"Alhamdulillah sekarang kalian udah jadi suami istri.. Afnan, jaga istrimu.. Tegur jika ia salah.. Beri tau mana yang baik dan benar.. Jadikan pernikahan ini sebagai ibadah kalian mencari pahala bukan hanya nafsu saja.. Abah harap Shahia juga begitu nurut terhadap suami.. Doakan setiap langkah Afnan dalam mencari rezeki.. Semoga kalian bahagia ya nak." kata Abah
"Aamiin ya Allah.. Makasih bah doanya dan nasihatnya.. Insya Allah Afnan akan menjadi suami yang baik dan bertanggung jawab begitu juga Shahia" kata Afnan
"Nah karena Shahia sudah jadi istri Afnan, sekarang Shahia tinggal dirumah ini yaa.. Besok ambil barang2 Shahia di asrama dan taruh semua disini" kata Umi
"Iya Umi, besok Shahia akan beres beresin barang Shahia dan dibawa kesini" kata Shahia
🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
"Dek, kenapa bengong.. Sini duduk sama mas" kata gus Afnan
"Maaf ya mas, mas harus berbagi ranjang sama Shahia" kata Shahia lembut
"Hahahah gak papa lah dek, sama istri sendiri ya harus begitu" jawab gus Afnan
"Mas mau mandi? kalau gak mau Shahia dulu yaa yang mandi" kata Shahia
"Iyaa, kamu aja dulu yang mandi" kata gus Afnan
Saat Shahia keluar kamar mandi dia melihat suaminya tertidur diatas ranjang.
"Pasti kamu cape banget ya mas.. Kaya nya pules banget tidurnya.. Ya Allah gak nyangka bakalan jadi istri secepet ini apalagi jadi istri seorang anak kiyai besar" batin Shahia
"Mas, mas.. Bangun mas mandi dulu" kata Shahia sambil menepuk lengan suaminya
"Hmm iyaa bentar" jawab gus Afnan
"Buruan mandii ihh" kata Shahia
"Iyaa iyaaa ni bangun mandi" kata gus Afnan sambil berjalan menuju kamar mandi
Cklek
"Kamu mau kemana dek?" tanya gus Afnan
"Gak kemana mana" jawab Shahia
"Ko pake kerudung?" tanya Gus Afnan
"Ohh hehe iyaa lupa.. Udah nikah yaa kita" kata shahia sambil menunjukkan deretan giginya
"Kamu tuh dek, lepas jilbabnya.. Ini dikamar bukan diluar" kata gus Afnna
"Iyaa iyaaa.. Tapi maluuu" kata Shahia
"Jangan malu lah sama suami sendiri.. Sini mas bukain jilbabnya.. Boleh kan?" tanya gus Afnan
Shahia hanya menganggukkan kepalanya
"Bismillah mas buka yaa (sambil buka jilbab Shahia) Masya Allah kamu cantik dek" kata gus Afnan
"Bisa aja.. Emang cantik yaa?" tanya Shahia
"Cantik lah dek.. Istri mas gitu.. Heheh mas buka yaa kuncir rambutnya" kata gus Afnan
"Iya mas" jawab Shahia
Saat gus Afnan membuka ikat rambut Shahia, terlihat lah dengan jelas rambut Shahia yang hitam tebal bergelombang sepanjang pinggang
"Rambutnya indah" kata itu yang keluar dari bibr gus Afnan
Shahia hanya menundukkan kepalanya karena malu..
Cup..
Sebuah kecupan mendarat di kening Shahia..
"Terimakasih telah mau menerima mas menjadi suami kamu.. Kita arungi bahtera rumah tangga ini dengan kejujuran, kesetiaan, keterbukaan dan dengan cinta ya dek.. Tegur mas jika mas salah begitu pun juga mas terhadap adek.. Jujur terbuka sama mas tentang apa yang adek alami jangan ada yang ditutup tutupi yaa.. Mas mencintaimu" kata gus Afnan
"Iya mas, Shahia juga mencintai mas" kata Shahia malu
"Boleh mas minta hak mas sekarang?" tanya gus Afnan
"Hmmm gimana yaa" kata Shahia ragu
"Yasudah tidur aja kalau kamu belum siap mah" kata gus Afnan
"Mas marah sama Shahia?" tanya Shahia
"Enggak mas gak marah ko.. Sini tidur disamping mas" kata gus Afnan
"Mas maaf, bukan Shahia nolak.. Tapi Shahia tadi pagi baru dateng bulan" kata Shahia
"Ya Allah dek.. Kenapa gak bilang? yasudah gapapa.. Mas kuat nahan ko.. Heheheh" kata gus Afnan
"Hehehe maaf mas.. Jangan marah yaa ini kan alami dateng sendiri" kata Shahia
"Iyaa mas gak marah ko.. Yaudah tidur yukk" kata gus Afnan..
Akhirnya malam itu mereka tidur sambil berpelukkan..
🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
Adzan subuh berkumandang, membangunkan kaum musliman untuk menjalankan kewajibannya..
"Dek, dek bangun udah subuh" kata gus Afnan membangunkan Shahia
"Mas adek kan lagi haidhoh gak shalat" kata Shahia
"Walau haidhoh tetep bangun pagi.. emangnya gak mau mandi? adek gak mau nyiapin koko mas buat shalat?" tanya gus Afnan
"Ya Allah iyaa.. Yaudah mas cuci muka dulu.. Adek siapin koko mas yaa" kata Shahia
Setelah gus Afnan memakai baju koko, ia langsung pamit kepada Shahia untuk shalat berjamaah dimasjid pesantren tersebut..
Shahia bingung mau ngapain,biasanya di asrama kalau lagi haid dan libur dia memilih untuk tidur kembali.. Tapi ia ingat ia telah menikah.. Akhirnya dia memutuskan untuk ke dapur guna membuat sarapan untuk suami dan yang lainnya..
"Assalamualaikum selamat pagi umii" kata Shahia
"Wa'alaikumussalam pagii mantu umii" kata umi sambil peluk shahia
"Sini umi shahia bantu, mau bikin nasi goreng ya?" tanya shahia
"iya nak.. Arkan minta nasi goreng tadi" jelas umi
"Yaudah mi sha bantu yaa" kata Shahia
"Haduh mantu umii baik banget" puji Umi
"Ajarin Shahia untuk berbakti kepada suami ya mi.. Shahia pengin kaya umi yang bisa berbakti kepada Abah, melayani abah makan,masak dll" kata Shahia
"Iyaa.. Selama libur ini Shahia umi ajarin masak yaa.. Masak kesukaannya Afnan" kata Umi
"Iya mii.. Memang apa kesukaanya mas Afnan mi?" tanya Shahia
"Afnan mah apa aja suka sih sebenernya.. Tapi kalau udah sama ayam, beeuhh selalu nambah makannya.. Lahap banget.. Ayam apa aja dia suka yang penting ayam" kata Umi
"Heheheh ayam hidup berarti suka ya mi?" tanya Shahia
"Hahahahah ya enggak ayam hidup juga shaa.. masa iyaa ayam hidup.. Ada ada aja sih mantu umi ini" kata umi sambil cubit pipi Shahia
"Hmm hmm.. Assalamualaikum"
"Wa'alaikumussalam eh udah pulang shalatnya?" tanya umi
"Udah mii.. Seru banget kayanya ngobrolnya" kata Abah
"Iyaa ceritain dong" kata Arkan
"Ini umi bilang sama Shahia, kalau Afnan suka sama ayam.. Ayam apa aja Afnan suka.. ehh kata Shahia 'ayam hidup berarti doyan mi' hahaha lucu mantu umi" kata umi bahagia
"Dek, mas gak segitunya juga kali.. Bukannya mas yang gigit itu ayam malah ayam yang gigit mas yang ada" kata gus Afnan
"Heheheh iyaa mas.. Bercanda" kata Shahia dengan wajah imutnya
"Sudah sudah.. Ayo sarapan dulu." ajak Abah
Akhirnya mereka menikmati sarapan tersebut dengan tenang dan ada beberapa candaan didalam ruang makan tersebut..
🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
"Mas.. Temenin adek yuk ambil barang barang di asrama.. Sha gak kuat bawa sendiri" ajak Shahia manja
"Yasudah ayooo" kata Gus Afnan
Sesampainya di depan asrama
"Wait mas, sha cek dulu ada yang lepas kerudung atau gak didalem" kata Shahia
"Yuk mas, semua udah pake kerudung" ajak Shahia
"Assalamualaikum" salam gus Afnan
"Wa'alaikumussalam gus.. Ehh penganten baru" ledek ustadzah uca
"Hmm hmm belah duren dimalam hari paling enak dengan suami" kata Nida sambil bernyanyi
"Heheheh belum belah duren nid" jawab gus Afnan
"Whhhaattt?" kaget ustadzah dan Nida
"Blum nid.. Ana haidhoh kemarin pagi" jelas Shahia
"Yaahhh ketunda dong punya ponakan" celetuk Nida
"Huss Nida.. Gak boleh gitu" kata Ustadzah uca
"Ketunda deh tangisan bayinya" lanjut ustadzah uca
"Yeeew ustadzah samanya aja" dengus Nida
"Hahaha udah udah.. Ana mau rapihin barang2 ana nid.. Bantuin yaa" kata Shahia
Akhirnya Nida,Shahia,ustadzah uca membereskan barang2nya Shahia.. Gus Afnan hanya melihatnya saja menunggu perintah untuk membawakan barang2 itu kerumah..
Bersambung..
Assalamualaikum..
Terimakasih yaa untuk para readers..
Gimana ceritanya? maaf yaa kalau banyak typo..
tetep dukung Author yaa dengan cara like, komen dan vote..
Terimakasih.. 😘😘😘
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 141 Episodes
Comments
Qaisaa Nazarudin
Diihh kata nasehatnya gus Afnan buat istri,,ntar dia juga ingkar kata-kata nya sendiri,,nyuruh Shahia jaga hati jaga mata,tapi dia sendiri keluar dgn cewek lain,,hhhhh😌😌
2022-12-14
0
Rinjani
apa Hasna akan jd ulet bulu apa akan pindah pesantren dgn legowo nrimo🤣🤣🤪🥰❤❤🌷
2022-09-06
0
Ainaaina804
ceritanya kurang Berkesan, Kayak terburu2 gitu, maaf ya Thor saya kasi kritik gini 🙏 tetap semangat 💪
2022-01-08
0