masuk ke mansion itu.

“Anna!!” panggil Elena dari luar tetapi yang keluar adalah seorang wanita paruh baya yang Elena ketahui sebagai asisten rumah tangga di mansion Anna.

“Wah ada Non Elena, maaf non Anna baru saja berangkat kerja,” ucap wanita paruh baya itu sembari tersenyum ramah.

“Kalau begitu ya, sudah Bi,” sahut Elena kini mukanya terlihat murung, seperti tak ada semangat untuk hidup.

Akhirnya Elena pun kembali pulang ke mansion nya.

Hari-hari selanjutnya Elena lalui seperti biasanya, ia sudah melupakan kejadian malam itu dan berharap tidak ada janin yang tumbuh di rahimnya.

Tetapi tidak untuk malam ini, ketika makan malam Elena tak sengaja menghirup bau sup yang membuat Elena mual, sehingga Elena memuntahkan semua isi perutnya.

“Huekk - huekk,”

Di wastafel Elena terus saja memuntahkan isi perutnya hingga sang Mama pun datang untuk melihat keadaan putrinya.

Olivia Queen Harrison, Mama dari Elena datang dengan wajah paniknya.

“Elena... Apa kamu sakit nak?” tanya Olivia sembari memijat tengkuk Elena.

Elena tak menjawab pertanyaan yang dilontarkan Mama nya itu. Elena terduduk lemas di lantai.

“Ini non air hangatnya,” ucap seorang asisten rumah tangga sembari memberikan segelas air hangat kepada Elena.

Elena menerima air itu kemudian ia minum. Elena berfikir kenapa ia bisa muntah hanya karena mencium bau sup ayam itu, padahal biasanya ia tidak muntah.

“Em... Ma, Bi. Elena ke kamar dulu,” pamit Elena sembari berjalan dengan agak susah.

Sampailah Elena di kamarnya ia pun menutup pintu itu kemudian menguncinya dari dalam.

Elena mengambil sebuah benda pipih yang berlogo apel digigit di atas nakasnya. Kemudian ia mencari disebuah aplikasi penelusuran dengan kata kunci "Penyebab orang muntah ketika mencium bau makanan".

Sontak Elena menjatuhkan ponsel itu, jelas dilayar terlihat jika salah satu penyebabnya adalah karena sedang mengandung.

Elena sangat panik didalam kamar itu bahkan keringatnya bercucuran meskipun AC dikamar itu menyala.

“Tidak - tidak mungkin, aku hamil,” gumam Elena sembari mencari alat testpeck yang digunakan untuk mengecek kehamilan. Elena mengobrak-abrik isi laci meja kerjanya, seingat Elena ia pernah membeli dua alat mendeteksi kehamilan setelah pulang kantor beberapa hari yang lalu karena telat menstruasi.

“Nah ini dia, caranya celupkan ke urine,” ucap Elena sembari membaca cara menggunakan benda itu.

Elena pun segera mengambil wadah kecil sebagai wadah urine kemudian menyelupkan alat itu sampai batasnya.

Elena sangat ketakutan melihat hasil yang ditunjukkan alat itu.

“Deg”

Jantung Elena seperti berhenti berdetak melihat alat test peck itu bergaris merah dua.

“Tidakkk, tidak mungkin,” gumam Elena menangis kemudian ia kembali membuka alat test peck yang satunya.

“Sial, hasilnya sama. Argh.... Gimana ini siapa bajingan itu.. Argh... Kenapa aku mengandung anak pria brengsek itu,” ucap Elena sembari membuang alat test peck ditempat sampah.

Malam itupun Elena tidak bisa tidur pikirannya dipenuhi oleh kalimat-kalimat yang akan dilontarkan oleh para teman-temannya maupun teman kerja, petinggi perusahaan. Jika mengetahui pewaris perusahaan Harrison hamil tanpa ada suami.

.

Pagi hari Elena berniat untuk pergi ke Club tempat ia dan Arthur bercinta. Ia datang untuk mencari tahu siapa pria yang bermalam dengannya.

Tidak memerlukan waktu yang lama Elena sudah sampai di Club itu.

Elena ingin menemui pemilik Club tetapi tidak diperbolehkan oleh para penjaga yang ada di sana.

“Ayolah Tuan saya hanya ingin menemui pemilik Club ini,” pinta Elena kepada penjaga Club yang berada di gerbang masuk.

“Memangnya ada urusan apa Nona, ingin bertemu dengan pemilik Club ini?” tanya Penjaga itu balik.

“Saya mempunyai urusan sangat penting dengan beliau, maka dari itu izinkan saya bertemu dengannya.” Elena pun memohon kepada para penjaga itu.

Mereka pun saling tatap - tatapan.

“Maaf Nona, Apakah sebelumnya Anda sudah membuat janji dulu? Dengan pemilik Club ini?” tanya pria botak yang tak jauh dari tempat Elena berdiri.

“Belum Tuan,” ucap Elena menunduk kan kepalanya karena pasti mereka tidak akan mengizinkannya.

“Tin-tin” suara klakson mobil membuat perhatian mereka tersita.

Elena melihat kebelakang, tak kalah kaget sekarang Elena melihat Papanya yang berada di dalam mobil itu.

Erlan Wayman Harrison, pria paruh baya berusia 50 tahun itu tampak masih terlihat bugar dan sehat meskipun usianya sudah tua. Bahkan seperti pria yang baru berusia 35 tahun. Erlan mempunyai banyak hotel dan beberapa tempat hiburan yang tersebar di Jakarta

“Itu kan papa, kenapa Papa ada disini? Club ini kan buka nya hanya malam hari,” batin Elena sembari menebak - nebak.

“Ada apa ini? Kenapa ramai sekali. Saya tidak menggaji kalian untuk bergosip disini,” ucap pria paruh baya dengan lantang didalam mobilnya.

Elena membulatkan bola matanya mengetahui jika Papa nya adalah bos dari para curut - curut yang menghentikan aksinya untuk menghadap pemilik club.

“Jangan - Jangan, Papa yang memiliki Club ini,” batin Elena ia pun kesusahan untuk menelan saliva nya sendiri.

Erlan pun turun dari mobilnya untuk melihat langsung apa yang sedang terjadi.

Erlan pun tak kalah terkejut melihat Putrinya berada di tempat hiburan malam pada pagi hari.

“Elena?” ucap Erlan dengan kening yang berkerut menandakan ia sedang bingung.

“Hai, papa,” ucap Elena menyapa Papanya, tentu saja membuat para curut - curut itu berkeringat dingin.

“Mati, ternyata dia anak Bos,” bisik pria botak kepada temannya yang berada di sampingnya.

“Waduhh, pasti gaji kita dipotong nih,” sahut temannya.

“Tu - an, maaf - kan kami,” ucap pria botak terbatas - bata.

“Kami sudah lancang mencegah Putri Tuan untuk menemui Tuan,” sahut temannya.

“Iya, tidak apa-apa, kalian semuanya urus yang lainnya,” ucap Erlan, mereka pun pergi meninggalkan Erlan dan Putrinya di depan gerbang.

“Elena! Ayo ikut papa masuk,” ajak Erlan kepada putrinya yang berdiri dengan badan gemetar.

Mau tidak mau akhirnya Elena mengikuti papanya itu.

Mereka berdua pun masuk ke dalam Club.

Terpopuler

Comments

Conny Radiansyah

Conny Radiansyah

Semoga cepat bertemu Arthur

2023-03-23

0

ossy Novica

ossy Novica

penuh kejutan

2023-03-10

1

ig : @unchiha.sanskeh

ig : @unchiha.sanskeh

salam kenal kakk💓🤝

2023-02-24

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Rencana
2 Bab 2 Dijebak
3 Bab 3 Mencari Pelaku
4 Bab 4 Ternyata Pria Itu
5 Bab 5 Menemui Arthur
6 Bab 6 Pergi ke Mansion Elena
7 Bab 7 Mendapatkan Cacian
8 Bab 8 Terpaksa Menikah
9 Bab 9 Siapakah Arthur Sebenarnya?
10 Bab 10 Keteledoran Elena
11 Bab 11 Identitas Arthur Yang Sebenarnya
12 Bab 12 Arthur Kembali ke Mansion Elena
13 Bab 13 Kedatangan Kayla
14 Bab 14 Makan Malam yang Kacau
15 Bab 15 Apakah Petinggi Perusahaan itu Arthur?
16 Bab 16 Makan Siang Bersama
17 Bab 17 Mangga Muda
18 Bab 18 Sebuah Rencana Pembalasan Dendam
19 Bab 19 Club Malam
20 Bab 20 Hancurnya Keluarga Elana
21 Bab 21 Kost Arthur
22 Bab 22 Kebusukan Kayla
23 Bab 23 Memulai Usaha
24 Bab 24 Pasar
25 Bab 25 Membuat Serikaya Nangka
26 Bab 26 Hari Pertama Berjualan
27 Bab 27 Memasak Rica-rica
28 Bab 28 Rencana Kayla
29 Bab 29 Ada apa ini?
30 Bab 30 Keracunan
31 Bab 31 Ternyata Kayla
32 Bab 32 Penyesalan Olivia dan Elena
33 bab 33 Penyiksaan Kayla Part 1
34 Bab 34 Penyiksaan Kayla Part 2
35 Bab 35 Pergi ke Mansion
36 Bab 36 Pembantu
37 Bab 37 Kenapa dengan Anna?
38 Bab 38 Menjadi Seorang Pembantu
39 Bab 39 Siapa dia?
40 Bab 40 Flashback
41 Bab 41 Kemarahan Rizal
42 Bab 42 Perbincangan antara
43 Bab 43 Sekretaris Baru
44 Bab 44 Menjenguk Hendri
45 Bab 45 Kesalah Pahaman
46 Bab 46 Nasehat dari Daddy dan Momm
47 Bab 47 Memulai Semuanya dari Awal
48 Bab 48 Bubur Ayam
49 Bab 49 Perusahaan Elana
50 Bab 50 Masa Lalu Arthur
51 Bab 51 Sahabat Masa SMA
52 Bab 52 Mencelakai Elena
53 Bab 53 Beberapa Bulan Kemudian
54 Bab 54 Kembali ke Luar Negeri
55 Bab 55 [Tamat] Akhirnya Kebahagiaan
Episodes

Updated 55 Episodes

1
Bab 1 Rencana
2
Bab 2 Dijebak
3
Bab 3 Mencari Pelaku
4
Bab 4 Ternyata Pria Itu
5
Bab 5 Menemui Arthur
6
Bab 6 Pergi ke Mansion Elena
7
Bab 7 Mendapatkan Cacian
8
Bab 8 Terpaksa Menikah
9
Bab 9 Siapakah Arthur Sebenarnya?
10
Bab 10 Keteledoran Elena
11
Bab 11 Identitas Arthur Yang Sebenarnya
12
Bab 12 Arthur Kembali ke Mansion Elena
13
Bab 13 Kedatangan Kayla
14
Bab 14 Makan Malam yang Kacau
15
Bab 15 Apakah Petinggi Perusahaan itu Arthur?
16
Bab 16 Makan Siang Bersama
17
Bab 17 Mangga Muda
18
Bab 18 Sebuah Rencana Pembalasan Dendam
19
Bab 19 Club Malam
20
Bab 20 Hancurnya Keluarga Elana
21
Bab 21 Kost Arthur
22
Bab 22 Kebusukan Kayla
23
Bab 23 Memulai Usaha
24
Bab 24 Pasar
25
Bab 25 Membuat Serikaya Nangka
26
Bab 26 Hari Pertama Berjualan
27
Bab 27 Memasak Rica-rica
28
Bab 28 Rencana Kayla
29
Bab 29 Ada apa ini?
30
Bab 30 Keracunan
31
Bab 31 Ternyata Kayla
32
Bab 32 Penyesalan Olivia dan Elena
33
bab 33 Penyiksaan Kayla Part 1
34
Bab 34 Penyiksaan Kayla Part 2
35
Bab 35 Pergi ke Mansion
36
Bab 36 Pembantu
37
Bab 37 Kenapa dengan Anna?
38
Bab 38 Menjadi Seorang Pembantu
39
Bab 39 Siapa dia?
40
Bab 40 Flashback
41
Bab 41 Kemarahan Rizal
42
Bab 42 Perbincangan antara
43
Bab 43 Sekretaris Baru
44
Bab 44 Menjenguk Hendri
45
Bab 45 Kesalah Pahaman
46
Bab 46 Nasehat dari Daddy dan Momm
47
Bab 47 Memulai Semuanya dari Awal
48
Bab 48 Bubur Ayam
49
Bab 49 Perusahaan Elana
50
Bab 50 Masa Lalu Arthur
51
Bab 51 Sahabat Masa SMA
52
Bab 52 Mencelakai Elena
53
Bab 53 Beberapa Bulan Kemudian
54
Bab 54 Kembali ke Luar Negeri
55
Bab 55 [Tamat] Akhirnya Kebahagiaan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!