“Al, aku tidak bisa ikut pergi bersamamu.” Daniah menatap Alberto dengan tatapan yang sulit untuk diartikan. Setelah dia berpikir semalaman, dia baru menyadari kalau keputusannya salah. Alberto adalah vampir berdarah dingin, bisa jadi semua ini hanya tipuan Alberto saja untuk mengelabuinya. Dan bisa juga vampir itu akan membunuhnya kapan saja kalau dia sudah lengah.
Entahlah, pikiran Daniah saat ini sedang berkecamuk tidak karuan.
“Kenapa? Apakah karena hunter itu?” Alberto bertanya dengan nada yang sangat dingin dan datar.
“Ini tidak ada hubungannya dengan Rich. Tapi, aku tidak bisa meninggalkan kota kelahiranku.”
“Kau bisa datang ke Negara ini kapan saja, Dan!” Alberto menatap Daniah dengan tajam.
“Jangan memaksaku. Jika kau benar mencintaiku, maka kau akan tetap berada di sini, bersamaku!” Daniah menatap Alberto tidak kalah tajam.
“Di sini tidak aman lagi untukku! Aku harap kau mengerti!”
“Dengan cara membawaku dalam bahaya? Sorry, Al ... aku tidak mau mati sia-sia di tangan para vampir jahat itu!” Daniah berkata dengan nada tinggi lalu segera keluar dari kamar Alberto dengan perasaan yang gamang.
“Dan! Daniah!” seru Alberto sambil mengejar Daniah yang sudah menuruni tangga.
*
*
Di sisi lain. Rich saat ini sedang menemani Elena ke taman bunga. Dia sungguh muak dengan gadis itu. Karena sejak tadi hanya mengendus satu persatu bunga lili dan langsung memetiknya. Rich mengikutinya dari belakang.
“Kenapa kau tidak menjadi seekor lebah saja, jadi tidak sia-sia kau menciumi satu persatu kelopak bunga di taman ini!” celetuk Rich dengan nada kesal seraya memasukkan kedua tangannya ke kantong celana, bibirnya terus berdecap berulang kali sambil menatap Elena yang juga tengah menatapnya.
“Apa maksudmu?!” Elena melontarkan pertanyaan dengan kening yang berkerut.
“Jika kau menjadi lebah, setidaknya bisa membantu penyerbukan pada bunga-bunga itu!” jawab Rich seraya menunjuk semua jenis bunga lily yang berada di taman kota.
“Aku akan menjadi lebah betina jika kau mau menjadi bunganya!” jawab Elena dengan telak karena berhasil membuat Rich kesal bukan kepalang.
“Dasar nenek sihir!” umpat Rich lalu segera beranjak dari sana meninggalkan Elena sendirian.
“Hei! Kau ingin ke mana?!” seru Elena.
“PULANG!” teriak Rich tanpa menoleh, akan tetapi tiba-tiba ada angin yang berhembus sangat kencang di sekitarnya. Indra penciumannya mulai bekerja. Ia mencium bau vampir di area bunga itu.
Rich segera menoleh ke belakang, menatap Elena yang tengah berlari ke arahnya. Lalu tatapan tajamnya beralih keseluruh hamparan taman bunga itu.
Ada beberapa vampir yang sedang mengintai Elena. Rich segera berlari secepat cahaya ke arah Elena, ia langsung memeluk gadis itu dengan erat, membawanya pergi dari sana menuju mobilnya yang terparkir sangat jauh dari taman bunga itu.
Elena tentu saja terkejut saat melihat sesuatu keanehan yang baru pertama kali ia lihat dan ia rasakan. Apakah ini magic? Pikir Elena ketika dirinya di gendong Rich, tubuhnya seperti melayang di udara. Ya, Elena merasakan kecepatan Rich berbeda seperti manusia pada umumnya.
Sampai di parkiran. Rich segera membuka pintu mobilny dan mendudukkan Elena di jok depan. Elena yang masih syok tidak mampu berkata-kata, ia seperti orang yang baru saja di hipnotis, otaknya tiba-tiba blank dan tidak berselang lama kedua matanya terpejam erat.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 26 Episodes
Comments
nurhayati rambe
elena terlihat syok dengan kejadian ini makanya jatuh pingsan,,kenapa para vampir berdatangan
2023-05-23
4
Rus Daniah
daniah akan jadi sasaran empuk vampir jahat kalo dia berdiam dikota yg sama dengan rich
2023-04-26
2
🍊𝐂𝕦𝕞𝕚
kamu akan lebih tercengang jika tahu berapa usia rich 🤭🤭🤭
2023-04-21
1