13. Menutup diri

"Kak,boleh aku tanya sesuatu?"tanya Ardan pada Realyn saat ketiganya tengah makan malam bersama.

"Ada apa?apa yang ingin kamu tanyakan?"jawab Realyn.

"Ayana itu gadis yang seperti apa?maksudnya,bagaimana keseharian nya selama Kakak mengenalnya?"

"Hey,apa yang kamu lakukan,hah?jangan bilang kalau kamu akan jadi pebinor,ya?nggak,nggak boleh,"sela Ardi yang mendengar jika adiknya menanyakan prihal seorang wanita yang sudah bersuami.

"Loh kalian saling kenal?Ayana baik dan penurut,apalagi pada orang tuanya.Dia juga cukup pintas dalam asalah akademik,dan kabarnya dia lagi lanjut S2."jawab Realyn jujur.

"Sayang,kenapa kamu jadi dukung dia buat jadi pebinor sih?nggak pokoknya nggak boleh."

"Loh,siapa yang dukung sih Mas?aku tuh cuma jawab pertanyaan dari Ardan,apa salah nya coba?lagian Ayana itu saat ini sudah menyandang status janda.Jadi apa salahnya?"

"Apa?janda?kok bisa?bukan nya baru kemarin kita datang ke acara pernikahan nya?"tanya Ardi yang begitu terkejut mendengar kabar itu.

"Kemarin malam suaminya kabur dan mentalak Ayana hanya lewat surat,aku juga kaget saat Ayana tadi pagi telpon dan bercerita akan hal itu padaku.Sedih banget dengarnya,masa gadis sebaik dia mendapatkan pria brengsek seperti itu."jelas Realyn sedikit menggebu karena ikut terbawa emosi mendengar apa yang di alami oleh sahabatnya.

"Pasti hancur banget ya perasaan nya saat ini,aku ingin bertemu tapi katanya dia masih butuh waktu untuk sendiri dulu."lanjut Realyn.

"Sabar saja,beri dia waktu.Ini bukan perkara yang gampang untuk dilalui olehnya.Mas yakin setelah dia tenang dan siap untuk bertemu,dia akan menghubungimu dan bersedia bertemu."jawab Ardi menenangkan sang istri yang nampaknya begitu mencemaskan Ayana.

Sedangkan Ardan sendiri memilih bungkam.Ardan tahu apa yang di alami Ayana merupakan kesalahan nya juga.

Jika saja dulu Ardan brsedia datang dan berpura pura menjadi teman dekat Ayana seperti yang diminta gadis itu.

Mungkin Ayana tidak akan dipermalukan seperti saat ini.Baru dinikahi tapi langsung dijandakan,setiap wanita juga pasti akan sangat shock saat mengalaminya meski mereka menikah tanpa cinta.

Sementara Ayana sendiri masih mengurung diri didalam kamarnya.Setelah pertemuan dua keluarga tadi pagi,semua nya pun sepakat untuk mengajukan pembatalan pernikahan sehingga Ayana tidak akan menyandang status janda.

Namun pengalaman pernah menikah tentu saja tidak akan pernah hilang dalam sejarah hidupnya.Bahkan mungkin ini adalah kisah termiris yang pernah para di alami oleh para wanita.

Yang menyandang status istri dan janda dalam waktu yang bersamaan dan dihari yang sama.Sungguh bukan hal yang indah untuk dikenang.

Dan malah menjadikan sebuah trauma yang cukup besar untuk Ayana sendiri.Abi Hasbi pun begitu menyesali keputusan nya yang tetap melanjutkan perjodohan itu.

Abi Hasbi tidak menyangka jika pria baik baik seperti Fathan akan berbuat seperti itu pada putrinya.

"Apa Ayana masih belum mau keluar kamar?"tanya Abi Hasbi pada Bunda Aluna yang baru saja keluar kamar Ayana dengan membawa nampan yang berisikan makan malam.

"Biarkan dia tenang dulu Yah,Bunda yakin jika hatinya sudah siap dan sudah bisa menerima ini semua,Ayana akan kembali seperti dulu lagi."jawab Bunda Aluna yang jujur sedikit kecewa dengan keputusan yang di ambil oleh Hasbi,suaminya.

Padahal jelas jelas dulu Ayana menolak dengan baik baik namun Abi Hasbi tetap saja dengan keputusan nya,melanjutkan perjodohan itu.

Bunda Aluna pun berlalu begitu saja menuju ke arah dapur untuk menyimpan nampan yang dia bawa dan mengabaikan sang suami yang masih termenung didepan pintu kamar putrinya.

...***...

Seminggu telah berlalu dan tak henti hentinya Ardan menatap ponsel yang ada ditangannya.Namun tetap saja,tak ada satu balasan pun dari chat yang Ardan kirimkan kekontak Ayana.

Pesan yang terkirim itu hanya dibaca oleh si pemilik kontak tanpa ada satu pun yang direspon.Bahkan saat Ardan berpamitan untuk kembali pulang pun hanya centang dua biru tanpa balasan.

Ardan menghela nafas panjang dan berat saat tidak ada lagi respon dari Ayana.Ardan tahu mungkin saat ini Ayana masih butuh waktu untuk sendiri.

Tapi apa terlalu sulit jugakah jika hanya membalas satu pesan saja dari nya.'Sebegitu kecewakah Ayana padanya,karena tidak berkanan berbohong dan berpura pura menjadi kekasihnya?'batin Ardan.

Jurju jika Ayana kecewa karena jika dulu Ardan bersedia datang maka kejadian ini pun tidak akan terjadi dan Ayana akan mengalami hal yang sememalukan ini.

Lelah dengan pikiran nya,Ardan pun kembali mengemas barang barang yang akan dibawa nya pulang.

Ya,hari ini Ardan diharuskan pulang karena urusan kantor yang sudah terlalu lama ditinggalkan olehnya.

Meski masih penasaran dengan kabar dari Ayana,namun Ardan juga tidak bisa memaksa disaat gadis itu kini sudah menutup diri.

Dan dengan berat hati,Ardan pun kembali ke Singapura dengan rasa kecewa karena tidak pernah mendapatkan kabar tentang Ayana bahkan sampai dia kembali kenegaranya.

Terpopuler

Comments

Dyah Oktina

Dyah Oktina

ardan ngak sadar.. ayana juga nunggu kabar kamu hampir 1 bln.. d baca doang ngak d balas2.. lah baru d cuexin brp hari aja dah sedih.. dasar ya... egois

2024-10-11

1

Athallah Linggar

Athallah Linggar

situ aja dichat ayana ga ada balesan ko skrng mnt balesan ke ayana,situ waras. 😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡

2024-02-12

1

Sintia

Sintia

sabar iya arda pasti ada jalan nya kok

2023-09-22

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!