"Bu_Bunda."lirih Ayana kikuk saat dirinya kepergok di antar pulang oleh seorang pria dimalam hari.
"Selamat malam Bu,perkenalkan saya Ardan,teman dekat Ayana.Maaf jika kedatangan saja kurang berkenan."ujar Ardan memperkenalkan dengan mengatupkan kedua tangan nya didada setelah menyimpan barang bawaannya dikursi yang ada diteras rumah Abi Hasbi.
"Selamat malam juga,saya Aluna,Bunda dari Ayana.Terima kasih sudah mengantarkan putri kami pulang dengan selamat.Tentu saja tidak,mari masuk,kita lanjut berbincang didalam saja."jawab Bunda Aluna mempersilahkan tamu nya masuk.
Seketika Ardan pun langsung menoleh ke arah Ayana yang berdiri tidak jauh dari nya.Mengerti dengan gerak tubuh Ardan,Bunda Aluna pun menyenggol putrinya untuk membawa tamu nya masuk kedalam rumah.
"Ayo masuk dulu Kak,kita lanjut didalam saja ngobrolnya."ucap Ayana pada akhirnya mempersilahkan Ardan bertamu kerumah kedua orang tua nya.
"memang tidak apa apa kalau aku masuk?"tanya Ardan memastikan.
"Sudah terlanjur ketahuan Bunda juga,mau gimana lagi.'jawab Ayana terlihat pasrah saat sang Bunda mempersilahkan Ardan masuk kerumah.
"Maaf ya,sudah buat kamu tidak nyaman."ujar Ardan yang tiba tyiba merasa tidak enak hati saat melihat wajah Ayana yang berenggut.
"Ya sudah,ayo masuk.Nggak pegel apa berdiri terus dari tadi?"
"Ya pegel lah,tambah pegel lihat wajah cemberut kamu,jadi pengen gigit dan kurung kamu dikamar seharian."ujar Ardan mengerlingkan matanya untuk menggoda Ayana demi kembali mencairkan suasana yang ini begitu canggung.
"Becanda Ay,aku akan sabar nunggu kok.Hingga kamu benar benar siap dan menerima aku tanpa paksaan."lanjut Ardan saat melihat tatapan horo dari gadis itu.
"Loh,kok masih pada disitu?ayo masuk?"lagi lagi keduanya dikejutkan dengan suara Bunda Aluna yang mempersilahkan tamu mereka masuk kedalam rumah.
Tanpa banyak kata lagi,Ayana pun berjalan mendahului untuk masuk kedalam rumah di ikuti oleh Ardan dibelakang nya.
"Ayah kemana Bun?kok nggak kelihatan?"tanya Ayana yang tak kunjung melihat sang ayah keluar untuk menemui tamu yang datang kerumah nya.
"Ayah keluar kota,barui tadi sore berangkatnya.Katanya ada proyek baru yang ditawarkan dana harus melakukan pertemuan penting besok jadi ya tadi sore berangkat deh."jawab Bunda Aluan sembari mengeluarkan beberapa toples cemilan dan disimpan di atas nakas.
Sementara art mereka menyiapkan minuman untuk Ardan yang saat ini menunggu diruang tamu seorang diri.
"Assalamu'alaikum,"
"Wa'alaikumsalam."
Ardan dan juga pria yang baru saja masuk itu sama sama tertegun dan terdiam saling menatap.
Saat menunggu Ayana dan juga Bunda Aluna yang tengah melakukan aktifitasnya didalam dapur,rumah itu kedatangan tamu lain.
Seorabg pria muda yang begitu tampan nan rupawan.Dan seketika membuat hati Ardan kembali dilanda kegundahan.
Tidak bisa dia bayangkan lagi jika Ardan harus kembali terlambat dan keduluan pria lain lagi.
'Pantas saja Ayana menolahnya?sudah ada calon ternyata,' batin Ardan bergumam.
"Wa'alaikumsalam,baru pulang lif?kok malam banget?"tanya Bunda Aluna yang baru saja datang dari arah dapur membawa nampan ditangan nya.
"Iya Bun,tadi ada acara dulu dikampus."jawab pria itu menyalami tangan Bunda Aluna dengan takzim.
Seketika raut wajah Ardan berubah sendu saat melihat bagaimana akrabnya pria itu dengan Bunda Aluna.
Bahkan dari pembicaraan yang mereka lakukan pria itu tinggal disana.'Apa,jangan jangan Ayana sudah menikah lagi?' gumam nya lagi dalam hati.
Sungguh Ardan harus benar benar menyiapkan hatinya saat ini.Tidak pernah terpikirkan sebelumnya jika dia akan kembali terlambat mendatangi gadis pujaan hatinya itu.
"Ada tamu ya Bun?tamu ayah?"celetuk pria itu memperhatikan Ardan yang duduk menunduk disofa ruang tamu rumah itu.
"Oh iya,Bunda sampai lupa.Ini teman nya Kakak,beri salam gih."jawab Bunda Aluna.
"Oh,malam Kak,saya khalif,adiknya Kak Ay."ucap pria tadi mengulurkan tangan nya untuk bersalaman dan memperkenalkan dirinya.
Deg...
'Adik?Alahmdulillah,calon adik ipar ternyata?' batin Ardan.
Seketika wajah murum itu kembali berseri saat mendapati kejelasan tentang pria yang baru pulang dari kampus itu.
Sungguh konyol,Ardan cemburu pada tempat yang salah dan juga di situasi yang belum jelas,apakah lamaran nya diterima atau malah ditolak oleh Ayana.
...***...
🌸 Jangan lupa tinggalkan jejak ya,like,komen dan subscribe...Biar Othor lebih semangat lagi,terima kasih 🥰🥰🥰 love sekebon untuk kalian ♥️♥️♥️*
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 51 Episodes
Comments
Isabela Devi
konyol emang Ardan
2024-04-16
0
guntur 1609
makanya jangam suka berasumsi. jadi salahkan
2024-02-12
1
Sintia
nambah seruh
2023-09-24
1