12.Duka Dan Bahagia

"Yang sabar ya Ay,semoga kelak kamu dipertemukan dengan jodoh yang sesungguhnya.Iya,nanti jika suasana nya sudah kondusif kita ketemu ya?iya,sekali lagi yang sabar ya."

"Ada apa Kak?kok kelihatan sedih?"tanya Ardan saat tak sengaja mencuri dengar saat Realyn tengah melakukan pembicaraan dengan seseorang dibalik telpon.

Seketika Ardan yang tak mau peduli pun menghentikan langkah kakinya saat indra pendengarnya menangkap nama gadis yang sudah mencuri hatinya namun telah dimiliki pria lain.

"Itu Ayana,kamu ingatkan sama pengantin wanita yang kemarin kita hadiri acara resepsi pernikahan nya?"

"Iya,memang kenapa dengan gadis itu?"tanya balik Ardan dengan suasana hati yang tengah berdebar menunggu jawaban dari kakak iparnya itu.

"Suaminya kabur tadi malam dan menceraikan Ayana,padahal pernikahan mereka belum genap satu hari."jelas Realyn.

Deg...

Sungguh berita yang saat ini didengar oleh Ardan bagai angin segar yang menerpa hatinya.Bukan bermaksud berbahagia atas musibah yang di alami Ayana.

Hanya saja,Ardan begitu bahagia mendengar kabar yang baru saja disampaikan oleh Realyn hingga tanpa sadar menyunggingkan senyum diwajahnya.

"Kamu kenapa Dek?kok senyum senyum gitu?"tanya Realyn yang melihat tingkah aneh adik iparnya itu.

"Hah?ah,maaf.Turun berduka kalau begitu,ya sudah aku pamit dulu ya Kak,"

"Eh,mau kemana?"

"Ada urusan kerjaan.Nanti malam aku pulang kok."

"Usahakan pulang sebelum makan malam ya,biar Abangmu nggak ngomel."

"Siap Kakakku yang cantik,aku pamit ya,Assalamu'alaikum."

"Wa'alaikumsalam,hati hati Ar."

"Siap Kak."

Setelah berpamitan dengan kakak iparnya Ardan oun melajukan mobil yang dipinjamnya dari sang Abang menuju kesuatu tempat.

Awalnya Ardan malas untuk hadir di acara itu namun karena acara itu akan dihadiri oleh Pak Rahman maka Ardan pun akhirnya memilih untuk hadir di acara pembukaan perusahaan cabang baru milik Pak Rahman.

Dan Ardan menjadi salah satu tamu undangan VIP nya.Jujur Ardan mendadak kepo dengan sosok putra Pak Rahman yang sudah menikahi namun langsung menjandakan Ayana.

Gadis yang akan dia persunting namun terlambat hingga gadis itu berakhir dipelaminan dengan pria lain.

Namun sungguh mukzijat baik bagi Ardan saat mendengar kabar jika Ayana ditinggal kabur dan diceraikan oleh suaminya,bahkan saat pernikahan keduanya belum genap satu hari.

Ardan melajukan mobil nya sampai ditempat tujuan,sebuah gedung perkantoran tempat memenuhi sebuah undangan.

Ardan turun dari mobil lalu berjalan masuk ke arah lobi dan disana Ardan disambut oleh salah sekertaris dari Pak Rahman.

"Selamat Siang Pak,terima kasih karena Pak Ardan sudah berkenan hadir di acara pembukaan ini."ujarnya menyapa penuh dengan kehangatan.

"Mari Pak,acara akan segera dimulai karena Pak Rahman juga kebetulan sudah tiba disini."lajutnya membimbing Ardan masuk kedalam sebuah ruangan yang akan menjadi tempat acara.

Saat masuk Ardan melihat jika wajah Pak Rahman tidak secerah kemarin saat dirinya hadir pada resepsi pernikahan putranya.

Kini wajah ceria penuh kebahagiaan itu hilang berganti menjadi wajah yang muram.Ardan pun mencoba profesional meski rasa ingin tahu tentang kabar Ayana begitu menggebu didalam dadanya.

"Permisi Pak,Pak Ardan sudah tiba dan acara bisa kita mulai."ucap sekertaris itu pada atasan nya yang nampaknya kurang fokus pada apa yang terjadi disana.

"Apa?ah iya,maaf saya kurang enak badan jadi kurang fokus.Silahkan Pak,silahkan duduk,terima kasih karena sudah berkenan hadir di acara pembukaan ini."ucap Pak Rahman menyambut kedatangan rekan bisnis sekaligus orang yang menanamkan sahamnya disana.

"Iya Pak,kebetulan saya masih ada waktu disini jadi saya sempatkan untuk datang kemari."jawab Ardan menyambut baik sambutan dari Pak Rahman.

Acarapun mulai berjalan,dimulai dengan pembukaan,perencanaan,visi dan misi,hingga penutupan di isi oleh acara jamuan untuk para tamu undangan.

Sepanjang acara berlangsung Pak Rahman sendiri lebih banyak melamun dari pasa memperhatikan jalan nya acara.

Ardan memaklumi hal itu,karena apa yang di alami oleh beliau tentu saja buka hal yang sepele.

Dipermalukan oleh putranya sendiri dengan kabur dari pernikahan nya sungguh hal yang benar benar membuat shock dan malu tentunya.

Belum lagi harus berurusan dengan keluarga besan yang pasti tidak terima diperlakukan seperti itu.

'Kenapa juga harus datang melamar dan melakukan ijab kabul,jika belum satu hari sudah menyerah dengan pernikahan itu?'batin Ardan bermonolog.

Namun tidak pernah ada yang tahu akan jalan nya takdir.Bukan kah ini satu hal yang bagus untuknya.

Bukankah dengan begini Ardan jadi memiliki kesempatan untuk memperjuangakan gadis itu kembali.

Tapi yang jadi pertanyaan nya,bersediakan Ayana menerimanya?setelah apa yang Ardan lakukan?belum lagi apa yang mantan suaminya lakukan pasti akan menimbulkan rasa trauma didalam hidup gadis itu.

Nampaknya Ardan butuh perjuangan yang tidak akan mudah untuk kembali meraih rasa percaya Ayana yang telah hancur oleh dua pria sekaligus secara bersamaan.

Terpopuler

Comments

Isabela Devi

Isabela Devi

berjuanglah ardan

2024-04-16

0

Sintia

Sintia

ayo perjuangin
dapatkan kepercayaan ayana kembali

2023-09-22

1

Diah Ratna

Diah Ratna

gas pool ardan

2023-06-18

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!