#20. Ternyata Maria terus saja membentak Vina.

Tok... tok..tok..

"Vin...Vina....", Maria mengetuk pintu kamar Vina sambil berteriak dengan kencang.

Vina sampai terkejut, merasa heran mengapa tiba-tiba Maria teriak, padahal Vina merasa tidak melakukan kesalahan. Vina langsung buru-buru membuka pintu. "Ada apa Bu, Mengapa harus teriak-teriak?", Vina sangat terkejut.

"Mengapa teriak-teriak kamu bilang. Memangnya kenapa kalau teriak!", Maria tampak marah dan melotot merasa hebat dan berkuasa.

"Vina tidak akan menolak, Bu. Sekalipun ibu menyuruh saya melakukan ini dan itu. Tetapi mengapa harus teriak-teriak, kan bisa dengan pelan-pelan", Vina bicara dengan suara lembut.

"Kamu mengajari saya?", Maria makin bringas marahnya.

Vina pun hanya diam saya, tidak ada juga gunanya berdebat dengan Maria. Maria akan semakin ngotot dengan pendapat nya.

"Sekarang kamu ke warung untuk membeli kopi dan gula. Setiap sore bapak dan saya selalu minum kopi", Maria memerintah sambil memberikan uang nya.

"Baiklah Bu", ucap Vina langsung pergi setelah mengambil uang yang diberikan Maria.

"Ingin rasanya menampar Maria, atas semua yang dilakukannya kepadaku dan yang dilakukannya kepada Vina", pikir si hantu Mala dengan penuh geram.

****

"Bu, Saya ingin membeli gula dan kopi, aduh saya lupa beli berapa. Tadi ibu mertua hanya memberikan uang 20.000", ucap Vina bingung sambil menunjukkan uang yang diberikan Maria.

"Sepertinya adek warga baru disini, adek tinggal dimana kalau boleh saya tahu?", tanya pemilik warung.

"Saya menantunya ibu Maria Bu, Vina nama saya", Vina memperkenalkan diri.

"Oh. menantunya ibu Maria, istri Radit berarti ya dek!. Kalau biasanya ibu Maria membeli Gula 1 kg, dan kopi seperempat. Uangnya pas ya Bu, 20.000", pemilik warung memastikan.

"Oh, ya udah kalau biasanya seperti itu. Saya tadi bingung mau beli seberapa banyak. Iya benar Bu, saya istrinya Radit", ucap Sari pelan.

"Mengapa mau sama Radit Dek?", tanya pemilik warung ingin tahu.

"Mungkin sudah jodoh Bu, soalnya saya juga di jodohkan oleh Abang ipar saya, yang merupakan teman supir dari bang Radit", Vina memberitahu.

"Oh di jodohkan, pantas", pemilik warung ketus.

"Memangnya kenapa Bu, dengan Radit. Apa ibu ada mengetahui sesuatu tentang Radit?", Vina penasaran dan ingin tahu.

"Radit itu anak mami, apa-apa selalu di manjain sama ibunya. Waktu Radit kecil, apabila Radit jatuh selalu di salahin anak-anak disekitar sini yang kebetulan teman main Radit.

Maria juga tidak segan-segan memukul anak-anak kami, kalau Radit nangis. Sejak kecil tidak ada anak-anak sini yang mau main sama Radit. Radit selalu nempel dan lengket dengan ibunya.

Bahkan hingga besar Radit juga masih tidur bareng ibunya, itu yang bilang kemarin adiknya Maria, pernah datang tapi tidak betah. Tidak pernah lagi datang.

Karena Maria pelit dan suka mengatur untuk harus hemat lah!. Bahkan mandi saja harus diatur, tidak boleh lama-lama, harus hemat air. Itu selalu yang diucapkannya setiap hari", pemilik warung bercerita kepada Vina.

"Sabar ya dek, mudah-mudahan kamu betah", pemilik warung bersimpati melihat Vina hanya diam saja.

"Iya Bu, terima kasih atas dukungannya ya Bu", Vina meninggal kan warung.

Setelah sampai di rumah, Maria langsung membentak Vina, "Kamu belinya di mana sih, di Hongkong?. Kok lama banget. Kamu bergosip dulu ya, nyeritain saya?", Maria melotot.

"Bukan begitu Bu, tadi itu saya bingung harus belinya seberapa. Jadi saya terdiam dan menunggu antri nungguin pembeli sepi dulu", Vina menjawab kelabakan, karena Maria tahu kalau di gosip kan.

"Saya sudah tidak berselera lagi minumnya", Maria langsung meninggalkan Vina yang masih kebingungan.

"Aduh, untung lah Maria tidak memperpanjang Omelan nya, kalau iya. Mungkin sampai malam tiba tidak akan selesai bicaranya.

korrrrrkkk Vina merasa perutnya keroncongan karena lapar, Vina ingat tadi siang belum makan. Karena ketiduran dan bercerita panjang lebar dengan si hantu Mala, hantu yang tinggal di dalam rumah Radit.

Vina pun bermaksud untuk makan, lantas membuka tudung saji. Vina terkejut tidak apa-apa di dalam tudung saji. "Kemana semua ikan yang digorengnya tadi pagi, perasaan semua diletakkan di atas meja", pikir Vina dalam benaknya.

Vina mencari-cari di dalam kulkas, di lemari penyimpanan sembako. ternyata hasilnya nihil, ikan yang sudah matang tidak Vina temukan.

Vina beranggapan kalau ikan itu mungkin habis dilahap Steven dan Maria ketika makan siang tadi.

Vina pun berencana untuk menu nya ceplok telor saja. Karena perutnya sudah tidak bisa ditolerir lagi. Lantas Vina mengambil telur yang ada dalam kulkas, kebetulan sisa 1, "syukurlah", gumam Vina, lumayan bisa mengganjal perut ku yang sudah keroncongan.

Setelah selesai, Vina langsung bergegas duduk di meja untuk menyantap habis makanannya, karena telor ceplok biasanya enak di makan ketika lagi hangat-hangatnya.

Prang, tiba-tiba meja makan di gubrak dengan kencang oleh Maria. Vina kaget melihat kedatangan Maria yang tiba-tiba, sambil marah-marah "Siapa bilang bisa makan malam jam segini?", Maria kesal.

"Ini bukan makan malam Bu, tadi Vina ketiduran, sehingga lupa untuk makan siang. Sekarang Vina merasa lapar dan ingin segera makan", Vina berusaha menjelaskan.

"Di rumah ini hanya boleh makan 3x sehari, itupun harus dibatasi tidak boleh banyak-banyak. Semua harus hemat", ucap Maria lantang.

"Walaupun kamu tidak makan tadi, tetap jatah yang kamu makan barusan untuk makan malam. Jatah makan siang tadi hangus. Tidak boleh lagi makan siang bila sudah lewat waktunya", bentak Maria kencang.

"Peraturan apa lagi ini, Mengapa makan saja harus diatur-atur. Kayak di penjara saja", Vina tidak habis pikir.

"Ya sudahlah, aku akan menambah nasi saja, aku akan makan sekenyang-kenyangnya agar perutku tahan sampai tiba waktunya untuk sarapan besok hari", pikir Vina dalam hati.

Agaknya Maria tahu apa yang ada dalam pikiran Vina, "Nasi kamu yang di piring. Itu untuk jatah makan malam. Tidak boleh lagi tambah. Di rumah ini makan harus irit tidak boleh terlalu banyak" Maria mengulangi perintah nya. Dan langsung pergi meninggalkan Vina. Langsung masuk ke kamarnya

Vina pun harus pasrah, kalau malam ini harus kelaparan menunggu hingga waktunya makan pagi.

"Benar..benar ibu mertua, pelitnya minta ampun", gumam Vina kesal.

"Ha...ha...ha..", Hantu Mala tertawa terbahak-bahak melihat Vina yang masih kesal kepada Maria.

"Kamu masih lapar Vina?", ledek si hantu Mala.

"Ini juga gara-gara kamu, curhatnya kelamaan, aku jadi lupa untuk makan siang", Vina sedikit cemberut.

"Aku harus memberi pelajar kepada Maria, agar dia kapok. Sesekali tidak apa-apa kita memberinya pelajaran", hantu Mala sangat bersemangat.

"Terserah kamu saja, aku sih tidak ikut ambil bagian", Vina langsung mencuci piring setelah selesai makan dan langsung masuk ke kamarnya dengan muka masih cemberut.

Terpopuler

Comments

Daliffa

Daliffa

ya ampun Thor,alur cerita y menggemaskan, menjengkelkan bngt,pngen takbulek2 tuh muka matia huh

2025-01-22

1

lihat semua
Episodes
1 #1. Vina bertransmigrasi ke negeri asing
2 #2. Vina kembali ke rumah.
3 #3. Vina mimpi buruk
4 #4. Vina menyampaikan pesan dalam mimpinya.
5 #5. Kembali Vina didatangi mahkluk astral.
6 #6. Vina menyampaikan pesan hantu Clara.
7 #7. Vina di jodohkan
8 #8. Vina bermaksud pulang kampung
9 #9. Bus yang ditumpangi Vina menghilang
10 #10. Ternyata Bus yang meninggalkan Vina telah jatuh ke jurang 3 hari yang lalu
11 Vina tiba di kampung
12 #12. Ayah Vina menyetujui perjodohannya
13 #13. Radit menyetujui perjodohannya
14 #14. Tanggal pernikahan ditentukan
15 #15. Sari memberikan banyak nasihat
16 #16. Sikap mertua tidak seperti yang Vina harapkan
17 #17. Radit memberi gajinya kepada ibu mertua.
18 #18. Ibu mertua selalu memperlakukan Radit seperti anak kecil
19 #19. Ada sosok mahkluk astral di rumah Radit
20 #20. Ternyata Maria terus saja membentak Vina.
21 #21. Maria selalu berprasangka buruk
22 #22. Vina mual-mual
23 #23. Vina positif hamil
24 #24. Steven mengetahui perbuatan jahat Maria
25 #25. Maria minta maaf
26 #26. Maria terus mengurung diri setelah Steven meninggal dunia
27 #27. Ternyata Maria berpura-pura sakit
28 #28. Maria berpura-pura baik dihadapan Radit
29 #29. Radit menolak kemauan Maria.
30 #30. Maria bersikap jahat ketika Radit tidak di rumah
31 #31. Maria mencuri uang simpanan vina
32 #32. Maria menyuruh Vina makan pakai garam
33 #33. Vina ingin hidup mandiri tidak serumah dengan Maria
34 #34. Maria menyetujui Vina dan Radit mengontrak rumah.
35 #35. Vina dan Radit tinggal di Jakarta
36 #36. Vina memulai hidup baru di kota besar.
37 #37. Radit begitu perhatian
38 #38. Radit tidak menemui Vina sudah 45 hari
39 #39. Radit tidak pernah kembali
40 #40. Vina kemalingan di dalam angkutan umum
41 #41. Vina ditolong oleh supir angkot
42 #42. Vina bekerja di pasar sebagai pengupas bawang.
43 #43. Kehidupan Vina berangsur lebih baik
44 #44. Vina berkenalan dengan Beni
45 #45. Vina bertemu dengan anak-anak Beni
46 #46. Vina menikah dengan Beni
47 #47. Clara mengetahui kalau dirinya bukan anak Beni.
48 #48. Clara mulai bekerja di Jakarta
49 #49. Clara berkenalan dengan Ilham
50 #50. Ilham dan Clara beda keyakinan
51 #51. Ilham ingin menanyakan perihal hubungan mereka
52 #52. Ilham menginginkan Clara pindah keyakinan.
53 #53. Clara bingung
54 #54. Clara mencoba menghindari Ilham
55 #55. Clara sakit
56 #56. Clara mengucapkan kalimat syahadat.
57 #57. Maria dan Radit menuai karma
58 #58. Orang-orang terdekat Vina di santet.
59 Menjadi Indigo Plus Mertua Kikir
Episodes

Updated 59 Episodes

1
#1. Vina bertransmigrasi ke negeri asing
2
#2. Vina kembali ke rumah.
3
#3. Vina mimpi buruk
4
#4. Vina menyampaikan pesan dalam mimpinya.
5
#5. Kembali Vina didatangi mahkluk astral.
6
#6. Vina menyampaikan pesan hantu Clara.
7
#7. Vina di jodohkan
8
#8. Vina bermaksud pulang kampung
9
#9. Bus yang ditumpangi Vina menghilang
10
#10. Ternyata Bus yang meninggalkan Vina telah jatuh ke jurang 3 hari yang lalu
11
Vina tiba di kampung
12
#12. Ayah Vina menyetujui perjodohannya
13
#13. Radit menyetujui perjodohannya
14
#14. Tanggal pernikahan ditentukan
15
#15. Sari memberikan banyak nasihat
16
#16. Sikap mertua tidak seperti yang Vina harapkan
17
#17. Radit memberi gajinya kepada ibu mertua.
18
#18. Ibu mertua selalu memperlakukan Radit seperti anak kecil
19
#19. Ada sosok mahkluk astral di rumah Radit
20
#20. Ternyata Maria terus saja membentak Vina.
21
#21. Maria selalu berprasangka buruk
22
#22. Vina mual-mual
23
#23. Vina positif hamil
24
#24. Steven mengetahui perbuatan jahat Maria
25
#25. Maria minta maaf
26
#26. Maria terus mengurung diri setelah Steven meninggal dunia
27
#27. Ternyata Maria berpura-pura sakit
28
#28. Maria berpura-pura baik dihadapan Radit
29
#29. Radit menolak kemauan Maria.
30
#30. Maria bersikap jahat ketika Radit tidak di rumah
31
#31. Maria mencuri uang simpanan vina
32
#32. Maria menyuruh Vina makan pakai garam
33
#33. Vina ingin hidup mandiri tidak serumah dengan Maria
34
#34. Maria menyetujui Vina dan Radit mengontrak rumah.
35
#35. Vina dan Radit tinggal di Jakarta
36
#36. Vina memulai hidup baru di kota besar.
37
#37. Radit begitu perhatian
38
#38. Radit tidak menemui Vina sudah 45 hari
39
#39. Radit tidak pernah kembali
40
#40. Vina kemalingan di dalam angkutan umum
41
#41. Vina ditolong oleh supir angkot
42
#42. Vina bekerja di pasar sebagai pengupas bawang.
43
#43. Kehidupan Vina berangsur lebih baik
44
#44. Vina berkenalan dengan Beni
45
#45. Vina bertemu dengan anak-anak Beni
46
#46. Vina menikah dengan Beni
47
#47. Clara mengetahui kalau dirinya bukan anak Beni.
48
#48. Clara mulai bekerja di Jakarta
49
#49. Clara berkenalan dengan Ilham
50
#50. Ilham dan Clara beda keyakinan
51
#51. Ilham ingin menanyakan perihal hubungan mereka
52
#52. Ilham menginginkan Clara pindah keyakinan.
53
#53. Clara bingung
54
#54. Clara mencoba menghindari Ilham
55
#55. Clara sakit
56
#56. Clara mengucapkan kalimat syahadat.
57
#57. Maria dan Radit menuai karma
58
#58. Orang-orang terdekat Vina di santet.
59
Menjadi Indigo Plus Mertua Kikir

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!