19. Lenanda

"Geon tidak pernah begitu kepada orang lain. Geon tidak mengenal wanita lain selain aku. Ya, wanita di sisinya hanya aku."

Suara Lenanda semakin lama terdengar semakin lambat. Air matanya terus terjatuh dengan jumlah yang sangat banyak. "Kenapa? Hiks."

Sementara itu, mata Andah telah dibanjiri oleh mutiarq bening terus membasahi pipinya. Dia terlihat lega, saat menemukan lelaki yang ditinggalkannya dengan temannya,  tetapi tidak dikenalinya.

"Kamu ke mana aja?" tangis Andah.

"Ojan nyari Andah." ucap pria itu mengusap kepala Andah.

"Kenapa mencariku ke sini? Aku kan udah menitipkan kamu sama temenku."

"Tapi Ojan nggak suka," rengeknya kembali. "Andah pergi nggak ngajak-ngajak Ojan. Apalagi Ojan tidak kenal dengan teman-teman Andah."

"Maafkan aku ya?" sesal Andah memeluk suaminya itu.

Beberapa mahasiswa yang lewat melirik mereka berdua. Andah pun sadar mereka tengah jadi bahan perhatian, sehingga segera melepaskan diri dari pelukan yang tidak pada tempatnya ini.

Ojan beberapa kali mengusap kepala Andah. "Yang penting sekarang udah ketemu sama Andah. Lain kali kalau Andah mau ke sini, Ojan nggak ikut lagi. Lebih baik Ojan nyari uang buat Andah."

Andah yang tadinya masih dibanjiri air mata, seketika tertawa mendengar ucapan Ojan yang menghalau rasa harunya. Andah menepuk lengan Ojan. "Bisa nggak sih, kali ini kita tidak membicarakan uang?"

"Bukan kah Andah sangat menyukai uang?"

"Iya, aku sangat menyukai uang. Uang yang banyak. Bukan yang receh." tawanya merasa sedikit gemas karena tingkah Ojan ini.

"Iya, Andah yang sabar ya? Nanti Ojan akan mencarikan, uang yang sangaaat banyak untuk Andah. Ojan juga akan membelikan Andah mobil yang bagus. Andah mau punya berapa mobil?"

Andah tertawa dan menarik suaminya itu pulang. "Nggak punya mobil juga tidak apa. Asal aku sama kamu aja udah cukup."

"Kata Bang Ali, membahagiakan istri itu harus dengan uang yang banyak. Belikan mobil, belikan rumah, dan belikan semua yang Andah mau. Tapi upah nyuci mobilnya belum bisa mencukupi biaya kita ya?"

Andah tersenyum manis. "Tidak apa, Ojan. Bagi Andah, bersama kamu saja telah membuatku bahagia." Andah terus menggandeng tangan pria imut itu.

"Ojan juga bahagia jika bersama Andah. Ojan sayang sama Andah."

Andah merasa bahagia mendengar apa yang diungkapkan oleh Ojan. Namun, dia mencubit pinggang Ojan.

"Aaaww! Sakit." ringisnya mengusap cubitan Andah.

"Sejak kapan kamu pintar menggombal?"

"Kata Bang Ali, kalau kita ingin sama istri terus, itu tandanya kita sayang sama dia. Ojan kan pengen sama Andah terus. Itu berarti Ojan sayang sama Andah. Andah kan istri Ojan."

Mereka berdua berjalan bergandengan tangan, merasakan indahnya kasmaran.

Sementara itu di sisi lain Lenanda meangis sesegukan mengenang masa lalu bersama Geon. Ponsel Lenanda berdering menandakan datangnya panggilan.

Pada layar datar tersebut tertulis panggilan yang datang dengan kontak bernama Jonathan. Lenanda menggeser lambang bewarna hijau.

"Halo, kamu lagi apa?" tanya seeorang di seberang panggilan.

Lenanda tidak menjawab panggilan tersebut. Dia terus sesegukan meneteskan air mata di dalam ruang kerjanya yang sedang terkunci.

"Lenanda, kenapa kamu menangis?"

Lenanda tidak mengatakan apa-apa. Dia terus menangis dan membuat Jonathan menutup panggilannya.

Dari balik pintu, terdengar sebuah suara ketukan. Lenanda masih ingin menyendiri membiarkan ketukan tersebut berharap terhenti dengan sendiri.

Namun, ketukan di balik pintu tersebut tak kunjung berhenti. Akhirnya, Lenanda menarik tisu yang ada di atas meja dan mengusap air mata beserta air hidungnya.

Setelah itu, dengan sedikit malas Lenanda bangkit dan segera membuka pintu. Wajah Lenanda datar tanpa ekspresi melihat siapa yang gigih mengganggu acara tangisannya.

Lenanda membiarkan pintu terbuka. Ia berpindah kembali pada kursi kerjanya mengambil agenda dan pulpen.

"Kamu kenapa? Siapa yang membuatmu menangis?"

Lenanda tak menghiraukan keberadaan pria yang memakai pakaian eksekutif dengan jas dan dasi. Rambutnya tersisir rapi kebelakang dengan wax yang membuat helaian rambut tersebut tidak berpindah posisi meski badai menghantam dirinya.

Jonathan membawa sebuah kantong berwarna putih. Di dalamnya berisi makanan yang sengaja dibelinya untuk Lenanda. Pria itu meletakkan makanan tersebut di atas meja kerja gadis yang berprofesi sebagai dosen itu.

Tanpa permisi Jonathan menarik kursi yang berada tepat di hadapan Lenanda. Dia duduk menangkupkan kedua tangannya pada dagu menatap luruh Lenanda yang terlihat sibuk.

"Matamu sembab, riasanmu rusak, dan hidungmu merah. Kamu tidak bisa berpura-pura di hadapanku."

Namun, Lenanda tanpa suara terus sibuk dengan kegiatannya, seakan tak melihat keberadaan Jonathan.

Karena merasa gemas, Jonathan menarik agenda yang ditulis oleh wanita cantik itu. Lenanda mengerutkan keningnya, mencoba merebut kembali benda yang sedari tadi membuatnya sibuk.

"Kembalikan!"

Namun, Jonathan dengan tenang dan datar memutar agenda yang ia rebut dari Lenanda. Pria itu mulai membaca apa yang tertulis di agenda tersebut.

"Geon mulai menghilang setelah pertunangan tanggal 9 September 2022."

Jonathan memejamkan mata dan pelipisnya terlihat sedikit bergetar. "Sekarang sudah bulan November ya? Waah, udah hampir dua bulan dia menghilang."

Lenanda menyandarkan tubuhnya pada sandaran empuk kursi yang bisa membuat tubuhnya berputar.

"Tanggal sepuluh dilakukan pencarian, tetapi belum ditemukan keberadaan Geon." Bola mata Jonathan bergerak dari kiri ke kanan, dan berlanjut lagi ke kiri bawahnya.

Dia membaca catatan yang dituliskan akan pencarian yang masih sia-sia.

"Karena terlalu memikirkan dia, sampai-sampai aku melihat semua orang seperti Geon." ucapnya sendu.

Jonathan terus memperhatikan tingkah Lenanda. "Apakah kamu sangat mencintainya?"

"Apa masih perlu ku katakan bagaimana perasaanku terhadapnya? Dia itu adalah hidupku, cinta matiku, separuh dari jiwaku—"

"Stop! Aku bosan mendengarnya!" rutuk Jonathan.

"Huuuffftt." Lenanda menghela nafas panjang.

"Aku harus bagaimana lagi agar bisa menemukan keberadaannya? Dia bagai hilang ditelan bumi dalam semalam. Dia pergi ke mana tanpa mengatakan apa-apa kepadaku?"

Jonathan tersenyum tipis, meskipun hanya sekilas. "Bagaimana jika dia memang telah ditelan bumi?"

Lenanda yang tadinya tertunduk layu, tiba-tiba menegakkan kepalanya. "Apa maksudmu?"

"Sudah hampir dua bulan kita mencari keberadaannya, tetapi hingga saat ini belum juga ada kabar mengenai keberadaannya. Jika seandainya, dia memang telah pergi untuk selamanya kamu akan bagaimana?"

Suara hentakan yang cukup keras, yang dibuat Lenanda setelah memukul meja kerjanya, membuat Jonathan terperanjat kaget.

"Tega sekali kamu berkata semikian!"

"Aku ini hanya bertanya. Jika seandainya memang demikian, kita harus bagaimana?" elak Jonathan.

"Dia masih hidup! Jika dia memang meninggal, dia pasti sudah menemuiku di alam mimpi." Mata Lenananda kembali berkaca-kaca.

"Sudah, kamu jangan menangisi dia terus! Sekali-kali kamu menangisi keadaanku gimana?" seloroh Jonathan yang terus mengambil perhatian Lenanda.

Terpopuler

Comments

Mimik Pribadi

Mimik Pribadi

Aku jga mikirnya gitu kak,secara Jonathan sangat menyukai Lenanda,sedangkan Lenanda sendiri justru mencintai Geon,udh gitu mereka jga saudara tiri,siapa tau Jonathan sm mamanya menginginkan cuma Jonathan yng menjadi pewaris diklrga itu

2023-09-16

0

my name

my name

kayaknya jonathan itu lah yg mencelakai geon, mungkin karna dia terobsesi sama tunanganya geon

2023-03-15

0

mamae zaedan

mamae zaedan

yang mencelakai geon yaitu jonathan

2023-02-12

1

lihat semua
Episodes
1 1. Sang Penari
2 2. Pria Amnesia
3 3. Digrebek
4 4. Kekacauan
5 5. Sah Dinikahi Bocah
6 6. Bocah Gede
7 7. Cowok Imut
8 8. Bodyguard
9 9. Bodyguard-2
10 10. Pura-pura Amnesia
11 11. Diusir
12 12. Kompensasi
13 13. Maafkan Aku
14 14. Love You, Suamiku!
15 15. Ikut ke Kampus Andah
16 16. Nyasar
17 17. Geonino Luke Abraham
18 18. Seperti Adik
19 19. Lenanda
20 20. Flu
21 21. Obrolan Pria Dewasa
22 22. Keluarga Abraham
23 23. Mengusir Parasit
24 24. Menakhlukan Geon
25 25. Menggoda Geon
26 26. Peresmian Hubungan
27 27. Kudeta
28 28. Hasrat yang Tertahan
29 29. Minuman + Obat Perangs*ng
30 30. Malam Pertama
31 31. Kehidupan yang Sebenarnya
32 32. Menjadi Geon yang Dulu
33 33. Tak Jera
34 34. Merindukan Ojan
35 35. Perubahan Sikap
36 36. Jenjang Berikutnya
37 37. Kabar Tak Terduga
38 38. Musibah Sekaligus Berkah
39 39. Kabar Kehamilan
40 40. Bangkit Kembali
41 41. Buah Bibir
42 42. Bayangan Wanita Lain
43 43. Pilihan Sulit
44 44. Penyesalan
45 45. Sebuah Keputusan
46 46. Gundah
47 47. Bertemu Kembali
48 48. Kemelut Hati
49 49. Kecurigaan Lenanda
50 50. Asal Mendapat Uang
51 Fie Ame : Kehamilan Istri Amnesiaku
52 51. Kekacauan Hati Geon
53 52. Melupakanmu
54 53. Mengulang Kenangan
55 54. Sebuah Penjelasan
56 55. Nelangsa
57 56. Pelarian
58 57. Kembalilah Padaku!
59 58. Pernyataan Cinta
60 59. Huru Hara
61 60. Dia, Istriku
62 61. Segombal Ojan
63 62. Ketemu Daddy
64 63.
65 64. Andah vs Lenanda
66 65. Istri Geonino Luke Abraham
67 66. Menunggu Istri
68 67. Rencana Pembalasan
69 68. Terungkap Rahasia Hutang
70 69. Menggantikannya
71 70. Bagai Saudara
72 71. Pertama dan Utama
73 72. Kedatangan Lenanda
74 73. Luahan Hati
75 74.
76 75. Ulah Lenanda
77 76. Pilihan Hidup atau M4ti
78 77. Bukti Nyata Cinta
79 78. TAMAT
80 JANGAN LUPAKAN AKU
81 HANYA AKU YANG MENCINTA
82 HANYA AKU YANG MENCINTA
Episodes

Updated 82 Episodes

1
1. Sang Penari
2
2. Pria Amnesia
3
3. Digrebek
4
4. Kekacauan
5
5. Sah Dinikahi Bocah
6
6. Bocah Gede
7
7. Cowok Imut
8
8. Bodyguard
9
9. Bodyguard-2
10
10. Pura-pura Amnesia
11
11. Diusir
12
12. Kompensasi
13
13. Maafkan Aku
14
14. Love You, Suamiku!
15
15. Ikut ke Kampus Andah
16
16. Nyasar
17
17. Geonino Luke Abraham
18
18. Seperti Adik
19
19. Lenanda
20
20. Flu
21
21. Obrolan Pria Dewasa
22
22. Keluarga Abraham
23
23. Mengusir Parasit
24
24. Menakhlukan Geon
25
25. Menggoda Geon
26
26. Peresmian Hubungan
27
27. Kudeta
28
28. Hasrat yang Tertahan
29
29. Minuman + Obat Perangs*ng
30
30. Malam Pertama
31
31. Kehidupan yang Sebenarnya
32
32. Menjadi Geon yang Dulu
33
33. Tak Jera
34
34. Merindukan Ojan
35
35. Perubahan Sikap
36
36. Jenjang Berikutnya
37
37. Kabar Tak Terduga
38
38. Musibah Sekaligus Berkah
39
39. Kabar Kehamilan
40
40. Bangkit Kembali
41
41. Buah Bibir
42
42. Bayangan Wanita Lain
43
43. Pilihan Sulit
44
44. Penyesalan
45
45. Sebuah Keputusan
46
46. Gundah
47
47. Bertemu Kembali
48
48. Kemelut Hati
49
49. Kecurigaan Lenanda
50
50. Asal Mendapat Uang
51
Fie Ame : Kehamilan Istri Amnesiaku
52
51. Kekacauan Hati Geon
53
52. Melupakanmu
54
53. Mengulang Kenangan
55
54. Sebuah Penjelasan
56
55. Nelangsa
57
56. Pelarian
58
57. Kembalilah Padaku!
59
58. Pernyataan Cinta
60
59. Huru Hara
61
60. Dia, Istriku
62
61. Segombal Ojan
63
62. Ketemu Daddy
64
63.
65
64. Andah vs Lenanda
66
65. Istri Geonino Luke Abraham
67
66. Menunggu Istri
68
67. Rencana Pembalasan
69
68. Terungkap Rahasia Hutang
70
69. Menggantikannya
71
70. Bagai Saudara
72
71. Pertama dan Utama
73
72. Kedatangan Lenanda
74
73. Luahan Hati
75
74.
76
75. Ulah Lenanda
77
76. Pilihan Hidup atau M4ti
78
77. Bukti Nyata Cinta
79
78. TAMAT
80
JANGAN LUPAKAN AKU
81
HANYA AKU YANG MENCINTA
82
HANYA AKU YANG MENCINTA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!