“Kita mau makan malam dimana Kak?”tanya Alzam pada Ayana yang saat ini tengah duduk disamping nya.
“Entahlah,Kakak tidak tahu.Ini pertama kalinya Kakak kemari,jadi belum tahu mau makan apa dan dimana yang ada makanan halal nya,”
“Kalau gitu,ikut aku saja ya.Aku akan bawa Kakak ke restoran halal milik temanku,ayahnya juga merupakan rekan bisnis Abi Hasbi.Jadi,pasti nya kita aman jika makan disana.’
“Boleh deh,dari pada keluyuran nggak jelas,salah salah nanti malah makan yang ga boleh.”
“Baiklah kalau begitu,kita kesana ya?”
“Iya,kesana saja.”
Alzam pun kembali melajukan mobil sewaan yang sengaja dia sewa untuk bepergian selama disana.
bukan mobil sewaan yang berasal dari tempat sewa mobil ya,Alzam sengaja meminjam mobil salah satu temannya yang memiliki lebih dari 3 mobil.
karena itu mereka cukup aman menggunakan mobil itu.Selama Alzam juga tetap berhati hati saat membawa mobil tersebut hingga tidak ada lecet sedikit pun saat dikembalikan pada pemiliknya.
tidak membutuhkan waktu lama bagi keduanya untuk tiba di restoran itu,hanya 30 menit saja dalam perjalanan dari hotel untuk tina di restoran itu.
setiba nya disana,Ayana dan Alzam turun secara bersamaan dari pintu bagian masih masing.
alzam berjalan tepat didepan Ayana untuk menjadi menunjuk jalan bagi wanita berhijab itu,yang baru pertama kalinya datang ke negeri orang.
setibanya mereka di dalam,keduanya disambut baik oleh karyawan yang bertugas menjaga pintu dan menyambut para tamu yang datang berkunjung.
Ayana dan Alzam pun di antarkan ke meja yang kosong untuk mereka tempati.Dan saat setelah memesan makanan nya Ayana merasakan sebuah panggilan alam yang perlu untuk dituntaskan.
“Kakak ke toilet dulu ya?sebentar kok.”ujar Ayana berpamitan dengan adiknya.
“Iya,jangan lama.Keburu makanan nya datang.”
“Iya,nggak akan lama kok.”
Ayana pun mendekati salah satu karyawan yang ada disana untuk meminta petunjuk dimana arah kamar mandi di restoran itu untuk dia gunakan.
dan setelah mengetahui letaknya,Ayana pun bergegas menuju kesana karena takut Alzam menunggu lama.
usai menyelesaikan urusan nya di dalam toilet,Ayana bergegas kembali ke dalam ruangan dimana sang adik sepupu tengah menunggunya.
namun saat baru saja keluar dari pintu toilet Ayana tiba tiba ditabrak oleh tubuh kekar seseorang yang tampaknya terlalu fokus dengan ponsel di tangannya.
hingga tidak melihat jika didepan nya ada orang yang akan keluar dari pintu toilet khusus wanita.
brukkkk
“Aduh,”seru Ayana yang membangunkan orang itu hingga dia menyadari tengah menabrak tubuh seseorang.
“Ya ampun maaf nona,maaf saya tidak sengaja,”ucapnya sembari mencoba meneliti siapa yang saat ini tengah mengadu kesakitan karena ulahnya.
“Kamu tidak apa apa?”tanya nya lagi.
“Tidak,saya baik baik saja.Lain kali lebih hati hati lagi ya___Kak Ardan?”
baik Ardan maupun Ayana nampak begitu terkejut dengan pertemuan yang kesekian kalinya lagi tanpa mereka sengaja.
“Ayana?kamu disini juga?”
“Iya Kak.Kebetulan ya?jadi kemarin Kakak juga mau kesini ya?”
“Bukan mau kesini,lebih tepatnya,aku pulang kesini.Ini rumahku dan aku tinggal disini bersama dengan kedua orang tuaku,”jelas Ardan.
“Oh,begitu ya?eh,bukan nya tadi Kakak mau ke toilet ya?”
“Nggak jadi deh,lagi pula tadi sengaja aja,biar ga dipaksa buat makan bareng sama orang yang ga aku suka.”
“Kok gitu?terus sekarang mau kemana?pulang?”
“IKut makan bareng kamu aja,boleh?aku belum makan tapi males banget harus makan sama itu orang,”jelas Ardan.
“Boleh,kebetulan kami juga lagi nunggu makanan nya jadi.”
“Kami?”
“Iya,kami.Aku sama Alzam,ini pertama kalinya aku kemari,jadi ya kemana mana harus sama dia yang sudah hafal dengan negara ini.”
“Oh,ya sudah ayo kita kesana?”
“Iya,ayo.Siapa tahu makanan nya sudah tersedia.”
“Tapi,ngomong apa benar dia itu saudara kamu?”
“Tentu saja benar,Ummi nya Alzam itu adik dari Abi nya aku.Jadi dia itu adik sepupu aku.Begitu,memang kenapa?”
“Nggak sekedar meyakinkan saja.”
“Abi tidak akan mengijinkan aku pergi dengan laki laki selain dengan keluarga,bisa digantung aku jika ketahuan Abi pergi bersama laki laki yang bukan mahram ,apalagi sampai keluar negeri.”
“Kak kok lama?”
“Maaf tadi ada sedikit kendala.”
“Eh Mas yang dibandara ya?”tanya Alzam saat melihat Ardan berjalan dibelakang Ayana.
“Iya,maaf ya ganggu acara makan kalian,boleh gabung kan?”
“Tentu boleh dong,makin ramai kan makin seru.Ayo,silahkan duduk.”
Ardan pun mengambil duduk tepat disamping Alzam.Ardan tahu jika Ayana berbeda dengan gadis gadis lain yang selama ini dia kenal.
ayana begitu menjaga pandangan dan juga sentuhan dengan lawan jenis.Maka dari itu,Ardan mengambil posisi duduk disamping Alzam untuk menghargai gadis itu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 51 Episodes
Comments
Teh Yen
tiap ketmeu tabrakan aj yah ,,jodohnya kali yah 🤭🤭
2023-02-20
2
🌷💚SITI.R💚🌷
mungkin ardan jodohy ayana ya..smg aja berjalan lancar
2023-02-10
1
Defi
Definisi jodoh ya gitu ya, selalu ada kisah saat bertemu dan ini kisah yang sama tabrakan terus 😂
2023-02-02
1