Caerina tiba di istana ketika matahari mulai terasa panas dan menyengat ke kulit. Di saat Caerina keluar dari kereta kuda, sejenak ia mendongakkan kepala menatap ke hamparan luasnya langit biru. Sinar mentari pun menembak ke arah mata Caerina.
'Cahaya matahari adalah musuh utama kulit ketika siang-siang begini. Aku harus menemukan cara membangun kembali brand kosmetikku. Untuk saat ini, mari kita mengumpulkan uang terlebih dahulu,' batin Caerina.
Kemudian Faron menuntun Caerina untuk masuk ke dalam istana utama. Sepanjang jalan, Caerina tak luput menjadi pusat perhatian pelayan dan kesatria. Mereka menatap aneh pada gadis yang sebelumnya sering mereka gosipkan.
Pada awalnya Caerina merasa biasa saja, tetapi lama-lama malah membuatnya tidak nyaman.
"Tuan Faron, apakah ada sesuatu yang aneh dari wajah saya?" Caerina pun bersuara seusai berdiam diri di seiring jalan dari kediaman Marquess Navre.
"Nona, Anda masih tidak sadar? Perubahan fisik Anda yang membuat mereka memperhatikan Anda," ujar Faron.
Caerina kembali diam setelah mendengar jawaban Faron. Setidaknya tidak ada yang aneh dari penampilannya saat ini.
"Yang Mulia, saya telah membawa Nona Navre." Faron mengetuk pintu masuk ke ruang kerja pribadi Joubert — sang Kaisar.
"Bawa dia masuk," sahut Joubert.
Faron membuka daun-daun pintu masuk. Caerina langsung disambut oleh penampakan Heston yang juga berada di ruang Joubert kala itu.
Caerina mengabaikan keberadaan Heston, dia berfokus kepada Joubert yang telah menunggunya sedari tadi.
"Caerina Navre memberi salah kepada Yang Mulia Kaisar Joubert Eusebio." Caerina menarik kedua sisi gaunnya dan membungkuk memberi salam.
Joubert dan Heston tercengang menyaksikan perubahan Caerina. Pesona gadis itu bukan main-main indahnya. Dia seakan-akan membawa aura penyejuk bagi setiap orang yang berada di tempat yang sama dengannya.
"Nona Navre, lama tidak berjumpa. Tampaknya banyak perubahan di dirimu selama aku tidak melihatmu selama ini," tutur Joubert sambil tersenyum ramah.
"Terima kasih, Yang Mulia. Ini berkat masa lalu yang menyakitkan."
Caerina menekan setiap katanya sehingga ia terkesan menyindir Heston. Joubert pun tidak menyangka kalau Caerina berani bersikap demikian kepada keponakannya sendiri.
"Silakan duduk. Pasti melelahkan berada di kereta kuda selama tiga jam."
Joubert mempersilakan Caerina duduk di atas sofa. Para pelayan masuk satu per satu menyajikan teh dan kudapan sebagai pelengkap obrolan mereka.
Heston masih terpana terhadap perubahan Caerina. Mulai dari tinggi badan, lekuk tubuh, sampai wajahnya pun berbeda seratus persen dari dulu.
'Ada apa dengan wanita ini? Mengapa dia tiba-tiba berubah drastis setelah bercerai dariku? Padahal itu belum genap satu bulan, tetapi dia menunjukkan perubahan besar. Apa yang terjadi?' pikir Heston.
Caerina memilih duduk berjauhan dari Heston. Sudah sangat muak dia berurusan dengan pria tukang selingkuh itu.
"Bagaimana keadaan Marquess Navre? Apakah dia sehat?" tanya Joubert membuka perbincangan di antara mereka.
"Ayah masih sama seperti biasa, dia sangat sehat."
"Syukurlah kalau begitu. Sekarang mari kita berbicara baik-baik soal hubungan kalian berdua. Aku—"
Perkataan Joubert tiba-tiba terpotong ketika Caerina menyela. Tujuan dia datang ke sini ialah untuk mempertegas hubungannya dengan Heston.
"Yang Mulia, saya dan Duke Wadson telah bercerai. Saya tahu bahwa kami bercerai tanpa memberi tahu Anda terlebih dahulu merupakan sebuah kesalahan. Apakah Anda ingin saya rujuk dengan Heston? Apa itu maksud Anda mengundang saya ke istana?"
Memang terkesan tidak sopan menyela ketika sang Kaisar berbicara, tetapi Caerina tak menyukai seseorang yang terlalu ikut campur ke dalam masalah perceraian tersebut.
Joubert merinding ketika tatapan dingin Caerina seolah-olah menusuknya perlahan.
"Sebenarnya bukan begitu. Aku mengundang kalian kemari untuk menyerahkan keputusan resmi dari istana."
Joubert memberi isyarat kepada Faron untuk memberikan gulungan surat resmi kepada Caerina dan Heston.
"Apa ini, Yang Mulia?" tanya Heston.
"Apakah kau tidak bisa membacanya? Itu adalah bukti bahwa kalian telah resmi bercerai di bawah persetujuanku. Apa kalian lupa? Selama tidak ada surat persetujuan dariku, kalian tak bisa bercerai begitu saja," ujar Joubert.
Sejujurnya, Heston melupakan hal itu, dia terlalu terburu-buru ingin menceraikan Caerina. Begitu pula dengan Caerina yang tidak punya pengetahuan perihal perceraian di dunia ini.
"Mengapa seperti itu? Ayah dan Ibu tidak berbicara apa pun tentang hal ini kepada saya," kata Caerina.
"Sebenarnya, mereka datang menemuiku beberapa waktu lalu dan mengajukan protes agar aku menyetujui perceraian kalian. Di Kekaisaran Eusebio, pernikahan yang terjadi atas restu dan perjodohan langsung dari Kaisar, ketika bercerai harus meminta persetujuan Kaisar."
Pengetahuan baru bagi Caerina. Memang jarang pasangan yang dijodohkan langsung oleh Kaisar. Maka dari itu, wajar Caerina tidak punya pengetahuan perihal tersebut.
"Lalu apakah saya mendapatkan kompensasi? Di sini sayalah yang paling dirugikan."
Heston langsung melirik tajam Caerina. "Apa maksudmu dirugikan? Kau mencoba bersikap menjadi korban? Padahal kau sendiri yang membuatku ingin bercerai darimu."
"Kau membawa wanita lain di saat aku masih menjadi istrimu. Hei, reputasiku buruk karena ulahmu. Mengapa aku yang harus menerima semua akibatnya padahal kau yang salah?"
"Sejak awal aku tidak pernah berniat menikahimu. Seharusnya kau bersyukur bisa menikah denganku. Hidupmu selama satu tahun ini menjadi lebih baik—"
"Lebih baik apanya, sialan?!" Caerina bangkit dari tempat duduk lalu memandang marah ke Heston. "Wajar aku meminta kompensasi dari Kaisar, aku rugi karena aku kehilangan harga diriku sebagai seorang bangsawan. Orang tuaku dan saudaraku jadi terkena imbasnya."
"Tetapi, kau sudah aku beri tunjangan dalam jumlah besar. Lalu apa lagi sekarang? Kau ini sangat memalukan!"
Mereka berdua terbakar emosi masing-masing. Joubert membuang napas berat. Seharusnya dia tidak mempertemukan kedua orang itu.
"Cukup! Hentikan keributan ini. Kalian jangan ribut lagi karena bagaimana pun sekarang kalian sudah resmi bercerai. Lakukan saja apa yang ingin kalian lakukan. Lalu untuk Nona Navre, aku akan memberimu kompensasi," tutur Joubert.
Caerina menyeringai. Namun, entah mengapa Heston tidak terima Caerina mendapat kompensasi.
"Yang Mulia, saya rasa ini sudah cukup berlebihan. Anda tidak harus memberi wanita ini kompensasi. Perilaku buruknya telah membuat Brenda menderita. Saya—"
"Heston, aku akan berbicara sebagai Pamanmu. Aku sangat bersalah kepada Nona Navre karena telah menjodohkan dia dengan pria bajing*n sepertimu. Kau tidak punya hak melarangku memberi kompensasi. Jika bukan karena kebodohanmu, reputasi keluarga Marquess Navre takkan tercoreng," tegas Joubert.
Heston pun terdiam dalam seribu bahasa. Caerina menahan tawa kala Heston dimarahi oleh Joubert. Meski sedikit menyebalkan, tetapi Joubert cukup baik di mata Caerina.
Kemudian Joubert memanggil Faron. Dia membisikkan sesuatu kepada Faron terkait kompensasi yang hendak diberikan.
"Nona Navre, aku dengar dari Ayahmu, kau berhasil membuka inti aura. Tampaknya itulah yang membuatmu berubah."
Kedua bola mata Heston membelalak kaget. Siapa sangka Caerina punya bakat menggunakan aura.
"Benar, Yang Mulia. Saya berhasil membuka inti aura."
"Kalau begitu, terimalah ini."
Joubert memberikan sebuah surat kepada Caerina.
"Ini adalah surat pemindahan kepemilikan sebuah wilayah terbengkalai di pinggir perbatasan kekaisaran. Apa aku bersedia mengelola wilayah ini?"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 145 Episodes
Comments
Andi Dilla
ga apa apa sindir aja terang terangan!
2024-04-03
1
Cherry🍒
gassssssss
2024-03-09
0
SweetiePancake
terasa panas dan menyeringai ke kulit/CoolGuy/
2024-03-02
0